Anda di halaman 1dari 2

Fajar Rachmat Ramadhan

17021120040
HI-B

Sanksi Ekonomi Amerika Serikat Terhadap Russia


Sanksi ekonomi merupakan salah satu hal yang cukup berperan penting juga dalam
perpolitikan serta ekonomi dunia. Biasanya Sanksi Ekonomi sendiri dilakukan demi
melindungi kepentingan suatu negara dari berbagai macam ancaman yang mungkin muncul
dan mengacaukan satu negara, atau bisa juga dilakukan untuk menyudutkan satu negara demi
kepentingan negara lainnya1
Seperti yang baru saja dilakukan oleh negara Amerika Serikat baru-baru ini. Kita tahu bahwa
Amerika Serikat adalah negara adidaya yang mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu
negara terkuat yang berada di panggung perpolitikan dunia kini. Barrack Obama presiden
dari negara Amerika Serikat memberlakukan sebuah sanksi ekonomi yang keras kepada
negara Russia2. Amerika Serikat memberikan sanksi ekonomi berupa pembekuan aset serta
larangan visa kepada kurang lebih 17 perusahaan rusia yang memiliki hubungan langsung
dengan presiden Russia , Vladmir Putin.
Semuanya sendiri tidak semena-mena atas keputusan Amerika sendiri melainkan hasil
kesepakatan dari Negara G-7. Negara G-7 sepakat untuk memberikan sanksi ekonomi kepada
Russia dan berusaha membekukan sektor Ekonomi Russia agar kekuatan negara tersebut
berkurang.
Sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat serta negara G-7 terhadap Russia ini bukan
tanpa alasan, ini semua demi memaksa Russia menarik pasukannya dari Ukraina. Russia telah
melakukan satu tindakan yang berhasil membuat mata dunia tertuju kepadanya, yaitu dengan
merebut Crimea salah satu wilayah di negara Ukraina masuk kedalam bagiannya. Crimea
sendiri memang bukan salah satu wilayah yang mungkin dapat diperhitungkan, namun akibat
dari perebutan tersebut cukup besar. Hingga kini pasukan Russia masih menduduki berbagai
macam tempat di Ukraina dengan alasan melindungi para penduduk Russia yang masih
belum bisa keluar dari Ukraina.
Tindakan Amerika Serikat serta negara G-7 ini sendiri perlu dilakukan secepatnya guna
mengantisipasi pemilihan presiden Ukraina yang akan datang agar tidak terjadi kerusuhan.
Dengan adanya Sanksi Ekonomi ini diharapkan ekonomi Russia akan jatuh bahkan lumpuh
untuk sementara waktu, sehingga mereka dengan terpaksa harus menarik segala pasukan
yang berada di Ukraina dan menghentikkan pendudukan mereka terhadap Ukraina.
Meski seperti itu Sanksi Ekonomi yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Russia
sendiri mungkin tidak semena-mena hanya dikarenakan oleh koflik ini saja. Ukraina sendiri
memiliki sejarah panjang dengan Russia, dan merupakan salah satu daerah yang banyak
mendapat pengaruh dari Uni Eropa serta Amerika Serikat, sehingga jika Ukraina mungkin
jatuh ke tangan Russia pengaruh Amerika Serikat serta Uni Eropa di daerah tersebut akan
sirna.
Tindakan Amerika Serikat dalam menjatuhkan Sanksi ini bukannya tanpa resiko juga. Salah
satu perusahaan yang terkena sanksi yang berupa larangan visa serta pembekuan asset
1

http://people.tamu.edu/~taeheewhang/index_files/Journal%20articles_files/Whang_identified__symbolic.pd
f diakses 1 Mei 2014
2
http://bisnis.liputan6.com/read/2043191/as-jatuhkan-sanksi-ekonomi-baru-buat-rusia, Amerika Jatuhkan
Sanksi Ekonomi buat Rusia. Amelie, Siske diakses pada 1 mei 2014

Fajar Rachmat Ramadhan


17021120040
HI-B

tersebut adalah perusahaan minyak raksasa RosN.MM yang menyokong minyak negara
Amerika Serikat, dengan matinya perusahaan tersebut atas pembekuan ini, untuk beberapa
sahat keuntungan bagi negara Amerika pun akan sedikit berkurang.
Selain perusahaan diatas, sanksi tersebut juga ditujukan kepada beberapa perusahaan miliki
mitra Putin. Hal ini dilakukan demi mempersempit ruang gerak Putin, apabila perusahaan
milik sahabat-sahabat putin tersebut dibekukan maka Putin pun tidak bisa mendapat
dukungan dari perusahaan-perusahaan tersebut, dan para mitra nya itu terpaksa memutus
hubungannya dengan Putin demi mempertahankan kelangsungan perusahaannya dan agar
terhindar dari sanksi ekonomi Amerika.
Selain sanksi ekonomi berupa larangan visa serta pembekuan asset, Amerika Serikat juga
menghentikan izin ekspor barang-barang berteknologi tinggi yang mungkin bisa memperkuat
kekuatan militer Russia, serta melakukan berbeagai macam regulasi yang dirasa perlu
kepada negara-negara yang mungkin berhubungan langsung dengan Rusia demi mendukung
sanksi tersebut.
Tujuan utamanya tentu saja demi memberikan kerugian pada ranah ekonomi Russia. Dan
hampir setiap tindakan yang dilakukan Amerika Serikat ini menjadi pedang bermata dua,
dimana pembekuan asset pada berbagai macam perusahaan besar diatas dapat menyebabkan
jatuhnya berbagai kegiatan ekonomi di Amerika Serikat, serta berkurangnya hasil ekspor
Amerika karena menghentikkan ekspor beberapa barang. Namun tentu saja hal tersebut tidak
dilakukan tanpa pertimbangan juga, Amerika serta Russia telah menjadi musuh dan tidak
memiliki hubungan yang baik jauh sejak lama, dan tentu saja Amerika tidak mungkin
melepaskan pengaruhnya di Ukraina begitu saja, sehingga Amerika Serikat akan melakukan
hal apapun demi melindungi Ukraina dari genggaman Russia.