Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN
1. 1 Latar belakang
Indonesia dikenal secara luas sebagai mega center keaneka ragaman
hayati (biodiversity) yang terbesar di dunia, yang terdiri dari tumbuhan tropis
dan biota laut. Di wilayah Indonesia terdapat sekitar 30.000 jenis tumbuhan
dan 7.000 di antaranya ditengarai memiliki khasiat sebagai obat. Kekayaan
keaneka ragaman hayati ini perlu diteliti, dikembangkan dan dimanfaatkan
untuk peningkatan kesehatan maupun tujuan ekonomi, dengan tetap menjaga
kelestariannya.
Obat tradisional Indonesia yang dikenal sebagai Jamu, telah digunakan
secara luas oleh masyarakat Indonesia sejak berabad-abad yang lalu, untuk
menjaga

kesehatan

dan

mengatasi

berbagai

penyakit.

Ke

depan

pengembangan dan pemanfaatan obat bahan alam/obat herbal Indonesia ini


perlu mendapatkan substansi ilmiah yang lebih kuat, terutama melalui R&D
dan standarisasi sehingga obat herbal Indonesia dapat diintegrasikan dalam
sistem pelayanan kesehatan nasional.
Dewasa ini penggunaan obat herbal cenderung terus meningkat, baik
di negara sedang berkembang maupun di negara-negara maju. Peningkatan
penggunaan obat herbal ini mempunyai dua dimensi korelatif yaitu aspek
medik terkait dengan penggunaannya yang sangat luas diseluruh dunia, dan
aspek ekonomi terkait dengan nilai tambah yang mempunyai makna pada
perekonomian masyarakat.

Obat Tradisional

Page 1

Dalam makalah ini penulis akan memberitahukan tanaman obat


tradisional yang dapat digunakan atau diolah untuk mengobati penyakit
kolesterol.
1. 2 Tujuan dari Makalah
1) Dapat menjelaskan mengenai penyakit kolesterol
2) Dapat memberikan contoh resep obat tradisional untuk penyakit
kolesterol

Obat Tradisional

Page 2

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Kolesterol
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi
LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya
merupakan salah satu komponen lemak. Lemak merupakan salah satu sumber
energi yang memberikan kalori paling tinggi dan merupakan salah satu zat
gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti
karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Disamping sebagai salah satu
sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang
merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk
membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan
dasar pembentukan hormon-hormon steroid.
Kolesterol yang dibutuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri
oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi bisa meningkat jumlahnya karena
asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut
sebagai makanan sampah (junkfood). Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan
akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu
kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan
pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit
jantung dan stroke.
Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low
Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan,
termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi
sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh

Obat Tradisional

Page 3

lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa


kembali ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam
kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu. LDL mengandung lebih
banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah.
Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B).
LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan
penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya, HDL disebut
sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan
kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya
kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A
(apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan
mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat (Heslet, L. 1991).
Dilihat dari struktur kimianya, kolesterol merupakan senyawa lemak
yang kompleks. Sebagian besar kolesterol yang beredar dalam tubuh manusia
dihasilkan dari dalam tubuh (di hati), mencapai 80% dari total kolesterol.
Sisanya (20%) diperoleh dari makanan. Meski tampak "jahat" sebenarnya
kolesterol memiliki banyak kegunaan dalam tubuh, di antaranya membuat
hormon seks, membentuk dinding sel dan lain-lain (Anonim, 2007).
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah. Untuk itu agar dapat dikirim
ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang
disebut lipoprotein. Lipoprotein dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carier)
kolesterol dalam darah
Jumlah kolesterol yang ada di tubuh kita harus seimbang dengan
kebutuhan. Dengan begitu tubuh kita akan tetap sehat. Tetapi bila jumlahnya

Obat Tradisional

Page 4

berlebihan, salah satunya akibat terlau sering makan makanan mengandung


kolesterol, maka kadar kolesterol dalam darah akan meningkat.
2.2. Jenis Kolesterol
Ada beberapa jenis kolesterol yang penting untuk diketahui, yaitu
(Soetjiningsih. 1987):
1. Kolesterol LDL (low density lipoprotein)
Kolesterol LDL ini adalah kolesterol yang mengangkut paling
banyak kolesterol di dalam darah. LDL sering disebut sebagai kolesterol
jahat, karena kadar LDL yang tinggi akan menyebabkan mengendapnya
kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama
penyakit jantung koroner dan merupakan target utama dalam pengobatan
2. Kolesterol HDL (high density lipoprotein)
Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit. HDL sering
disebut kolesterol baik, karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat
di pembuluh darah arteri kembali ke hati untuk diproses dan dibuang. Jadi
HDL mampu mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi
(proteksi) dari aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh
darah).
3. Trigliserida.
Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah
dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam
darah dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat
mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, minum

Obat Tradisional

Page 5

alkohol, makan gula, makan lemak. Kadar trigliserida yang tinggi banyak
dikaitkan dengan pankreatitis atau radang pankreas.
2.2 Penyebab Kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung
dan pembuluh darah. Resiko terburuknya, gumpalan-gumpalan lemak bisa
menyumbat aliran darah sehingga bisa memicu kematian akibat serangan
jantung atau stroke. Kolesterol yang tinggi dialami ratusan juta orang di
seluruh dunia.
Penyebab utamanya kebanyakan adalah karena makanan. Tapi selain
makanan ternyata ada penyebab lain yang perlu diketahui (Soetjiningsih.
1987):
1. Makanan sehari-hari
Kolesterol umumnya berasal dari lemak hewani seperti daging
kambing, meski tidak sedikit yang berasal dari lemak nabati seperti santan
dan minyak kelapa. Beberapa makanan yang selama ini diyakini sehat
seperti telur, juga banyak mengandung kolesterol.
Makanan yang terlalu banyak lemak jenuh bisa menyebabkan
kolesterol tinggi, sehingga disarankan untuk bijak mengonsumsi makanan
sehari-hari agar tidak berlebih.Makanan yang mengandung minyak kelapa,
minyak kelapa sawit atau mentega juga memiliki banyak lemak jenuh.
Lemak jenuh juga sering didapati pada makanan ringan yang mengandung
margarin, yang menggunakan minyak goreng dan kue-kue.

Obat Tradisional

Page 6

2. Berat badan
Berat badan berlebih tidak hanya mengganggu penampilan tapi lebih
banyak

efek

buruk

kesehatannya.

Kelebihan

berat

badan

dapat

meningkatkan trigliserida dan menurunkan HDL (kolesterol baik).


3. Kurang bergerak
Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat
dianjurkan untuk banyak bergerak. Coba perhatikan apakah kegiatan sobat
lebih banyak duduk atau tidur dan jarang berjalan kaki. Kurang bergerak
dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL
(kolesterol baik).
4. Umur dan jenis kelamin
Setelah mencapai usia 20 tahun, kadar kolesterol biasanya cenderung
naik. Pada pria, kadar kolesterol umumnya terus menerus meningkat
setelah usia 50 tahun. Pada wanita, kadar kolesterol tinggal akan turun saat
menopause, setelah itu kolesterolnya cenderung tinggi seperti pada pria.
5. Penyakit tertentu
Penyakit

tertentu

seperti

diabetes

atau

hipotiroidisme

dapat

menyebabkan kolesterol tinggi.


6. Sejarah keluarga
Sejarah keluarga yang dimaksud dalam hal ini adalah factor keturunan
dari keluarga pasien.

Obat Tradisional

Page 7

7. Merokok
Merokok dapat menurunkan kolesterol baik, sehingga yang beredar di
tubuh hanya kolesterol jahat. Kolesterol jahat ini jika jika tidak
dikendalikan bisa berakibat fatal.
2.3 Resep tradisional untuk kolesterol
Resep (Hembing, W. 2002)
Bahan

: Temulawak segar

30 g

Sambiloto kering

15 g

Buah mengkudu matang

3 buah

Daun jati belanda

kg

Cara pembuatan : 1. Cuci temulawak, sambiloto dan buah mengkudu.


2. Potong kecil-kecil ketiga bahan tersebut
3. Lalu kupas temulawak dan iris tipis.
4. Rebus dengan air sebanyak 600 cc hingga tersisa 300 cc.
5. Saring, lalu diminum untuk dua kali sehari.
Cara pemakaian

: Minum 2x sehari 1 gelas

2.4 Uraian Tanaman


2. 4. 1 Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)
Klasifikasi
Regnum

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Liliopsida

Ordo

: Zingiberales

Famili

: Zingiberaceae (suku jahe-jahean)

Obat Tradisional

Page 8

Genus

: Curcuma

Spesies

: Curcuma xanthorrhiza Roxb

Morfologi
Temulawak termasuk tanaman menahun yang tumbuh merumpun.
Tanaman ini berbatang semu dan habitusnya dapat mencapai
ketinggian 2-2,5 meter. Tiap rumpun tanaman terdiri atas beberapa
tanaman (anakan), dan tiap tanaman memiliki 2-9 helai daun.
Daun tanaman temulawak bentuknya panjang dan agak lebar.
Lamina daun dan seluruh ibu tulang daun bergaris hitam. Panjang daun
sekitar 50-55 cm, lebarnya 18 cm, dan tiap helai daun melekat pada
tangkai daun yang posisinya saling menutupi secara teratur.
Habitus tanaman dapat mencapai lebar 30-90 cm, jumlah anakan
perrumpun antara 3-9 anak. Tanaman temulawak dapat berbunga terus
menerus sepanjang tahun secara bergantian yang keluar dari
rimpangnya (tipe erantha). Warna bunga umumnya kuning dengan
kelopak bunga kuning tua, serta pangkal bunganya berwarna ungu.
Panjang tangkai bunga 3 cm dan rangkaian bunga (inflorescentia)
mencapai 1,5 cm. dalam satu ketiiak terdapat 3-4 bunga. Rimpang
induk temulawak bentuknya bulat seperti telur, sedangkan rimpang
cabangterdapat pada bagian samping yang bentuknya memanjang.
Tiap tanaman memilki rimpang cabang antara 3-4 buah.
Warna kulit rimpang adalah kuning, dengan cita rasanya pahit,
berbau tajam, serta keharumannya sedang. Rimpang berbentuk dalam
tanah pada kedalaman 16 cm. tiap rumpun tanaman temulawak

Obat Tradisional

Page 9

umumnya memiliki enam buah rimpang tua dan lima buah rimpang
muda.
Sistem perakaran tanaman temulawak termasuk akar serabut. Akarakarnya melekat dan keluar dari rimpang induk. Panjang akar sekitar
25 cm dan letaknya tidak beraturan.
Nama Daerah
Temulawak (Gorontalo), koneng bodas (Jawa), temu labak (Madura),
koneng gede (Sunda).
Kandungan Kimia
Komponen utama kandungan zat yang terdapat dalam rimpang
temulawak adalah zat kuning yang disebut kurkumin dan juga
protein, pati serta zat-zat minyak atsiri. Minyak atsiri temulawak
mengandung philander, kamfer, borneol, xanthrrhizol, turmerol, dan
sineal. Kurkuminoid pada temulawak terdiri dari kurkumin dan
desmetoksikurkumin.
Rumus Struktur

Khasiat dan Kegunaan


Berkhasiat untuk mengobati gangguan lever, mencegah hepatitis,
meningkatkan produksi cairan empedu, membantu pencernaan,

Obat Tradisional

Page 10

mengatasi radang kandung empedu, radang lambung dan gangguan


ginjal.
2. 4. 2 Sambiloto (Andrographis paniculata)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Scrophulariales

Famili

: Acanthaceae

Genus

: Andrographis

Spesies

: Andrographis paniculata

Deskripsi:
1. Uraian Tanaman
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi
sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan.
Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna
semusim, tinggi 50 90 cm, batang disertai banyak cabang
berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang
membesar. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan
bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi
rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2
8 cm, lebar 1 3 cm. Perbungaan rasemosa yang bercabang
membentuk malai, keluar dari. ujung batang atau ketiak daun.
Bunga berbibir berbentuk tabung;kecil- kecil, warnanya putih

Obat Tradisional

Page 11

bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panj ang sekitar 1,5
cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah
mernbujur menjadi 4 keping-Biji gepeng, kecil-kecil, warnanya
cokelat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
2. Syarat Tumbuh
a. Iklim
1. Ketinggian tempat : 1 m 700 m di atas permukaan laut.
2. Curah hujan tahunan : 2.000 mm 3.000 mm/tahun
3. Bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 5 bulan 7 bulan
4. Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan) : 4 bulan 7 bulan
5. Suhu udara

: 250 C 320 C

6. Kelembapan

: sedang

7. Penyinaran

: sedang

b. Tanah
1. Tekstur

: berpasir.

2. Drainase

: baik.

3. Kedalaman air tanah : 200 cm 300 cm dari permukaan tanah.


4. Kedalaman perakaran : di atas 25 cm dari permukaan tanah.s
5. Kemasaman (pH) : 5,5 6,5 6. kesuburan : sedang tinggi 2.
Bagian tanaman yang digunakan
Seluruh bagian tumbuhan digunakan untuk fungsi dan manfaat
masing-masing
Kandungan kimia
Andrografin; Andrografoloid; Panikulin

Obat Tradisional

Page 12

Khasiat
Antiinflamasi;

Antipiretik;

Analgesik;

Diuretik;

Stomakik;

Antibengkak
Nama simplisia
Andrographidis Herba
2. 4. 3. Jati Belanda (Guazuma tomentosa Kunth)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Malvales

Famili

: Sterculiaceae

Genus

: Guazuma

Spesies

: Guazuma tomentosa Kunth

Deskripsi
Tanaman ini merupakan jenis pohon dengan tinggi kurang lebih 10
meter. Batang keras, bulat, permukaan kasar, banyak alur, berkayu,
bercabang, warna hijau keputih-putihan. Daun tunggal, bulat telur,
permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk,
pertulangan menyirip, warna hijau, bunga tunggal, bulat diketiak daun,
daun hijau muda. Buah kotak, bulat, keras, permukaan berduri, warna
hitam.
Bagian Tanaman yang Digunakan
Daun, kulit kayu dan buah.

Obat Tradisional

Page 13

Kandungan kimia
Tanin, zat pahit dan dammar
Manfaat Daun Jati Belanda
Manfaat daun jati belanda sebagai obat susut perut dan pelangsing,
mengatasi penyakit kolesterol dan rematik gout.
Khasiat Daun Jati Belanda
Khasiat daun jati belanda yaitu dapat menekan risiko diare, mengatasi
masalah berat badan, hingga mengontrol laju kolesterol.
2. 4. 4 Mengkudu (Morinda citrifolia Linn)
Klasifikasi
Deskripsi
Mengkudu termasuk jenis kopi-kopian, dapat tumbuh di dataran
rendah sampai pada ketinggian tanah 1.500 meter di atas permukaan
laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli Indonesia. Tumbuhan ini
mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 meter.
Daunnya bersusun bertahapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15
cm. bunganya tberbentuk bungan bongkol yang kecil-kecilan dan
berwarna putih. Buahnya hijau mengkilap dan berwujud buah buni
lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil
terdapat dalam daging buah. Berkembangbiak secara liar dihutan-hutan
atau pinggiran-pinggiran kebun rumah.
Nama daerah
Mengkudu (Indonesia),

pace, kemudu, kudu (Jawa), cengkudu

(Sunda), kodhuk (Madura), wengkudu (Bali).

Obat Tradisional

Page 14

Kandungan Kimia
Morinda diol, morindin, damnacanthal, metal asetil, asam kapril dan
sorandiyol.
Khasiat
Hipertensi, sakit kuning, demam, influenza, batuk, sakit perut,
menghilangkan sisik pada kaki.

Obat Tradisional

Page 15

BAB III
PENUTUP
3. 1 Kesimpulan
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi
LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya
merupakan salah satu komponen lemak. Untuk menogbati kolesterol salah
satu caranya adalah menggunakan tumbuhan-tumbuhan yang berkhasiat obat
yang biasa disebut obat. Untuk kolesterol sendiri tumbuhan yang digunakan
adalah daun jati belanda, daun sambiloto, buah mnegkudu, dan rimpang
temulawak. Bahan-bahan tersebut diolah menjadi sebuah ramuan obat yang
berfungsi untuk mengobati kolesterol.
3. 2 Saran
Sebaiknya bagi masyarakat yang mempunyai riwayat penyakit
kolesterol ataupun penyakit lainnya alangkah lebih baik bila mengkomsumsi
obat tradisional karena mempunyai efek samping yang minim.

Obat Tradisional

Page 16

DAFTAR PUSTAKA
Afifah, E. 1994. Khasiat & Manfaat Temulawak Rimpang Penyembuh Aneka
Penyakit. Penerbit Kanisius : Yogyakarta
Anonim.

Tanpa

Tahun.

(http://www.plantamor.com/index.php?plant=427).

(online). Diakses 29 november 2011.


Anonim.

2007.

Penyakit

Kolesterol.

(online)

(http://www.infopenyakit.com/penyakit-kolesterol/12/10/2007.html diakses
pada 20 November 2012)
Hembing, W. 2002. Ramuan Herbal Penurun Kolesterol. Jakarta: Rineka Cipta.
Heslet, L. 1991. kolesterol(judul asli: cholesterol). Jakarta: Penerbit Kesaint
Blanc.
Soetjiningsih. 1987. Tumbuh Kembang Remaja Dan Permasalahannya. Jakarta:
Penerbit CV. SAGUNG SETO

Obat Tradisional

Page 17