Anda di halaman 1dari 14

PENINGKATAN EFISIENSI

BOILER DENGAN
MENGGUNAKAN
ECONOMIZER

IMAM BAHRUDIN

BOILER EFFICIENCY
IMPROVEMENT USING
ECONOMIZER

CADET ANGKATAN
XIV

Background study
Meningkatnya
permintaan CPO
dan CPKO

Boiler menjadi
jantung PKS

Efisiensi boiler dan


kebutuhan uap
untuk PKS

Flue gas & Global


warming

Recovery heat
system

Sustainable

Boiler & Flue gas

Dalam Undang-undang (stoom ordonnantie) verordening stoom


ordonnantie 1930 yang dimaksud dengan pesawat uap ialah ketel uap
dan alat-alat lainnya yang dengan peraturan Pemerintah ditetapkan
demikian, langsung atau tidak langsung berhubungan (atau tersambung)
dengan suatu ketel uap dan diperuntukan bekerja dengan tekanan yang
lebih besar (tinggi) daripada tekanan udara.

Flue gas adalah gas yang dihasilkan dari proses pembakaran boiler yang dikeluarkan ke
atmosfer melalui cerobong asap (chimney)

General proses
Sebuah ketel uap biasanya
merupakan bejana tertutup
yang terbuat dari baja fungsinya
adalah memindahkan panas
yang dihasilkan pembakaran
bahan bakar ke air yang pada
akhirnya akan menghasilkan
uap
Uap yang dihasilkan bisa
dimanfaatkan untuk:

Turbin generator

Perebusan (Sterilizer)

Digester & screw press

Clarification & CST

KCP

Boiler

Main equipment
Ruang Bakar
(Furnace)
Baggase Feeder
Main steam drum
Super heater
Penangkap debu
(Dust collector)
Economizer

Oil burner

Auxiliary
equipment
Force draft fan
(FDF)
Induce draft fan
(IDF)
Valves, control,
dan instrument

Balance of boiler
Deaerator

Feed water
heater
Blowdown system

Proses pemanasan air

Sistem boiler terdiri dari : sistem air umpan, sistem steam dan sistem
bahan bakar.

Sistem air umpan menyediakan air untuk


boiler secara otomatis sesuai dengan
kebutuhan steam.
Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol
produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan
melalui sistem pemipaan ke titik pengguna.
Sistem bahan bakar adalah semua peralatan
yang digunakan untuk menyediakan bahan
bakar untuk menghasilkan panas yang
dibutuhkan.
Keterangan gambar :
- Line Hitam proses pemanasan air menjadi steam
- Line Biru proses stage 1
- Line Merah proses stage 2

Steam extraction

Dengan meningkatnya suhu dan air mendekati kondisi didihnya,


beberapa molekul mendapatkan energi kinetik yang cukup untuk
mencapai kecepatan yang membuatnya sewaktu-waktu lepas dari
cairan ke ruang diatas permukaan, sebelum jatuh kembali ke cairan.
Pemanasan lebih lanjut menyebabkan eksitasi lebih besar dan
sejumlah molekul dengan energi cukup untuk meninggalkan cairan
jadi meningkat.
Air dan steam dapat berada secara bersamaan pada berbagai
tekanan pada kurva ini, keduanya akan berada pada suhu jenuh.
Steam pada kondisi diatas kurva jenuh dikenal dengan superheated
steam/steam lewat jenuh:
Suhu diatas suhu jenuh disebut derajat steam lewat jenuh.
Air pada kondisi dibawah kurva disebut air sub- jenuh.

Analisa performance boiler


NERACA PANAS
keseimbangan energi total yang
masuk boiler terhadap yang
meninggalkan boiler dalam
bentuk yang berbeda. Gambar
berikut memberikan gambaran
berbagai kehilangan yang
terjadi untuk pembangkitan
steam.

Efisiensi boiler

(ASME Standard: PTC-4-1 Power Test Code for Steam Generating Units )

Efisiensi termis boiler didefinisikan sebagai persen


energi (panas) masuk yang digunakan secara efektif
pada steam yang dihasilkan.
Efisiensi ini dapat dievaluasi dengan menggunakan
rumus:
=


100%

( )
=
100%

- hg = Entalpi steam jenuh dalam kkal/kg steam
- hf = Entalpi air umpan dalam kkal/kg air

economizer
Economizer adalah alat pemindah panas
berbentuk tubular yang digunakan untuk
memanaskan air umpan boiler sebelum
masuk ke steam drum.
Istilah economizer diambil dari kegunaan alat
tersebut, yaitu untuk menghemat (to economize)
penggunaan bahan bakar dengan mengambil
panas (recovery) gas buang sebelum dibuang ke
atmosfir.

Formula

Energi panas yang


diserap air

= . ( )

Energi panas yang


diberikan gas buang

= . ( )

The Result
Meningkatkan kapasitas menghasilkan uap karena
memperpendek waktu yang diperlukan untuk merubah air ke
uap.

Boiler akan memerlukan bahan bakar yang lebih banyak


untuk mencapai panas suhu steam yang telah ditentukan.

Apabila boiler tetap dipaksakan bekerja lebih maka akan


lebih cepat merusak pipa-pipa di dalam boiler itu sendiri.
Mencegah pembentukan kerak di dalam pipa air ketel,
sebab kerak sekarang mengendap di pipa ekonomiser yang
bisa dengan mudah dibersihkan.
Karena air umpan memasuki ketel panas, sehingga regangan
karena ekspansi yang tidak sama bisa diminimasi.

conclusion
Performance boiler dapat ditingkatkan dengan menggunakan economizer
dengan memanfaatkan limbah panas dari flue gas sisa pembakaran boiler
sebanyak 4%-10%. Limbah panas boiler yang bersuhu 200-250oC digunakan
untuk memanasi feedwater boiler sampai mendekati suhu 100oC sehingga
feedwater boiler ini akan lebih cepat diekstraksi menjadi uap.
Setiap penurunan 220oC suhu gas buang melalui economizer atau pemanas
awal terdapat 1% penghematan bahan bakar dalam boiler. Setiap kenaikan
60oC suhu air umpan melalui economizer atau kenaikan 200oC suhu udara
pembakaran melalui pemanas awal udara, terdapat 1% penghematan
bahan bakar dalam boiler.