Anda di halaman 1dari 22

LARINGITIS AKUT SPESIFIK

DAN NON SPESIFIK


Tan Shu Zhen
Oriza
Yuriska
Rahayu O
Qashastia
Dedy
Pembimbing
dr Endang Retnoningsih, Sp. THT-KL (K)

Laringitis akut
adalah infeksi akut pada mukosa laring
terjadinya mendadak &berlangsung dalam waktu kurang
dari 3 minggu
Pada anak sering menimbulkan sumbatan jalan nafas

Patofisiologi
Laringitis akut sering terjadi pada anak usia dibawah 5 th dan
menyebabkan sumbatan jalan nafas. Hampir semua penyebab
inflamasi ini adalah virus

Laringitis umum terjadi pada musim dingin dan mudah ditularkan. Ini
terjadi seiring dengan menurunnya daya tahan tubuh dari host serta
prevalensi virus yang meningkat. Laringitis ini biasanya didahului oleh
faringitis dan infeksi saluran nafas bagian atas lainnya.

Hal ini akan mengakibatkan iritasi mukosa saluran nafas atas dan
merangsang kelenjar mucus untuk memproduksi mucus secara
berlebihan sehingga menyumbat saluran nafas.
Kondisi tersebut akan merangsang terjadinya batuk hebat yang bisa
menyebabkan iritasi pada laring. Dan memacu terjadinya inflamasi pada
laring tersebut. Inflamasi ini akan menyebabkan nyeri akibat pengeluaran
mediator kimia darah yang jika berlebihan akan merangsang peningkatan
suhu tubuh.

Etiologi
Penyebab utama : virus
Tersering : virus Parainfluenza 1
Penyebab lain : Haemofilus influenza,
Branhamella catarrhalis, Streptococcus
pyogenes, Staphylococcus aureus ,streptococcus
pneumonia

Gejala Klinis
Suara parau, bahkan tidak bersuara sama sekali
(afoni)
Sesak nafas & stridor
Nyeri tenggorokan seperti nyeri ketika
menelan / berbicara
Gejala radang umum seperti demam, malaise
Batuk kering yang lama-kelamaan disertai
dahak kental
Gejala common cold seperti bersin-bersin, nyeri
tenggorokan, sumbatan hidung, nyeri kepala,
batuk, demam dengan suhu > 38 C

Pada pemeriksaan fisik :


tampak mukosa laring hiperemis, membengkak
di bagian atas dan bawah pita suara &tanda
radang akut di hidung /sinus paranasal / paru
Obstruksi jalan nafas, biasanya anak menjadi
gelisah, sesak semakin bertambah berat,
pemeriksaan fisik akan ditemukan retraksi
suprasternal

Klasifikasi
Laringitis akut spesifik
Laringitis Difteri
Laringitis Herpes
Laringitis akut non spesifik
Laringitis Supraglotis
Laringitis Subglotis
Laringitis Bronchitis Akut

Laringitis Difteri
Infeksi akut mukosa laring yang spesifik oleh karena kuman
difteri.
Etiologi Corynebacterium diphtherie

Insiden
Di negara maju dimana program imunisasi sudah sangat baik
:jarang didapatkan

Dapat menyebar cepat di tempat:


- Penduduk terlalu padat
- Pelayanan kesehatan yang kurang

Patologi
Biasanya bersama/perluasan dari tonsilo
faringitis difteri
Pseudomembran menutup rima glotis
parau, sesak nafas
Gambaran Klinik
Malaise, panas badan subfebril, sakit kepala
Lokal: membrana keabu-abuan pada tonsil,
faring & uvula
Serviko limfadenopati: regio jugulo digastrik
(bull neck)
Membrana di laring obstruksi laring

Berat ringannya bervariasi:


mulai carrier yang asimptomatik sampai dapat
menimbulkan kematian dalam waktu yang
pendek
Tergantung imunitas px dan virulensi kuman
Lokasi primer di samping pada faring/tonsil
dapat terjadi di laring atau hidung

Komplikasi
- Lokal : sumbatan jalan nafas
- Sistemik oleh karena penyebaran
Eksotoksin dapat terjadi kematian
Toxaemia- miokarditis
- defek konduksi pada jantung
aritmiakegagalan sirkulasi akut
- trombositopenia
- multiple organ failure
Neurologi - 3-6 minggu sampai dengan onset difteri
- paralisa: pal molle, otot-otot mata, diafragma

Terapi

Didasarkan pada gambaran klinik


Utama: ADS 20.000-120.000 unit
Penicilline untuk penderita dan carrier
Tirah baring
Trakeotomi untuk mengatasi sumbatan jalan napas
Imunisasi : PENTING

Laringitis Herpes
Etiologi : Virus herpes simpleks
Insidens: anak usia 6 bln-3 tahun
Patologi : infeksi virus waktu bayi menetap di mukosa,
ada faktor pencetus (ISPA) serangan akut
Gambaran Klinik
- Suara parau, batuk, demam tinggi
- Stridor inspirasi
- Pembesaran KGB servikal
- Biasanya bersama herpes ginggivostomatitis lesi
mukosa vesikel ulkus kecil

Terapi
Dapat sembuh sendiri dalam waktu 1-3 minggu
Simptomatik (antipiretik/analgesik)
Antibiotik (sekunder infeksi pada ulkus)

Laringitis Akut Non Spesifik


Definisi : keradangan akut mukosa dan sub mukosa
laring
Etiologi
- Virus : Adeno virus, Infulenza virus
- Bakteri (infeksi sekunder)
Streptokokus -hemolitikus
Haemofilus influenza
Hemolitikus

Laringitis Akut
Supraglotis

Demam
ISPA
Nyeri telan
Rasa kering di tenggorok
Batuk
Sesak dengan stridor
inspirator dan retrasi
supraklavikuler
Parau sampai afoni

Laringitis akut
subglotis

Demam
ISPA
Parau
Sesak dengan stridor
inspirator dan retraksi
supraklavikuler,
epigastrial

Laringitis bronchitis akut (croup)


Lanjutan laringitis subglotis
Panas tinggi
Sesak stridor inspirator & ekspirasi retraksi
supraklavikuler, epigastrial
Sianosis
Kesadaran menurun

Pemeriksaan Fisik
Terdapat korda vocalis hiperemi & oedem,
rima glotis menyempit

Pemeriksaan Penunjang
Foto rontgen leher AP : Tampak
pembengkakan jaringan
subglotis (Steeple sign)
Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan kultur : (eksudat,
darah)
Pemeriksaan laringoskopi
indirek

Terapi

Istirahat
Suara parau biasanya istirahat bicara
Rima glotis / subglotis menyempit ETT
trakeotomi & O2 nebulizer kortikosteroid
Bila ada infeksi bakteri antibiotik

Terima Kasih :)

Prognosis
Prognosis untuk penderita laringitis akut ini
umumnya baik dan pemulihannya selama satu
minggu.
Pada anak usia 1-3 tahun penyakit ini dapat
menyebabkan oedem laring &subglotis
obstruksi jalan nafas, bila hal ini terjadi dapat
dilakukan pemasangan endotrakeal
/trakeostomi.

Komplikasi
Sumbatan
Trakeitis
Bronkitis
Penumonia