Anda di halaman 1dari 9

Kondisi awal

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Fluida : Mix LPG Propane-Butane (saya tidak punya data komposisi fluida, hanya mengambil yg mendekati saja)
Pipa 6 inches dgn panjang hanya kira2
Temperature : 100F
Suction Pressure Pompa : 220 psig
Flow yang diatur : 320 gpm
Pemodelan pompa sesuai data yg dikirim mas Peki
Pemodelan control valve sesuai data yang dikirim mas Peki

Karena saya tidak mengetahui persis sistem secara keseluruhan, maka saya hanya melakukan simulasi sederhana yg
nantinya hanya melibatkan pompa (suction dan discharge), serta control valve (upstream maupun downstream) sbb:

1. Keinginan untuk menyalurkan fluida sebesar 320 usgpm dengan pressure discharge 350psig

Di dapat data (input dan result) sebagai berikut :


-

Vessel / Suction Pressure of Pump (1) : Result duty flow sebesar 320 usgpm mengikuti input pada assigned
flow

Input
-

Result

Pump (2) : Result duty flow sebesar 320 usgpm mengikuti input pada assigned flow

Input

Result

Assigned Flow / Flow yang diinginkan (3) :

Input
-

Result

Sedangkan data result untuk pipa suction pompa dan discharge adalah sbb :

Sisi Suction

Sisi Discharge

Dari data diatas disimpulkan: dgn sistem ini, keinginan untuk menyalurkan fluida sebesar 320 usgpm, akan
didapat pressure disisi discharge sebesar 326 psig

Kurva Sistem vs Pompa

2. Pemasangan FT, data pressure di Pipeline (200psig) dari mas Peki akan saya jadikan inputan disini

Item no.3 merupakan assigned pressure sebesar 200 psig, ini untuk mewakili kondisi aktual bahwa pressure di
pipeline adalah sebesar 200 psig

Vessel / Suction Pressure of Pump (1) :

Input

Result

Pump (2) : Result duty flow sebesar 320 usgpm mengikuti pengaturan dari control valve

Input
-

Result

CONTROL VALVE (4)

SEE THIS RESULT!

Input

Result

Sedangkan data result untuk pipa downstream adalah sbb :

BAGAIMANA CARA AGAR PRESSURE DROP DI CONTROL VALVE BERKURANG???

3. Seandainya Pressure di Pipeline terjaga di 315 psig

Item no.3 merupakan assigned pressure yang dimodelkan untuk mewakili pipeline dan diasumsikan bisa di
jaga di tekanan 315 psig

Pump (2) : Result duty flow sebesar 320 usgpm mengikuti pengaturan pada control valve

Input

Result

CONTROL VALVE (4)

SEE THIS RESULT!

Input

Result

Sedangkan data result untuk pipa downstream adalah sbb :

Kurva Sistem vs Pompa

4. Seandainya Pressure di Pipeline tdk bisa diubah, artinya tetap di angka 200 psig (disini kita mencoba
memasang jebakan batman alias penurun tekanan, entah nanti apa bentuknya)

Item no.5 merupakan jebakan batman yg diharapkan bisa menurunkan pressure sebesar 110 psi
-

Pump (2) : Result duty flow sebesar 320 usgpm mengikuti pengaturan pada control valve

Input
-

Result

CONTROL VALVE (4)

SEE THIS RESULT!

Input

Result

Sedangkan data result untuk pipa sebelum dan sesudah jebakan batman adalah sbb :

Sebelum Jebakan
-

Setelah Jebakan

APAKAH JEBAKAN BATMANNYA (5) ???

Mohon maaf nilai K memang saya delete, silahkan di diskusikan lebih lanjut, saya hanya mencoba memberi pandangan
dari sisi yang saya ketahui, semoga tidak membuat mas Peki malah bingung. Contoh diatas hanyalah sebuah gambaran
semata, hal yg perlu digali adalah, apa yg sebenarnya terjadi di upstream ataupun downstream, adakah perubahan
kondisi aktual dengan design?
Salam - WJn