Anda di halaman 1dari 8

Makalah Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

KONVEYOR ULIR
Oleh :
NAMA : MUAIDA ALFIA
NIM

: 1205106010031

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN


FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BANDA ACEH
2014

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Konveyor adalah salah satu jenis alat pengangkut yang berfungsi untuk mengangkut
bahan-bahan industri yang berbentuk padat. Pemilihan alat transportasi (conveying equipment)
material padatan antara lain tergantung pada kapasitas material yang ditangani, jarak pemindahan
material, arah pengangkutan yaitu horizontal, vertical dan inklinasi, ukuran (size), bentuk
(shape), dan sifat dari material. Salah satu jenis dari konveyor adalah konveyor ulir.
Konveyor ulir adalah sebuah alat dengan mekanisme yang menggunakan pisau berputar
sekrup heliks, yang disebut flighting, biasanya dalam tabung, untuk memindahkan bahan cair
atau granular. Mereka digunakan di banyak industri penanganan massal. Konveyor ulir dalam
industri modern sering digunakan secara horizontal atau sedikit miring sebagai cara yang efisien
untuk memindahkan bahan semi-padat, termasuk limbahmakanan, serpihan kayu, agregat, bijibijian sereal, pakan ternak, abu boiler,daging dan tepung tulang, padat perkotaan buang, dan
banyak lainnya.
Pada industri pertanian konveyor ulir merupakan salah satu perlengkapan produksi pada
suatu pabrik kelapa sawit. Alat ini memiliki ulir dan arah putaran searah jarum jam. Dimana
masing-masing ulir antara satu dengan yang lainnya mempunyai jarak yang sama. Dimana
fungsinya adalah untuk memindahkan buah maupun ampas kelapa sawit. Dari segi fisiknya
konveyor ulir dibuat dari bahan baja cor namun kekuatannya lebih rendah dibandingkan
dengan ulir.

1.2. Tujuan Makalah


1. Untuk mengetahui apa itu konveyor ulir.
2. Untuk mengetahui prinsip kerja dan kegunaan dari konveyor ulir.

BAB II. PEMBAHASAN

2.1. Pengertian
Konveyor ulir merupakan salah satu jenis alat pemindah bahan yang berbentuk ulir dan
berfungsi untuk memindahkan material curah serta dapat pula untuk mencampurkan,
memampatkan material yang dipindahkan dengan merubah tipe ulir. Bagian utamanya adalah
poros yang dilengkapi ulir yang berputar dalam casing, poros tersebut diputar oleh motor yang
terletak pada sisi luar casing. Konveyor ulir dapat digunakan sebagai peralatan yang mempunyai
keakurasian tinggi. Selain itu konveyor ulir juga bisa dimodifikasi berfungsi sekaligus pemanas
atau pendingin dengan menggunakan jacketed housing.

Gambar 1. Konveyor Ulir


Konveyor ulir pada dasarnya terbuat dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu sumbu
sehingga bentuknya mirip sekrup. Pisau berpilin ini disebut flight. Macam-macam flight adalah
Sectional flight, Helicoid flight, dan Special flight. Ketiga itu terbagi atas cast iron flight, ribbon
flight, dan cut flight. Konveyor berflight section dibuat dari pisau-pisau pendek yang disatukan
tiap pisau berpilin satu putaran penuh dengan cara disambung tepat pada tiap ujung sebuah pisau
dengan dilas sehingga akhirnya akan membentuk sebuah pilinan yang panjang.

Sebuah helicoid flight, bentuknya seperti pita panjang yang berpilin mengelilingi suatu
poros. Untuk membentuk suatu konveyor, flight- flight itu disatukan dengan cara dilas tepat pada
poros yang bersesuaian dengan pilinan berikutnya. Flight khusus digunakan dimana suhu dan
tingkat kerusakan tinggi adalah flight cast iron. Flight-flight ini disusun sehingga membentuk
sebuah konveyor. Untuk bahan yang lengket, digunakan ribbon flight. Untuk mengaduk
digunakan cut flight. Flight pengaduk ini dibuat dari flight biasa, yaitu dengan cara memotongmotong flight biasa lalu membelokkan potongannya ke berbagai arah.

Gambar 2. a. sectional, b. helicoid, c. cast iron, d. ribbon, e. cut flight

2.2. Komponen
Konveyor ulir terdiri dari pegas baja atau stainlesssteel, sekrup fleksibel yang ditutupi
dalam tabung plastik fleksibel atau kaku,atau tabung baja kaku , dan digerakkan oleh motor
listrik biasanya terletak diujung debit konveyor.

2.3. Kegunaan
Konveyor ulir memiliki fungsi ganda selain pemindahan bahan tetapi jugamencampur
bahan. Bahan yang dapat dipindahkan dengan screw conveyor terbatas padabahan curah yang
ukurannya tidak terlalu besar (butiran kecil) sampai bahan yang berbentuk serbuk maupun cair.
Konveyor ulir tidak dapat digunakan untuk pemindahan bahan bongkah besar (large-lumped),
mudah hancur (easily-crushed), abrasive, dan material mudah menempel (sticking materials).
Beban yang berlebihan akan mengakibatkan kemacetan,merusak poros, dan ulir berhenti.
Kelebihan lain dari konveyor ulir adalah dapat mengeluarkan material pada beberapa titik
yang dikehendaki. Hal ini penting bagi material yang berdebu (dusty) danmaterial panas,
material yang berbau.

2.4. Prinsip Kerja


Konveyor ulir ini terdiri dari baja yang memiliki bentuk spiral (pilinan seperti ulir) yang
tertancap pada shaft/poros dan berputar dalam suatu saluran berbentuk U (through) tanpa
menyentuhnya sehingga flight (ulir daun) mendorong material ke dalam trough. Shaft/poros
digerakkan oleh motor gear. Saluran (through) berbentuk setengah lingkaran dan disangga oleh
kayu atau baja. Pada akhir ulir biasanya dibuat lubang untuk penempatan as dan drive end yang
kemudian dihubungkan dengan alat penggerak. Elemen konveyor ulir disebut flight (ulir daun).
Bentuknya spiral (lilitan seperti ulir) atau dengan modifikasi tertentu yang menempel pada poros.

Konveyor ulir memerlukan sedikit ruangan dan tidak membutuhkan mekanik serta
membutuhkan biaya yang sedikit. Material bercampur saat melewati conveyor. Pada umumnya
konveyor ulir dipakai untuk mengangkut bahan secara horizontal. Namun bila diinginkan dengan
elevasi tertentu bisa juga dipakai dengan mengalami penurunan kapasitas 15-45% dari kapasitas
horizontalnya.

BAB III. PENUTUP

5.1. Kesimpulan
1. Konveyor ulir merupakan salah satu jenis alat pemindah bahan yang berbentuk ulir dan
berfungsi untuk memindahkan material curah serta dapat pula untuk mencampurkan,
memampatkan material yang dipindahkan dengan merubah tipe ulir.
2. Konveyor ulir pada dasarnya terbuat dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu sumbu
sehingga bentuknya mirip sekrup.
3. Kelebihan lain dari konveyor ulir adalah dapat mengeluarkan material pada beberapa titik
yang dikehendaki. Hal ini penting bagi material yang berdebu (dusty) danmaterial panas,
material yang berbau.
4. Konveyor ulir terdiri dari pegas baja atau stainlesssteel.

DAFTAR PUSTAKA

Aisyati, A. 2009. Material Handling. http://kangbison.files.wordpress.com.


Anonim. 2011. Conveyor .http://repository.usu.ac.id.
Rudenko. 1978. Material Handlings. New York : Graw-Hill
Wijaya, Sonny. 2006. Perencanaan dan Pembuatan Pressless Combiner Conveyor, Tugas Akhir
Jurusan Teknik Mesin Universitas Indonesia.