Anda di halaman 1dari 18

TUGAS PROPOSAL

KEWIRAUSAHAAN
Usaha Sepatu Lukis
CETAaaR MEMBaHaNa

DISUSUN :
1.
2.

Nur Sadah

Fakultas Teknik

Universitas Borobudur

TA 2014/2015
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji serta syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan
taufik dan hidayah-nya kepada kami, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas
KEWIRAUSAHAAN. Di dalam penyusunan laporan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa adanya
bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, maka laporan ini tidak akan diselesaikan dengan
baik. Oleh karena itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :
Penulis sangat menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan,
maka penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang posisif, untuk memperbaiki laporan
yang saya buat ini.
Dan akhirnya kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuannya, dan
semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis dan juga para pembaca.

Jakarta, 22 Desember 2014

(Penulis)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang..

2. Tujuan dan Sasaran..

BAB II ASPEK UMUM.

BAB III ASPEK PEMASARAN

BAB IV ASPEK PRODUKSI ...8

BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA.

BAB VI PENUTUP .

LAMPIRAN

12

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Situasi perekonomian sekarang yang semakin lama semakin sulit menuntut kita untuk bekerja
dan berusaha lebih keras untuk dapat mempertahankan kehidupan.Tidak dapat hanya
mengandalkan gaji atau uang bulanan saja mengingat kebutuhan dan harga-harga barang yang
semakin melonjak, kita di tuntut untuk dapat menunjang perekonomian dengan cara lain yang
juga sekaligus dapat membuka lapangan kerja baru bagi orang lain. Akan tetapi sering kali kita
terbentur dengan permodalan, untuk itu dalam hal ini proposal yang kita ajukan adalah mencoba
berbisnis dengan modal yang tidak terlalu besar, akan tetapi dapat menghasilkan keuntungan
yang optimal. Selain itu usaha sepatu lukis yang akan kita garap ini belum terlalu marak
kehadirannya terutama di Jakarta, sehingga memungkinkan peluang untuk dikembangkan.
2. Maksud dan Tujuan
Adapun maksud pendirian usaha ini yang utama adalah untuk mendapatkan profit, serta
diharapkan dapat membuka lapangan usaha kerja baru bagi orang lain. Selain itu juga dalam
memenuhi kebutuhan masyarakat yang mungkin membutuhkan jasa sepatu lukis

BAB II
ASPEK UMUM
1. Pandangan Usaha
Usaha dikelola dan dikerjakan oleh Sumber Daya Manusia yang ahli dalam bidangannya dan
diharapkan dapat memberikan pelayanan prima untuk pelanggan

2. Rencana Pemasaran
Usaha ini dikelola dan dikerjakan oleh Sumber Daya Manusia yang ahli dalam bidangnya
dan diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Dan mampu menganalisis setiap
perkembangan zaman dalam menuangkan ide kreatifnya ke dalam sebuah pakaian yang
mempunyai hasil dengan kualitas yang baik.
Mengestimasikan potensi pasar dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan
jumlah konsumen sasaran, kemampuan daya beli konsumen, dan pendapatan konsumen.
Visi :
Menciptakan produk dan SDM (Sumber Daya Manusia) yang kreatif, Inovatif dan Unik
Misi :
-

Adanya pelatihan rutin yang diselenggarakan kepada SDM (Sumber Daya Manusia)

Menyiapkan semua fasilitas dan kebutuhan dengan lengkap dalam pembuatan produk

Membuat lingkungan kerja menjadi Nyaman, Aman dan Tertib.

3. Rencana produksi
a. Nama Produk

: Cetar Membahana Griya Shoes

b. Jenis Produk

: Sepatu Lukis

c. Target Sasaran

: Semua kalangan

d. Kegunaan

: Sebagai Alas Kaki

e. Perkiraan produksi

: 100 sepatu/ bulan

f. Metode desain

: Mendesain secara manual

g. Proses Produksi

: Menggunakan Alat Lukis

4. Rencana Keuangan
Permodalan sebanyak Rp 158.520.000,- dengan menggunakan uang tabungan pribadi.
a. Modal Awal

= Rp 158.520.000,-

b. Pengembalian Modal/bulan

= Rp

13.430.166,7 ,-

c. Dengan harga jual produk perbuah

= Rp

132.100,-

d. Dengan PPn dalam setahun sebanyak 30% sudah termasuk kedalam harga jual
produk.
5. Resiko yang dihadapi
a. Persaingan pasar
b. Kerusakan alat
c. Kenaikan harga bahan dan alat yang melonjak tinggi

d. Kurangnya peminat
e. Gulung tikar ( gagal )

BAB III
ASPEK PEMASARAN

Pasar didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual pembeli atau tempat terjadinya
transaksi jual dan beli sedang, pemasaran didefinisikan sebagai suatu proses terjadi, transaksi
jual dan beli. Dari definisi singkat ini bahwa pasar bersifat statis sedangkan pemasaran bersifat
dinamis. Jika kita menggunakan kata pemasaran berarti kata tersebut sudah mengandung kata
pasar. Pemasaran seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan.
Berdasarkan analisa yang telah saya lakukan hasilnya adalah bahwa selama ini sepatu
selalu diminati pasar karena setiap manusia pasti menggunakan sepatu yang digunakan sebagai
alas kaki. Akhir-akhir ini mulai muncul sepatu yang digunakan sebagai alat ekspresi yang
menggambarkan kepribadian seseorang. Maka dari itu saya berencana membuat suatu produk
sepatu yang lebih unik dari yang lain yang tidak hanya sebagai sarana ekspresi saja.
Produk yang kami produksi adalah produk sepatu kanvas polos dari suplayer yang
selanjutnya

kami desain serta produksi sendiri yang kami beri nama Painted Shoes

Membahana dengan target pasar pelajar dan umum. Tempat usaha dekat dengan jalan raya,
lingkungan yang mendukung yaitu banyaknya konsumen serta dekat dengan suplayer.

Guna mencapai pemasaran yang dinamis ke promosi

dalam bentuk periklanan

(advertensi) seperti surat kabar, majalah, e mail, milis, internet, blog Personal selling dengan
membuka stan pada pameran pendidikan dan lain-lain.
Promosi penjualan merupakan kegiatan promosi sangat erat kaitannya dengan
penyebaran informasi untuk disampaikan ke konsumen. Dalam penyampaian strategi informasi
ini ada beberapa hal penting yang hendaknya diperhatikan, yaitu sebagai berikut:
1. Program periklanan yang dijalankan, kegiatan periklanan merupakan sebagai media
utama bagi perusahaan untuk menunjang kegiatan promosi dimana promosi memiliki
tujuan utama untuk menarik kosumen agar mau melakukan pembelian terhadap produk
yang ditawarkan.
2. Promosi dengan mengutamakan penjualan yang dilakukan secara pribadi atau lebih
dikenal dengan personal selling. Kegiatan promosi yang satu ini bisa di katakan sebagai
ujung tombak dari segala kegiatan promosi. Karena kegiatan personal selling adalah
kegiatan promosi yang mengharuskan berhadapan dengan konsumen secara langsung.
Melalui kegiatan promosi personal selling secara professional akan sangat membantu
untuk tercapainya penjualan yang secara fantastis.
3. Promosi yang dilakukan dengan mengedepankan kualitas promosi penjualan. Aspek

penambahann intensitas terhadap stategi dalam pemasaran produk. Penambahan


intensitas disini meliputi berbagai aspek manajemen pemasaran, yaitu peningkatan
kualitas produk, kualitas pelayanan distribusi, menambah kualitas pelayanan agar
menjadi lebih baik dan masih banyak aspek lainya yang dapat ditingkatkan demi
tercapainya kepuasan pelanggan atas produk yang telah dipasarkan.

4. Promosi dengan cara meningkatkan publisitas. Cara ini lebih condong untuk membentuk

sebuah image yang lebih positif terhadap produk yang ditawarkan. Pembentukan image
positif ini dapat dilakukan dengan iklan atau promosi yang memiliki karakteristik tertentu
yang tidak dapat dimiliki oleh strategi pemasaran produk lainnya.
Bisa saja dapat lakukan dengan cara menciptakan suatu produk yang memiliki poin lebih,
karekteristik unik, mempunyai manfaat lebih yang dapat menjadi pemikiran positif yang
berkembang dimasyarakat akan terbentuk dan mendatangkan beberapa faktor positif
untuk mendongkrak penjualan.
Kami hanya membuat 25 sepatu dengan desain yang sama sehingga sepatu yang
anda beli mungkin akan selalu berbeda dengan orang lain. Dalam kata lain LIMITED
EDITION.
Banyaknya tenaga kreatif.
Harga murah dan terjangkau
.

BAB IV
ASPEK PRODUKSI

Jenis usaha

: Usaha Sepatu Lukis

Merek produk

: Cetar Membahana Griya Shoes

Nama Produk

: Painted Shoes

Jenis Produk

: Sepatu Lukis

Target Sasaran

: Semua Kalangan

Kegunaan

: Sebagai alas kaki

Perkiraan produksi

: 100 /bulan

Keunggulan

: Kami hanya membuat 25 sepatu dengan desain yang sama


sehingga sepatu yang anda beli mungkin akan selalu berbeda
dengan orang lain. Dalam kata lain Limited Edition.

Keunikan

: Sepatu Lukis adalah sepatu yang di desain unik secara manual

SARANA DAN PRASARANA


A.

Perencanaan Biaya Penyediaan Alat Selama 1 tahun

Harga
No

Nama Alat

Spesifikasi

Jumlah

Total Harga
Satuan

Merek olympik
bentuk susun

1buah

Faber Castell

10 set

Meja

Meja besi

1 buah

Kursi

Bangku Besi

3 buah

Laptop

Acer type 4705G

1unit

Lemari Sepatu

Alat Lukis

Rp.
200.000,00
Rp.
100.000,00
Rp
100.000,00
Rp
100.000,00
Rp.
4.000.000,00

Total Biaya

Dengan Bilangan :
Empat Juta Tujuh Ratus Ribu

Rp.

200.000,00

Rp.

100.000,00

Rp

100.000,00

Rp.

300.000,00

Rp. 4.000.000,00
Rp. 4.700.000,00

B.

Perencanaan Biaya Penyedian Bahan dalam 1 tahun

Harga
No Nama Alat

Spesifikasi

Jumlah

Total Harga
Satuan

Sepatu

Bahan sepatu terbuat


dari bahan

1200

Cat Lukis

Akrilik

180 set

Lain-lain

Pensil,Penghapus,lap
Tempat cuci kuas

36 set

kanvas polos
2
3

Rp.
80.000,00
Rp.
20.000,00
Rp.
20.000,00

Total Biaya

Rp 96.000.000,00
Rp

3.600.000,00

Rp

720.000,00

Rp
100.320.000,00

Dengan Bilangan :
Seratus juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah

Sistem dan Metode Operasional


1.

Mendisain secara manual.

BAB V
ASPEK KEUANGAN
I.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Biaya Tetap dalam 1 tahun


Biaya Alat-alat dalam 1 tahun
Listrik
@Rp 250.000,- X 12 bulan
Telepon
@Rp 250.000,- X 12 bulan
Internet provider
@Rp 200.000,- X 12 bulan
Air
@Rp 200.000,- X 12 bulan
Asuransi barang untuk 1 tahun

= Rp 10.000.000,00
= Rp 3.000.000,00
= Rp 3.000.000,00
= Rp 2.400.000,00
= Rp 2.400.000,00
= Rp.
500.000,00

Gaji tenaga kerja


2 orang X @Rp1.000.000,- X 12bulan= Rp 24.000.000,00
Maintance dan Repair dalam 1 tahun @Rp 500.000/bulan = Rp 6.000.000,00 +
TOTAL Biaya Tetap dalam 1 tahun = Rp
TOTAL Biaya Tetap dalam 1 bulan =Rp
II.

1.
2.
3.
4.

55.800.000,00
12:
4.650.000,00

Biaya Tidak Tetap dalam 1 tahun


Sepatu Kanvas Polos 5 buah x 20 hari x 12 bulan x Rp 80.000,- `= Rp 96.000.000,00
Cat Lukis 30 buah x 20 hari x 12 bulan x Rp 20.000,= Rp 3.600.000,00
Lain-lain 30 buah x 20 hari x 12 bulan x Rp 20.000,= Rp
720.000,00
Transportasi20 hari x 12 bulan x Rp 1.000.000,00
= Rp 2.400.000,00 +
TOTAL Biaya Tidak tetap dalam 1 tahun
= Rp 102.720.000,00
12
TOTAL Biaya Tidak tetap dalam 1 Bulan

III.

= Rp 8.560.000,00

Biaya Produksi

B.Tetap dalam 1tahun + B.Tidak Tetap dalam 1tahun = Rp 55.800.000,- + Rp102.720.000,= Rp.158.520.000,00 /tahun : 12 bulan
=Rp 13.210.000,00 /bulan
Produksi sepatu dalam 1 tahun = 5 buah x 20 hari x 12 bulan = 1200 buah : 12 = 100

Jadi biaya produk / sepatu = Rp. 158.520.000: 1200 = Rp 132.100,-

IV. Harga Jual produk + keuntungan + PPn 10% Perkaos

Harga jual produk

Rp 132.100,-

= Rp

132.100,-

Keuntungan (30%)

= 30% x Rp. Rp 132.100,-

= Rp.

39.630,- +

Harga jual sebelum PPn

= Rp., 171.730,-

PPn

=Rp.

(10%) =10%x Rp 171.730,-

Harga jual setelah PPn

V.

17.173,-

= Rp. 188.903,-

Modal Awal

Modal awal dalam 1 tahun

= Rp 158.520.000,- : 12 bulan

Modal awal dalam 1 bulan

= Rp 13.210.000

Bunga pengembalian modal pertahun 20%

=Rp 158.520.000 x 20 %
Rp 31.704.000,- : 12 bulan

Bunga pengembalian perbulan

= Rp 2.642.000,-

Total modal yang harus di kembalikan

= Rp. 158.520.000
Rp. 2.642.000,-

=Rp.161.162.000,=
Pengembalian modal perbulan

= Rp

12 :
13.430.166,7,-

VI.

Perkiraan
a. Pendapatan Penjualan sepatu per-bulan
= 5 buah X 20 hari X Rp 188.903,- = Rp 18.890.300,
b. Pendapatan Penjualan Kaos per-tahun
12 bulan X Rp 18.890.300,-=Rp 226.683.600,c. Perkiraan Modal = 20 X 5 sepatu X Rp 132.100,- = Rp 13.210.000,d. Profit 30% per-bulan

= 30% X 20 X 5 X Rp 188.903 = Rp 5.667.090

e.PPn 10% per-bulan


d. = c+ d (Rp 13.210.000,-+ Rp 5.667.090) X 10% = Rp 1.887.709,-

BAB VI
PENUTUP
Semakin meningkatnya kebutuhan hidup kita di zaman sekarang serta persaingan yang
tidak sedikit, mendorong kita untuk lebih jeli dalam membuka suatu usaha. Selain itu kita harus
pandai-pandai mengatur keuangan agar modal yang kita keluar dapat kembali dalam waktu yang
tidak begitu lama.
Demikianlah kiranya proposal ini kami susun agar dapat kiranya di pertimbangkan oleh
pihak pemodal, harapan kami agar proposal ini dapat di setujui sehingga memungkinkan untuk
meningkatkan antara perekonomian dan dapat membuka lapangan kerja baru bagi orang lain.

LAMPIRAN
CONTOH SEPATU LUKIS