Anda di halaman 1dari 2

Kista Dermoid

Kista adalah suatu organ yang membesar dan di dalamnya berisi cairan, seperti sebuah
balon yang berisi air. Kista dermoid adalah kelainan bawaan yang timbul di daerah fusi
embrional ectoderm. Kista ini umumnya terdapat di daerah muka, terutama di daerah pinggir luar
atas tulang orbita dan pangkal hidung. Kista juga dapat timbul di abdomen, ovarium, punggung,
rafe median skrotum, dan perineum.
Kista teraba kenyal karena dindingnya merupakan bahan dermis yang liat dan isinya
penuh berupa cairan seperti minyak, kadang mengandung unsur rambut berupa lanugo. Kista
bebas dari kulit di atasnya; pada wajah, kista menempel di periosteum. Pada wanita, organ yang
paling sering menjadi kista adalah indung telur.
Epidemiologi
Kista dermoid jarang terjadi, mengenai pria dan wanita sama banyaknya, namun ada
pendapat lain yang mengatakan lebih banyak dijumpai pada pria.
Manifestasi Klinik
kista berupa nodul intrakutan atau subkutan, soliter berukuran 1-4 cm, mudah digerakkan
dari kulit di atasnya dan dari jaringan di bawahnya. Pada perabaan, permukaannya halus,
konsistensi lunak dan kenyal, dan secara makroskopis isi kista berupa material keratin yang
berlemak dengan rambut, juga kadang-kadang tulang, gigi, atau jaringan syaraf. Lokasi tumor
biasanya pada kepala dan leher, pada garis embrionik kadang juga pada ovarium. Tumor
umumnya muncul pada sumbu tengah tubuh, sisi lateral alis mata, kulit kepala, atau region
abdomen dan sakral. Tidak dilaporkan keganasan pada kista ini. Kista dermoid pada region nasal
mempunyai kemungkinan berhubungan dengan susunan saraf pusat.
Histopatologi
Tampak dinding kista berupa epidermis dengan apendiksnya yang sudah sempurna
perkembangannya, sehingga sering dijumpai adanya olikel rambut yang sudah tumbuh ke dalam

lumen kista. Sedangkan dermis mengelilingi kista, dan mengandung kelenjar sebasea, kelenjar
ekrin dan kadang-kadang apokrin,
Diagnosis Banding
Diagnosis banding kista dermoid adalah kista epitel lainnya, glioma, dan ensefalokel.
Tatalaksana
Penatalaksanaan kista dermoid yaitu eksisi total. Bila terdapat traktus sinus maka harus
dilakukan eksplorasi dan eksisi guna mencegah rekurensi.
Prognosis
Bila eksisi dilakukan secara komplit, maka hasilnya bersifat kuratif.