Anda di halaman 1dari 26

INSPEKSI SANITASI

PASAR SARI MULYO


PURWOKERTO
Kelompok 5
Lenny Rachmawati
Subhan Zainal A
Tri Wahyuningsih
Shella Puspawinaya
Irene Rosebud

G1B012008
G1B012026
G1B012032
G1B012057
G1B012091

kegiatan bagi umum yang mempunyai tempat,


sarana dan kegiatan tetap yang diselenggarakan
oleh badan pemerintah, swasta, dan atau
perorangan yang dipergunakan langsung oleh
masyarakat (Adriyani, 2005).
Karena tempat umum merupakan tempat
bertemunya segala macam masyarakat dengan
segala penyakit yang dipunyai oleh masyarakat
tersebut. Oleh sebab itu, tempat umum merupakan
tempat menyebarnya segala penyakit terutama
penyakit-penyakit
yang
medianya
makanan,
minuman, udara, dan air. Dengan demikian maka
sanitasi tempat-tempat umum harus memenuhi
syarat-syarat kesehatan dalam arti melindungi,
memelihara, dan mempertinggi derajat kesehatan
masyarakat.

Pendahuluan

Pasar merupakan tempat umum yang


sering dikunjungi masyarakat Sehingga
memungkinkan terjadinya penularan penyakit
baik secara langsung maupun tidak langsung
melalui perantaraan vektor seperti lalat
(Chandra, 2006). Oleh karena itu, sebagai
upaya meningkatkan kualitas sanitasi pasar
tradisional, Departemen Kesehatan sejak
tahun 2008 telah mengeluarkan Keputusan
Menteri
Kesehatan
Nomor:
519/Menkes/SK/VI/2008
tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pasar Sehat.

Tujuan Umum
Mengetahui kondisi sanitasi Pasar Sari Mulyo di
Kebon Dalem Purwokerto Kabupaten Banyumas
tahun 2014.

Tujuan Khusus
Kondisi sanitasi pasar ditinjau dari persyaratan
kesehatan lingkungan dan bangunan umum
Kondisi sanitasi pasar ditinjau dari persyaratan
fasilitas sanitasi
Kondisi sanitasi pasar ditinjau dari persyaratan
pendukung fasilitas sanitasi
Tingkat kelembaban dan suhu pasar, kecepatan
angin, tingkat kebisingan, dan intensitas cahaya

Identitas Pasar
Nama
: Pasar Sari Mulyo
Alamat
: Jl. KH. Moh. Syafii,
Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto
Timur.
Unit Pengelola : Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi Kabupaten
Banyumas
Tanggal Pemeriksaan
: 25 November
2014

Hasil

Nilai
Kalibrasi
: 94.2
1. Kebisingan
Hasil Pengukuran : 69.8, 70.8, 72.0, 70.3, 75.6,
68.7, 72.5, 68.0, 70.9, 72.6, 72.0, 69.6, 67.8, 67.3,
70.4, 73.8, 68.5, 70.7, 71.9, 71.0.
Rata-rata hasil
: 70.71 dB 94.2 dB = 23.49 dB
Interpretasi
:
Hasil tingkat kebisingan Pasar Sari Mulyo sebesar 23.49 dB. Hal tersebut memenuhi persayaratan
kesehatan yang sesuai dengan Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup No. KEP48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan
yang menyatakan bahwa NAB untuk kawasan
perdagangan dan jasa sebesar 70 dB.

Penilaian

2. Pencahayaan

Kalibrasi
: 002
a. Bagian tengah
Hasil Pengukuran : 003
002 = 001
b. Bagian kanan-depan
Hasil Pengukuran : 333
002 = 331

c. Bagian kanan-belakang

Hasil Pengukuran : 223


002 = 221
d. Bagian kiri-depan
Hasil Pengukuran : 080
002 = 078
e. Bagian kiri-belakang
Hasil Pengukuran : 063
Interpretasi
: Rata-rata Hasil 002
: 138.4
= 061
Hasil rata-rata tingkat intensitas
lux cahaya Pasar Sari Mulyo adalah
138.4 lux. Hasil tersebut menunjukan intensitas cahaya Pasar
Sari Mulyo memenuhi persyaratan kesehatan lingkungan pasar
menurut Kepmenkes No. 519 Tahun 2008 yang menyatakan
bahwa tingkat pencahayaan ruangan minimal 100 lux.

3. Kelembaban
Suhu
: 31C
Kelembaban : Dry Wet : (31 30) C = 1 C 92%
Dry
: 31 C
Wet : 30 C
Interpretasi
:
Suhu Pasar Sari Mulyo tidak memenuhi syarat kesehatan
sebab menurut baku mutu Keputusan Menteri Tenaga
Kerja RI No. 51/Men/1999 suhu yang dianggap nyaman
untuk suasana bekerja adalah 30C. Standar baku mutu
menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI No.
261/Menkes/SK/II/1998 di mana kelembapan yang ideal
berkisar antara 4060%. Hasil pengukuran kelembapan
Pasar Sari Mulyo berada di atas standar mutu yang telah
ditetapkan oleh keputusan menteri tersebut, yang berarti
potensial sebagai tempat pertumbuhan mikroorganisme.

4. Kecepatan Angin
Kalibrasi
: 0,00
Hasil Pengukuran : 0,03 m/s
Interpretasi :
Hasil pengukuran kecepatan angin Pasar Sari Mulyo
sebesar 0,03 m/s. Menurut Peraturan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor
374/MENKES/PER/III/2010 disebutkan bahwa hasil
tersebut termasuk dalam skala 0 yaitu angin tenang.
Angin tenang dapat mempengaruhi asap bergerak
keatas dan tidak tampak adannya gerakan pada
daun-daun.

Lembar Inspeksi

Pembahasan

dengan luas 2.600 m2, termasuk dalam pasar kelas II yang


diresmikan pada 23 Agustus 1978 oleh Gubernur Jawa
Tengah, Bapak Suparjo Rustam di Kelurahan Purwokerto
Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas.
Fasilitas yang terdapat di Pasar Sari Mulyo terdiri
dari 8 buah los, 1 buah ruko, 266 buah toko, 36 buah kios,
1 MCK, dan tempat parkir. Pasar Sari Mulyo merupakan
salah satu pasar tradisional di kawasan kota Purwokerto,
yang terdiri dari satu lantai.
Pasar terdiri dari 98 pedagang yang melaksanakan
kegiatan jual beli seperti kebutuhan sembako, bumbu
dapur, pakaian, alat rumah tangga, makanan dan
minuman, benda antik bahkan sampai kembang tujuh rupa
masih dapat kita temukan. Pasar Sari Mulyo dapat diakses
melalui pintu utama yang terletak di sebelah utara pasar. Di
depan pintu utama ini terdapat ruko-ruko yang menjadi
tempat untuk berjualan alat elektronik, pakaian, dan lainlain. Terdapat TPS di sisi selatan pasar. Selain itu Pasar
Sari Mulyo juga dapat diakses melalui pintu timur dan pintu
di sisi barat pasar yang dapat terhubung langsung dengan

a. Lokasi
Pasar Sari Mulyo
terletak di Jalan
KH. Moh Syafii
Puwokerto Lor.
Lokasi Pasar
sesuai dengan
persyaratan
kesehatan
lingkungan pasar
yaitu tidak terletak
pada daerah
rawan bencana
alam seperti
banjir dan
sebagainya.

b. Lingkungan /
halaman
Pasar Sari Mulyo
berada dalam
lingkungan yang
kurang bersih dan
tertata rapih
sebab kondisi
fisik sarana dan
prasarana pasar
tersebut sudah
mengalami
penurunan
kualitas
lingkungan dan
sanitasi, hal ini
terlihat dari
insfrastruktur
pasar yang kotor
dan kumuh.

c. Bangunan
Bangunan yang
dipakai untuk
para pedagang
adalah kios, los
dan
kelemprakan
(lesehan)
dengan
membuat
dengan
menggunakan
kayu. Los dan
kelemprakan
(lesehan)
dipasar tersebut
memiliki jarak
yang bisa dilalui
oleh orangorang yang
melakukan
aktivitas jual beli
di pasar.

d. Lantai
Konstruksi
lantai kurang
kuat,,
kebersihannya
kurang terjaga
sebab banyak
sampah
berserakkan
dan lantai
banyak yang
berlubang.
Permukaan
lantai rata dan
agak miring.

Persyaratan Kesehatan Lingkungan dan Bangunan Umum

a. Air Bersih
Tidak
terdapat air
dengan
jumlah yang
cukup yakni
40 liter
untuk setiap
pedagang,
di samping
itu air juga
tidak
memenuhi
syarat fisik

b. Jamban
dan Urinoir
Terdapat
satu kamar
mandi
dengan
kondisi
yang kotor
dan tidak
terpelihara,
dan tidak
memiliki
urinoir

c. Pembuangan
Air Limbah
Pengolahan
limbah Pasar
Sari Mulyo
dilakukan sendiri
dengan
membuat
saluran kecil
berupa selokan
namun air tidak
mengalir dengan
baik. Saluran
limbah pasar
berbentuk
saluran yang
terbuka, tidak
kedap air, dan
limbah tidak
mengalir lancar

Fasilitas Sanitasi

d. Tempat
Sampah
Tempat
sampah
yang
ditemukan
di Pasar
Sari Mulyo
kuat, tahan
karat,
namun
tidak
kedap air
dan
tertutup

a. Alat-Alat
Pembersih
Pasar Sari
Mulyo memiliki
alat-alat
kebersihan
dengan jumlah
yang cukup.
Alat-alat
pembersih
tersebut terdiri
dari sapu ijuk,
sapu lidi, kain
pel, dan ember.
Alat-alat
tersebut masih
berfungsi
dengan baik

b. Kotak
PPPK
Pasar Sari
Mulyo
memiliki 1
buah kotak
P3K,
namun
tidak
terawat
dan tidak
ditemukan
obatobatan di
dalam
kotak P3K
tersebut

Lain-Lain

c.
Pemadam
Kebakaran
Pasar Sari
Mulyo
memiliki tiga
buah alat
pemadam
kebakaran
yang masih
berfungsi dan
mudah
dijangkau,
namun
keadaannya
kurang
terawat

d.
Pengeras
Suara
Pasar Sari
Mulyo tidak
memiliki
alat
pengeras
suara
untuk
memberika
n
pegumuma
n

Dokumentasi

Tampak Depan Kantor Pasar Sari Mulyo

Kondisi Pasar Sari Mulyo

Tempat Sampah

Kotak PPPK

Alat-alat kebersihan

Alat pemadam kebakaran

Kamar Mandi

Kondisi sanitasi pasar


masih tidak sesuai jika
ditinjau dari persyaratan
kesehatan
lingkungan
dan
Kondisi
sanitasi
pasar ditinjau
dari
persyaratan
pendukung
bangunan
umum.
fasilitas sanitasi yaitu terdiri dari
alat kebersihan, kotak P3K, alat
pemadam kebakaran, dan
pengeras suara. Pasar Sari
Mulyo memiliki alat-alat
kebersihan dengan jumlah yang
cukup sebagai sarana
pendukung untuk sanitasi pasar
agar bersih dan sehat.
Sedangkan kotak P3K hanya
memiliki 1 buah, namun tidak
terawat dan tidak ditemukan
obat-obatan. Alat pemadam
kebakaran ada satu masih
berfungsi dan mudah dijangkau,
namun keadaannya kurang
terawat tetapi alat pengeras
suara tidak tersedia.

Kesimpulan

Kondisi sanitasi pasar ditinjau


dari persyaratan fasilitas
sanitasi seperti air bersih,
jamban, pembuangan air
limbah dan tempat sampah
juga masih tidak memenuhi
persyaratan yang diatur
dalam Kepmenkes No. 519
Tahun
Tingkat2008.
kebisingan Pasar Sari
Mulyo sebesar 23.54 dB.
Tingkat intensitas cahayanya
sebesar 138.4 lux. Suhu
pasar adalah 31 C dengan
tingkat kelembaban sebesar
92%, dan kecepatan angin
sebesar 0.03 m/s.

Pasar Sari
Mulyo

Sebaiknya mewajibkan kepada setiap pedagang untuk memiliki


tempat sampah sendiri yang memenuhi syarat kesehatan dan
memperbaiki sistem pengelolaan sampah sehingga memenuhi
syarat kesehatan. Membuat peraturan tentang kebersihan
pasar agar pedagang tidak membuang sampah di depan
kios/los dan memberikan sanksi kepada pedagang apabila
melanggarnya.

Mampu memberikan informasi berupa sosialisasi


maupun tindakan penyuluhan atau bimbingan terkait
pelaksanaan dan pengawasan kegiatan sanitasi kepada
petugas pasar agar kegiatan sanitasi di pasar dapat
Pemerintah
berjalan dengan baik.

Jurusan
Kesmas

Mampu mendukung kegiatan praktikum inspeksi sanitasi


tempat-tempat umum yang dilakukan mahasiswa
sebagai tambahan pengetahuan yang bermanfaat terkait
bidang sanitasi.

Saran