Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN PARTIKEL DEBU DALAM UDARA

( Metode Gravimetri )

A. Dasar Pemeriksaan
Sampel udara dilewatkan pada suatu glass fiber filter dengan ukuran pori-pori
tertentu. Pengaliran udara melalui fiber filter ini dilakukan dengan kecepatan aliran udara
dan lama waktu yang tertentu sehingga partikel debu yang ukurannya lebih besar
daripada ukuran pori-pori glass fiber. Filter akan tertahan pada glass fiber filter ini.
Dengan mengetahui berat konstan sebelum dan setelah sampling, dapat diketahui berapa
berat partikel debu yang tertahan. Kadar partikel debu udara diperhitungkan sebagai berat
partikel debu yang tertahan per volume udara yang dilewatkan pada glass fiber filter.

B. Alat dan bahan


Alat-alat :
1. Pompa sampling udara yang dilengkapi dengan filter holder ( HVAS, LVAS, atau
Personal Dust Sampler )
2. Almari Pengering / oven
3. Pinset
4. Eksikator
5. Neraca analitik
Bahan :
1. Glass fiber filter
C. Cara Kerja
1. Glass fiber filter bersama-sama dengan filter clip dikeringkan dalam almari
pengering pada suhu 105 0 C selama 30 menit, kemudian mendinginkan dalam
eksikator selama 30 menit dan selanjutnya ditimbang ( A gram )
2. Memasang filter pada filter holder
3. Melakukan sampling selama 24 jam pada kecepatan aliran udara 2 lpm.
4. Setelah sampling selesai, mengambil glass fiber filter bersama-sama filter clip dan
mengeringkan kembali dalam almari pengering dengan suhu 1050C selama 30
manit, mendinginkan dalam eksikator 30 manit dan menimbang dengan neraca
analitik ( B gram ).

D. Hasil Pemeriksaan Kadar Partikel debu Jalan Godean

1. Hari / tanggal pemeriksaan


2. Data Pemeriksaan

: Kamis, 27 November 2014


:
Berat filter sebelum ( A )
= 16,8400 gram
Berat filter sesudah ( B gram )
= 16,8405gram
Kecepatan aliran udara
= 2 lpm
Lama sampling
= 30 menit
Volume sampel udara
= 2 lpm 30 menit = 60 liter
3. Perhitungan

Kadar partikel debu

=
=
= 83,3 mg / liter

Yogyakarta, 27 November 2014


Mengetahui,
Pembimbing Praktikum,

( Sigit Sudaryanto )

( Praktikan )