Anda di halaman 1dari 4

Soal 1

1. Angka keamanan dari suatu lereng timbunan pasir di atas tanah lempung yang mengalami konsolidasi
cenderung akan:
a. Nilainya tetap, tidak bergantung waktu.
b. Nilainya semakin kecil sesuai berjalannya waktu
c. Nilainya semakin besar sesuai berjalannya waktu
d. Tidak dapat ditentukan perubahannya sebagai fungsi waktu

2. Dilihat dari metoda perhitungan stablitas lerengnya, untuk tanah non-kohesif, metode mana yang
memberikan hasil angka kemananan dengan akurasi paling baik (asumsikan digunakan jumlah
segmen/slices yang sama):
a. Ordinary Method of Slices (OMS)
b. Simplified Bishop
c. Morganstern-Price
d. Semua metoda akan menghasilkan keamanan yang sama

3. Benar atau Salah.


Diketahui suatu lapisan tanah pasir seragam dengan Dr=70% memiliki ketebalan 15 m dari muka tanah
asli. Jika SPT dilakukan pada tanah pasir ini pada kedalaman 5 m (titik A) dan pada kedalaman 10 m
(titik B), maka N-SPT (field) pada titik A akan sama dengan N-SPT(field) pada titik B.

4. Suatu lapisan tanah lempung di lapangan dengan ketebalan 10 m memiliki kohesi (c) yang seragam =
50 kPa. Jika dilakukan suatu SPT pada lapisan tanah lempung ini pada kedalaman titik 5 m (titik A) dan
10 m (titik B), maka pilih yang benar dari pernyataan berikut ini:
a. N-SPT A = N-SPT B
b. N-SPT A > N-SPT B
c. N-SPT A < N-SPT B

5. Diketahui suatu lereng galian untuk konstruki basement pada tanah lempung terkonsolidasi normal.
Kondisi kritis mana yang menentukan stabilitasnya, apakah jangka pendek atau jangka panjang.

a. kondisi stabilitas jangka panjangnya


b. kondisi stabilitas jangka pendeknya (end of construction)
c. bisa jangka panjang atau jangka pendek, disarankan mengecek keduanya.
d. keduanya tidak kritis

6. Angka keamanan dari suatu lereng yang merupakan timbunan lempung kering di atas tanah pasir
jenuh akan cenderung:
a. Nilainya tetap, tidak bergantung waktu.
b. Nilainya semakin kecil sesuai berjalannya waktu
c. Nilainya semakin besar sesuai berjalannya waktu
d. Tidak dapat ditentukan perubahannya sebagai fungsi waktu

Soal 2
Untuk sesuatu DPT yang ditunjukkan pada gambar, tentukan gaya per satuan lebar tegak lurus bidang
dinding untuk kondisi aktif Rankine. Tentukan lokasi resultante gaya ini. (Lapisan 1 = 16 kN/m3;c =0
kN/m2; =30 ; Lapisan 2 = 18 kN/m3;c =0 kN/m2; =35). Muka air tanah berada antara lapisan 1 dan
lapisan 2. Tinggi total dinding adalah 6 m, tinggi lapisan 1 adalah 3 m)

Soal 3
Suatu lereng menerus ditunjukkan di bawah ini. Ada aliran air tanah dengan MAT berhimpit dengan muka
tanah asli. Tentukan besarnya SF. ( H=6 m; =15, sat=17.8 kN/m3);c=10 kN/m2; =20).

Soal 4
Diketahui kondisi timbunan seperti gambar di bawah ini (mulai konstruksi sampai timbunan selesai dan
operasional). Gambarkna ondisi beban, tegangan, tekanan air pori ekses, kuat geser, dan angka keamanan
pada titik A sebagai fungsi waktu , seperti ditunjukkan pada gambar sebelah kanan. Timbunan tanah pasir
di atas tanah lempung NC.

Soal 5
Pada lereng soal no. 4, yang terdiri dari 2 lapisan tanah tersebut:

a. Jelaskan metoda perhitungan stabilitas lereng yang mana yang dapat digunakan untuk
menghitung angka keamanan lereng tersebut. Apakah metode friction circle dapat digunakan ?
Jelaskan alasan jawaban anda.
b. Jika ada aliran air tanah dalam lereng tersebut, bagaimana aliran air tanah tersebut
mempengaruhi angka kemanan lereng dan bagaimana tegangan efektif dalam keseimbangan
gaya-gaya pada lereng ditentukan ?
c. Jelaskan dengan lengkap prosedur yang harus dilakukan untuk menghitung angka keamanan
lereng dengan metode irisan ?

Soal 6
Pada lereng timbunan (timbunan pasir di atas tanah lempung lunak, seperti gambar 4). Diketahui tanah
pasir memiliki =1,7 ton/m3, dengan tinggi timbunan 5 m dan sudut lereng 45. Tanah lempung pondasi
merupakan tanah lempung NC dengan =1,6 ton/m3.
Hasil triaksial UU menunjukkan cu= 5 ton/m2 dan u=0;
Hasil triaksial CU menunjukkan c= 1.5 ton/m2 dan =20;
Jika digunakan OMS untuk menentukan FS segmen, katakana ditinjau segmen A (dengan sudut longsor
30)
a. Tentukan besarnya FS dari segmen A untuk kondisi stabilitas jangka pendek
b. Tentukan besarnya FS dari segmen A untuk kondisi stabilitas jangka panjang
c. Berikan komentar anda tentang penggunaan metode OMS

-Semoga SuksesEyrton C. Silaban


15010123