Anda di halaman 1dari 30

PEMENUHAN KEBUTUHAN PADA DIAGNOSA SEHAT,

MASALAH PSIKOSOSIAL, DAN GANGGUAN


KESEHATAN JIWA

By : Lela Juariah, S.Kp, MH.Kes

SETELAH

PERKULIAHAN DIHARAPKAN
MAHASISWA MAMPU MEMAHAMI DAN
MENGAPLIKASI ETIKA PADA KLIEN
DENGAN DIAGNOSA SEHAT JIWA,
MASALAH PSIKOSOSIAL DAN MASALAH
GANGGUAN JIWA

MAHASISWA

DAPAT:

MENJELASKAN ETIKA PADA DIAGNOSA SEHAT JIWA.


MENGAPLIKASIKAN ETIKA PADA DIAGNOSA SEHAT
JIWA.
MENJELASKAN ETIKA PADA KLIEN DENGAN
MASALAH PSIKOSOSIAL.
MENGAPLIKASIKAN ETIKA PADA KLIEN DENGAN
MASALAH PSIKOSOSIAL.
MENJELASKAN ETIKA PADA KLIEN DENGAN
MASALAH GANGGUAN JIWA.
MENGAPLIKASIKAN ETIKA PADA KLIEN DENGAN
MASALAH GANGGUAN JIWA.

Dalam

konsep Sehat-Sakit Jiwa, rentang


asuhan keperawatan yang diberikan pada
masalah psikiatrik terdiri dari :

rentang sehat,
rentang sehat-sakit dan
rentang sakit jiwa (gangguan)

Rentang

Usia
Usia
Usia
Usia
Usia
Usia
Usia
Usia

sehat jiwa terdiri dari :

bayi
toddler
pra sekolah
sekolah
remaja
dewasa
pra lansia
lansia

Rentang

antara sehat-sakit jiwa terdiri

dari :
Gangguan citra tubuh
Harga diri Situasional
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan

Rentang

sakit jiwa terdiri dari:

Harga Diri rendah kronis


Isolasi Sosial (ISOS)
Defisit Perawatan Diri (DPD)
Halusinasi
Perilaku Kekerasan (PK)
Waham
Resiko Bunuh Diri (RBD)

Keperawatan Kesehatan Psikiatrik

suatu bidang spesialisasi praktik keperawatan


yang menerapkan
teori perilaku manusia
sebagai ilmunya
dan
penggunaan diri secara terapeutik
sebagai kiatnya.
(ANA : American Nurse Association)

Sehat

jiwa Berfungsinya kepribadian

individu secara harmonis dan menyeluruh.


(WHO)
Kondisi

yang memungkinkan
perkembangan fisik, intelektual,
emosional secara optimal &
perkembangan ini selaras dengan orang
lain. (UU Kes.Jiwa No.3 Th.1966)

Menyesusaikan

diri secara konstruktif pada


kenyataan, walaunpun kenyataanya sangat
buruk.
Memperoleh kepuasan dari usahanya
Merasa lebih puas memberi daripada
memerima
HAM saling tolong dan memuaskan
Menerima kekecewaan sebagai pelajaran
Mempunyai kasih sayang
Mengarahkan rasa bermusuhan pada
penyelesaian yang kreatif & konstruktif

Sikap positif terhadap diri sendiri


@ menerima diri
@ sadar diri
@ Objektif
@ merasa berarti
Tumbuh, kembang dan aktualisasi
@ berfungsi optimal
@ adaptif
Memiliki integritas (keseimbangan)
@ ekspresi & represi
@ ego yang kuat (stress & koping)
@ luar dan dalam

Memiliki otonomi
@ keseimbangan ketergantungan & kemandirian
@ tanggung jawab terhadap diri sendiri
@ menghargai otonomi orang lain
Memiliki persepsi realita
@ mau berubah ssi pengetahuan baru
@ empati serta menghargai sikap & perasaan
orang lain
Menguasai lingkungan
@ adaptif terhadap lingkungan
@ dapat mengatasi kesepian, agresif & frustasi

Penekanan

utamanya pada memberikan


stimulus pada kelompok agar sesuai
dengan tugas perkembangan
psikososialnya melalui komunikasi
terapeutik
Bentuk :
Penyuluhan kesehatan
Pelatihan stimulasi tumbuh-kembang

Setiap

individu memiliki masalah yang


berbeda dengan tingkatan yang bervariasi.
Masalah Psikososial masalah yang sangat
dekat dengan kehidupan sehari-hari dan
sering terjadi pada individu, dimana masalah
tersebut terkait dengan kehidupan sosialnya

Kunci

utama dalam menyelesaikan masalah


psikososial memperkuat mekanisme
koping adaptif individu agar masalah dapat
terselesaikan.
Penekanan utamanya pada peguatan
mekanisme koping individu yang berorientasi
pada tugas (task oriented).

Bentuk

terapi yang diberikan perawat pada


klien dengan masalah psikososial terapi
komunikasi yang difokuskan pada
peningkatan mekanisme koping individu
untuk dapat beradaptasi dengan kondisinya.
Bentuknya:

Penyuluhan kesehatan
Penguatan mekanisme koping
Merubah perilaku maladaptif ke perilaku adaptif

Masalah Kesehatan Jiwa Masalah yang terkait


dengan gangguan psikologis individu yang sudah
menyimpang perilakunya.
Dalam konsep sehat-sakit jiwa, gangguan jiwa
merupakan suatu kondisi dimana individu sudah
berada pada rentang respon yang mal adaptif,
antara lain:

HDR Kronis
Isolasi Sosial
Hallusinasi
Defisit Perawatan Diri
Perilaku Kekerasan
Waham
Resiko Bunuh Diri

Masalah

Kesehatan jiwa yang utama terbagi


menjadi 2 bentuk:

Depresif: HDR, ISOS, KPD


Maniak: Halusinasi, PK, Waham
Resiko Bunuh Diri berada antara keduanya.

Inti

dari asuhan keperawatan pada klien


dengan gangguan jiwa klien mampu
berorientasi pada realita melalui proses
komunikasi terapeutik.

Bentuk

terapi yang diberikan perawat pada


klien dengan gangguan jiwa terapi
komunikasi yang difokuskan pada
peningkatan kemampuan individu untuk
mampu berorientasi terhadap diri dan
lingkungannya

Terdiri

dari :

Menampilkan

kehadiran fisik
Menampilkan kehadiran psikologis
Menunjukan perilaku empati

BERHADAPAN,

ARTI DARI POSISI INI


ADALAH SAYA SIAP UNTUK ANDA
MEMPETAHANKAN KONTAK MATA
MEMBUNGKUK KE ARAH KLIEN
MEMPERTAHANKAN SIKAP TERBUKA
TETAP RELAKS

DAPAT

MUNCUL DALAM DUA DIMENSI :

DIMENSI

RESPONSIF
DIMENSI TINDAKAN

IKHLAS

PERAWAT MENYATAKAN MELALUI


KETERBUKAAN, KEJUJURAN, KETULUSAN DAN
BERPERAN AKTIF, TIDAK PURA- PURA, SPONTAN.
MENGHARGAI MENERIMA KLIEN APA ADANYA,
TIDAK MENGHAKIMI, MENGKRITIK, MENGHINA.
EMPATI KEMAMPUAN MASUK DALAM
KEHIDUPAN KLIEN AGAR DAPAT MERASAKAN
PIKIRAN DAN PERASANNYA.
KONKRIT PERAWAT MENGGUNAKAN
TERMINOLOGI YANG KONKRIT, BUKAN ABSTRAK

1.

2.

3.

4.
5.

KONFRONTASI EKSPRESI PERASAAN PERAWAT


MENGENAI PRILAKU KLIEN YANG TIDAK SESUAI.
KESEGERAAN PERAWAT SENSITIF TERHADAP
PERASAAN KLIEN DAN BERKEINGINAN MEMBANTU
DENGAN SEGERA
KETERBUKAAN PERAWAT PERAWAT MEMBUKA DIRI
TENTANG PENGALAMAN YANG BERGUNA UNTUK
TERAPI KLIEN
EMOTIONAL CATHARSIS KLIEN DIMINTA BICARA
TENTANG HAL YANG SANGAT MENGGANGGU DIRINYA
BERMAIN PERAN MELAKUKAN PERAN PADA SITUASI
TERTENTU, KLIEN BELAJAR PRILAKU BARU PADA
SITUASI YAN AMAN.

MEMPERKENALKAN

DIRI PADA KLIEN


KEPALA DAN BADAN MEMBUNGKUK KEARAH
KIEN
RESPON VERBAL TERHADAP PENDAPAT KLIEN
KONTAK MATA DAN BERESPON PADA TANDA
NONVERBAL KLIEN
TUNJUKKAN PERHATIAN, KEHANGATAN DAN
MINAT MELALUI EKSPRESI WAJAH
NADA SUARA KONSISTEN DENGAN EKSPRESI
WAJAH DAN VERBAL

Suhaemi, Mimin. 2004/ Etika Keperawatan: Aplikasi pada Praktik. Jakarta: EGC.
Sumijatun.2011. Membudayakan Etika dalam Praktek Keperawtan. Jakarta: Salemba Medika.
Bishop&Scudder. 2006. Etika Keperawatan:Praktik Asuhan Holistik.Jakarta: EGC
Ermawati, dkk. 2006. Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Masalah Psikososial.Jakarta:Agung Wijaya.
Ermawati, dkk. 2006. Asuhan Keperawtan Jjiwa Dengan Gangguan Jiwa. Jakarta: Agung Wijaya.