Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

HIPERTENSI

Disusun Oleh :
Kelompok E

AKADEMI KEPERAWATAN SETIH SETIO


MUARA BUNGO
2014-2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN


HIPERTENSI
POKOK BAHASAN

: Hipertensi

SUB POKOK BAHASAN

: Pengertian Hipertensi, penyebab Hipertensi, tanda dan gejala


Hipertensi, jenis penyakit Hipertensi, penanganan bila terjadi
Hipertensi, obat tradisional untuk penyakit Hipertensi

SASARAN

: Masrarakat Rt 06 dusun Talang Pantai

HARI/TANGGAL

: Kamis, 25 Desember 2014

WAKTU

: 20 Menit

TEMPAT

: Balai Desa Talang Pantai

PENYULUH

: Mahasiswa Akper Setih setio

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan tentang Hipertensi warga dapat
memahami dan mengerti secara umum tentang penyakit Hipertensi
B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah penyuluhan kesehatan tentang Hipertensi
peserta mampu :
-

Menyebutkan pengertian Hipertensi

Menyebutkan penyebab Hipertensi

Menyebutkan faktor resiko dari Hipertensi

Menyebutkan tanda dan gejala Hipertensi

Menyebutkan komplikasi Hipertensi

Pencegahan Hipertensi

Menyebutkan penatalaksanaan dari Hipertensi

C. STRATEGI PELAKSANAAN
a. Metoda
-

Ceramah

Tanya jawab

b. Media
-

Leaflet

Poster

Power Poin

D. PENGORGANISASIAN
Moderator

:Nivea Ferawati

Penyuluh

:Yongky Putra Utama

Fasilitator

:Adi Setiawan
Ali Rasad
Rido Alfian
Feby Shirly Nawati
Maria Ulva
Nunung Ribut D
Puteri Novi Andini
Sari Yulianis
Siska Fitriani

Dekomentasi

:Randa Fahlevi

E. SETING TEMPAT

Penyaji

Audiens

Pembimbing

F. PROSES PELAKSANAAN
NO
1

TAHAP
KEGIATAN PERAWAT
KEGIATAN
pendahuluan 1. Mengucapkan salam pembuka

KEGIATAN
PESERTA
1. Menjawab salam

2. Perkenalan diri

2. Mendengarkan

3. Menjelaskan latar belakang

3. Menjawab

pokok permasalahan
4. Menggali pengetahuan keluarga

WAKTU
3 menit

pertanyaan yang di
berikan

tantang pokok permasalahan


5. Kontak waktu penyuluhan
6. Membagikan leaflet
2.

3.

penyajian

evaluasi

Menjelaskan tentang
1. Definisi Hipertensi
2. Jenis hipertensi
3. Penyebab Hipertensi
4. Tanda dan gejala Hipertensi
5. Komplikasi Hipertensi
6. Pencegahan Hipertensi
7. Penatalaksanaan Hipertensi
1. Mengulang materi yang telah

Mendengarkan

10 menit

penjelasan

1. mendengarkan

5 menit

dijelaskan
2. Menanyakan hal - hal yang

2. bertanya

penting.
3. Memberi pertanyaan
4.

penutup

1. Memberi kesimpulan
2. Salam penutup

3. menjawab
ceramah

2 menit

G.EVALUASI

H.

LAMPIRAN MATERI
MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian Hipertensi
Hipertensi adalah terjadinya kenaikan tekanan darah sistolik (atas) 140 atau lebih
dan tekanan diastolic ( bawah) 90 atau lebih. Disebut Hipertensi apabila beberapa kali
pengukuran tekanan sistolik menetap 140 mmHg atau lebih dan tekanan diastolic 90
mmHg atau lebih.

B. Jenis Hipertensi
1. Hipertensi Ringan: jika tekanan darah sistoliknya 140 159 mmHg
2. Hipertensi Sedang: jika tekanan darah sistoliknya 160 179 mmHg
3. Hipertensi Berat: jika tekanan darah sistoliknya 180 209 mmHg
4. Hipertensi Sangat Berat: jika tekanan darah sistoliknya lebih dari 210 mmHg

C. Penyebab Hipertensi
1. Penyebab hipertensi yang tidak dapat diubah :
a. Usia : Semakin tua seseorang, semakin besar kemungkinan ia akan mengalami
tekanan darah tinggi, terutama meningkatkan pembacaan sistolik. Hal ini
terutama disebabkan oleh arteriosklerosis, atau "pengerasan pembuluh darah."
b. Ras : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa orang Amerika Afrika
mengalami penyebab tekanan darah tinggilebih tinggi daripada Kaukasia.
c. Status sosial ekonomi : tekanan darah tinggi ditemukan lebih umum di antara
kelompok sosial ekonomi yang kurang berpendidikan dan lebih rendah.
d. Riwayat keluarga (keturunan) : Kecenderungan untuk memiliki tekanan darah
tinggi muncul untuk berjalan dalam keluarga yang pernah menderita.
e. Gender : Umumnya pria memiliki kemungkinan lebih besar meningkatnya
tekanan darah tinggi daripada wanita. kemungkinan ini bervariasi menurut
umur dan di antara berbagai kelompok etnis.
2. Faktor-faktor penyebab hipertensi yang dapat diubah :
a. Obesitas : Seiring dengan peningkatan berat badan, tekanan darah
meningkat. Obesitas didefinisikan sebagai memiliki indeks massa tubuh (BMI)
lebih besar dari 30 kg/m. Orang yang obesitas dua sampai enam kali lebih
mungkin untuk mengalami tekanan darah tinggi daripada orang-orang yang
berat badannya dalam kisaran yang sehat.

b. Sensitivitas garam : Beberapa orang memiliki sensitivitas tinggi terhadap


natrium (garam), dan meningkatkan tekanan darah mereka jika mereka
menggunakan garam. Mengurangi asupan natrium cenderung penyebab darah
tinggi/ hipertensi.
c. Alkohol : Minum lebih dari 1-2 minuman alkohol per hari cenderung
meningkatkan tekanan darah pada mereka yang sensitif terhadap alkohol.
d. Pil KB (penggunaan kontrasepsi oral): Beberapa wanita yang minum pil KB
mengalami tekanan darah tinggi.
e. Kurangnya latihan (aktivitas fisik): gaya hidup memberikan kontribusi
terhadap perkembangan obesitas dan tekanan darah tinggi.
f. Obat-obatan: Obat-obatan tertentu, seperti amfetamin (stimulan), pil diet/obat
pelangsing, dan beberapa obat yang digunakan untuk gejala flu dan alergi
seperti pseudoefedrin, cenderung menaikkan tekanan darah sehingga dikatakan
sebagai faktor penyebab hipertensi.

D. Tanda dan Gejala


1. Sakit kepala , pusing dan terasa berat pada tengkuk
2. Nggliyer
3. Sukar tidur
4. Mata berkunang-kunang
5. Telinga berdenging
6. Rasa mual dan muntah
7. Kadang mimisan
8. Mudah tersinggung

E. Komplikasi Hipertensi
1. Stroke
2. Gangguan Ginjal : banyak kencing
3. jantung : cepat lelah

F. Cara pencegahan dan perawatan Hipertensi


1. Cegah gemuk
2. Batasi pemakaian garam

3. Tidak merokok
4. Hindari minum kopi yang berlebihan
5. Perbanyak makan buah-buahan
6. Lakukan olah raga secara teratur
7. Hindari/ atasi stress
8. Periksa tekanan darah secara teratur , terutama jika dikenali ada tanda-tanda
kenaikan darah. Cek tensi teratur/bulan (bila umur >40th)

Makanan yang harus diperhatikan


1. Kopi dikurangi
2. Rokok dihindari
3. Garam ( 3 gr/ hari atau 1 sendok the sehari )
4. Telur cukup 1 butir perhari
5. Susu maksimal gelas perhari
6. Hindar daging kambing, sapi , kerbau, babi dll
7. kurangi makanan berlemak

G. PENGOBATAN
Pengobatan dini hipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi
1. Pengobatan Farmakologis: dengan menggunakan obat dengan resep
2. Pengoabatan Non Farmakologis: tanpa menggunakan obat
a. Mengurangi asupan garam dan lemak
b. Mengurangi asupan alcohol
c. Berhenti merokok
d. Menurunkan berat badan bagi yang kegemukan
e. Olah raga teratur seperti: Jogging, Jalan cepat, Bersepeda, Berenang
f. Menghindari ketegangan
g. Istirahat

H. PENGOBATAN TRADISIONAL UNTUK HIPERTENSI


1. Buah Mentimun
2. Buah Belimbing
3. Daun Seledri

Cara Membuat Obat Tradisonal dari Bahan ketimun dan blimbing


1. kg buah ketimun / belimbing cuci hingga bersih
2. Kupas kulitnya kemudian diparut
3. Saring airnya kemudian diminum
4. Lakukan setaip hari kurang lebih 1kg untuk 2 minum sekali perhari

DAFTAR PUSTAKA

1. Soeparman, dkk.1987, Ilmu Penyakit Dalam, Jilid edisi 2 UI , Jakarta


2. Djarwoto, B----, Pengobatan Hipertensi, Bagian UPD FK UGM, Yogyakarta