Anda di halaman 1dari 16

ARSITEKTUR BRUTALISME

Sejarah Perkembangan Arsitektur Dunia


Periode Modern Akhir
Penyusun : Putut Anggoro
NIM I0213072

ARSITEKTUR BRUTALISME
Arsitektur Brutalisme muncul dan
berkembang tahun 1950 1970. Arsitek
yang mempelopori yaitu Le Corbuzier
dan Ludwig Mies van Der Rohe.
Kata Brutalisme berasal dari
Perancis dan memiliki arti Beton Brut /
Beton Kasar , beton mentah.

Gambar 1.1 Robart Library

Bangunan brutalis umumnya


dibangun dengan membentuk
blockish, geometris, dan bentuk
berulang, dan sering juga mengulang
bentuk tapi tanpa adanya ornamen.

Tidak semua bangunan brutalis dibuat dari beton, Namun bangunan dapat
mencapai mutu dan ciri brutalis dengan menggunakan bahan yang keras pada
fasad dan material struktur bangunan, seperti kaca, baja, batu kasar dll.
Desain brutalis pada awalnya mendapatkan banyak kritik sebagai gaya
yang merusak pemandangan seperti barang rongsokan, karena gaya ini identik
dengan beton.meskipun demikian pada perkembanganya, bangunan brutalisme
menjadi lebih dihargai oleh masyarakat karena keunikan tampilan bangunannya
yang menyolok dan menarik.

BANGUNAN BRUTALISME
ROBART LIBRARY UNIVERSITY OF TORONTO
Bangunan Brutalisme
memiliki bentuk yang
cenderung Geometris dan
berulang seperti pada denah
dan perspektif bangunan ini.
Beton diekspos dan
mendominasi struktur dan
fasad pada bangunan
brutalisme.
Kesan kaku dan keras
begitu terlihat pada bangunan
brutalisme University Of toronto
Library karena struktur
materialnya yang banyak
menggunakan Bahan beton.

Gambar 2.2 Denah Bangunan

Gambar 2.1 University of Toronto Libraries

Gambar 2.3 Perspektif Bangunan

Fasad

Gambar 2.4 Tampak Samping Bangunan

Ciri lain dari bangunan


brutalisme adalah meskipun
bentuknya kaku dn keras namun
memiliki bentuk bentuk yang unik
tidak seperti bangunan modern
yang cenderung kubistis dan
monoton meskipun memiliki struktur
yang mirip yaitu beton .
Bentuk yang geometris dan
diuang ulang pada fasad
bangunan seperti pada bangunan
University Of Toronto ibraries.
Bentuk bentuk geometris
diterapkan dan dimainkan sebagai
keindahan dan estetika bangunan.

Gambar 2.5
Jendel kaca dan bentuk geometris

Interior

Interior pada
bangunan University Of
toronto Libraris yang
merupakan bangunan
bergaya Brutalisme diekspos
bahan dan struktur
betonnya,
Interior bangunan
memiliki kejujuran dan
kejelasan pada material
strukturnya yaitu beton
sehingga kesan brutalisme
begitu nampak jelas di
dalamnya.
Dinding dan langit
langit terkesan keras dan
berat.

Gambar 3.1 langit - langit di dalam bangunan

Gambar 3.2 Ruang dalam bangunan


Gambar 3.3 Ruang dalam bangunan

10

Gambar 3.4 Ruang penyimpanan buku

Interior bangunan ini juga memiliki nilai estetis dari desain interior
dan lightingnya. Perpaduan unsur beton dan bahan lainya seperti kayu
dan besi/baja terdapat di dalamnya karena brutalisme sendiri tidak
terpaku pada bahan utamanya yaitu beton saja namun juga
pemakainan bahan lainya akan menambah keindahan dan kekerasan
pada unsur brutalisme itu sendiri.
Meskipun materialnya keras namun fungsi dari bangunan ini
sendiri tidaklah hilang ataupun tidak nyaman , bangunan yang
digunakan sebagai perpustakaan Universitas ini tetap berfungsi
dengan baik .
6

11

ROBART LIBRARY
UNIVERSITY OF TORONTO
Robart Library
merupakan
perpustakaan pusat
milik Jurusan Sosial dan
humaniora universitas
Toronto di Amerika
Utara, dan merupakan
perpustakaan terbesar
di Universitas Toronto.
Perpustakaan ini
dibangun tahun 1968
dan selesai tahun 1973.
Gambar. Ruang penyimpanan buku

Bangunan ini didesain oleh arsitek Mathers dan Haldenby,


Gedung perpustakaan ini adalah salah satu contoh yang paling
signifikan dari arsitektur brutalist di Amerika Utara . Struktur utama
bangunan yang menjulang tinggi berbentuk segitiga sama sisi dan
menggunakan pola geometris segitiga. Terdapat lebih dari 4,5 juta
buku dan 4,1 juta jenis bacaan lainya.

Bangunan ini terdiri


dari 3 bagian utama. Luas
seluruh bangunan ini kurang
lebih 12000 m2. Bangunan ini
memiliki panjang sama
seperti panang lapagan
bola Kanada dari gawang
ke gawang.

Gambar. 3 bagian utama bangunan

Gambar. Jendela bangunan

Bangunan ini terdir dari 3 bagian. Bagian tengah


menghadap Barat, dan dua bagian sisinya masing masing
menghadap Timur Laut dan Tenggara. Bingkai jendela pada
bangunan ini menggunakan material baja, sedang bagian fasad
yang masive menggunakan beton.

Bagian tengah
banguan berbentuk segita
sama sisi. Bentuk geometri
ini tanpa ornamen namun
penggunaan dan
penematan model jendela
yang kotak menonjol
memberikan kesan ringan
dan menghilangkan
kemonotonan.
Gambar. Bagian sudut bangunan

Penyusunan jendela
dan bentuk jendela yang unik
menjadi salah satu ciri dari
arsitektur brutalisme dimana
pada umumnya bangunan
memiliki bentuk yang unik.

Gambar. Jendela bangunan

DAFTAR ISI
Halaman Judul / Cover...........................................................................................1
Kata Pengantar...................................................................................................... 2
Daftar Isi.................................................................................................................. 3
Arsitektur Brutasisme ............................................................................................ 4
Robart Libraries ................................................................................................... 5,6
Bangunan Brutalisme robart Library........................................................... 7
Fasad. ........................................................................................................ 8, 9
Interior ........................................................................................................ 10,11
Kesimpulan........................................................................................................... 12
Daftar referensi...................................................................................................... 13

10

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah melimpahkan rahmatnya sehingga saya dapat menyelesaikan
penyusunan buku yang berjudul Arsitektur Brutalisme Robart Librarys
ini. Tak lupa ucapan terimakasih saya sampaikan kepada teman teman
yang telah memberikan referensinya sehingga saya dapat menyusun
buku ini dengan informasi yang tepat.
Buku yang berjudul Arsitektur Brutalisme Robart Library ini berisi
informasi informasi yang dibutuhkan untuk kalangan pemula maupun
arsitek yang ingin mempelajari sejarah dan corak bangunan yang
bergaya Brutalisme.
Buku ini dilengkapi dengan gambar gambar yang jelas dan
menarik sehingga pemaca dapat mengenali secara visual bangunan
yang ada.akhirnya penulis mengucapkan terimakasih dan semoga buku
ini dapat bermanfaat.
Surakarta, 9 Desember 2014
Putut Anggoro,
11

KESIMPULAN

Arsitektur Brutalisme yang merupakan bagian dari Arsitektur


Modern Akhir dimana bangunan ini memiliki ciri bangunan yang
khas yaitu terletak pada fasad bangunan yaitu bentuk

bangunannya yang unik karena akibat bosan dengan gaya modern


yang simpel. Dan pada material penyusun menggunakan bahan
Beton yang dieksos secara jelas dan penggunaan material
material yang kerasseperti batu, baja dan besi.
Bentuk bentuk yang unik menutupi kesan bangunan yang

sempat dianggap rongsokan dan tidak bernilai karena tampak


seperti beton polos. Pada bangunan brutalisme tidak digunakan
ornamen ornamen karena para arsitek brutalis menggangap
sesuatu yang simpel itu indah.

12

12

DAFTAR REFERENSI

http://leoniassetica.blogspot.com/2010/01/arsitektur-brutalisme.html
http://fdanbdanp.blogspot.com/2012/01/arsitektur-brutalisme.html
http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/ydnugra/2011/06/13/arsitektur-brutalis/
http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/318

http://dedekbaskom.blogspot.com/2009/11/arsitektur.html
https://www.google.com/search?q=arsitektur+brutalisme

13

13

14

ARSITEKTUR BRUTALISME

Sejarah Perkembangan Arsitektur Dunia


Periode Modern Akhir
Penyusun : Putut Anggoro
NIM I0213072

15

13

ARSITEKTUR BRUTALISME
Brutalisme adalah gaya arsitektur sebagai
pembaharuan arsitek, berkembang pada tahun 19501970.Awal gayanya sebagian besar diilhami oleh Le
Corbuzier & Ludwig Mies van der Rohe. Istilah brutalisme
sendiri berasal dari bahasa Prancis yang artinya brut
Beton kasar/beton mentah.Bangunan Brutalis umumnya
dibentuk dengan blockish,geometris, dan bentuk
berulang tanpa adanya ornamen.

16