Anda di halaman 1dari 4

Perkembangan Fisik Laki-Laki dan Perempuan

Saat seorang anak memasuki masa remaja atau masa pubertas, terjadi
perkembangan pada fisik and memiliki kemampuan untuk bereproduksi. Pada
masa pubertas, hormon seseorang menjadi aktif dalam memproduksi 2 jenis
hormon yaitu :
1. FSH (Follicle Stimulating Hormone)
2. LH (Luteinzing Hormone)
Pada anak perempuan, kedua hormon tersebut akan merangsang pertumbuhan
ekstrogen and progesteron yang merupakan 2 jenis hormon kewanitaan.
Sedangkan pada anak laki-laki, LH akan merangsang pertumbuhan testosteron.
Pada masa pubertas, tubuh laki-laki ataupun perempuan akan mengalami
perubahan. Perubahan yag pertam(primer) terjadi dalam tubuh. Perubahan
tsebut mungkin pada laki-laki dan perempuan pada masa puber dapat
menghasilkan bayi. Perubahan utama diiringi perubahan sekunder atau
perubahan fisik yang cirri-cirinya tampak pada manusia.
Perkembangan fisik laki-laki pada masa pubertas, seorang laki-laki telah dianggap
memasuki masa puber jika pada tubuhnya terjadi perubahan, antara lain sebagai
berikut:
-Tubuh laki-laki menonjolkan garis-garis lurus and tegak yang dianggap
melambangkan keperkasaan and kekuasaan
-Suara besar and ada jakun pada leher

-Bahu lebar (bentuknya kotak)


-Dada lapang
-Kaki tegak lurus and sering terlihat otot-ototnya
-Lengan and tangan relatif keras and berotot
-Bulu rambut lebih gampang tumbuh di muka seperti kumit, cambang and jenggot
-Alat kelamin berada di luar rongga tubuh
-Suara besar
-Tumbuh jakun
-Pertumbuhan penis dan kantung zakar
-Ereksi dan ejakulasi
-Badan berotot
Perkembangan fisik perempuan pada masa pubertas, seorang perempuan telah
dianggap memasuki masa puber jika pada tubuhnya terjadi perubahan, antara
lain sebagai berikut:
1. Pada anak perempuan, perubahan fisik pubertas dimulai pada usia sekitar 10
atau 11 tahun. Sebagian besar memperlihatkan beberapa tanda perkembangan di
usia 13 tahun dan cenderung tak ada perubahan selanjutnya setelah usia 16
tahun.

Pubertas terjadi lebih awal dari yang terjadi di masa lalu. Di tahun 1980, sebagian
besar anak perempuan mendapat menstruasi pertamanya di usia 15 tahun, saat
ini menstruasi dimulai pada usia 12-13 tahun.
2. Perubahan tubuh wanita disebabkan oleh kerja dua hormon, estrogen dan
progesteron. Belum diketahui apa penyebab hipotalamus mulai melepas GmRH,
hormon pemicu pubertas, tapi faktor sosial dan psikologis, serta pola makan turut
berperan.
3. Tanda pertama pubertas adalah berkembangnya payudara, lalu rambut mulai
tumbuh di daerah ketiak dan pubis. Rambut kaki menebal dan bentuk tubuh
berubah, dengan penambahan lemak tubuh. Rambut dan kulit mulai berminyak,
yang dapat menimbulkan jerawat. Akhirnya menstruasi (haid) dimulai. Anak
perempuan merasa dapat merasa lelah, serta memiliki suasana hati yang
berubah-ubah, dan perasaan sensitif.
4. Tinggi Badan
Anak perempuan mencapai setengah tinggi dewasanya tepat sebelum ulang
tahun kedua mereka; pertumbuhan cepat saat pubertas dimulai dua tahun lebih
cepat pada anak perempuan daripada laki-laki
5. Rambut Ketiak berbulu

6. Perkembangan Payudara
Daerah di sekitar puting membesar dengan sejumlah kecil jaringan payudara di
dalamnyaPertumbuhan rahim dan vagina

Atau
-Tubuh perempuan lebih menonjolkan garis-garis melingkar, bulat, and sering
dianggap sebagai lambing kasih sayang, kelembutan, and perasaan aman
-Suara kecil and ringan, leher rata
-Bahu relatif kecil and melengkung
- Dada membesar ke depan
- Pinggang kecil tapi tulang pinggul lebih besar and membulat
- Paha Pinggang kecil tapi tulang pinggul lebih besar and membulat besar and kaki
meruncing ke bawah
- Lengan and tangan relatif lembut and lemas
- Rambut di muka relatif tidak mudah tumbuh
- Alat kelamin tersembunyi di dalam rongga tubuh