Anda di halaman 1dari 10

DERMATITIS NUMULAR

Ilham Wahyudi Soamole-FK UMI, Ferdinandes Solo-FK UNHAS,


Dian Kartika Sari Dewi-FK UNHAS

I.

PENDAHULUAN

wanita, onsetnya pada usia antara 55

Dermatitis adalah peradangan pada


kulit yang merupakan respon terhadap
pengaruh faktor eksogen dan atau faktor
endogen,
berupa

menimbulkan
efloresensi

kelainan

yang

klinis

polimorfik

(eritema, edema, papul, vesikel, skuama,


likenifikasi)

dan

keluhan

gatal.

Tanda

polimorfik tidak selalu timbul bersamaan,


bahkan

mungkin

hanya

menjadi

kronis.

Nama

lain

dari

dermatitis nummular adalah ekzem diskoid,


ekzem

numular,

nummular

eczematous

dermatitis. Terdapat beberapa klasifikasi


dermatitis berdasarkan lokasi kelainan,
penyebab, usia, faktor konstitusi.1,2,3
Dermatitis numular merupakan suatu
peradangan dengan lesi yang menetap,
dengan

keluhan

gatal,

yang

ditandai

dengan lesi berbentuk uang logam, sirkular


atau lesi oval berbatas tegas, umumnya
ditemukan pada daerah tangan dan kaki.
Lesi awal berupa papul disertai vesikel
yang biasanya mudah pecah.1,4,5,6
II.

usia 1 tahun, hanya sekitar 7 dari 466


anak

yang

menderita

dermatitis

numular dan frekuensinya cenderung


meningkat

sesuai

dengan

peningkatan umur.5,6,7,8
III. ETIOLOGI
Penyebabnya sampai saat ini
belum diketahui. Namun demikian
banyak

faktor

predisposisi,

baik

predisposisi primer maupun sebagai


predisposisi sekunder telah diketahui
sebagai agen etiologi. Staphylococci
dan micrococci diketahui

sebagai

penyebab

melalui

langsung

mekanisme hipersensitivitas. Namun


demikian, perannya secara patologis
belum

juga

beberapa

diketahui.

kasus,

emosional,

Dalam

adanya

tekanan

lokal

seperti

trauma

gigitan serangga dan kontak dengan


bahan

kimia

mungkin

dapat

mempengaruhi timbulnya dermatitis

EPIDEMIOLOGI
Dermatitis

anak-anak, jarang muncul dibawah

beberapa

(oligomorfk). Dermatitis cenderung residif


dan

dan 65 tahun. Penyakit ini jarang pada

numular, tetapi bukan merupakan


numular

angka

kejadiannya pada usia dewasa lebih


sering pada laki-laki dibandingkan

penyebab

utama.

Penyakit

ini

umumnya cenderung meningkat pada


musim

dingin,

juga

dihubungkan
1

dengan kondisi kulit yang kering dan

menderita dermatitis numularis. Suatu

frekuensi mandi yang sering dalam

penelitian

sehari akan memperburuk kondisi

adanya

penyakit ini. 2,5,6,9

menyebabkan

juga
peran

mengidentifikasi
neurogenik

yang

inflamasi

pada

dermatitis numular dan dermatitis


IV.

PATOFISIOLOGI

atopik dengan mencari hubungan

Dermatitis numular merupakan


suatu kondisi yang terbatas pada
epidermis dan dermis saja. Hanya
sedikit diketahui patofisiologi dari
penyakit ini, tetapi sering bersamaan
dengan kondisi kulit yang kering.
Adanya fissura pada permukaan kulit
yang

kering

dan

gatal

dapat

menyebabkan masuknya alergen dan


mempengaruhi
peradangan
penelitian

terjadinya
pada

kulit.

menunjukkan

Suatu

dermatitis

numularis meningkat pada pasien


dengan usia yang lebih tua terutama
yang sangat sensitif dengan bahanbahan pencetus alergi. Barrier pada
kulit yang lemah pada kasus ini
menyebabkan

peningkatan

untuk

terjadinya dermatitis kontak alergi


oleh bahan-bahan yang mengandung
metal.

Karena

pada

dermatitis

numular terdapat sensasi gatal, telah


dilakukan penelitian mengenai peran
mast cell pada proses penyakit ini dan
ditemukan

adanya

peningkatan

jumlah mast cell pada area lesi


dibandingkan

area

yang

tidak

mengalami lesi pada pasien yang

antara mast cell dengan saraf sensoris


dan

mengidentifikasi

distribusi

neuropeptida pada epidermis dan


dermis dari pasien dengan dermatitis
numular.

Peneliti

mengemukakan

hipotesa bahwa pelepasan histamin


dan mediator inflamasi lainnya dari
mast cell yang kemudian berinteraksi
dengan

neural

C-fibers

dapat

menimbulkan gatal. Para peneliti juga


mengemukakan bahwa kontak dermal
antara mast cell dan saraf, meningkat
pada daerah lesi maupun non lesi
pada penderita dermatitis numular.
Substansi P dan kalsitonin terikat
rantai peptide meningkat pada daerah
lesi dibandingkan pada non lesi pada
penderita

dermatitis

numular.

Neuropeptida ini dapat menstimulasi


pelepasan

sitokin

memicu

timbulnya

Penelitian

lain

lain

sehingga
inflamasi.

telah menunjukkan

bahwa adanya mast cell pada dermis


dari

pasien

dermatitis

numular

menurunkan aktivitas enzim chymase,


mengakibatkan
kemampuan

menurunnya
menguraikan

neuropeptida dan protein. Disregulasi


ini dapat menyebabkan menurunnya
2

kemampuan enzim untuk menekan

Bentuk numular (seperti koin).

proses inflamasi.5,6,8

Terutama

pada

tangan

dan

kaki.
V.

GEJALA KLINIS
Gejala gejala yang umum, antara

lain: 2,6,10
o Timbul rasa gatal
o Luka kulit yang antara lain makula,

Umumnya menyebar.
Lembab

dengan

permukaan

yang keras.
o Kulit bersisik atau ekskoriasi.
o Kulit yang kemerahan atau inflamasi.

papul, vesikel, atau tambalan :

* Gambar 1 : Merah, Lesi dermatitis numularis pada mata kaki.

** Gambar 2 : Lesi yang khas berbentuk koin dari dermatitis numularis pada tangan dari
penderita.

Gambaran diatas dapat disimpulkan ada 3

ke kaki yang lain, lengan dan sering

bentuk klinis dermatitis numular yaitu; 2,5,12

ke badan.

1. Dermatitis numular pada tangan dan

3. Dermatitis numular bentuk kering.

lengan.

Bentuk

ini

jarang

berbeda

tangan serta di bagian sisi atau

umumnya karena di sini dijumpai lesi

punggung

diskoid

tangan.

Sering

dermatitis

dan

Kelainannya terdapat pada punggung


jari-jari

dari

dijumpai

berskuama

numular

ringan

dan

dijumpai sebagai plak tunggal yang

multipel pada tungkai atas dan bawah

terjadi pada sisi reaksi luka bakar,

serta beberapa papul dan vesikel

kimia atau iritan. Lesi ini jarang

kecil di bagian tepinya di atas dasar

meluas.

eritematus pada telapak tangan dan


telapak kaki. Gatal minimal yang

2. Dermatitis numular pada tungkai dan

berbeda

badan.

sekali

dengan

bentuk

dermatitis numular lainnya. Menetap


bertahun-tahun dengan fluktuasi atau

Bentuk ini merupakan bentuk yang

remisi yang sulit diobati.

lebih sering dijumpai. Pada sebagian


kasus, kelainan sering didahului oleh
trauma

lokal

ataupun

gigitan

serangga. Umumnya kelainan bersifat


akut, persisten dan eksudatif. Dalam
perkembangannya,

kelainan

sangat

dan

edematous

dapat

berkrusta,

cepat meluas disertai papul-papul dan


vesikel

yang

Dermatitis

tersebar.

numular

juga

Pada
sering

dijumpai penyembuhan pada bagian


tengah

lesi,

tetapi

secara

klinis

berbeda dari bentuk lesi tinea. Pada


kelainan

ini

bagian

VI.

tepi

lebih

vesikuler dengan batas relatif kurang


tegas. Lesi permulaan biasanya timbul

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pada

pemeriksaan

laboratorium,

tidak ada penemuan yang spesifik. Untuk


membedakannya dengan penyakit lain,
seperti dermatitis karena kontak diperlukan
patch

test

dan

mengidentifikasikan

prick

test

bahan

untuk
kontak.

Pemeriksaan KOH untuk membedakan tinea


dengan

dermatitis

numular

yang

mempunyai gambaran penyembuhan di


tengah. Jika ada kondisi lain yang sangat
mirip dengan penyakit ini sehingga sulit
untuk menentukan diagnosisnya (contohnya
pada tinea, psoriasis) dapat dilakukan
biopsi.6,7,13

di tungkai bawah kemudian menyebar

VII. DIAGNOSIS

membantu

Dermatitis

numular

dapat

didiagnosis berdasarkan anamnesis


dan gejala klinis. Tingkat gatal dan
terjadinya

likenifikasi

akan

membedakannya
neurodermatitis.

Distribusi

mengidentifikasikan

penderita

dengan

dermatitis

kontak.1,2,3
VIII. DIAGNOSIS BANDING

dari

Diagnosis banding dari penyakit

lesi

ini antara lain : 5,6,7

biasanya pada kedua lutut, kedua

1.

Liken

simpleks

kronikus

siku dan kulit kepala. Pada psoriasis,

(neurodermatitis).

lesinya kering, skuamanya lebih

Biasanya jarang, lesinya kering

tebal dan iritasinya lebih ringan,

berupa plak yang likenifikasi

patch

dengan distribusi tertentu.

test

dan

prick

test

akan

*Gambar 3 : Bentuk lesi dari neurodermatitis pada daerah


tengkuk leher, pergelangan tangan dan punggung kaki.

2.

Dermatitis kontak alergi.

kontak

biasanya

ditemukan

lokal,

riwayat

dan

kontak

Morfologi klinis primer antara

sebelumnya.

dermatitis kontak dan dermatitis

membedakan dapat dilakukan

numular

pemeriksaan

sering

dibedakan.

Pada

sulit

untuk

dermatitis

Untuk
patch

test

atau

prick test.
5

* Gambar 4 : Bentuk lesi dari dermatitis kontak alergi yang


lesinya muncul akibat penggunaan plester dan reaksi sinar
matahari.
3.

Pitiriasis rosea

yang besar yang mendahului


terjadinya lesi yang lain. Lesi

Merupakan

peradangan

yang

tambahan cenderung mengikuti

ringan dengan penyebab yang

garis kulit

belum

diketahui.

Banyak

pohon cemara dan biasanya

diderita

oleh

yang

disertai dengan rasa gatal yang

wanita

dengan

distribusi

berusia antara 15 dan 40 tahun

ringan.

terutama pada musim semi dan

berwarna merah muda terang

musim

Gambaran

dengan skuama halus. Bisa juga

menyerupai

lebih eritematus. Pitiriasis rosea

klinisnya
dermatitis

gugur.
bisa

numular.

Tetapi

umumnya terdapat sebuah lesi

berakhir

Lesi-lesi

antara

tunggal

3-8

minggu

dengan penyembuhan spontan.

Gambar 6 :

Bentuk lesi pada

pitiriasis

rosea

dengan

lesi

awalnya

lebih

besar

dan

kulit

yang

mengikuti

garis

berbentuk seperti pohon cemara.

3.

Dermatitis atopik

prick test dapat membantu jika

Umumnya pada pasien dengan

terdapat

lesi pada tangan. Patch test dan

atopik.

riwayat

dermatitis

Gambar 7 : Bentuk lesi dermatitis atopik persisten pada


daerah telapak tangan dan daerah dada.

IX.

PENATALAKSANAAN

3. Steroid topikal.
Untuk menghilangkan peradangan

Penatalaksanaanya difokuskan pada


gejala yang mendasari.5,6,18,19

pada kulit dan mengurangi iritasi


kulit. Misalnya dengan pemberian

1. Melindungi kulit dari trauma.


Karena pada jenis ini biasanya

triamcinolone 0,025-0,1%.
4. Antibiotik oral maupun topikal.

berawal dari trauma kulit minor.

Untuk mencegah infeksi sekunder.

Jika ada trauma pada tangan,

Digunakan dicloxacillin dosis oral

gunakan sarung tangan supaya

125-500 mg 4 kali per hari selama

tidak teriritasi.

7-10

2. Emollients.

hari.

Kadang-kadang

dermatitis numular dapat sembuh

Emollients merupakan pelembab.

total,

Digunakan

pengobatan tidak diteruskan.

untuk

mengurangi

kekeringan pada kulit. Contoh

hanya

timbul

lagi

jika

5. Antihistamin oral.

emollients yang sering digunakan

Mengurangi

antara

berguna pada malam hari. Tidak

lain

aqueous

cream,

gatal

gliserine dan cetomacrogol cream,

menghilangkan

wool fat lotions.

Misalnya

dan

hydroxyzine

sangat

dermatitis.
(atarax,
7

vistaril,vistazine)

dengan

dosis

frekuensi untuk cenderung berulang

oral 25-100 mg 4 kali per hari.

dengan

6. Fototerapi.

menggunakan

pelembab

pada kulit akan sangat membantu

Ultraviolet

light

mencegah penyakit ini.5,6,7,20

treatment

beberapa kali dalam seminggu


biasanya dapat membantu. Dapat
mengontrol
beberapa
kasus

dermatitis
bulan,

namun

Dermatitis

adalah

peradangan

kulit (epidermis dan dermis) sebagai

berat

sangat

respons terhadap pengaruh faktor

Fototerapi

dengan

eksogen dan atau faktor endogen,

ultraviolet B mungkin efektif.

menimbulkan kelainan klinis berupa

7. Steroid sistemik.
Digunakan

KESIMPULAN

pada

yang

diperlukan.

dalam

XI.

untuk

efloresensi
kasus-kasus

edema,

polimorfik

papul,

(eritema,

vesikel,

skuama,

dermatitis numular yang berat,

likenifikasi) dan keluhan gatal. Bentuk

diberikan

dermatitis

prednilson

dengan

ini

sering

mengenai

dosis oral 40-60 mg 4 kali per hari

remaja, dewasa muda dan umur yang

dengan dosis yang diturunkan

lebih tua serta jarang pada anak-anak

secara perlahan-lahan.

dengan

Hanya

riwayat

dermatitis

atopi.

berguna dalam beberapa minggu,

Penyebabnya tidak diketahui. Bentuk-

dermatitis yang belum sembuh

bentuk

sempurna, dapat ditangani dengan

dermatitis, seperti adanya kolonisasi

pemberian

Staphylococcus aureus, yang mana

krim

steroid

dan

emolilients.

infeksi

dapat

lainnya

memperberat

pada

kondisi

penyakitnya walau tidak tampak pada


X. PROGNOSIS

gejala

Pasien perlu untuk diberitahukan


tentang

perkembangan

klinis.

menunjukkan

Pada

satu

dermatitis

studi

numularis

atau

meningkat pada pasien dengan usia

perjalanan penyakit dari dermatitis

yang lebih tua, terutama yang sangat

numular

sering

sensitif dengan aloealergi. Umumnya

atau

prognosis dari penyakit ini adalah

yang

berulang.

cenderung
Mencegah

menghindari dari faktor-faktor yang

baik

memperburuk

pengobatan topikal.

atau

meningkatkan

dan

dapat

sembuh

dengan

DAFTAR PUSTAKA

1. Djuanda S, Sularsito SA. Dermatitis. In : Djuanda A, Hamzah M, Aisah S, editors. Ilmu


penyakit kulit dan kelamin. 3rd ed. Jakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia;
2002. p. 126-38
2. Burton JL. Eczema, lichenification, prurigo and erythoderma: Discoid eczema. In:
Champion RH, Burton JL, Ebling FJ, editors. Textbook of Dermatology. 5th ed. London.
Blackwell Scientific; 1992. p. 555-7
3. Nummular dermatitis [Online]. 2006 June 12 [cited 2007 March 14];[4 screens]. Available
from: URL:http://www.skincarephysicians.com/eczemanet/nummulardermatitis.html
4. Dermatitis nummular [Online]. 2004 [cited 2007 March 14];[2 screens]. Available from:
URL:http://www.medicastore.com/infopenyakit/dermatitis_nummular.html
5. Soter NA. nummular eczema and lichen simplex chronicus/prurigo nodularis. In:
Fitzpatrick, editor. Dermatology. p. 1194-6
6. Miller J.

Nummular dermatitis [Online]. 2007 March 09 [cited 2007 March 14];[12

screens]. Available from: URL:http://www.emedicine.com/nummulardermatitis.html.


7. Clark RA, Hopkins TT. The other eczemas. In: Moschella FI, Hurley HJ, editors.
Dermatology. In General medicine. 3rd ed. Philadelphia. WB Saunders Company ; 1992.
p. 482-4
8. Fritsch PO, Reider N. Other eczematous eruptions. In: Bolognia JL, Lorizzo JL, Rapim RP,
editors. Dermatology. 1st vol. London. Mosby; 2003. p. 222-4
9. Nummular eczema [Online]. 2007 March 09 [cited 2007 March 14];[2 screens]. Available
from: URL:http://www.aocd.org/skin/dermatologic_diseases/nummular_eczema.html
10. Nummular eczema [Online]. 2005 March 04 [cited 2007 March 14];[3 screens]. Available
from: URL:http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000870
11. Nummular eczema [Online]. 2005 [cited 2007 March 14];[2 screens]. Available from:
URL:http://www.skincarephysicians.com/eczemanet/nummular_eczema.html
12. Habif TP, editor. Eczema and hand dermatitis. Clinical dermatologi. 4th ed. Edinburgh.
Mosby; 2004. p. 60-1
13. Nummular eczema [Online]. 2005 April 30 [cited 2007 March 14];[2 screens]. Available
from:
URL:http://www.walgreens.com/library/contents/jsp'doctype1&docid_000870
14. Discoid Eczema [Online]. 2007 February 24

[cited 2007 March 28];[3 screens].

Available from: URL:http://www.dermnetnz.org/dermatitis/neurodermatitis.html


9

15. Discoid Eczema [Online]. 2007 February 24

[cited 2007 March 28];[4 screens].

Available

from:

URL:http://www.dermnetnz.org/dermatitis/allergic_contact_dermatitis.html
16. Discoid Eczema [Online]. 2007 February 24 [cited 2007 March 28];[3 screens]. Available
from: URL:http://www.dermnetnz.org/dermatitis/pityriasis_rosea.html
17. Discoid Eczema [Online]. 2007 February 24 [cited 2007 March 28];[5 screens]. Available
from: URL:http://www.dermnetnz.org/dermatitis/atopic_dermatitis.html
18. Nummular eczema [Online]. 2005 April 30 [cited 2007 March 14];[2 screens]. Available
from: URL: http://www.pennhealth.com/ency/article/000870.html
19. Discoid Eczema [Online]. 2007 February 24

[cited 2007 March 14];[4 screens].

Available from: URL:http://www.dermnetnz.org/dermatitis/nummular-dermatitis.html


20. Nummular eczema [Online]. 2005 April 30 [cited 2007 March 14];[2 screens] Available
from: URL:http://www.umm.edu/ency/article/000870trt.html

10