Anda di halaman 1dari 20

Karakteristik Limbah Cair

Parameter kualitas limbah cair :


Parameter Fisis
Temperatur,

kekeruhan,
kamdungan zat padat.

warna,

bau

dan

Parameter Kimia
pH,

BOD, COD, kation & anion, senyawa organik


dan anorganik

Parameter Biologi
Kandungan

biomass mikroorganisme baik hewani


maupun nabati.

Parameter Fisik

Temperatur

Harus memenuhi syarat sebelum limbah dibuang ke


lingkungan

Turbidity (kekeruhan)
Diakibatkan oleh kandungan padatan baik berupa senyawa
organik, anorganik dan mikroorganisme.
Menghambat penembusan sinar matahari

Warna
Bila dibuang ke lingkungan akn meningkatkan warna badan
air yang menerima limbah tsb.
Dapat menyerap pangjang gelombang cahaya matahari,
sehingga intensitas cahaya yang diperlukan untuk

Parameter Fisik-contd

Padatan
Total

solid (padatan total)


Suspended Solid (padatan tersuspensi)
Dapat

dihilangkan dengan filtrasi (media standar


halus, diameter pori 1m 0.45 m).
Jika tertinggal di tanki aerasi pada proses lumpur aktif,
dikenal dengan istilah Mixed liquor Suspended Solid
(MLSS)
Jika suspensi di panaskan 600oC. Suspensi yang
teruapkan (volatile solid) dan suspensi yang tersisa
(fixed).

Parameter Fisik-contd (2)


Berdasarkan sifat dan kemampuannya mengendap,
suspended solid dibagi menjadi 2, yaitu :

Settleable Solid (dapat diendapkan)


Dapat

dihilangkan dengan tanki sedimentasi

Non-settleable Solid (tidak dapat diendapkan)


Memerlukan

perlakuan tambahan baik secara kimia


maupun biologi.

Parameter Fisik-contd (3)

Dissolved Solid (padatan terlarut)


Terdapat

pada filtrat yang diperoleh setelah


penghilangan bahan padat tersuspensi.
Mewakili garam-garam dalam larutan
Tidak
dapat
dihilangkan
melalui
cara
konvensional.

Maka, jika dimisalkan


TS (C), SS (S), dan DS (X)

C=S+X

Parameter Kimia

pH
Menunjukan
treatment).

perlu

atau

tidaknya

pengolahan

pendahuluan

(pre-

Dissolved Oxygen (Oksigen Terlarut)


Banyaknya oksigen yang terkandung didalam air, diukur dalam satuan
mg/l.
Besar kecilnya DO, menunjukan derjat pengotor (DO > maka Derajat
pengotor <)

Zat beracun
Menyatakan tingkat keracunan (toxicity) suatu jenis senyawa
Berada dalam air dalam bentuk padatan terlarut
Tembaga (Cu), perak (Ag), Crom (Cr), Arsen dan Boron

Logam berat
Untuk perteumbuhan mikrooganisme, namun jika berlebih maka akan
meracuni M.O tsb.

Parameter Kimia-Contd (1)

Chemical Oxygen Demand (COD)


Tolak

ukur untuk menyatakan kebutuhan oksigen


yang diperlukan pada suatu reaksi kimia untuk
menguraikan senyawa organik
Dengan pembakaran kimia secara basah dari
bahan organik dari sampel
Larutan asam dikromat (K2Cr2O7) digunakan
untuk mengoksidasi bahan organik pada suhu
tinggi.

Parameter Kimia-Contd (2)

Biochemical Oxygen Demand (BOD)


Banyaknya

oksigen dalam ppm yang diperlukan


untuk menguraikan senyawa organik oleh
mikroorganisme. Semakin besar BOD maka
senyawa organik yang dikandung limbah semakin
banyak.
BOD
ditentukan dengan banyaknya jumlah
oksigen yang diserap oleh sampel limbah cair
akibat adanya mikrooganisme selama satu
periode waktu tertentu (biasanya 5 hari), pada
temperatur tertentu (umumnya 20oC) dan dikenal
dengan istilah BOD5

Parameter Biologi
Fungsi pengukuran parameter biologis :
Untuk
memisahkan apakah ada bakteri
pathogen berada di dalam limbah.
Untuk
mengukur kualitas bagi air yang
digunakan sebagai air minum serta untuk
keperluan kolam renang.
Untuk menaksir tingkat kekotoran air limbah
sebelum dibuang ke badan air.

Parameter Biologi-contd (1)

Bakteri
Organisme

kecil bersel satu dimana benda2


oraganik dapat menembus sel dan digunakan
sebagai makanan.
Dapat berbentuk bulat, lonjong, atau spiral. Memiliki
diameter sel 0.5-3 mikron. Panjangnya dapat
mencapai 15 mikron.
Rumus untuk mewakili bakteri: C5K7O2N atau
C75H105O30N15P. Komposisi bakteri bervariasi
tergantung tingkat pertumbuhandan substrat utama
yang digunakan. Bakteri mempunyai kemampuan
untuk menggumpal/flokulasi.

Parameter Biologi-contd (2)

Kapang
Mikroorganisme

non fotosintesis, bersel banyak,


aerobik, bercabang, berfilamen yang
memetabolisme makanan terlarut.
Terdapat bila limbah mempunyai pH rendah,
kadar air rendah, nitrogen rendah, dimana bakteri
tidak bisa hidup.
Ukurannya 5-10 mikron
Tidak dapat mengendap (sifat filamen)
Rumus empiris : C10H17O6N

Parameter Biologi-contd (2)

Virus

Protozoa

Berada diantara benda hidup dan tak hidup


Bersifat parasit obligat
Ukurannya 20-200 milimikron
Dideteksi melalui penyaringan atau ultracentifugasi
Untuk membunuh virus: klorin dosis tinggi
Ukurannya beberapa ratus lebih besar dari bakteri
Jenis paramecium berbentuk elips dengan panjang 200 mikron dan lebar
40 mikron
Memakan bakteri, dan mengurangi bahan organik
Menghasilkan effloent dengan kualitas lebih tinggi dan jernih

Krustacea

Organisme multiseluler dengan kulit yang keras


Sumber makanan utamanya : organisme yang lebih kecil
Membantu menghasilkan effluent yang jernih

Parameter Biologi-contd (3)

Rotifera
Binatang bersel banyak dan aerobik dengan makanan
utama suatu bakteri
Memerlukan kadar oksigen terlarut yang banyak

Algae (ganggang)
Organisme autrotof fotosintetik
Komposis sel ganggang: C108H180O45N16P
Memperoleh
energi dari sinar matahari dan
menguraikan bahan anorganik (CO2, ammonia atau
nitrat dan fosfat) dalam seintesa sel-sel tambahan

Polutan dan Dampaknya


Items

Dampak

Senyawa organik
BOD, COD

Walau memiliki toxicity rendah, polutan ini akan menyebabkan


pembusukan anaerob.

Sianida dan fenol

Sangat beracun. Terutama sianida dapat mebyebabkan kematian


seketika pada manusia dan hewan akibat gangguan pernafasan.

Logam berat,
Arsenik

Senyawa akumulatif dan dapat menyabakan gejala keracunan


kronis walau pada konsentrasi rendah. (Mercury----Minamata,
Cadmium-------itai itai)

Suspended Solid,
Turbidity

Mengendap didasar air. Senyawa organik yang terkandung di SS


mengalami pembusukan secara simultan. Turbidity mengurangi
intensitas cahaya dan menghalangi pertumbuhan tumbuhan air
yang normal.

Oil

Merusak pemandangan dan mengeluarkan bau tidak sedap. Akan


menghambat pertumbuhan tumbuhan air dan mengurangi
kandungan oksigen.

Asam dan Basa

Menyebabkan korosi

PERHITUNGAN DEBIT & BEBAN


PENCEMARAN AIR LIMBAH

Penentuan Debit Maksimum dan Debit Aktual

DM = Dm x
Pb
DA = Dp x H

DA DM
(m3/bulan)

Jika, DA > DM maka harus


ditinjau ketentuan beban
pencemaran maksimum

Keterangan :
DM = Debit air limbah maksimum yang diperbolehkan bagi setiap industri yang
bersangkutan
DA = hasil pengukuran debit air limbah (m3/bulan)
Dm = Debit air limbah maks sesuai dengan lampiran baku mutu yang sesuai dengan
jenis industri (m3/satuan kapasitas produksi)
Pb = Jumlah produksi sebenarnya setiap bulan sebagaimana tercantum dalam izin
produksi yang diberikan kepada industri yang bersangkutan (m3/satuan kapasitas
produksi)
Dp = hasil pengukuran debit air limbah (m3/hari)

PERHITUNGAN DEBIT & BEBAN


PENCEMARAN AIR LIMBAH

Penentuan Beban Pencemaran Maksimum dan Aktual

BPM = (CM)j x Dm
xf
BPA = (CM)j x (DA/Pb) x
f
Keterangan :
BPM = Beban Pencemaran Maksimum
BPA = Beban pencemaran aktual
(CM)j = kadar unsur pencemar j, (mg/l)

BPA BPM

PERHITUNGAN DEBIT & BEBAN


PENCEMARAN AIR LIMBAH

Penentuan Beban Pencemaran Maksimum dan Aktual untuk


industri

BPMi = BPM x Pb/H


BPAi = (CA)j x Dp x f
Keterangan :
BPMi = Beban Pencemaran Maksimum untuk industri (kg parameter/Hari)
BPAi = Beban pencemaran aktual untuk industri (Kg parameter/Hari)
(CA)i = kadar sebenarnya dari unsur pencemar (j), diketahui dari pengukuran
(mg/l)

BPAi BPMi

Contoh Soal
Pabrik tapioka PT. Langit Biru mempunyai
kapasitas produksi 10 ton tapioka/hari (data dari
izin produksi). Hasil pemantauan pembuangan
limbah cair menunjukan kadar BOD limbah =
400 mg/l dengan debit air limbah sebenarnya =
20 l/detik.
Tentukan apakah debit limbahnya telah
memenuhi baku mutu dan tentukan pula beban
pencemaran aktual untuk masing2 parameter,

Baku mutu limbah cair untuk industri tapioka


Parameter

Kadar
Maksimum
(mg/l)

Beban
Pencemaran
Maksimum (kg/ton)

BODs

150

4.5

COD

300

TSS

100

Sianida

0.3

0.009

pH
Debit limbah
maksimum

6.0-9.0
30 m3 per ton produk tapioka

TUGAS
Suatu industri tapioka memiliki data karakteristik air
limbah, sbb:
BOD = 140 mg/l
COD = 250 mg/l
TSS = 150 mg/l
Apabila pabrik ini berjalan selama 24 jam/hari, dengan
jumlah hari kerja 24 hari per bulan dan produk tapioka
yang dihasilkan sebesar 10 ton/hari, dengan debit air
limbah sebesar 5 l/detik. Tentukan apakah debit limbahnya
telah memenuhi baku mutu, dan tentukan pula beban
pencemaran aktual untuk masing2 parameter!