Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

TUMBUH KEMBANG JANIN PADA TRIMESTER KETIGA

Disusun oleh;
Kelompok III
Nur Faizah
Feni Fitristul M
Jumaiyah
Milawatil Jannah
Desi
Yulisa Nur Habibah
Desi Tantianata
PRODI DIII KEBIDANAN
UNIVERSITAS ISLAM MADURA
2014/2015

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wr.wb
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan taufikNYA kepada kita
semua,sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat dan salam
semuga senan tiasa dilimpahkan keharibaan Nabi Agung Muhammad SAW, keluarga,
sahabat dan orang-orang yang mencintai dan mengikuti sunnahnya.
Dalam penyusunan makalah ini kami berharap memperoleh manfaat serta berguna di
kemudian hari. Kami juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu kami berharap agar jika ada kesalahan mohon diperbaiki atau kritik dan saran dari
yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua, amin.
Pamekasan, 13 November 2014
Penulis

DAFTAR ISI
LAMPIRAN MAKALAH
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
B. Rumusan masalah
C. Tujuan
BAB II
PEMBAHASAN
Perkembanan janin pada trimester ketiga
Pada bulan 7-8
Pada bulan 9
Lebih detail perkembangan kondisi janin perminggu pada trimester ketiga
minggu ke 29, 30 dan 31
minggu ke 33, 34, 35, 36 dan 37

minggu ke 38- 40
Kondisi janin pada trimester ketiga
Minggu ke 29-30
Minggu ke 31-32
Minggu ke 33-34
Minggu ke 35-36

Minggu ke 37, 38 dan 39


Minggu ke 40
Perkambangan janin pada trimester tarakhir
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHLUAN
LATAR BELAKANG
Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dari seorang wanita. Kehamilan
adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterin mulai sejak konsepsi sampai
permulaan persalinan (Manuaba dalam Dewi, 2011: 59). Selama perjalanan kehamilan
perubahan demi perubahan pada ibu dan janin akan semakin terlihat secara jelas.
Jika ibu hamil mengalami perubahan pada fisikny atau luarnya maka janin juga
mengalami perubahan dalam kehamilan. Tumbuh kembang janin dari yang semula kecil
hingga janin siap lahir mengalami berbagai macam perubahan bentuk. Selain itu perubahan
itu juga mengakibatkan perkembangan dari system yang ada pada janin. Berbagai macam
sistem pada janin mulai berkembang hingga dewasa nantinya dan siap untuk dilahirkan. Oleh
karena itu kami mengangkat tema yang kami bahas tentang Tumbuh Kembang Janin dan
Sistem yang ada pada Janin di trimester ketiga.
RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana Perkembangan Janin pada trimester ketiga ?
2. Bagaimana kondisi ibu hamil pada trimester ketiga ?
TUJUAN
Untuk mengetahui perkembangan jani pada trimester ketiga.
Untuk mengetahui kondisi ibu hamil pada trimester ketiga.

BAB II
Pembahasan

Perkembangan janin
Perkembangan janin dimulai sejak fase konsepsi yaitu pertemuan inti ovum
dengan inti spermatozoa.saat ejakulasi, kurang lebih berisi 3 cc sperma dikeluarkan dari
organ reproduksi pria yg kurang lebih berisi 300 juta sperma. Setelah masuk ke organ
genetalia internal wanita, sperma akan menghadapi beberapa rintangan antara lain : lender
vagina yg bersifat vagina yg bersifat asam, lendir servis yg kental, panjangnya uterus, serta
sillia yg ada di tube fallopi. Untuk bias menghadapui rintangan tsb , maka sperma harus
mempunyai akrosom dan melewati proses kapasitasi. Sedangkan, ovum akan dikeluarkan
melalui ovarium sebanyak satu setiap bulan, ditangkap oleh fimbriae dan berjalan menuju
tuba fallop. Tempat bertemunya ovum dan sperma paling sering adalah ampula tube.

Perkembangan kondisi janin perminggu pada trimester ketiga;


Minggu ke-29 :
Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen.
Hormon ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat
kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).
Sensitifitas dari bayi semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara,
cahaya, rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur
suhu badan dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia,
berat badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.
Minggu ke-30 :
Lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400
gram dan panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa

Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai
belajar untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda
untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah
bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic fluid) di
rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun sudah mulai memproduksi air mata.
Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi 39-40 cm.

Minggu ke-31 :
Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta
memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di
dalam air ketuban Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, hanya
berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin
bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras,
berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor.
Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada fase ini perkembangan otaknyalah
yang berkembang dengan sangat pesat
dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan bergerak.
Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm
Minggu ke-32
Pertumbuhan janin trimester ketiga di minggu ke-32, berat bayi antara 1,8 kg dengan panjang
tubuh 42 cm. Lapisan rambut (lanugo) pelindung bayi mulai menghilang dan paru-parunya
sudah hampir berkembang sempurna. Pupil matanya sudah berfungsi dan akan mengenyit dan
melebar pada saat terekspos dengan cahaya maupun kegelapan. Selain itu, perkembangan
janin 32 minggu juga mencakup berat badan yang bertambah semakin cepat karena ia terus
menambah lemak di tubuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan dan dunia
luar. Bayi yang lahir pada tahap kehamilan ini akan bisa bertahan hidup namun kemungkinan
besar harus dirawat dalam inkubator.

Minggu ke-33 :
Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin
pesat berkembang. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain,
bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi
sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa
mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayinya
laki-laki maka testis bayi sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. Berat badan bayi
1800-1900 gram, dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm.

Minggu ke-34 :
bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila
mengantuk dan tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang
mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai
sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci
pada saat bunda mulai menyusui. Berat Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan
sekitar 45-46 cm.

Minggu ke-35 :
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai
memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan
kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi
rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna.
Berat badan bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm.

Minggu ke-36 :
Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai
mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan
livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik
bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. Berat badan bayi 2400-2450 gram,
dengan tinggi badan 47-48 cm.

Minggu ke-37 :
Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi
merah jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk
dengan sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada saat ini
sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang belajar untuk
melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. Berat badan
bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49 cm

Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 :


Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan.

Kondisi ibu dan Janin Dalam Kehamilan Trimester Ke Tiga atau Minggu
ke 29 40
MINGGU 29

Posisi bayi saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala mengarah
kebawah.

Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan ingin buang air kecil, karena letak janin yang
mulai membesar dan mendesak kandung kemih. Beban yang harus dibawa ibu juga
semakin besar sehingga membuatnya mudah capek dan lelah.

Kondisi bayi: Otak bayi berkembang pesat pada usia ini dan ia sudah dapat melihat
serta mendengar. Bayi juga akan lebih sering menendang di dalam rahim ibu. Jika
bayi Anda laki-laki, buah zakarnya akan bergerak dari tempatnya di dekat ginjal
menuju selangkangan. Jika bayi Anda perempuan, klitorisnya relatif menonjol karena
labia yang masih kecil belum bisa menutupinya. Kelenjar adrenalin bayi mulai
menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen yang akan menstimulasi hormon
prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum. Sensitivitas dari bayi
semakin jelas, hampir semua bayi bereaksi terhadap suara, cahaya, rasa dan bau.

MINGGU 30

Otak bayi berkembang sangat cepat. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin
terasa. Ketika ia menendang atau mendorong, Anda dapat melihat kaki atau
tangannya bergerak di bawah kulit perut Anda.

Kondisi Ibu: Ligamen di seputar daerah pelvix mulai meregang untuk memudahkan
proses kelahiran bayi. Kondisi ini seringkali mengakibatkan sakit punggung.

Kondisi bayi: Paru-paru dan saluran pencernaan bayi hampir matang. Pada minggu
ini, mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah
mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. Si kecil pun sudah mulai
memproduksi air mata. Dia sudah bisa melihat apa yang sedang terjadi di dalam
rahim, membedakan terang dan gelap bahkan mencari sumber cahaya. Jika Anda
menyorotkan sinar pada perut, bayi Anda bisa memalingkan kepala untuk mengikuti
cahaya atau bahkan meraih untuk menyentuh kilau yang bergerak. Sebagian peneliti
berpikir bahwa memaparkan perut Anda pada cahaya akan menstimulasi

perkembangan visual. Panjangnya sekitar 40 cm dan akan terus menambah berat


badannya sampai ia dilahirkan.
MINGGU 31

Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, tetapi bayi makin
tumbuh besar dan berat badannya akan terus bertambah.

Kondisi Ibu: Tidur nyenyak menjadi semakin sulit di trimester ketiga. Semakin
membesarnya perut, maka akan terasa sulit mencari posisi nyaman dan
mempertahankannya, dan ibu merasakan tekanan pada kandung kemih.

Kondisi bayi: Plasenta masih memberikan nutrisi untuk bayi. Aliran darah di plasenta
memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih sebanyak 500 ml dalam
sehari. Lengan, tungkai, dan tubuh bayi terus terisi dan akhirnya ukurannya menjadi
proporsional dengan kepalanya. Beratnya sekitar 1,5-2 kg dan panjangnya sekitar 42
cm dari ujung kaki ke ujung kepala. Ia sudah nampak seperti bayi baru lahir. Gerakan
bayi berubah, semakin jarang dan tidak terlalu aktif seperti dulu karena ia kehabisan
ruang kosong dalam rahim dan tidak bisa lagi berbalik arah. Tetapi kini ia bisa
menggerakkan kepalanya dari satu sisi ke sisi lain. Organ-organnya terus mematang.
Perkembangan otaknya semakin pesat dengan menghasilkan bermilyar sel.

MINGGU 32

Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai lahir nanti.

Kondisi Ibu: Beberapa ibu ada yang mengalami sembelit akibat terganggunya proses
pencernaan.

Kondisi bayi: Walaupun paru-parunya belum akan berkembang sempurna sampai


tepat sebelum lahir, bayi Anda menghirup cairan amnion untuk melatih paru-paru dan
berlatih bernapas. Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna. Bagi sebagian bayi,
rambut sudah memenuhi bagian kepala. Begitu juga dengan bulu mata dan alis yang
semakin terlihat jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai menghilang tetapi
sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. Kulit bayi semakin merah,
kelopak mata juga telah terbuka dan sistem pendengaran terbentuk secara sempurna.
Kuku dari jari tangan dan kaki mungil si kecil sudah lengkap dan sempurna. Sejak
bulan ini sistem saraf pusatnya juga menjadi matang. Jika bayi Anda laki-laki, buah
zakarnya mungkin sudah masuk ke dalam skrotum. Terkadang, salah satu atau kedua

buah zakar belum masuk ke posisinya sampai setelah lahir, tetapi jangan khawatir.
Buah zakar yang belum turun sering kali terkoreksi sendiri sebelum ulang tahun
pertama.
MINGGU 33

Pertumbuhan yang pesat terus berlanjut. Pada minggu ini berat bayi sekitar 2-2,7 kg
dan panjangnya sekitar 45 cm. Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai
ayah dan ibunya.

Kondisi Ibu: Ibu akan mengalami sakit punggung akibat terjadi peregangan otot. Ibu
akan semakin merasakan gerakan bayi karena bayi hampir seluruhnya mengisi ruang
rahim. Ibu juga merasa tak nyaman akibat gerakannya yang aktif, terutama ketika
kakinya di bawah tulang rusuk ibu.

Kondisi bayi: Saat ini hampir semua bayi sudah terletak dengan kepala di bawah
dalam rahim, walaupun si kecil mungkin terus berubah posisi. Tengkoraknya masih
cukup lentur dan belum sepenuhnya menyatu sehingga memungkinkannya melewati
jalan lahir yang relatif sempit. Namun, pada saat ini otak bayi sudah mulai bisa
berkoordinasi antara lain bayi sudah mengisap jempolnya dan sudah bisa menelan.
Meskipun tulang di bagian lain tubuhnya mengeras tetapi otot-otot bayi belum benarbenar bersatu. Kulitnya mulai halus, tidak lagi keriput, dan lebih berisi. Sebagian
besar perkembangan fisik dasarnya kini telah selesai.

MINGGU 34

Tiga puluh empat minggu bayi sudah berada di pintu rahim, ia sudah terbentuk
dengan sempurna. Proposi tubuhnya sesuai dengan yang diharapkan saat lahir nanti.
Meskipun demikian, ia masih harus mematangkan beberapa hal dan menambah berat
badan badan sebelum benar-benar siap dilahirkan.

Kondisi Ibu: Rahim ibu mengeras dan berkontraksi sebagai persiapan untuk
melahirkan. Panggul ibu cenderung melebar dan mungkin terasa sakit, terutama di
bagian belakang. Perut meregang sedemikian rupa sehingga pusar ibu menonjol dan
meningkatnya pigmentasi pada linea nigra membuatnya semakin jelas terlihat.
Beberapa wanita memiliki kadar hemoglobin rendah pada tahap kehamilan ini.

Kondisi bayi: Pada minggu ini organ-organnya hampir matang sepenuhnya, kecuali
paru-paru. Paru-paru berkembang sempurna, meskipun tetap membuat surfaktan

dalam jumlah banyak. Refleks koordinasi bayi mulai sempurna sehingga ia dapat
berkedip, menutup mata, memutar kepala, menendang serta merespons suara, cahaya
dan sentuhan, meskipun ia tidak membutuhkan kemampuan ini hingga saatnya
dilahirkan nanti, Sejak bulan ini lapisan plasentanya mulai menipis. Untuk membuat
estrogen, plasenta mengubah sejenis hormon mirip testosteron yang dihasilkan oleh
kelenjar adrenal bayi. Pada bulan ini, kelenjar tersebut sebesar kelenjar pada seorang
remaja, dan setiap hari menghasilkan hormon sepuluh kali lebih banyak daripada
kelenjar adrenal orang dewasa. Kelenjar ini akan mengerut dengan cepat setelah lahir.
Berat bayi akan bertambah setidaknya 1 kg sejak bulan lalu. Kebanyakan terjadi
akibat pertambahan jaringan otot dan lemak.
MINGGU 35

Bayi membesar dan sangat sempit dalam rahim sehingga ibu mungkin merasa dia
tidak banyak bergerak lagi. Meskipun demikian, ibu bisa mengamati siku, kaki, atau
kepalanya menonjol dari perut ketika ia meregang dan menggeliat.

Kondisi Ibu: Banyak wanita mengalami nyeri atau berdenyut pada pinggul, bokong,
atau panggul selama minggu-minggu terakhir kehamilan. Ibu semakin sulit tidur
karena mengalami kecemasan yang kadang tidak beralasan.

Kondisi bayi: Kini bayi mempunyai sepasang ginjal yang berkembang sempurna.
Hatinya juga sudah bisa memproses sebagian produk buangan. Pendengaran bayi
sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi mulai memadat pada bagian
kaki dan tangannya yang berfungsi untuk membeirkan kehangatan pada tubuhnya.
Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul. Apabila bayi Anda laki-laki maka di
bulan ini testisnya telah terbentuk sempurna.

MINGGU 36

Mulai minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk
lahir.

Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan peningkatan tekanan di perut bawah dan
merasakan bayi perlahan mulai turun. Frekuensi buang air kecil akan semakin
meningkat, karena bayi semakin mendesak kandung kemih.

Kondisi bayi: Pada bulan ini bayi akan mendapat antibodi dari ibunya, seperti
campak. Kulitnya semakin halus dan lemak pun akan terus bertambah dibawah kulit

bayi setiap hari. Ginjal dan paru-paru dari bayi sudah bekerja dengan baik serta
hatinya pun telah memproduksi kotoran. Menjelang akhir minggu ini kehamilan Anda
sudah cukup bulan, artinya bayi bisa lahir kapan saja mulai saat ini.
MINGGU 37

Bayi terus berlatih untuk menggerakkan paru-parunya, sebab bayi akan bernapas
setelah dilahirkan.

Kondisi Ibu: Kulit dibagian perut akan semakin gatal, tapi sebaiknya jangan digaruk
dan cukup diusap dengan baby oil atau lotion.

Kondisi bayi: Bayi akan mengubah posisi untuk mempersiapkan persalinan, yaitu
bayi akan turun ke panggul dan biasanya kepala akan menghadap ke arah jalan lahir.
Minggu ini, sebagian besar lapisan bulu halus lanugo rontok dan vernix caseosa
(lapisan seperti keju yang melapisi tubuh bayi dalam rahim dan melindungi kulitnya
yang sedang berkembang) mulai menghilang, walaupun sebagian masih tetap ada saat
lahir. Bayi akan menelan keduanya, bersama dengan sekresi lain, dan semuanya tetap
berada dalam ususnya sampai lahir. Campuran berwarna kehitaman ini, yang disebut
mekonium, akan menjadi buang air besar pertamanya.

MINGGU 38

Refleks bayi sudah terkoordinasi. Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan
gelap.

Kondisi Ibu: Kontraksi akan semakin sering dirasakan oleh ibu.

Kondisi bayi: Bayi akan terus tumbuh dan berkembang hingga nanti dilahirkan. Pada
umur 38 minggu ini bayi mempunyai berat badan sekitar 3 hingga 3,2 kilogram. Kini
bayi sudah siap menyapa dunia. Pada masa ini rata-rata bayi masih terus
menambahkan simpanan lemaknya yang akan membantunya mengatur suhu badan
setelah lahir. Semua sistem organ si kecil sudah terbentuk dan sempurna pada
tempatnya, walaupun paru-paru bayi adalah yang terakhir mencapai kematangan.

MINGGU 39

Minggu ini adalah saat menunggu kehadiran sang bayi.

Kondisi Ibu: Dalam minggu-minggu terakhir ini mungkin ibu merasa sangat besar
dan tidak nyaman.

Kondisi bayi: Rata-rata bayi panjangnya sekitar 51 cm dari kepala sampai kaki dan
beratnya sekitar 3,5 kilogram saat lahir, tetapi antara 2,5 kg dan 4 kg merupakan
batasan yang sehat bagi bayi baru lahir. Cairan amnion yang dulunya jernih sekarang
berwarna pucat seperti susu akibat dari vernix caseosa.

MINGGU 40

Proses pembentukan telah berakhir dan bayi tengah menanti untuk dilahirkan.

Kondisi Ibu: Dengan postur tubuh ibu yang besar pada minggu ini, ibu akan
mengimbangi beban tambahan di bagian depan dengan mencondongkan tubuh ke
belakang. Pusat gravitasi telah bergeser, sehingga ibu cenderung akan membentur
atau menjatuhkan benda-benda. Ibu semakin sulit tidur nyenyak di malam hari, karena
perut yang besar membuat semakin tidak nyaman.

Kondisi bayi: Hari besar sudah hampir tiba dan tak lama lagi Anda bisa memeluk bayi Anda.
Pada minggu terakhir kehamilan ini, rahim semakin sempit baginya sehingga tubuhnya yang
montok dan bulat itu hanya bisa meringkuk ketat. Kulitnya semakin halus dan lembut, dan
mungkin masih terdapat verniks yang nantinya akan memudahkan perjalanannya melalui
jalan lahir. Kuku-kukunya panjang dan mungkin telah menggores wajahnya yang lucu. Pada
minggu terakhir ini, bayi akan semakin banyak menghasilkan hormon yang disebut kortison
dari kelenjar adrenalnya. Ini membantu mematangkan paru-parunya dan menyiapkannya
untuk udara pertama. Mengenai organ reproduksi, testis kebanyakan bayi laki-laki sudah
turun. Pada bayi perempuan, ovariumnya masih berada di pinggir panggul dan tidak
mencapai posisi final hingga setelah kelahiran.
Perkembangan janin yang menarik padatrimester terakhir
Ada 6 perkembangan janin yang sangat menarik di trimester terakhir ini. Simaklah apa saja
yang dilakukan janin beberapa minggu sebelum ia lahir, seperti berikut ini:

1. Membuka mata
Aktifnya sistem saraf pada otak membuat janin dapat membuka mata dan melihat cahaya
untuk pertama kalinya. Bahkan, janin sudah bisa merasa terganggu oleh sinar yang mengenai
matanya dan ia akan berbalik untuk menghindari cahaya tersebut.
2. Mulai mengenal jadwal tidur
Saat Ibu beraktivitas di pagi, siang, dan sore hari, tubuh akan terus bergerak sehingga janin
ikut terayun dalam cairan ketuban yang ada di uterus. Hal ini membuatnya rileks sehingga ia
lebih banyak tidur ketika tubuh terus bergerak melakukan berbagai aktivitas dan terjaga
ketika Ibu tidur, itulah sebabnya janin lebih aktif saat malam tiba.
3. Lebih mudah bernapas
Ketika trimester ketiga, terjadi perkembangan janin yang sangat penting, yaitu semakin
optimalnya sistem pernapasan calon anak tercinta. Dalam fase ini, pembuluh darah mulai
menyalurkan oksigen ke paru-paru sehingga janin dapat bernapas dengan mudah. Tubuhnya
juga memproduksi zat bernama surfaktan yang berfungsi mempermudah janin mengambil
napas saat lahir nanti.
4. Dapat mengatur suhu
Salah satu perkembangan janin yang tak kalah penting adalah optimalnya kemampuan otak
dalam mengatur suhu tubuh yang mencegah janin merasa kedinginan di tengah cairan
ketuban. Selain itu, lapisan lemak yang semakin tebal pada tubuh janin juga membuatnya
tetap merasa hangat hingga waktu persalinan tiba.
5. Banyak menyerap makanan
Menjaga asupan makan di trimester ketiga sangatlah penting untuk mengoptimalkan
perkembangan janin, sebab pada fase ini ia menyerap banyak nutrisi dari makanan yang Ibu
konsumsi untuk menambah berat tubuhnya. Selain itu, kalsium dalam hidangan yang Ibu
santap juga akan digunakan untuk menyempurnakan pertumbuhan tulang dan giginya.

6. Menggunakan panca indra


Di minggu ke-33, terjadi perkembangan janin yang sangat penting karena berkenaan dengan
5 indra yang dimilikinya. Pada tahap ini, janin dapat menggunakan matanya untuk melihat,
menggerakkan jarinya untuk meraba sesuatu di dalam uterus, merasakan cairan ketuban yang
tertelan dengan lidahnya, mendengar berbagai suara dengan telinganya, bahkan ia juga dapat
mencium aroma jika saja tak ada cairan ketuban di sekitarnya.
Memasuki trimester ketiga, Ibu harus lebih intens berkonsultasi dengan dokter untuk
memantau perkembangan janin agar proses persalinan berjalan lancar.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Memasuki trimester ketiga, ada banyak hal yang harus Ibu perhatikan terkait
perkembangan janin untuk memastikan kesehatannya sebelum proses persalinan beberapa
minggu lagi. Di trimester terakhir ini, perkembangan janin yang terjadi lebih mengarah pada
kemampuan otak dan saraf-saraf tubuhnya yang mulai peka dalam merasakan dan mengenali
lingkungan sekitar.
Perkembangan bulan ke 7-8 atau 29 - 36 minggu Janin kini bergerak dengan penuh
semangat dan bereaksi terhadap sentuhan dan bersuara. Janin juga mempunyai kebiasaan
untuk bangun dan tidur. Kebiasaan ini sering berbeda dengan kebiasaan anda. Ketika anda
istirahat pada malam hari, janin mulai bangun dan menendang. Pada minggu ke 29, kelopak
mata janin terbuka untuk yang pertama kali. Pada minggu ke 30, panjang janin normal
Indonesia sekitar 33 cm.
Perkembangan janin bulan ke 9 sampai lahir atau 37- 40 minggu .Pada minggu ke 35
terjadi proses penyempurnaan kulit, yang sebelumnya berkerut, pada tahap ini lebih lembut
dan halus. Pada minggu ke 38, janin pada umumnya terbaring turun, siap untuk proses
kelahiran. Kadang-kadang sebelum kelahiran, kepala berpindah masuk ke panggul dan
disebut masuk pintu atas panggul, namun, terkadang kepala janin belum masuk pintu atas
panggul sampai kelahiran dimulai.
Saran
Lebih intensif lagi dalam membaca dan untuk memahaminya

DAFTAR PUSTAKA
Varney, Helen dkk. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. 2007.EGC: Jakarta
Prawirohardjo, Sarwono. Ilmu Kebidanan.2005.Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Jakarta
Yatim, Wildan Dr. Reproduksi dan Embryologi untuk mahasiswa Biologi dan Kedokteran. 1994.
TARSITO: Bandung