Anda di halaman 1dari 2

Nama : Fitri Adi Setyorini

Kelas : XI IPA 5
No

: 12
Pembuktian Kebenaran Al Quran
Hubungan Binatang Lebah dengan Al Quran

QS. An-Nahl ayat 68-69 :

Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, Buatlah sarang di gunung-gunung, di


pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari segala
(macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari
perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat
obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir. (An-Nahl: 68-69)
Seorang mukmin adalah seorang manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat
tersebut menjadikannya memiiliki keistimewaan dibandingkan dnegan manusia yang lain.
Sehingga dimana pun dia berada akan memberikan manfaat bagi manusia lain. Maka jadilah dia
orang yang seperti dijelaskan Rasulullah SAW Manusia paling baik adalah manusia yang paling
banyak memberikan manfaat bagi manusia lainnya.
Sifat-sifat baik tersebut antara lain terdapat pada lebah. Sehingga lebah merupakan salah
satu jenis hewan yang dijadikan nama surat di dalam Al-Quran (Surat An-Nahl). Banyak
keajaiban, manfaat, hikmah dan pelajaran yang dapat dipelajari dan dijadikan contoh bagi
kehidupan mausia. Diantaranya :
1. Tidak pernah merusak
Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Dan sebagai
mukmin yang baik, kita tidak boleh melakukan perusakan dalam hal apa pun baik itu
berupa material ataupun nonmaterial. Dan mukmin yang baik selalu melakukan
perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat.
Yaitu perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah
kezaliman yang ada dengan cara berusaha untuk menghentikan kezaliman tersebut.
2. Bekerja keras
Lebah adalah salah satu binatang istimewa yang selalu bekerja keras. Ketika lebah
muncul pertama kalinya (menetas), lebah pekerja membersihhkan bilik sarangnya untuk
telur barunya dan saat berumur tiga hari ia memberi makan larva dengan membawakan

serbuk sari madu. Dan hari-harinya dilakukan dengan penuh kerja keras. Sebagai
mukmin kita diperintahkan Allah SWT untuk selalu bekerja keras. Maka apabila kamu
telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang
lain. (Alam Nasyrah: 7)
3. Tidak pernah melukai kecuali ketika diganggu
Lebah tidak pernah memulai untuk menyerang. Ia akan menyerang jika lebah merasa
terganggu dan terancam. Dan untuk mempertahankan kehormatan, lebat rela mati
dengan melepaskan sengatannya di tubuh pihak yang menyerangnya. Sikap seorang
mukmin yang baik adalah bahwa musuh itu tidak dicari. Dan apabila ada musuh,
janganlah berlari meninggalkan musuh dengan kebencian tetapi mendekatlah dan
menyelesaikan permasalahan itu dengan kedamaian.
Selain beberapa sifat binatang lebah yang dapat dipelajari dan dijadikan contoh bagi
manusia, lebah juga menghasilkan madu yang dapat dijadikan obat bagi manusia (surat An-Nahl
69). Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah
mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga
mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan
kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu
terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.
Sebagaimana firman Allah, madu adalah obat yang menyembuhkan bagi manusia.
Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur
Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September
1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan
yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari
dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania
mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002
dari 2094 pasiennya total. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut
bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir,
penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya.
Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah siasia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah
satu nama surah: An-Nahl.