Anda di halaman 1dari 1

SEJARAH SEMEN

Orang mesir sudah menggunakan semacam semen untuk kontruksi piramida mereka. Orang
yunani dan orang Roma menggunakan tuf vulkanik yang dicampur dengan gamping sebagai semen, dan
beberapa diantara bangunan ini masih berdiri sekarang. Pada tahun 1824, orang Inggris, Joseph Aspdin,
mendapatkan patn untuk suatu semen buatan yang dibuat dengan mengkalsinasi batu gamping
argilaseo. Dia menamakan semen ini Portland karena beton yang digunakan pada semen ini sangat
menyerupai batu bangunan yang terkenal, yang terdapat di Pulau Portland, di Inggris. Klinker kasar yang
diperoleh dari pembakaran campuran lempung dan batu gamping, dikenal dengan nama Portland, untuk
membedakannya dai semen alam, semen pozolan, atau semen lain. Beton dan semen adalah istilah
untuk dua barang yang berbeda. Beton adalah batuan batuan yang dibuat dari campuran semen, air,
agregat halus dan kasar( biasanya pasir dan batuan kasar), secara terkontrol dengan teliti.