Anda di halaman 1dari 5

Bagaimana Nasib Uangku di Axa Mandiri?

SEBELUMNYA saya bergabung dengan Tabungan Rencana Pendidikan Axa Mandiri, saya
bertanya dan menerima penjelasan dari pihak Axa Mandiri benama Endang Tri Retno W. Dari informasi
yang saya gali dari Mbak Endang, saya menyimpulkan Tabungan Rencana Pendidikan adalah Tabungan
yang dikofer dengan asurasi kesehatan.
Karena berbentuk tabungan, maka saya sewaktu-waktu bisa mengambil seluruh uang yang saya
tabungkan bila nanti saya membutukan. Kesimpulan saya dibenarkan oleh Mbak Endang.
Pada 16 September 2009, saya memutuskan bergabung dengan Tabungan Rencana Pendidikan Axa
mandiri di Cabang Bank Mandiri Sepanjang Sidoarjo Jawa Timur. Saya mengambil premi dengan
pembayaran Rp750.000 per bulan dan mendapatkan No. Polis 510-3706940 atas nama putri saya Felicia
Amanda Salasabila.
Setelah tujuh bulan berjalan, adik saya didiagnosa gagal ginjal dan harus cuci darah 2 kali sepekan
dengan biaya yang cukup besar. Karena kondisi tersebut akhirnya saya memutuskan mengambil seluruh
Tabungan Pendidikan putri saya.
Saya diterima pihak Axa Mandiri yang bernama Endah Tri Suryanti. Betapa tekejutnya saya waktu itu,
ternyata uang yang dapat saya ambil hanya Rp1,4 juta. Padahal saya tidak perna melakukan klim dan
sisanya tidak bisa diambil karena sudah dijadikan unit.
Unit tersebut mempunyai harga dan dikelola layaknya saham kata Mbak Yanti, jika seperti saham, saya
minta unit itu untuk dijual tapi tenyata tetap tidak bisa. Akhirnya saya disarankan oleh Mbak Yanti untuk
membiarkan seluruh uang saya dalam beberapa bulan.
Saya coba untuk telepon Jakarta lewat Bank Mandiri, dari penjelasan Bank Mandiri ternyata Axa Mandiri
adalah institusi yang terpisah dengan Bank Mandiri dan ini baru saya ketahui. Dari pihak Axa Mandiri
Jakarta, saya diinformasikan hal yang sama artinya tidak ada kepastian atas uang saya.
Setelah satu tahun, saya ingin mengambil uang saya, dengan harapan bisa mengambil seluruh uang saya.
Betapa terkejutnya saya, uang saya semuanya tidak bisa diambil termasuk uang yang Rp. 1,4jt.
Alasannya saya tidak melakukan pembayaran tiap bulannya. Sehingga uang tersebut digunakan untuk
melakukan pembayaran premi.
Bagaimana bisa mereka mengambil uang tersebut tanpa ada ijin dari saya. Padahal yang memberi saran
membiarkan itukan pihak Axa Mandiri. Dan yang pasti sampai saat ini saya tidak tahu kejelasan nasib
uang saya.

PENJELASAN:
Biar saya jelaskan dan bagikan sedikit informasi mengenai bisnis investasi atau semacamnya. di
dunia ini saya berani menjamin 100% tidak ada yang namanya mencari uang gampang. semua harus
menggunakan keringat. anda mungkin pernah ditawarkan oleh seseorang produk-produk investasi
misalkan asuransi yang mungkin kira-kira singkatnya seperti ini "anda cukup menyetor 3 juta per tahun
selama 5 tahun, kemudian selama 5 tahun, uang anda akan dilipatkan gandakan menjadi 50 juta, dan
apabila terjadi sesuatu dengan anda yang mengakibatkan anda tidak dapat bekerja atau meninggal,
Maka dana anda akan keluar sebesar dua kali 50 juta, yaitu 100 juta" lalu mendengar tawaran
semacam ini anda tergiur akan keuntungan dan akhirnya bergabung dengan investasi atau asuransi
tersebut. lalu anda berpikir "ya, namanya juga investasi, memang harus jangka waktu panjang baru
menguntungkan" biar saya katakan kepada anda sekalian, apabila anda mendapatkan tawaran seperti
demikian, apapun itu baik axa mandiri, prudentials, manulife dsb, semua isinya itu adalah "kebohongan
belaka" atau dengan kata lain "anda sudah dibohongi uang nya untuk dipinjam oleh pihak mereka untuk
keperluan mereka" karena semua yang ditawarkan itu hanyalah janji di atas kertas yang tidak jelas hitam
dan putihnya. mungkin anda akan berpikir "wah, teman saya main beginian jadi kaya raya loh..." atau
"investasi jangka panjang, kalau sampai saya terjadi apa-apa, anak saya dapat bagiannya".
Memang benar, tidak salah kok mereka jadi kaya, tapi, dari sekian orang yang bergabung,
berapakah persentase mereka yang menjadi kaya atau mereka yang tercover asuransi/investasi nya?
jawabnya 50% mereka rugi/kalah, 30% dana mereka susah keluar atau rugi sedikit saja, 10% mereka
menang/kaya raya/tercover, 10% mereka stabil. persentase tadi tidak benar-benar tepat tetapi hanya
kisaran yang sudah sengaja dibuat dan dipolitikan sehingga agar orang dapat tetap percaya dengan
asuransi/investasi mereka.

CONTOH KASUS :
A menanamkan dana tetapi dia rugi besar, lalu A dengan menyesal cerita dengan B. lalu B
menjawab "ngga kok, teman saya untung besar loh". A tidak puas kemudian dia menceritakan kejelekan
investasi/asuransi yang menbuat dia rugi ke C, lalu C menjawab "iya sih saya sudah 3 tahun tapi dana
saya naik turun nya stabil, segitu-segitu aja. tapi untunglah saya tidak rugi".
Sampai disini kira-kira anda mengerti maksud saya? semua alur perkataan dan cerita seperti ini
sudah diatur berdasarkan persentase yang saya sebutkan di atas sehingga orang berpikir "wah, gw ga tau
deh kenapa lu bisa rugi, jangan-jangan lu ga tau kali cara mainnya...gw seh aman-aman aja tuh. jadi ya
menurut gw asuransi/investasi ini sih menguntungkan..."

CONTOH LAGI:
"saldo saya sewaktu pertama kali masuk asuransi/investasi adalah 30 juta. setelah saya 4 tahun naik loh
menjadi 60 juta. hore saya untung besar. oh iya, saya ingat dulu kata si mbak yang nawarin, kalo lagi
untung, tarik pak dananya" pertanyaan saya sekarang adalah apa semudah yang mbak itu bilang sewaktu
anda akan menarik dana tersebut? ada yang mudah ada yang susah. yang susah, ya anda diulur-ulur
penarikannya dengan alasan surat, data dan dokumen tidak lengkap dengan alasan keamanan. padahal
kalo anda pikir sejenak, saya pas masuk kok gampang banget ya, cuman fotokopi ktp, tanda tangan,
transfer uang dan beres. sisa nya gampang. tapi kok nariknya kayak begini susahnya. yang mudahnya?
ya, anda berhasil menarik dana anda dalam beberapa menit saja seperti anda menarik uang lewat mesin
ATM, tapi setelah anda menarik dana anda, anda pasti kaget karena harusnya anda bisa menarik sebanyak
60 juta kenapa yang diberikan hanya 28 juta? setelah anda komplain dengan staff asuransi,
Ternyata ini rinciannya: 10 juta untuk putaran asuransi, 5 juta untuk biaya admin, 10 juta untuk
pajak, dan anda harus meninggalkan paling tidak 5 juta dana anda, kemudian karena anda menutup
asuransi/investasi ini maka anda dikenakan biaya penutupan sebesar 2 juta. anda kaget "hah!? kok ga
bilang dari awal saya masuk kalau ada beginian?" lalu staff membukakan polis anda pada halaman
tertentu yang berisi persyaratan dan ketentuan yang panjang nya sampai 20 lembar yang mungkin
membuat anda sudah malas membaca yang salah satu poinnya berisi "ketentuan penarikan adalah 5%
untuk administrasi setahun, 5% untuk pajak dll" selamat...jadi siapakah anda? anda adalah tergolong
"30% yang dananya susah keluar atau rugi dikit" seperti yang saya sebutkan di paragraf atas tadi.
kesalkah anda, dana yang anda tanamkan selama 4 tahun yang harusnya anda pikir membuahkan
hasil/keuntungan malah merugikan anda? anda mau lapor/komplain pun tidak bisa. mau melawan atau
menuntut? ya kalau anda punya uang banyak sekali mungkin anda menang, tapi kalau yang anda tuntut
adalah prudentials? axa mandiri? yang secara uang mereka lebih kuat? tanpa bukti jelas dan lain-lain?
anda kalah dan anda cuma bisa menerima kerugian tersebut dengan perasaan kesal.
Lalu, dengan kesal anda memarahi mbak yang nawarin produk investasi/asuransi tersebut "anda
pembohong!" atau "anda benar-benar kurang informatif!". sebenarnya percuma. mereka memang sudah
dilatih, dididik oleh atasan dan managernya untuk tidak informatif, untuk berbohong secara halus dengan
tujuan supaya anda ikut bergabung. pendeknya "mana mau maling ngaku?" kalau dikasih tau enggak
enaknya, mana mau anda bergabung, mana bisa anda dibohongi, iya kan? mbak nya sendiri sudah dilatih
untuk tahan banting, omelin, maki dari anda yang merasa dirugikan. karena apa? setiap orang yang
berhasil mbak ajak join produk mereka, mbak dapat persentasi dan dijanjikan jaminan sekian puluh juta
apabila terjadi kecelakaan atau ketidak sanggupan kerja lagi, pensiun atau kematian. jaman sekarang gitu
loh?! asal gw dapet duit, ya udahlah dimaki tahan aja dikit, atau kabur aja dulu sementara atau minta
atasan pindahin ke cabang lain dulu sementara. padahal sebenarnya, si mbak sendiri sudah dibohongi
oleh atasannya. "jaminan untuk kamu 100 juta? no way!" tiba saatnya beberapa tahun kemudian, si mbak

di target oleh salah satu nasabah yang menyebabkan luka fatal yang mengakibatkan si mbak tidak bisa
bekerja lagi. lalu si mbak klaim janji nya dengan bos. lalu bos nya kasih klaim nya? si mbak mengalami
hal yang sama bahkan lebih parah dari nasabah. si bos bilang "lihat dalam polis halaman 51 poin yang ke
101 berbunyi: klaim ketidakmampuan bekerja lagi hanya diberlakukan apabila sakit keras, seperti
jantung, gagal ginjal dsb, apabila tidak tercantum seperti yang disebutkan, maka klaim hanya diberhak
kan sebesar 5% yang dijanjikan" apabila yang dijanjikan 100 juta, maka klaim nya hanya 5 juta.
Si mbak nangis darah?! anda akan berpikir "loh anda curhat ya, jangan-jangan kamu salah satu
korban yang dirugikan" jawaban saya "ya benar, saya salah satu orang yang pernah dirugikan, sekaligus
pernah menjadi agen salah satu asuransi/investasi. jadi saya pernah juga merugikan orang lain. karena
saya bergaul akrab dengan atasan saya, makanya saya tahu kejadian si mbak di atas. untung saja saya
tidak pernah dicelakan oleh nasabah saya.
Tapi pengalaman tentang mbak yang dicelakan di atas adalah nyata. sedikit masukan untuk anda
yang bergabung dengan asuransi axa mandiri yang bersifat investasi. axa mandiri menggunakan sistem
unit link yang dimana harga saham unit link mereka adalah mereka yang menentukan sendiri. berbeda
dengan saham yang sudah go public dimana harga saham bisa dipantau. unit link tidak, jadi harga semaumaunya axa. anda sewaktu pertama kali join pasti diberi posisi unit link mereka, misal 121.6788 point.
jadi saat anda kira saldo anda sudah untung dan anda menariknya. anda tidak benar-benar mendapatkan
sebesar yang anda inginkan. misal anda pertama masuk, taruh dana 10 juta. 3 tahun kemudian menjadi 20
juta. anda pikir anda untung dan mau menark semua 20 juta.
Pada saat anda menarik, anda akan ditahan selama 1-2 minggu, dan dana anda akan dikeluarkan
axa saat harga unit link mereka sedang turun. misal saat itu saldo 20 juta, otomatis unit link anda naik
menjadi misalnya 223,556 point.kemudian harga unit link axa yang diizinkan setelah beberapa minggu
adalah 76.500,678 rupiah per unit link point (biasanya axa akan memberikan saat unit link harga nya lagi
rendah-rendah nya atau malah mereka meng mark up sendiri harga unit link), maka dana yang keluar
adalah 223,556 x 76500.678 = 17.117.100,10968. jadi anda untung atau rugi? rugi dong! anda mau tutup
premi. tapi setelah anda pikir, sayang juga ya, soalnya asuransi nya bilang "cukup bayar premi selama 5
tahun sebesar 3 juta setahun, kalau ada kecelakaan, kematian atau sakit, jaminannya keluar atau biaya ini
itu di cover" kalau anda akhirnya memutuskan untuk "demi" untuk asuransi, selamat anda terjebak sekali
lagi...karena asuransi tersebut hanya hitam di atas putih atau kebohongan halus yang mungkin tidak jelas
kecelakaan macam apa, sakit macam apa, kematian seperti apa yang akan di cover, sehingga tiba saatnya,
hanya seberapa juta saja yang keluar. lalu?! anda berpikir untuk keluar dari asuransi dan investasi
tersebut? anda memang bijak, tetapi anda dikenakan biaya sekian persen dari total dana awal yang anda
masukan. jadi?! anda untung rugi?! saya tidak dapat menjawab, anda yang jawab sendiri =) lalu anda
pikir investasi apa dong yang bagus sekarang? saya akan kembalikan kepada anda pada cara pandangan
lama? sebenarnya jaman dulu orang investasti seperti apa sih? investasi adalah mengalokasikan dana

dalam bentuk barang atau benda yang bersifat riil yang tujuannya adalah akan menguntungkan di jangka
waktu mendatang. lalu asuransi seperti axa mandiri, prudentials, manulife, dsb itu investasi bukan? saya
akan menjawab "bukan". investasi itu seperti rumah, toko, emas, tanah, pohon jati, kelapa sawit, atau
barang/benda lain yang bersifat riil walau dalam keadaan apapun ekonomi dunia, anda masih tetap
memiliki benda tersebut, bukan kertas berisikan tanda tangan... semoga isi tulisan saya dapat bermanfaat
bagi anda semua yang ada di milis ini dan dapat anda copy paste untuk mencerahkan saudara-saudara
atau teman-teman rekan anda. terima kasih =)