Anda di halaman 1dari 2

CTM mengandung chlorpheniramine maleate.

Chlorpheniramine maleate termasuk dalam


kategori agen antialergi, yaitu histamin (H1-receptor antagonist). Chlorpheniramine maleate
memiliki nama kimia 2-Pyridinepropanamine, b-(4-chlorophenyl)-N,N-dimethyl.

Obat ini biasa digunakan untuk meredakan bersin, gatal, mata berair, hidung atau
tenggorokan gatal, dan pilek yang disebabkan oleh hay fever (rinitis alergi), atau alergi
pernapasan lainnya.

Penelitian pada hewan pada obat ini tidak menunjukkan risiko pada janin tetapi tidak ada
studi terkontrol pada wanita hamil.

Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek samping (selain penurunan fertilitas) yang
tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita dalam 1 trimester, serta tidak ada bukti
risiko pada trimester berikutnya.

Obat golongan ini memiliki efek penenang yang relatif lemah dibandingkan dengan
antihistamin generasi pertama. Chlorphenamine sering dikombinasikan dengan
fenilpropanolamin untuk membentuk suatu obat alergi dengan antihistamin dan dekongestan.

Antihistamin sangat membantu dalam kasus di mana alergi merupakan penyebab batuk atau
pilek (http://health.detik.com/readobat/574/ctm)

Indikator Methyl Orange (MO)


Metil Orange (Methyl Orange) MO adalah senyawa organik dengan rumus
C14H14N3NaO3S dan biasanya dipakai sebagai indikator dalam titrasi asam basa. Indikator
metal orange (MO) ini berubah warna dari merah pada pH dibawah 3.1 dan menjadi warna
kuning pada pH diatas 4,4 jadi warna transisinya adalah orange. Struktur indikator ini adalah
sebagai berikut:
.[13]
Indikator metil orange (methyl orange) MO merupakan indikator asam-basa yang berwarna
merah dalam suasana asam dan berwarna jingga dalam suasana basa, dengan trayek pH 3,1
4,4. Penggunaan methyl orange (MO) dalam titrasi :

1.
Tidak dapat digunakan untuk titrasi asam kuat oleh basa kuat, karena pada titik
ekivalen tidak tepat memotong pada bagian curam dari kurva titrasi, hal ini disebabakan
karena titrasi ini saling menetralkan sehingga akan berhenti pada pH 7.
2.
Titrasi asam lemah oleh basa kuat. Jelas tidak boleh digunakan karena pada pH + 9,
untuk konsentrasi 0,1 M.
3.
Titrasi basa lemah oleh asam kuat, dapat dipakai, tetapi harus hati-hati, titrasi harus
dihentikan asal sudah terjadi perubahan warna.
4.
Titrasi garam dari asam lemah oleh asam kuat. Metil orange (MO) dapat dipakai
tetapi titrasi harus dihentikan setelah warna berubah.
S.M. Khopkar, Konsep Dasar Kimia Analitik, Jakarta: UI-Press, 2008

Anda mungkin juga menyukai