Anda di halaman 1dari 49

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

PRIANDANI SRI MAHANANI


HAYATUN NISA
DESMIATI
NINDY OCTAVIANTI
IRA SUMITA

(1201102010164)
(1201102010178)
(1201102010188)
(1201102010209)
(1201102010222)

Latar Belakang

Setiap perusahaan besar pastilah memiliki sistem informasi sumber


daya manusia (human resource information system).
Sistem sumber daya manusia membantu bisnis dalam:
1. mengembangkan susunan kebutuhan kepegawaian
2. mengidentifikasi potensi-potensi karyawan baru
3. menyimpan arsip karyawan
4. menjejaki pelatihan
5. Keterampilan
6. prestasi kerja karyawan
7. membantu para manajer mengembangkan rencana yang sesuai
dengan kompensasi dan pengembangan karir karyawan.

Pengertian Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sistem informasi sumber daya manusia adalah sistem yang


bertugas untuk mengumpulkan dan memelihara data yang
menjelaskan sumber daya manusia.
Sistem informasi sumber daya manusia adalah sebuah
sistem yang mendukung proses pengambilan keputusan
dengan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan.
Sistem informasi sumber daya manusia merupakan sebuah
bentuk interaksi atau pertemuan antara bidang ilmu
manajemen sumber daya manusia dan teknologi informasi.

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak
dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun dari
luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan
karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam
perencanaan sumber daya manusia.
Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Pendidikan dan pelatihan memiliki fungsi untuk menjaga
kualitas sumber daya manusia dalam organisasi melalui
berbagai aktivitas pelatihan, pendidikan dan
pengembangan sebagai upaya peningkatan kemampuan
dan keterampilan kerja.
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Manajemen data adalah suatu kegiatan pengolahan data yang
berhubungan dengan pegawai dan memproses data
tersebut sehingga data tersebut dapat digunakan sebagai
sumber informasi untuk memenuhi kebutuhan informasi
bagi semua yang membutuhkan.
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia

Fungsi Sumber Daya


Manusia

Perekrutan dan Penerimaan (recruiting and hiring)


Pendidikan dan Pelatihan
Manajemen Data
Penghentian Informasi Sumber Daya Manusia
Kegiatan penghentian berfungsi untuk mengelola seluruh
tindakan pemutusan hubungan kerja dalam organisasi
yang disebabkan karena banyak hal seperti habisnya masa
kontrak, pensiun, meninggal, atau karena suatu kesalahan
yang menyebabkan seorang pegawai harus diberhentikan.

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Internal
Pada subsistem input sistem informasi SDM ini, data yang
diolah terdiri dari data personil dan data keuangan.
oElemen data personil
oElemen data akuntansi

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Internal
Pada subsistem input sistem informasi SDM ini, data yang
diolah terdiri dari data personil dan data keuangan.
oElemen data personil
Relatif lebih permanen dan bersifat non-keuangan. Contohnya
adalah nama pegawai, jenis kelamin, tanggal lahir, pendidikan, dan
jumlah tanggungan.

oElemen data akuntansi

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Internal
Pada subsistem input sistem informasi SDM ini, data yang
diolah terdiri dari data personil dan data keuangan.
oElemen data personil
oElemen data akuntansi

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Internal
Pada subsistem input sistem informasi SDM ini, data yang
diolah terdiri dari data personil dan data keuangan.
oElemen data personil
oElemen data akuntansi
Bersifat keuangan, dan cenderung lebih dinamis dibandingkan data
personil. Contoh elemen data adalah upah perjam, gaji perbulan,
pendapatan kotor saat ini dan pajak penghasialan tahun berjalan.

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o Intelijen Pemerintah.
Pemerintah menyediakan data dan informasi yang membantu
perusahaan mengikuti berbagai peraturan ketenagakerjaan.

o
o
o
o
o

Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o Intelijen Pemerintah.
o Intelijen Pemasok.
Pemasok mencakup perusahaan seperti perusahaan asuransi, yang
memberikan tunjangan pegawai, dan lembaga penempatan lulusan
universitas serta agen tenaga kerja yang berfungsi sebagai sumber
pegawai baru.

o
o
o
o

Intelijen Serikat Pekerja.


Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o Intelijen Pemerintah.
o Intelijen Pemasok.
o Intelijen Serikat Pekerja.
Serikat pekerja memberikan data dan informasi yang digunakan
dalam mengatur kontrak kerja antara serikat pekerja dan
perusahaan.

o Intelijen Masyarakat Global


o Intelijen Masyarakat Keuangan
o Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Masyarakat global menyediakan informasi yang menjelaskan
sumber daya local

o Intelijen Masyarakat Keuangan


o Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Masyarakat keuangan memberikan data dan informasi ekonomi
yang digunakan ke dalam perencanaan personil.

o Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing

Model Sistem Informasi


Sumber Daya Manusia

Sumber Eksternal
o
o
o
o
o
o

Intelijen Pemerintah.
Intelijen Pemasok.
Intelijen Serikat Pekerja.
Intelijen Masyarakat Global
Intelijen Masyarakat Keuangan
Intelijen Pesaing
Dalam industry tertentu yang memerlukan pengetahuan dan
kahlian yang snagat khusus,

Database HRIS

Sistem yang bertugas menjelaskan fungsi yang


berhubungan dengan pengumpulan data dari elemenelemen di lingkungan luar perusahaan khususnya elemenelemen yang berhubungan dengan informasi yang
dibutuhkan.

Database HRIS

Isi Database
Database HRIS dapat beriis data yang menjelaskan tidak
hanya pegawai, tetapi juga organisasi dan perorangan
dilingkungan perusahaan. Elemen-elemen lingkungan
mempengaruhi sumber daya manusia dalam beberapa
cara: Data pegawai dan data non-pegawai

Database HRIS

Lokasi Database HRIS


Dalam perusahaan HRSP, sebagian besar database HRIS
ditempatkan pada komputer sentral perusahaan, tetapi data
base yang lain berada di dalam SDM, pada divisi operasi
lain, dan di luar pusat pelayanan.

Output HRIS

Bentuk dasar Output


Perangkat lunak HRIS

Output HRIS

Bentuk dasar Output


Pemakai HRIS biasanya menerima output dalam bentuk
laporan periodik dan jawaban atas database queries. Model
matematika digunakan dalam beberapa hal, dan ada yang
menggunakan sistem pakar.
Perangkat lunak HRIS

Output HRIS

Bentuk dasar Output


Perangkat lunak HRIS

Output HRIS

Bentuk dasar Output


Perangkat lunak HRIS
Perangkat lunak sistem output yang digunakan oleh
perusahaan HRSP kadang berbentuk siap pakai (Prewritten)
yang dibeli dari pemasok perangkat lunak, atau kadang
dikembangkan sendiri oleh perusahaan.

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Perencanaan angkatan kerja melibatkan semua kegiatan yang
memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasikan
kebutuhan pegawai di masa datang.
Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Perusahaan membawa pegawai baru ke dalam organisasi
melalui subsistem perekrutan. Dari segi jumlah aplikasi, ini
merupakan subsistem output terkecil.
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Dalam hal jumlah aplikasi, ini merupakan subsistem terbesar.
Namun, dalam hal persentase aplikasi yang digunakan,
manajemen angkatan kerja di urutan terakhir.
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Semua aplikasi lain juga menikmati tingkat penerapan yang
tinggi. Kehadiran adalah satu-satunya area yang paling besar
usaha pengembangannya.
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Berbagai aplikasi dalam subsistem ini umumnya sangat rumit
dan sukar dilaksanakan. Defined contribution dan defined
benefit memungkinkan seorang pegawai mengakumulasi
dana pensiun untuk mencapai standar hidup tertentu,
ditentukan dengan perhitungan aktuaria.
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan

Subsistem Output

Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja


Subsistem Perekrutan
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
Subsistem Kompensasi
Subsistem Tunjangan
Subsistem Pelaporan Lingkungan
Berbagai aplikasi ini membuat HRIS tetap berjalan, misalnya
dalam hal pelaporan kebijakan dan praktik personalia
perusahaan kepada pemerintah. Berbagai aplikasi

Status Sistem Informasi Sumber


Daya Manusia Masa Kini

Karena HRIS relatif terlambat bergabung dalam komputer,


HRIS dapat menjadi area fungsional berpotensi terbesar
dalam menerapkan komputer untuk pemecahan masalah.
HRIS ditujukan bagi fungsi manajemen pengorganisasian,
penyusunan staf dan pengarahan menurut Fayol, yang
selama ini diabaikan oleh sistem informasi lain.

Penggunaan Sistem Informasi Sumber


Daya Manusia oleh Manajer

Direktur SDM menggunakan informasi dari semua


subsistem output, seperti halnya eksekutif lain, manajer
EEO/AA di dalam SDM, dan manajer lain di seluruh
perusahaan. Manajer unit-unit di dalam SDM memiliki
perhatian khusus dalam subsistem itu yang berhubungan
dengan operasinya.

TERIMA KASIH