Anda di halaman 1dari 29

HEPATITIS A

PRAJANTI TILAN UNDANG


YUANITA PERMATA
SANG NYOMAN OKA
ANDRIA OLIVIA
RESSY HASTOPRAJA
GLEN JACOBS
PUSKESMAS KECAMATAN DUREN SAWIT

STATUS PASIEN
Nama fasilitas pelayanan kesehatan :

Puskesmas Kecamatan Duren Sawit


Nomor Rekam Medis :

IDENTITAS PASIEN
Pasien
Nama

Tn. D

Umur

16 th

Alamat

Jl. Cipinang Bali

Jenis Kelamin

Laki-laki

Agama

Islam

Pendidikan

SMP

Pekerjaan

Pelajar

Status perkawinan

Belum kawin

Kedatangan yang ke
Telat diobati
sebelumnya

Alergi obat
Riwayat Penyakit
Dahulu
Sistem pembayaran

Disangkal

Keterangan

datang dengan ibunya

Belum

Disangkal
KJS

ANAMNESIS

Keluhan utama: Badan kuning


Keluhan tambahan : demam, mata kuning, badan lelah, mual,

muntah, perut begah, kecing seperti teh

RIWAYAT PENYAKIT
SEKARANG
Muncul bintil-bintil merah di sekitar bibir sebelah kiri sejak dua hari yang

lalu.
Awalnya muncul satu bintil seperti jerawat, lalu pasien memencetnya dan

keluar cairan putih.


Keesokan harinya jerawat kecil tersebut malah bertambah banyak
Awalnya pasien merasa agak nyeri pada daerah bibirnya tetapi saat ini

bintil-bintil merah di bibirnya tersebut sudah tidak terasa sakit lagi


Saat ini pasien ke Puskesmas karena merasa terganggu dengan warna

kemerahan yang ditimbulkan oleh bintil tersebut.


Pasien belum pernah merasakan keluhan yang sama sebelumnya.
Pasien mengatakan kira-kira satu minggu yang lalu, pasien dan suaminya

menjenguk keponakannya yang tinggal di sebuah asrama yang sedang


menderita Herpes.

RIWAYAT PENYAKIT
DAHULU
Pasien mengatakan tidak pernah mengalami keluhan seperti ini

sebelumnya.

RIWAYAT PENYAKIT
KELUARGA

DATA ANGGOTA KELUARGA


No.

1.

Nama

Yati

Umur

73 tahun

Status dalam

Jenis

keluarga

kelamin

Nenek

Perempuan

Pekerjaan

Ibu

Rumah

Tangga
2.

Joko

42 tahun

Kepala keluarga

Laki-laki

Pedagang

3.

Tuti

38 tahun

Isteri

Perempuan

Pedagang

4.

Dodi

16 tahun

Anak

Laki-laki

Pelajar

5.

Bayu

13 tahun

Anak

Laki-laki

Pelajar

6.

Dina

8 tahun

Anak

Perempuan

Pelajar

Pasien adalah anak kedua dari tiga bersaudara, sepengetahuan pasien ibu
dan kakak pasien pernah memiliki keluhan yang sama dan didiagnosa
terkena hepatitis A.
Ayah dan adik pasien tidak pernah menderita penyakit yang berat ataupun
keluhan yang mengganggu aktivitasnya dan dalam kondisi sehat.

RIWAYAT SOSIAL DAN


EKONOMI
Pasien tinggal bersama ayah, ibu, nenek,

dan kedua adiknya


Di sebuah rumah tipe 21 milik sendiri
Pasien seorang pelajar yang aktif dalam
kegiatan dilingkunganya seperti pengajian
dan kegiatan kelurahan
Saat ini tidak sedang mengalami kesulitan
ekonomi ataupun stress psikologik

KONDISI RUMAH

Kompleks DKI blok P3 no.10

VENTILASI

KEBERSIHAN DAN TATA


LETAK BARANG

DAPUR DAN KAMAR MANDI

AIR DAN KEBERSIHAN


Sember air:

Air PAM dan

Pembuangan sampah

Dibuang di tempat pembuangan


sampah sementara yang ada di
sekitar rumahnya

PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran

Status gizi

: Compos Mentis
: Tampak sakit sedang
: 50 kg
: 168 cm
: 17,7
: kurang

Tanda vital
Tekanan Darah
Frekuensi nadi
Frekuensi pernapasan
Suhu

: 120/80 mmHg
: 88x/ menit
: 26x/ menit
: 36,9o C

Keadaan umum
Berat badan
Tinggi badan
IMT

STATUS GENERALIS
Kepala
Rambut
Mata

Telinga
Hidung
Tenggorokan
Gimul
Leher
Paru
Jantung
Abdomen

Inspeksi
Auskultasi

: Normal
: Hitam, merata, tidak mudah dicabut
: Sklera ikterik
: Liang telinga lapang, serumen sedikit
: Normal
: Normal
: Normal
: Normal
: Normal
: Normal
:
: Perut tampak datar
: BU + 7x/mnt

Palpasi
: NT + (epigastrium), supel, hepatomegali (3 jari dibawah arcus costae,
konsistensi kenyal, tepi rata)
Perkusi
: timpani, NK Punggung
Ekstrimitas

: Normal
: Normal

DIAGNOSIS HOLISTIK
Aspek Personal

Pasien datang dengan keluhan terdapat bintil-bintil kecil di sekitar


bibir sebelah kiri. Pasien khawatir bintil tersebut tidak hilang dan
akan meninggalkan bekas luka di wajahnya dan berharap lekas
sembuh dan tidak meninggalkan bekas luka.
Pasien merasa dirinya menderita asam urat
Aspek Klinis

Hepatitis A
Dd/ Kolelitiasis, Kolesistitis
Obes kelas I

DIAGNOSIS HOLISTIK
Aspek Resiko Internal:

Kondisi tubuh pasien yang sedang kurang baik karena pasien


sulit tidur
Aspek Psikososial, keluarga dan lingkungan:
Derajat Fungsional:

Pasien tidak bisa beraktivitas seperti biasa karena cepat lelah


sehingga pasien ijin dari sekolah

PENATALAKSANAAN
PASIEN
Non Medikamentosa:
Anjuran untuk menjaga
kondisi tubuh tetap
sehat
dengan beristirahat cukup
Anjuran agar minum obat
secara teratur
Medikamentosa:
Acyclovir cream dan tablet 200
mg 5x/hr tiap 4 jam, Vit B
Complex

PENATALAKSANAAN

Keluarga
Mengawasi pemeberian

obat
Edukasi tentang penularan

penyakit yang di derita


pasien serta faktor
resikonya
Edukasi pola hidup sehat

Lingkungan
Penyuluhan tentang

penyakit Herpes dan pola

RENCANA
PENATALAKSANAAN

No.
1.

Kegiatan

Aspek Personal:

Rencana Intervensi

-Evaluasi:

Sasaran

Pasien

Waktu

Hasil yang diharapkan


Keluhan dan kekhawatiran pasien

Keluhan terdapat bintil- Keluhan, kekhawatiran dan

dapat berkurang

bintil kecil di sekitar

harapan pasien

-Pasien mengerti tentang

bibir sebelah kiri

-Intervensi:

penyakitnya beserta faktor resiko

berwarna merah

Edukasi bahwa penyakit yang

dan cara memperkecil faktor resiko

dialami pasien terjadi karena

tersebut

tertular dari orang lain dan


disaat kondisi fisik pasien
kurang baik
-Memberitahu tentang
diagnosis banding dan
prognosis dari penyakit pasien

-Pasien merasa dirinya

-Motivasi untuk melakukan

menderita asam urat

pemeriksaan spesifik yang


mengarah terhadap gejala yang
dialami pasien

-Pasien

-Dapat diketahui diagnosa dan


diberikan terapi yang tepat

2.

Aspek Klinis:

-Edukasi :

Pasien

5 hari

-Pasien meminum obatnya

Herpes Labialis

Menyarankan pasien

secara teratur

et causa Herpes

agar meminum obatnya

-Keluhan berkurang

Simpleks Tipe 1

secara teratur

sampai penyembuhan

-Terapi:

Pemberian acyclovir
cream dan tablet 200
mg 5x/hr tiap 4 jam,
Paracetamol, Vit B

Complex

-Obes kelas I

-Edukasi agar
mengurangi berat

badan dengan pola


makan yang baik dan
olahraga

Pasien

-Pasien dapat mencapai


berat badan idealnya

3.

Aspek Resiko

-Edukasi:

Internal:

Menyarankan pasien

cukup dan makan serta

Kondisi tubuh

untuk istirahat yang

olahraga secara teratur

pasien yang

cukup, makan

sedang kurang

teratur dan olahraga

baik karena

secara teratur agar

pasien sulit

kondisi tubuhnya

tidur

baik sehingga tidak

mudah terserang
penyakit

Pasien

-Pasien istirahat/ tidur

4.

Aspek

-Edukasi:

Pasien dan

Pasien dan

Psikososial:

Bahwa penyakit

keluarga

keluarganya dapat

Menjenguk

herpes simpleks

pasien

lebih waspada bila ada

keponakannya

adalah penyakit

anggota keluarga

yang mederita

yang mudah

ataupun tetangga

herpes

menular melalui air

sekitar yang sedang

liur dan terbawa

menderita penyakit

udara, dan orang

yang mudah menular

yang kondisi
tubuhnya sedang
tidak baik akan
lebih mudah tertular

TINDAK LANJUT DAN


INTERVENSI
Tanggal

Intervensi, Diagnostik Holistik dan Rencana Terapi

Kedatangan pertama

1)

Melakukan anamnesis dengan baik

hari Jumat, 17

2)

Melakukan pemeriksaan fisik

Desember 2010

3)

Membuat diagnostik holistik

4)

Memberikan penatalaksanaan dan terapi yang tepat

Intervensi yang dilakukan:

1)

Memberi informasi secara lengkap mengenai penyakit Herpes Simpleks

2)

Edukasi kepada pasien untuk meminum obatnya secara teratur dan tuntas

3)

Edukasi agar pasien beristirahat cukup, makan makanan sehat dan olahraga teratur agar
mencapai berat badan ideal

4)

Edukasi kepada pasien cara menghindari penyakit yang mudah menular

5)

Motivasi untuk melakukan pemeriksaan spesifik yang mengarah terhadap gejala yang
dialami pasien

KESIMPULAN PENATALAKSANAAN PASIEN


Diagnostik Holistik pada saat berakhirnya binaan pertama
DALAM
Aspek Personal
BINAAN
PERTAMA
Pasien datang
dengan keluhan timbul bintil-bintil kecil berwarna merah di sekitar bibir
sebelah kirinya, pasien merasa dirinya menderita asam urat
Aspek Klinis
-

Herpes Labialis et causa Herpes Simpleks Tipe 1, dd/ Impetigo Krustosa

Obes kelas I

Aspek Resiko Internal

Kondisi tubuh pasien yang sedang kurang baik karena pasien sulit tidur
Aspek Psikososial, keluarga dan lingkungan
Belum lama ini pasien menjenguk keponakannya yang mederita Herpes
Derajat Fungsional:
Derajat I, pasien tetap dapat beraktivitas seperti biasa

Faktor pendukung terselesaikannya masalah pasien:

Pasien patuh meminum obat secara teratur

Faktor penghambat terselesaikannya masalah pasien:

Tidak ada

Rencana penatalaksanaan kepada pasien

Memberikan terapi antivirus dengan dosis yang tepat

Melihat kemajuan yang dialami pasien selama menjalani pengobatan

Diet dan olahraga untuk mencapai berat badan ideal

Pemeriksaan kadar asam urat

THANK YOU..