Anda di halaman 1dari 31

TRANSMISI DAYA I

TEKNIK TENAGA LISTRIK


Oleh : Yusfik Hazman

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

INDUKTANSI DAN REAKTANSI INDUKTIP


Dalam penurunan rumus-rumus untuk induktansi dan reaktansi induktip
dari sesuatu konduktor biasanya diabaikan dua faktor, yaitu :
a)
b)

Efek kulit (skin effect),


Efek sekitar (proximity effect).

Efek kulit adalah gejala pada arus bolak-balik, bahwa kerapatan arus dalam
penampang konduktor tersebut makin besar kearah permukaan kawat.
Tetapi bila kita tinjau hanya frekuensi kerja (50 Hz atau 60 Hz) maka
pengaruh efek kulit sangat kecil dan dapat diabaikan.
Efek sekitar ialah pengaruh dari kawat lain yang berada disamping kawat
yang ditinjau sehingga distribusi fluks tidak simetris lagi. Tetapi bila radius
konduktor kecil terhadap jarak antara kedua kawat kecil maka efek sekitar
ini sangat kecil dan dapat diabaikan.

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

MEDAN MAGNIT PADA KAWAT LISTRIK


Penghantar silinder yang bulat dan padat.
Induktansi dari suatu rangkaian magnit yang mempunyai
permeabilitas yang konstan dapat diperoleh dari penetapan
berikut ini,
1. Intensitas Medan Magnit H, dari Hukum Ampere
2. Kerapatan Fluks Magnit B ( B=.H )
3. Ikatan Fluks
4. Induktansi dari Ikatan Fluks per ampere ( L = / I )

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Hubungan Kerapatan Medan dan Kuat Medan


Kerapatan medan B maupun Kuat medan H merupakan besaran vektor ( mempunyai besar & arah ).
Hubungan antara B dan H dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan :

B .H

B

H

Dimana:
B = Kerapatan medan magnet suatu bahan [Weber/m2]
= Permeabilitas (daya hantar magnet) bahan [Wb/Am = s/m]
H = Intensitas / Kuat medan magnet suatu bahan [Ampere/m]
Permeabilitas pada ruang bebas (udara), 0 , mempunyai nilai 4 x 10-7 H/m.
= . 0 = permeabilitas bahan
= permeabiltas relatif bahan terhadap media udara
Material seperti besi dan nikel mempunyai permeabilitas yang relatif lebih tinggi dan
biasanya disebut sebagai material yang mempunyai karakteristik ferromagnet.
27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Pada gambar berikut memperlihatkan potongan 1 meter penghantar silindris bulat


padat dengan jari-jari r , arus yang mengalir masuk penghantar adalah I.
untuk jenis penghantar non-magnit, permeabilitasnya adalah
Menurut Hukum Ampere,

Untuk menentukan medan magnit didalam kawat penghantar, tinjau lintasan


lingkaran didalam penghantar yang berjari-jari x ,

Dimana I x adalah bagian dari total arus I dalam penghantar yang masuk kedalam
lintasan lingkaran dengan jari-jari x , maka penyelesaiannya adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Dengan menganggap distribusi arus yang seragam didalam penghantar, yaitu

maka,

Untuk suatu penghantar non-magnit, Kerapatan Fluks Magnit B x adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Integrasi dari x = 0 sampai dengan x = r menentukan ikatan fluks total dibagian


dalam penghantar, int , adalah,

Induktansi bagian dalam penghantar per satuan panjang akibat ikatan fluks ini, Lint ,
adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Untuk menentukan kuat medan magnit diluar kawat penghantar, pilih lingkaran yang
ditinjau dengan jari-jari x, dimana x > r.
Arus yang mengalir masuk dalam lintasan lingkaran yang menutupnya adalah
seluruh arus I didalam kawat penghantar tersebut, dimana,

sehingga,

Diluar penghantar, permeabilitas media nya adalah udara, = 0 = 4.10-7 (H/m),


maka,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Karena seluruh arus I diikat oleh fluks diluar penghantar, maka,

Integrasi antara 2 titik luar pada jarak D1 dan D2 dari pusat penghantar yang ditinjau,
akan memberikan ikatan fluks luar 12 antara D1 dan D2 ,

Induktansi luar per satuan panjang L12 akibat ikatan fluks antara D1 dan D2 adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

Total fluks P yang mengikat penghantar sampai keluar dititik luar P dengan jarak D
adalah jumlah ikatan fluks dalam dan ikatan fluks luar dari jarak D1 = r sampai D2 =
D, yaitu,

diketahui bahwa,
Total induktansi LP akibat kedua ikatan fluks dalam dan luar yang jaraknya D dari
pusat penghantar adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

10

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

11

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

12

Konversi Satuan-satuan

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

13

MEDAN MAGNIT PADA KAWAT LISTRIK

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

14

Ikatan Fluks dari Penghantar yang terdiri dari M kawat


Setiap kawat penghantar membawa arus yang sama besarnya dan jumlah arus pada
seluruh penghantar tersebut adalah nol.

Ikatan fluks kPk , yang mengikat penghantar k


sampai keluar sejauh titik P akibat arus I k yang
mengalir pada penghantar k itu sendiri, sehingga,

Ikatan fluks kPm , yang mengikat penghantar k sampai keluar sejauh titik P akibat arus I
yang mengalir pada penghantar m, adalah,

Ikatan fluks kP , yang mana mengikat penghantar k sampai keluar sejauh titik P akibat
arus I yang mengalir pada seluruh penghantar dari penghantar 1 sampai m, adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

15

sementara Dkk = rk = -.rk dan m = k ,

Jika titik P terletak jauh tak terhingga, maka DPm / DPM 1, dan ln (DPm / DPM) = 0, sehingga,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

16

Induktansi dari Dua Kawat Fasa Tunggal


Dua kawat penghantar fasa tunggal yang terdiri dari penghantar silindris bulat padat, yaitu
kawat x dan kawat y.
Kawat x berjari-jari rx membawa arus Ix = I

Kawat y berjari-jari ry membawa arus Iy = -I


Sehingga I = 0
Ikatan fluks total pada penghantar x adalah,

dimana,
Induktansi dari penghantar x adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

17

Dengan cara yang sama, ikatan fluks total pada penghantar y adalah

Induktansi total sirkit fasa tunggal disebut dengan induktansi loop, adalah,

Jadi Induktansi dari dua saluran kawat


penghantar fasa tunggal diperlihatkan
pada gambar dibawah ini,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

18

Induktansi dari Tiga Kawat Fasa Tiga dengan jarak yang sama
Tiga kawat penghantar tiga fasa terdiri dari penghantar silindris padat a, b dan c dengan
jari-jari r dan jarak antara tiap dua penghantar D seperti gambar dibawah ini.
Dengan menganggap arus urutan positif Ia, Ib dan Ic seimbang sehingga Ia + Ib + Ic = 0.
Ikatan fluks total penghantar fasa a adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

19

Induktansi dari Kawat Penghantar yang tersusun (Strand)


Gambar dibawah ini memperlihatkan dua kawat penghantar fasa tunggal terdiri dari
dua penghantar komposit (bersusun) X dan Y. Penghantar X mempunyai n buah subkonduktor yang identik, dengan jari-jari masing-masing r dan dengan arus pada
masing-masing sub-konduktor i / n ampere. Penghantar Y terdiri dari m buah subkonduktor yang identik, dengan jari-jari masing-masing r dan arus balik pada masingmasing sub-konduktor i / m ampere. Jumlah dari semua arus adalah nol.

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

20

Ikatan fluks 1 pada sub-konduktor 1 yang ditimbulkan oleh semua arus pada
penghantar X adalah,

Dengan memperhatikan penghantar balik m, maka ikatan fluks 1 pada subkonduktor 1 yang ditimbulkan oleh semua arus pada penghantar X dan
penghantar Y adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

21

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

22

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

23

Cara lain dalam penyelesaian Induktansi Kawat-kawat Pilin (Strand)


Gambar dibawah ini memperlihatkan dua kawat penghantar fasa tunggal terdiri dari
dua penghantar komposit (bersusun) x dan y. Penghantar x mempunyai N buah subkonduktor yang identik, dengan jari-jari masing-masing rx dan dengan arus pada
masing-masing sub-konduktor I / N ampere. Penghantar y terdiri dari M buah subkonduktor yang identik, dengan jari-jari masing-masing ry dan arus balik pada masingmasing sub-konduktor I / M ampere. Jumlah dari semua arus adalah nol.
Fluks total k yang mengikat sub-konduktor k dari penghantar x adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

24

Hanya 1/ N bagian dari arus total pada penghantar I yang diikat oleh fluks ini,
sehingga, Ikatan fluks k dari sub-konduktor k dengan arus didalamnya
adalah,

Ikatan fluks total pada penghantar x adalah,

Sebagai catatan bahwa ln A = ln A dan ln Ak = ln Ak (Jumlah dari ln A1


s/d AN = ln dari hasil perkalian A1 s/d AN), sehingga Ikatan fluks total pada
penghantar x ditulis,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

25

Induktansi dari penghantar x adalah,

dapat ditulis,

dimana,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

26

Dengan cara yang sama dapat dihitung induktansi pada penghantar y, yaitu,

dimana,

Induktansi total L dari sirkit fasa tunggal adalah,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

27

SOAL 4.12
Kembangkanlah GMD, GMR dari penghantar x dan y untuk N = 3 dan M = 2.
Kemudian evaluasilah Lx, Ly dan L dalam H/m untuk dua kawat penghantar
fasa tunggal pada gambar dibawah ini.

Dxy

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

28

Penyelesaian :
Untuk N = 3 dan M = 2 akan menjadi,

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

29

SOAL 4.13

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

30

Terima Kasih & Selanjutnya


Tinjaulah Lebih Jauh Tentang

GMR & GMD

27 Desember 2014

Transmisi Daya I oleh Yusfik Hazman

31