Anda di halaman 1dari 24

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Kebersihan
Kebersihan adalah untuk memeliharadiri Upaya manusia dan lingkungannya dari segala yang kotor dan keji dalam
rangka mewujudkan dan Melestarikan kehidupan yang sehat dan nyaman. Merupakan kebersihan bagi
terwujudnya syarat kesehatan, dan sehat adalah salah satu faktor yang dapat Memberikan kebahagiaan.
Sebaliknya tidak kotor Merusak keindahan saja tetapi juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, dan
sakit Merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan penderitaan.

B. Pentingnya Kebersihan
Ungkapan "Bersih Pangkal sehat" mengandung arti Betapa Pentingnya kebersihan bagi kesehatan manusia, baik
per-orangan, keluarga, masyarakat maupun lingkungan.
Begitu Pentingnya kebersihan menurut Islam, Sehingga orang yang membersihkan diri atau mengusahakan
kebersihan akan dicintai oleh Allah SWT, Sebagaimana firman-Nya:

Artinya:
"Sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang BERTAUBAT dan orang-orang yang menyucikan /
membersihkan diri". (Al-Baqarah: 222)

Kebersihan dalam Ajaran Agama Islam Merupakan konsekusensi atau berpangkal dari pada iman kepada Allah,
berupaya menjadikan dirinya suci / bersih berpeluang supaya Ia mendekat kepada Allah SWT. Kebersihan itu
bersumber dari iman dan Merupakan bagian dari iman. Dengan demikian kebersihan dalam Islam mempunyai
ibadah dan Aspek Aspek moral, dan karena itu sering juga dipakai kata "bersuci" Sebagai padanan kata
"membersihkan / Melakukan kebersihan".
Ajaran Merupakan kebersihan tidak hanya slogan atau teori belaka, tetapi harus dijadikan pola hidup praktis, yang
mendidik manusia Balinese masa hidup bersih, bahkan dikembangkan dalam hukum Islam. Dalam rangka inilah
dikenal sarana-sarana kebersihan yang termasuk kelompok ibadah, seperti: wudhlu, tayamum, mandi (ghusl),
Pembersihan gigi (siwak).
Kewajiban adanya shalat 5 waktu sehari Merupakan jaminan terpeliharanya kebersihan badan secara terbatas dan
minim, karena ibadah itu baru Sah shalat kalau orang terlebih dahulu membersihkan diri dengan berwudhlu.
Demikian juga ibadah baru tersebut Sah Jika pakaian dan tempat dimana kita melakukannya memang bersih. Jadi
jaminan kebersihan diri, pakaian dan lingkungan mereka yang melaksanakannya. Disinilah letaknya ibadah itu ikut

berperan membina kesehatan jasmani selain tentunya Peran utamanya membina kesehatan jiwa / rohani manusia.
Kebersihan badan / jasmani seorang muslim, tidak menghilangkan najis, ber-istinja dan berwudhlu saja, tetapi
adakalanya harus Melakukan Pembersihan badan secara menyeluruh dengan qhusl (mandi). Membersihkan diri
dengan mandi menjadi Suatu Kewajiban dalam rangka pelaksanaan ibadah manakala seseorang junub (usai
Melakukan hubungan seksual atau seusai haid / nifas (khususnya bagi wanita)). Selain dari itu, ajaran Islam
menkankan anjurannya supaya orang itu mandi dalam hubungannya dengan pelaksanaan ibadah tertentu., Yaitu:
1. Shalat jum'at
2. Shalat idul fitri
3. Shalat idul adha
4. Shalat istis'qo
5. Shalat kusuf
6. Shalat khusuf
7. Orang yang usai Memandikan mayat
8. Orang non muslim yang baru saja menganut agama Islam
9. Orang gila yang baru sadarkan diri
10. Pingsan orang yang baru sadarkan diri
11. Orang yang akan mengenakan pakaian ihram (untuk Memulai ibadah haji atau umrah)
12. Orang yang akan memasuki kota suci Mekkah
13. Orang yang akan wukuf di Arafah
14. Orang yang akan Mabit di Muzdalifah
15. Orang yang akan melontar Jumrah
16. Orang yang akan Thawaf

Semua yang diatas Disebut Al-Aqhsal Al-Masnunah,. Kata imam Syarbini Al-Khatib dalam kitab Al-Iqnak, bahwa
Anjuran untuk mandi tidak hanya terbatas pada waktu dan keadaan tersebut diatas, tetapi mandi itu dianjurkan
pada kita akan MENGHADIRI setiapwaktu Suatu pertemuan, dan setiap waktu badan kita berubah bau (keringat
dan lain disebutkan sebagainya). Jadi mandi itu adalah Suatu hal yang sangat terpuji untuk memelihara
kebersihan badan / jasmani kita, bahkan Merupakan bagian yang tak Terpisahkan dari ibadah.
Ajaran Islam juga Memberikan cukup perhatian kepada kebersihan makanan dan minman. Orang muslim disuruh
memilih makanan yang baik dan dilarang Memakan segala yang najis dan apa saja yang mengancam kesehatan
dan keselamatannya.
Selain dari itu orang muslim dicegah dari minuman yang akan mengancam keselamatan / kesehatan dirinya

seperti Khomar (minuman keras) Sebagaimana dipertegas dalam Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 90.
Islam Memberikan Prioritas itu pada masalah kebersihan dalam ajaran "Thaharah" Sebagai wujud nyata dari
sanitasi yakni usaha untuk membina dan Menciptakan Suatu keadaan yang baik dibidang kesehatan, menyehatkan
lingkungan hidup manusia, terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, udara dan udara. Hidup bersih hendaknya
memiliki sikap masyarakat muslim, karena hidup bersih Merupakan tolak ukur dari kehidupan muslim.
Umat Islam yang Disebut oleh Allah sebagi "Khaira Ummatin" (umat teladan), dituntut tanggung jawabnya untuk
menjadi teladan dalam memelihara kebersihan dan mampu membudayakan hidup bersih, baik karena motif ibadah
ataupun hidup sehat.
Untuk menjadi teladan dalam hidup bersih harus dimulai dari diri sendiri, rumah tangga sendiri, tempat ibadah
sendiri dalam lingkungan sendiri. Pemeliharaan kebersihan berarti mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya serta Ulil
Amri.

C. Cakupan Kebersihan
Didalam kitab-kitab Fiqih (Hukum ajaran Islam), masalah yang berkaitan dengan kebersihan Disebut "Thaharah".
Ath-Thaharah secara etimologi berarti "kebersihan". Menurut syara kebersihan mencakup kebersihan badan,
busana, dan tempat. Kata Ath-Thaharah tercantum Didalam Al-Qur'an ditempat yang jumlahnya lebih dari tiga
puluh, diantaranya:

Artinya:
"... Allah tidak hendak menyulitkan kamu tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmatNya bagimu, supaya kamu bersyukur". (Al-Maidah: 6)

Makna "Thaharah" Aspek mencakup bersih bersih lahir dan bathin. Bersih lahir artinya Terhindar (terlepas) dari
segala kotoran, najis dan hadas. Sedangkan artinya bersih bathin Terhindar dari sikap dan sifat tercela.
Imam Al-Ghazali, dalam kitabnya Ihya Ulumuddin (terjemahan) mengemukakan Bahwa thaharah atau bersuci
mempunyai empat Tingkatan yaitu:
- Tingkat Pertama
Membersihkan anggota-anggota lahiriah dari hadas, najis-najis kotoran-kotoran atau benda-benda serta kelebihan
yang tidak diperlukan.
- Tingkat Kedua
Membersihakn hati dan sifat-sifat tercela.
- Tingkat Ketiga

Membersihkan rahasia bathiniah dari sesuatu yang selain dari Allah, dan ini Thaharah-nya adalah para nabi dan
shiddiqin.

Didalam ayat-ayat Al-Qur'an yang menyebutkan tentang kebersihan lebih dari 33. Ayat tersebut menyangkut
berbagai masalah kebersihan, antara lain:

1. Kebersihan Rohani
Ajaran mendasar adalah menyangkut kebersihan kebersihan rohani
2. Kebersihan Badan
Kebersihan badan dan jasmani Merupakan hal yang tidak Terpisahkan dengan kebersihan rohani, karena setiap
ibadah harus dilakukan dalam keadaan bersih badannya.
3. Kebersihan Tempat
Ajaran kebersihan juga menyangkut kebersihan tempat kita melaksanakan ibadah atau sarana peribadatan.
Mesjid Sebagai tempat suci, dimana kaum muslimin harus dipelihara Melakukan ibadah Kesucian dan
kebersihannya karena ibadah shalat tidak Sah Jika dikerjakan ditempat yang tidak bersih atau kotor.
4. Kebersihan Pakaian
Kebersihan pakaian dipandang penting dalam Agama, meleket pada pakaian Mengingat badan yang berfungsi
Menutup aurat, Melindungi badan dari kotoran dan penyakit serta memperindah badan, maka ajaran Islam
Menyatukan antara kebersihan badan dan kebersihan pakaian
5. Kebrsihan Makanan
Ajaran Islam tentang kebersihan makanan Menyatukan Aspek kebersihan dari segi kesehatan dan kebersihan
dalam arti makanan yang halal.
Makanan yang halal adalah makan yang dibolehkan oleh Agama (tidak diharamkan), Sedangkan makanan yang
baik adalah makanan yang Memenuhi syarat-syarat kesehatan, termasuk makanan yang bersih, bergizi dan
berprotein.
6. Kebersihan Lingkungan
Ajaran Islam Memandang penting kebersihan lingkungan hidup, menghindarkan dari Pencemaran limbah atau
sampah.
7. Kebersihan Dalam Rumah Tangga
Ajaran Islam juga menyangkut tentang kebersihan keberihan rumah tangga, baik mengenai tempat tinggal
maupun soal hubungan antara anggota keluarga khusunya Suami-Istri.
8. Kebersihan Harta

Islam tentang kebersihan Ajaraan juga meliputi tentang kebersihan harta, karena harta itu Terdapat dalam hak
Allah dan harta orang lain. Cara membersihkan harta ialah dengan membayar zakat harta, zakat fitrah, infaq dan
sedekah. Seperti firman Allah dalam surat AT-Taubah ayat 103.

Agama Islam menghendaki umatnya dari kebersihan yang menyeluruh. Dengan kebersihan yang menyeluruh itu
diharapkan akan terwujud kehidupan manusia, individu dan masyarakat yang selamat, sehat, bahagia dan
sejahtera lahir dan bathin.
Untuk Mencapai tujuan diatas, Agama Islam dan tuntutan Memberikan Petunjuk tata cara berthaharah (bersuci)
dan menjaga kebersihan.

D. Tuntunan Kebersihan Pribadi dan Keluarga


Memberikan Tuntunan Agama Islam terhadap kebersihan pribadi dan keluarga yang bersangkutan dengan
pelaksanaan peribadatan maupun muamalah, yang biasa Disebut thaharah atau bersuci, yaitu membersihkan
segala kotoran dari badan, pakaian, tempat dan segala sesuatu yang dikenakannya, selain kebersihan pelaksanaan
dalam arti thaharah juga dikenal pelaksanaan kebersihan khusus yang diistilahkan dengan khamsatul fitrah, yaitu
terhadap kebersihan pelaksanaan lima perkara yang bersifat khusus.
1. Macam-Macam najis Dan Cara Membersihkannya
Adapun pengertian kotoran dalam ajaran Islam secara khusus dikenal dengan nama najis, yaitu kotoran yang bagi
setiap orang muslim wajib menyucikan diri dari padanya dan menyucikan apa yang dikenalnya.
1. Macam-Macam najis Dan Cara Membersihkannya
Adapun pengertian kotoran dalam ajaran Islam secara secara khusus dikenal dengan nama najis, yaitu kotoran
yang wajib bagi setiap muslim menyucikan diri dari padanya dan menyucikan apa yang dikenai. Najis harus di
suci-kan/dibersihkan, karena ia adalah sumber segala penyakit, najis terdiri dari:
a. Bangkai
Ialah bangkai binatang yang mati secara begitu saja, artinya mati tanpa disembelih menurut ketentuan Agama,
termasuk apa yang di potong dari binatang hidup atau yang terlepas dari padanya.
Bangkai harus di bersihkan Sehingga tidak meningalkan bekas, Misalnya di Kuburan, karena darah yang
mengandung bangkai busuk yang dapat menjadi tempat timbulnya penyakit dan penularannya.
b. Darah
Yakni darah yang dapat mengalir atau Tertumpah, Misalnya darah binatang yang disembelih, darah haid dan nifas.
darah ini harus dibersihkan hingga tidak berbekas dan tidak berbau, sebab darah Didalam itu mungkin ada
berbagai bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu.

c. Daging Babi
Daging babi tidak boleh dimakan dan bila menyentuhnya harus dibersihkan.
d. Muntahan
Muntahan adalah kotoran yang keluar dari mulut manusia, muntah ini harus dibersihkan karena mungkin
didalamnya mengandung bakteri vibrio kholera atau lain yang membahayakan.
e. Air Kencing
Air kencing harus dibersihkan hingga hilang zat-nya, warna-nya dan bau-nya, karena udara Didalam kemih
mungkin ada baksil tifus, parathypus, TBC dan gonococcum (penyakit kelamin).
Air kemih bayi laki-laki yang belum diberi makan tetapi hanya minum air susu Ibunya cukup buat jalan
menyucikannya dengan udara memercikkan atau mengelapnya dengan kain basah, udara Sedangkan bayi
perempuan kemih tetap kemih udara seperti disucikan orang dewasa.
f. Kotoran manusia
Tinja atau kotoran manusia (feses) adalah zat padat berupa kotoran yang keluar dari kep duta besar. Kotoran
manusia harus dikubur hingga tidak mengganggu pemandangan, karena mungkin mengandung bakteri tifus,
parathypus, dysentri, vibrio kholera, telur dan Cacing Cacing perut. Untuk mengubur kotoran manusia ini
hendaknya dibuat penamp [ungan tertutup (cubluk).
g. Wadi
Wadi yaitu cairan (air putih kental yang keluar dari udara kubul mengiringi kencing.
h. Madzi
Madzi adalah cairan jernih bergetah yang keluar sewaktu Mengingat Ketika senggama atau sedang bercanda, baik
laki-laki maupun perempuan.
i. Mani
Mani adalah cairan putih bergetah yang keluar waktu bersenggama atau mimpi bersenggama.
j. Kencing dan kotoran Binatang
Merupakan keduanya najis yang harus dibersihkan seperti kencing dan kotoran manusia.
k. Khamar
Khamar atau arak adalah minuman keras yang memabukan. Khamar adalah najis, hukumnya haram dan harus
dibersihkan karena Menimbulkan berbagai penyakit baik jasmani maupun rohani.
l. Anjing
Anjing adalah najis, khususnya udara liurnya dan wajib mencuci segala apa yang dijilatnya sebanyak tujuh kali,
mula-mulanya dengan tanah Kemudian dengan air suci menyucikan.

m. Dahak dan Nanah


Udara dahak dan nanah harus dibersihkan hingga hilang zat-nya, warna-nya dan bau-nya, karena didalamnya
mungkin ada bakteri yang Menimbulkan penyakit.
2. Ruang Lingkup atau Objek Kebersihan Thaharah
Hal-hal yang harus dibersihkan dari najis adalah meliputi ghal-hal sebagai berikut:
a. Badan dan Menyucikan Pakaian
Bila badan dan pakaian Terkena najis, hendaklah dicuci dengan air Sehingga zat-nya hilang, rasa-nya, warna-nya
dan bau-nya.
b. Menyucikan Tanah
Bila tanah ditimpa najis, maka disucikan dengan menumpahkan udara kepadanya. Bisa juga dengan
mengeringkannya, baik tanah itu sendiri maupun apa yang berhubungan erat denganya seprti pohon dan
bangunan.
c. Menyucikan Terampah / sepatu
Terompah / sepatu yang bernajis, menyucikannya dengan menggosokannya ketanah.
d. Menyucikan Kulit Binatang
Kulit binatang baik luar maupun dalamnya, disucikan dengan jalan menyamakannya.
3. Qadhaul Hajah (buang udara)
Bagi orang yang hendak Melakukan udara buang besar ada adab atau tat tertib, yang dapat disimpulkan sebagai
berikut;
a. Tidak membawa barang yang membuat nama Allah.
b. Menyembunyikan dan Menjauhkan diri dari manusia
c. Membaca Basmalah dan isti'adzah secara keras (jahar) diwaktu hendak masuk kakus
d. Menghindarkan bicara sama sekali baik dizkir atau pun berupa lainnya. Maka tidak perlu menyahuti ucapan
salam atau adzan
e. Menghargai Hendaklah kiblat, hingga tidak menghadap atau membelakangi kiblat
f. Agar Menghindari lobang supaya tidak menyakiti hewan-hewan yang mungkin ada disana
g. Hendaklah menjauhi tempat orang berenang, jalanan dan tempat pertemuan mereka
h. Udara buang ditempat tidak mandi, kolam atau bak, tergenang air dan udara mengalir
i. Sewaktu tidak kencing berdiri
j. Wajib menghilangkan najis yang terdapat pada kedua jalan (kubul membersihkan dan kep duta besar)
k. Tidak bersuci dengan tangan kanan demi menjaga kebersihannya dari menyentuh kotoran

l. Supaya mencuci tangan dengan sabun atau menggosok tangan ketanah setelah bersuci, agar hilang bau busuk
yang melekat disana
m. Sayang kaki agar seperti memakai terompah / sendal memriksa kemaluan dan selamanya dengan air bila
kencing
n. Mendahulukan kaki kiri sewaktu hendak masuk, kemudian bila keluar Melangkah dengan kaki kanan.
4. Khishasul Fitrah
Secara khusus, Rasulullah SAW Memberikan perhatian mengenai kebersihan dalam lima perkara Sebagai mana
sabdanya:

Artinya:
"Lima perkara berupa fitrah, yaitu: Memotong bulu kemaluan, berkhitan, Memotong kumis, mencabut bulu ketiak
dan Memotong kuku". (HR Jama'ah)
Dari hadits tersebut, yang perlu mendapat perhatian dalam kebersihan adalah:
a. Memotong Bulu kemaluan
Dengan maksud agar kotoran dan bibit penyakit yang dapat dibersihkan Aada disekitarnya.
b. Berkhitan
Adalah Memotong kulup (kulit yang menutupi ujung kemaluan) dengan maksud untuk memudahkan
membersihkannya Sehingga tidak ada sisa dari najis.
c. Memotong Kumis
Dengan maksud agar tidak ada kotoran dibawah l; ubang yang mungkin terhisap hidung pada waktu bernafas
yang mengakibatkan timbulnya penyakit
d. Mencabut Bulu Ketiak
Dengan maksud agar tidak ada kotoran yang terlindungi oleh bulu ketiak yang sulit dibersihkan
e. Memotong Kuku
Dengan maksud agar tidak ada kotoran yang sulit karena ada kotoran dibwersihkan dari ujung jari terhalang oleh
kuku
5. Gashl (Mandi)
Gashl adalah mandi atau membersihkan seluruh badan dengan menyirsamkan udara keseluruh tubuh secara
merata.
a. Mandi Wajib
Yaitu membasahi seluruh bagian tubuh yang tampak, termasuk gigi. Mandi ini Disebut juga wajib mandi junub,
yang menyebabkannya adalah:

1) Keluar Mani baik diwaktu atau diwaktu bangun tidur, laki-laki ataupun perempuan
2) Bersenggama
3) Mati, orang yang meninggal dunia dikhafani wajib dimandikan sebelum dishalatkan dan dimakanmkan
Dalam melaksanakan mandi wajib ini harus disertai niat menghilangkan hadast besar, baru membasahi seluruh
tubuh dengan air.
b. Selain Mandi Wajib
Yang Disebut mandi sunnah, yaitu:
1) Mandi Jum'at
2) Mandi pada dua hari raya yaitu Idul fitri dan idul Qur'ban
3) Mandi bagi orang yang telah Memandikan mayat
4) Mandi ihram
5) Mandi Ketika hendak masuk kota Mekkah
6) Mandi bagi orang yang baru masuk Islam
6. Wudhlu
Wudhlu adalah bebrapa membersihkan amnggota Beberapa bagian dari badan, yang dilakukan sebelum
Melakukan Ibadat Tertentu, khususnya ibadah shalat. Karena wudhlu Merupakan salah satu syarat Sah shalat.
Adapun urutan yang dibersihkan dalam wudhlu itu adalah sebagi berikut:
a. Menggosok gigi atau siwak
b. Mencuci kedua Telapak tangan
c. Berkumur-kumur
d. Memasukan udara kehidung Kemudian mengeluarkannya
e. Menyiang-berjenggot Jika nyiangi jenggot
f. Nyiangi anak Menyiang-jari
g. Membasuh muka
h. Membasuh kedua tangan
i. Menyapu kedua telinga
j. Membauh kedua kaki
7. Kebersihan dalam Rumah tangga
Perkawinan yang disyaratkan Agama Islam adalah ibadah kepada Allah dan kepaa Mengikuti sunah Rasul, untuk
membangun rumah tangga / keluarga bahagia dan kekal yang dijalin dengan mawaddah dan rahmah menuju
keluarga sakinah.

Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat melahirkan kebahagiaan dan kesejahteraan lahir bathin bagi
anggota keluarga, dapat melahirkan keturunan yang baik dan berkualitas dan mendatangkan manfaat bagi
kehidupan masyarakat secara luas kondisi-kondisi yang mendukung terwujudnya kesehatan keluarga atau
keluarga sehat diantaranya adalah:
a. Kesehatan Kedewasaan dan kematangan fisik dan mental atau jasmani dan Rihani dari suami istri dan anakanak dari kehidupan keluarga.
b. Menjalankan ajaran agama Ketaatan sari semua anggota keluarga, saling mencintai, saling menghormati dan
saling Menyayangi diantara anggota keluarga.
c. Adanya tempat tinggal yang memadai dan Memenuhi syarat kesehatan.
d. Makanan dan minuman yang halal serta Memenuhi syarat kesehatan
e. Lingkungan hidup yangbaik dan Memenuhi syarat kesehatan
f. Lingkunagn masyarakat yang baik menunjang pendidikan dan kesehatan anak-anak.
g. Anggota keluarga, terutama suami istri memiliki pengetahuan, Pemahaman dan wawasan tentang kesehatan
h. Tersedianya sarana yang diperlukan untuk perawatan kesehatan

Rumah tangga Islami adalah keluarga yang melaksanakan ajaran Islam yang antara lain mengenai pengadaaan,
Pemeliharaan dan Pemanfaatan air bersih, kebersihan dan kesehatan lingkungan untuk Mencapai kebahagiaan
dunia dan akhirat.
Tolak ukur kesehatan kebahagiaan keluarga Islami adalah:
a. Tersedianya air bersih dan terpeliharanya
b. Adanya dan digunakannya saluran limbah udara yang Memenuhi syarat
c. Buang air besar di jamban
d. Bersihnya lingkungan pekarangan
e. Terpeliharanya kebersihan badan, pakaian dan tempat
f. Selalu minum air yang sudah dimasak

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Kebersihan adalah manusia Upaya untuk memelihara diri dan lingkungannya dari segala yang kotor dan keji
dalam rangka mewujudkan dan Melestarikan kehidupan yang sehat dan nyaman.

Ajaran kebersihan dalam agama Islam atau berpangkal Merupakan konsekuensi dari pada iman kepada Allah SWT,
berupaya menjadikan dirinya suci / bersih berpeluang supaya Ia mendekat kepada Allah SWT. Kebersihan itu
bersumber dari iman dan Merupakan bagian dari iman.
Memberikan Prioritas islam pada masalah kebersihan dalam ajaran "thaharah" Sebagai wujud nyata dari sanitasi,
yakni usaha untuk membina dan Menciptakan Suatu keadaan yang baik dibidang kesehatan, menyehatkan
lingkungan hidup manusia, terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, udara dan udara. Hidup bersih hendaknya
menjadi sikap hidup dan Islam Seluruhnya membudaya dilingkungan masyarakat muslim, karena hidup bersih
Merupakan tolak ukur dari kehidupan muslim.
Cakupan ajaran Islam dalam berbagai maslaah kebersihan, diantaranya:
1. Kebersihan Rohani
2. Kebersihan Badan
3. Kebersihan Tempat
4. Kebersihan Pakaian
5. Kebersihan Makanan
6. Kebersihan Lingkungan
7. Kebersihan Dalam Rumah Tangga
8. Kebersihan Harta
Pelaksanaan kebersihan khusus yang diistilahkan dengan fitrah khasatul terhadap kebersihan pelaksanaan yaitu
lima perkara yang bersifat khusus:
1. Macam-macam najis dan cara membersihkannya, najis terdiri dari:
A. Bangkai H. Madzi
B. Darah I. Mani
C. Daging babi J. Kencing dan kotoran binatang
D. Muntahan K. Khamar
E. Air kencing L. Anjing
F. kotoran manusia dan Dahak M. Nanah
G. Wadi
2. Ruang Lingkup objek kebersihan atau thaharah
a. Menyucikan badan dan pakaian
b. Menyucikan tanah
c. Menyucikan terompah / sepatu

d. Menyucikan kulit binatang


3. Qadhaul Hajah (buang udara)
4. Khishalul Fitrah
a. Memotong bulu kemaluan
b. Berkhitan
c. Memotong kumis
d. Mencabut bulu ketiak
e. Memotong kuku
5. Gashl (mandi)
a. Mandi Wajib
b. Selain mandi wajib (mandi sunnah)
6. Wudhlu
7. Kebersihan dalam rumah tangga.
Rumah tangga Islami adalah rumah tangga yang melaksanakan ajaran Islam yang antara lain mengenai
pengadaan. Pemeliharaan dan Pemanfaatan air bersih, kebersihan dan kesehatan lingkungan untuk Mencapai
kebahagiaan dunia dan akherat.

klik link

Hidup Bersih Menurut Islam


[ penulis: H. Abd. [Penulis: H. Abd. Gani Isa | Gani Isa |

Bersih itu sangat penting bagi Bersih itu sangat penting bagi
manusia. manusia. Allah swt mengingatkan manusia untuk menjaga kebersihan. Allah swt Mengingatkan manusia
untuk menjaga kebersihan.
Dalam Alquran, tidak kurang dari 33 kali disebutkan tentang thaharah Dalam Alquran, tidak kurang dari 33 kali
disebutkan tentang thaharah
(kebersihan), mencakup masalah kebersihan lahir, kebersihan batin, (kebersihan), mencakup masalah kebersihan
lahir, kebersihan batin,
kebersihan pakaian, kebersihan makanan, kebersihan harta, kebersihan kebersihan pakaian, kebersihan makanan,
kebersihan harta, kebersihan
tempat tinggal dan kebersihan lingkungan. tempat tinggal dan kebersihan lingkungan. Bahkan hampir semua kitab
Bahkan hampir semua kitab
fiqih mencantumkan masalah kebersihan (thaharah) di awal Fiqih mencantumkan masalah kebersihan (thaharah)
di awal

pembahasannya. pembahasannya.
Hidup bersih menurut Islam mencakup Hidup bersih menurut Islam mencakup
jasmaniah dan rohaniah, fisik dan mental yang sehat, keimanan dan jasmaniah dan rohaniah, fisik dan mental yang
sehat, keimbangan dan
ketaqwaan yang mantap, prilaku yang terpuji serta lingkungan yang ketaqwaan yang mantap, prilaku yang terpuji
serta lingkungan yang
nyaman dan menyenangkan. nyaman dan menyenangkan.
Termasuk dalam katagori bersih jasmani Termasuk dalam katagori bersih jasmani
antara lain bersih anggota badan, pakaian, tempat tinggal, antara lain bersih anggota badan, pakaian, tempat
tinggal,
lingkungan dan peralatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari lingkungan dan peralatan yang Digunakan
dalam kehidupan sehari-hari
dari segala najis dan kotoran (hadats). dari segala najis dan kotoran (hadats). Sedangkan bersih rohaniah
Sedangkan bersih rohaniah
antara lain termasuk bersih hati, pikiran, perasaan , sikap ucapan antara lain termasuk bersih hati, Pikiran,
perasaan, sikap ucapan
dan segala perbuatan tercela atau dosa. dan segala perbuatan tercela atau dosa.
Kebersihan diri Kebersihan diri
Rasulullah saw bersabda; An-Nadlafatu Rasulullah saw bersabda; An-Nadlafatu
min al- iman (Kebersihan itu adalah bagian dari iman). min al-iman (Kebersihan itu adalah bagian dari iman). Dalam
hadis Dalam hadis
riwayat Turmizi, Rasulullah juga menjelaskan; Sesungguhnya Allah itu riwayat Turmizi, Rasulullah juga
menjelaskan; Sesungguhnya Allah itu
baik (indah), menyukai kebaikan (keindahan), bersih cinta kepada baik (indah), Menyukai kebaikan (keindahan),
bersih cinta kepada
kebersihan, pemurah cinta kepada kemurahan, dermawan menyukai kebersihan, pemurah cinta kepada
kemurahan, Dermawan Menyukai
kedermawanan, maka bersihkanlah halaman pekarangan rumahmu dan kedermawanan, maka bersihkanlah
halaman pekarangan rumahmu dan
janganlah kamu meniru orang-orang Yahudi (yang suka menumpuk sampah janganlah kamu Meniru orang-orang
Yahudi (yang suka menumpuk sampah
dan kotoran dalam rumah mereka). dan kotoran dalam rumah mereka).
Penegasan Rasulullah saw tersebut Penegasan Rasulullah saw tersebut
sudah lebih awal diisyaratkan Alquran dalam surat al-Baqarah ayat sudah lebih awal diisyaratkan Alquran dalam
surat Al-Baqarah ayat
222; Innallaha yuhibbut tawwabina wa yuhibbu al mutathahirin 222; Innallaha yuhibbut tawwabina wa yuhibbu al
mutathahirin
(Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang taubat dan (Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang
taubat dan
membersihkan diri). membersihkan diri).

Dalam makna taubat menghasilkan Dalam makna taubat menghasilkan


kesehatan mental , sedangkan kebersihan lahiriah menghasilkan kesehatan mental, Sedangkan kebersihan lahiriah
menghasilkan
kesehatan fisik . kesehatan fisik. Hal ini dapat dipahami, sebelum seseorang Hal ini dapat dipahami, sebelum
seseorang
melakukan salat diwajibkan terlebih dahulu berwudluk bila dalam Melakukan salat diwajibkan terlebih dahulu bila
dalam berwudluk
kedaan hadas kecil. kedaan hadas kecil. Dan dianjurkan mandi bagi yang berhadas besar Dan dianjurkan mandi
bagi yang berhadas besar
(baca, junub). (baca, junub). Dengan wudhuk diharapkan terbiasa memelihara Dengan wudhuk diharapkan terbiasa
memelihara
kebersihan, kesucian, kecantikan dalam kehidupan sehari-hari di kebersihan, Kesucian, kecantikan dalam
kehidupan sehari-hari di
samping kesucian batiniah. Kesucian batiniah samping.
Di antara tujuan wudhuk itu sendiri Di antara tujuan wudhuk itu sendiri
adalah pembersihan alat-alat pancaindera yang vital seperti perasa , Pembersihan adalah alat-alat pancaindera
yang vital seperti perasa,
pengecap , pembau , penglihatan dan pendengaran . pengecap, pembau, penglihatan dan pendengaran. Setiap kali
Setiap kali
berwudhuk bagian badan yang luar (baca:tampak) senantiasa dicuci berwudhuk bagian badan yang luar (baca:
tampak) senantiasa dicuci
lima kali sehari semalam dari segala kotoran dan berbagai bibit lima kali sehari semalam dari segala kotoran dan
berbagai bibit
penyakit, di samping selalu menjaga pakainnya dan lingkungannya. penyakit, di samping selalu menjaga pakainnya
dan lingkungannya.
Sekurang- kurangnya sekali seminggu dianjurkan mandi wajib bagi Sekurang-kurangnya sekali seminggu dianjurkan
mandi wajib bagi
setiap muslim sekali dalam seminggu (tujuh hari) dengan mencuci setiap muslim sekali dalam seminggu (tujuh hari)
dengan mencuci
kepala dan seluruh tubuhnya (HR. Bukhari Muslim dari Abu Hurairah). kepala dan seluruh tubuhnya (HR. Bukhari
Muslim dari Abu Hurairah).
Mencuci tangan Mencuci tangan
Islam menganjurkan untuk mencuci Islam menganjurkan untuk mencuci
tangan, mulut, gigi, hidung dan telinga setiap kali berwudhuk. tangan, mulut, gigi, hidung dan telinga setiap kali
berwudhuk.
Tangan merupakan salah satu bagian dari organ tubuh yang paling Tangan Merupakan bagian dari salah satu organ
tubuh yang paling
banyak membawa dan menularkan penyakit. banyak membawa dan menularkan penyakit. Tangan dapat
memindahkan Tangan dapat memindahkan
penyakit sewaktu berjabat tangan dengan orang sakit, waktu penyakit sewaktu Berjabat tangan dengan orang
sakit, waktu
mengangkat makanan basi atau sampah ataupun sehabis membuang air Mengangkat makanan basi atau sampah
ataupun sehabis Membuang udara

besa. besa. Jika sekiranya ia menderita penyakit, karena beberapa jenis Jika sekiranya ia menderita penyakit,
karena Beberapa jenis
cacing dapat pindah pada waktu buang air besar ke mulut melalui Cacing dapat pindah pada waktu buang air besar
ke mulut melalui
tangan, ketika tangan tidak dicuci dengan bersih (cacing kremi). tangan, Ketika tangan tidak dicuci dengan bersih
(Cacing kremi).
Penyakit-penyakit lain yang dipindahkan melalui tangan antara lain Penyakit-penyakit lain yang dipindahkan
melalui tangan antara lain
adalah tipus, disentri dan juga jenis penyakit muntaber. adalah tipus, disentri dan juga jenis penyakit muntaber.
Islam menganjurkan mencuci tangan tiga Islam menganjurkan mencuci tangan tiga
kali waktu berwudhuk sampai ke siku, juga menganjurkan untuk mencuci kali waktu berwudhuk sampai ke siku,
juga menganjurkan untuk mencuci
tangan sebelum dan sesudah makan. tangan sebelum dan sesudah makan. Islam menganjurkan pula untuk Islam
menganjurkan pula untuk
mencuci tangan sebelum tidur seperti maksud hadis Rasulullah saw; mencuci tangan sebelum tidur seperti maksud
hadis Rasulullah saw;
Bila kamu hendak tidur hendaklah berwudluk seperti buat salat (HR Bila kamu hendak tidur hendaklah berwudluk
seperti buat salat (HR
Ahmad; Bukhari dan Turmidzi). Ahmad; Bukhari dan Turmidzi).
Dianjurkan pula untuk untuk mencuci Dianjurkan pula untuk untuk mencuci
tangan sewaktu bangun dari tidur sebagaimana sabda Rasulullah saw, tangan sewaktu bangun dari tidur
Sebagaimana sabda Rasulullah saw,
yang artinya; Hendaklah kamu cuci tangan sewaktu bangun dari tidur, yang artinya; Hendaklah kamu cuci tangan
sewaktu bangun dari tidur,
sebab kamu tidak sadar di mana tanganmu ketika tidur. sebab kamu tidak sadar di mana tanganmu Ketika tidur.
Kebersihan lingkungan Kebersihan lingkungan
Kebersihan lingkungan sangat fondamen Kebersihan lingkungan sangat fondamen
untuk kesehatan manusia. untuk kesehatan manusia.
Lingkungan yang bersih dapat Lingkungan yang bersih dapat
menciptakan kesehatan, tercegah dari segala penyakit, seperti demam Menciptakan kesehatan, tercegah dari
segala penyakit, seperti demam
berdarah, muntaber, dan lainnya. berdarah, muntaber, dan lainnya. Bimbinga Islam mengenai kebersihan
Bimbinga Islam mengenai kebersihan
lingkungan mencakup; (a) kebersihan makan, (b) kebersihan minum, (c) lingkungan mencakup: (a) kebersihan
makan, (b) kebersihan minum, (c)
kebersihan rumah, pekarangan dan jalan, (d) kebersihan sumber air. kebersihan rumah, pekarangan dan jalan, (d)
kebersihan sumber udara.
Islam juga melarang kencing dan buang Islam juga melarang kencing dan buang
air besar di jalan dan tempat umum, di air tergenang apa pun udara besar di jalan dan tempat umum, di udara
tergenang apa pun

alasannya. alasannya. Sabda Rasulullah saw, yang artinya; Hindarkanlah dirimu Sabda Rasulullah saw, yang artinya;
Hindarkanlah dirimu
dari kutukan orang, para sahabat bertanya siapakah yang dimaksudkan Kutukan dari orang, para sahabat bertanya
siapakah yang dimaksudkan
demikian ya Rasulullah? demikian ya Rasulullah? Nabi menjawab; mereka yang buang air Nabi menjawab; mereka
yang buang udara
(kencing atau buang air besar di jalan umum) atau tempat berteduh (kencing atau buang air besar di jalan umum)
atau tempat berteduh
(istirahat) manusia (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud). (istirahat) manusia (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud).
Betapa indahnya ajaran Islam, karena Betapa indahnya ajaran Islam, karena
menganjurkan untuk hidup sehat, bersih, rapi dan indah. menganjurkan untuk hidup sehat, bersih, rapi dan indah.
Bahkan hidup Bahkan hidup
sehat dan bersih termasuk bagian dari iman seseorang. sehat dan bersih termasuk bagian dari iman seseorang.
Kebersihan Kebersihan
akan lebih menjamin kelangsungan hidup seseorang dan menyegarkan. akan lebih menjamin kelangsungan hidup
seseorang dan menyegarkan.
Kebersihan tidak sama dengan kemewahan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan.
Kebersihan adalah usaha manusia agar Kebersihan adalah usaha manusia agar
rumah tangga dan lingkungan tetap sehat, terawat dan terkontrol rumah tangga dan lingkungan tetap sehat,
terawat dan terkontrol
secara kontinu. secara kontinu.
Bila sudah terbiasa memelihara Bila sudah terbiasa memelihara
kebersihan dalam rumah tangga sebaiknya melangkah lebih jauh lagi, kebersihan dalam rumah tangga Sebaiknya
Melangkah lebih jauh lagi,
yakni kepada tetangga dan lingkungan di mana seseorang berada. yakni kepada tetangga dan lingkungan di mana
seseorang berada. Jika Jika
kita melihat kotoran perlu segera diambil langkah-langkah dan Melihat kotoran kita perlu segera diambil langkahlangkah dan
parisipatif nyata untuk segera menghilangkannya, agar lenyap dari parisipatif nyata untuk segera
menghilangkannya, agar lenyap dari
pandangan mata. pandangan mata. Bila Bila
kotoran dibiarkan tertumpuk semakin kotoran dibiarkan tertumpuk semakin
tak enak dipandang mata dan yang lebih berbahaya lagi akan tak enak dipandang mata dan yang lebih berbahaya
lagi akan
mendatangkan berbagai penyakit di sekitarnya mendatangkan berbagai penyakit di sekitarnya
Dalam hubungan ini peran masyarakat, Dalam hubungan ini Peran masyarakat,
terutama umat beragama mutlak diperlukan dalam menciptakan terutama umat Beragama mutlak diperlukan
dalam Menciptakan
lingkungan yang bersih dan sehat. lingkungan yang bersih dan sehat. Salah satu upaya adalah menyahuti Salah satu
adalah Upaya menyahuti
himbauan Jumat bersih. Himbauan Jum'at bersih. Mulai kita hidup bersih lahir-batin. Mulai kita hidup bersih lahir-

batin. Mulai Mulai


sekarang dari diri sendiri, dan memberi keteladanan bagi masyarakat sekarang dari diri sendiri, dan memberi
KETELADANAN bagi masyarakat
sekitarnya. sekitarnya.
Menciptakan hidup bersih perlu Menciptakan hidup bersih perlu
diupayakan, seperti (a)Tersedianya tempat/bak sampah yang memadai diupayakan, seperti (a) Tersedianya tempat
/ bak sampah yang memadai
dan teratur; (b) Membiasakan membuang sampah pada tempat-tempat yang dan teratur; (b) Membiasakan
Membuang sampah pada tempat-tempat yang
telah disediakan; (c) Berusaha membersihkan got-got/saluran yang telah disediakan; (c) Berusaha membersihkan
got-got/saluran yang
tersumbat; (d) Memperbaiki saluran air sehingga tidak tergenang; (e) TERSUMBAT; (d) Memperbaiki saluran udara
Sehingga tidak tergenang; (e)
Menyediakan fasilitas tempat buang air besar/ WC yang memadai di Menyediakan fasilitas tempat buang air besar
/ WC yang memadai di
tempat umum; (f) Menanam tanaman hias di setiap pekarangan rumah. tempat umum; (f) Menanam tanaman hias
di setiap pekarangan rumah.
Penting direnungkan pulasalah satu Penting direnungkan pulasalah satu
hadis Rasulullah saw, yang maksudnya; Islam itu besih maka hendaklah hadis Rasulullah saw, yang maksudnya;
Islam itu besih maka hendaklah
kamu suka membersihkan diri kamu, tidak akan masuk surga kecuali kamu suka membersihkan diri kamu, tidak
akan masuk surga kecuali
orang- orang yang bersih. orang-orang yang bersih.
*) Penulis adalah Dosen Fakultas *) Penulis adalah Dosen Fakultas
Syariah lAIN Ar-Raniry. LAIN syariah Ar-Raniry. Hidup Bersih Menurut Islam
[ penulis: H. Abd. [Penulis: H. Abd. Gani Isa | Gani Isa |

Bersih itu sangat penting bagi Bersih itu sangat penting bagi
manusia. manusia. Allah swt mengingatkan manusia untuk menjaga kebersihan. Allah swt Mengingatkan manusia
untuk menjaga kebersihan.
Dalam Alquran, tidak kurang dari 33 kali disebutkan tentang thaharah Dalam Alquran, tidak kurang dari 33 kali
disebutkan tentang thaharah
(kebersihan), mencakup masalah kebersihan lahir, kebersihan batin, (kebersihan), mencakup masalah kebersihan
lahir, kebersihan batin,
kebersihan pakaian, kebersihan makanan, kebersihan harta, kebersihan kebersihan pakaian, kebersihan makanan,
kebersihan harta, kebersihan
tempat tinggal dan kebersihan lingkungan. tempat tinggal dan kebersihan lingkungan. Bahkan hampir semua kitab
Bahkan hampir semua kitab
fiqih mencantumkan masalah kebersihan (thaharah) di awal Fiqih mencantumkan masalah kebersihan (thaharah)
di awal
pembahasannya. pembahasannya.

Hidup bersih menurut Islam mencakup Hidup bersih menurut Islam mencakup
jasmaniah dan rohaniah, fisik dan mental yang sehat, keimanan dan jasmaniah dan rohaniah, fisik dan mental yang
sehat, keimbangan dan
ketaqwaan yang mantap, prilaku yang terpuji serta lingkungan yang ketaqwaan yang mantap, prilaku yang terpuji
serta lingkungan yang
nyaman dan menyenangkan. nyaman dan menyenangkan.
Termasuk dalam katagori bersih jasmani Termasuk dalam katagori bersih jasmani
antara lain bersih anggota badan, pakaian, tempat tinggal, antara lain bersih anggota badan, pakaian, tempat
tinggal,
lingkungan dan peralatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari lingkungan dan peralatan yang Digunakan
dalam kehidupan sehari-hari
dari segala najis dan kotoran (hadats). dari segala najis dan kotoran (hadats). Sedangkan bersih rohaniah
Sedangkan bersih rohaniah
antara lain termasuk bersih hati, pikiran, perasaan , sikap ucapan antara lain termasuk bersih hati, Pikiran,
perasaan, sikap ucapan
dan segala perbuatan tercela atau dosa. dan segala perbuatan tercela atau dosa.
Kebersihan diri Kebersihan diri
Rasulullah saw bersabda; An-Nadlafatu Rasulullah saw bersabda; An-Nadlafatu
min al- iman (Kebersihan itu adalah bagian dari iman). min al-iman (Kebersihan itu adalah bagian dari iman). Dalam
hadis Dalam hadis
riwayat Turmizi, Rasulullah juga menjelaskan; Sesungguhnya Allah itu riwayat Turmizi, Rasulullah juga
menjelaskan; Sesungguhnya Allah itu
baik (indah), menyukai kebaikan (keindahan), bersih cinta kepada baik (indah), Menyukai kebaikan (keindahan),
bersih cinta kepada
kebersihan, pemurah cinta kepada kemurahan, dermawan menyukai kebersihan, pemurah cinta kepada
kemurahan, Dermawan Menyukai
kedermawanan, maka bersihkanlah halaman pekarangan rumahmu dan kedermawanan, maka bersihkanlah
halaman pekarangan rumahmu dan
janganlah kamu meniru orang-orang Yahudi (yang suka menumpuk sampah janganlah kamu Meniru orang-orang
Yahudi (yang suka menumpuk sampah
dan kotoran dalam rumah mereka). dan kotoran dalam rumah mereka).
Penegasan Rasulullah saw tersebut Penegasan Rasulullah saw tersebut
sudah lebih awal diisyaratkan Alquran dalam surat al-Baqarah ayat sudah lebih awal diisyaratkan Alquran dalam
surat Al-Baqarah ayat
222; Innallaha yuhibbut tawwabina wa yuhibbu al mutathahirin 222; Innallaha yuhibbut tawwabina wa yuhibbu al
mutathahirin
(Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang taubat dan (Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang
taubat dan
membersihkan diri). membersihkan diri).
Dalam makna taubat menghasilkan Dalam makna taubat menghasilkan

kesehatan mental , sedangkan kebersihan lahiriah menghasilkan kesehatan mental, Sedangkan kebersihan lahiriah
menghasilkan
kesehatan fisik . kesehatan fisik. Hal ini dapat dipahami, sebelum seseorang Hal ini dapat dipahami, sebelum
seseorang
melakukan salat diwajibkan terlebih dahulu berwudluk bila dalam Melakukan salat diwajibkan terlebih dahulu bila
dalam berwudluk
kedaan hadas kecil. kedaan hadas kecil. Dan dianjurkan mandi bagi yang berhadas besar Dan dianjurkan mandi
bagi yang berhadas besar
(baca, junub). (baca, junub). Dengan wudhuk diharapkan terbiasa memelihara Dengan wudhuk diharapkan terbiasa
memelihara
kebersihan, kesucian, kecantikan dalam kehidupan sehari-hari di kebersihan, Kesucian, kecantikan dalam
kehidupan sehari-hari di
samping kesucian batiniah. Kesucian batiniah samping.
Di antara tujuan wudhuk itu sendiri Di antara tujuan wudhuk itu sendiri
adalah pembersihan alat-alat pancaindera yang vital seperti perasa , Pembersihan adalah alat-alat pancaindera
yang vital seperti perasa,
pengecap , pembau , penglihatan dan pendengaran . pengecap, pembau, penglihatan dan pendengaran. Setiap kali
Setiap kali
berwudhuk bagian badan yang luar (baca:tampak) senantiasa dicuci berwudhuk bagian badan yang luar (baca:
tampak) senantiasa dicuci
lima kali sehari semalam dari segala kotoran dan berbagai bibit lima kali sehari semalam dari segala kotoran dan
berbagai bibit
penyakit, di samping selalu menjaga pakainnya dan lingkungannya. penyakit, di samping selalu menjaga pakainnya
dan lingkungannya.
Sekurang- kurangnya sekali seminggu dianjurkan mandi wajib bagi Sekurang-kurangnya sekali seminggu dianjurkan
mandi wajib bagi
setiap muslim sekali dalam seminggu (tujuh hari) dengan mencuci setiap muslim sekali dalam seminggu (tujuh hari)
dengan mencuci
kepala dan seluruh tubuhnya (HR. Bukhari Muslim dari Abu Hurairah). kepala dan seluruh tubuhnya (HR. Bukhari
Muslim dari Abu Hurairah).
Mencuci tangan Mencuci tangan
Islam menganjurkan untuk mencuci Islam menganjurkan untuk mencuci
tangan, mulut, gigi, hidung dan telinga setiap kali berwudhuk. tangan, mulut, gigi, hidung dan telinga setiap kali
berwudhuk.
Tangan merupakan salah satu bagian dari organ tubuh yang paling Tangan Merupakan bagian dari salah satu organ
tubuh yang paling
banyak membawa dan menularkan penyakit. banyak membawa dan menularkan penyakit. Tangan dapat
memindahkan Tangan dapat memindahkan
penyakit sewaktu berjabat tangan dengan orang sakit, waktu penyakit sewaktu Berjabat tangan dengan orang
sakit, waktu
mengangkat makanan basi atau sampah ataupun sehabis membuang air Mengangkat makanan basi atau sampah
ataupun sehabis Membuang udara
besa. besa. Jika sekiranya ia menderita penyakit, karena beberapa jenis Jika sekiranya ia menderita penyakit,

karena Beberapa jenis


cacing dapat pindah pada waktu buang air besar ke mulut melalui Cacing dapat pindah pada waktu buang air besar
ke mulut melalui
tangan, ketika tangan tidak dicuci dengan bersih (cacing kremi). tangan, Ketika tangan tidak dicuci dengan bersih
(Cacing kremi).
Penyakit-penyakit lain yang dipindahkan melalui tangan antara lain Penyakit-penyakit lain yang dipindahkan
melalui tangan antara lain
adalah tipus, disentri dan juga jenis penyakit muntaber. adalah tipus, disentri dan juga jenis penyakit muntaber.
Islam menganjurkan mencuci tangan tiga Islam menganjurkan mencuci tangan tiga
kali waktu berwudhuk sampai ke siku, juga menganjurkan untuk mencuci kali waktu berwudhuk sampai ke siku,
juga menganjurkan untuk mencuci
tangan sebelum dan sesudah makan. tangan sebelum dan sesudah makan. Islam menganjurkan pula untuk Islam
menganjurkan pula untuk
mencuci tangan sebelum tidur seperti maksud hadis Rasulullah saw; mencuci tangan sebelum tidur seperti maksud
hadis Rasulullah saw;
Bila kamu hendak tidur hendaklah berwudluk seperti buat salat (HR Bila kamu hendak tidur hendaklah berwudluk
seperti buat salat (HR
Ahmad; Bukhari dan Turmidzi). Ahmad; Bukhari dan Turmidzi).
Dianjurkan pula untuk untuk mencuci Dianjurkan pula untuk untuk mencuci
tangan sewaktu bangun dari tidur sebagaimana sabda Rasulullah saw, tangan sewaktu bangun dari tidur
Sebagaimana sabda Rasulullah saw,
yang artinya; Hendaklah kamu cuci tangan sewaktu bangun dari tidur, yang artinya; Hendaklah kamu cuci tangan
sewaktu bangun dari tidur,
sebab kamu tidak sadar di mana tanganmu ketika tidur. sebab kamu tidak sadar di mana tanganmu Ketika tidur.
Kebersihan lingkungan Kebersihan lingkungan
Kebersihan lingkungan sangat fondamen Kebersihan lingkungan sangat fondamen
untuk kesehatan manusia. untuk kesehatan manusia.
Lingkungan yang bersih dapat Lingkungan yang bersih dapat
menciptakan kesehatan, tercegah dari segala penyakit, seperti demam Menciptakan kesehatan, tercegah dari
segala penyakit, seperti demam
berdarah, muntaber, dan lainnya. berdarah, muntaber, dan lainnya. Bimbinga Islam mengenai kebersihan
Bimbinga Islam mengenai kebersihan
lingkungan mencakup; (a) kebersihan makan, (b) kebersihan minum, (c) lingkungan mencakup: (a) kebersihan
makan, (b) kebersihan minum, (c)
kebersihan rumah, pekarangan dan jalan, (d) kebersihan sumber air. kebersihan rumah, pekarangan dan jalan, (d)
kebersihan sumber udara.
Islam juga melarang kencing dan buang Islam juga melarang kencing dan buang
air besar di jalan dan tempat umum, di air tergenang apa pun udara besar di jalan dan tempat umum, di udara
tergenang apa pun
alasannya. alasannya. Sabda Rasulullah saw, yang artinya; Hindarkanlah dirimu Sabda Rasulullah saw, yang artinya;

Hindarkanlah dirimu
dari kutukan orang, para sahabat bertanya siapakah yang dimaksudkan Kutukan dari orang, para sahabat bertanya
siapakah yang dimaksudkan
demikian ya Rasulullah? demikian ya Rasulullah? Nabi menjawab; mereka yang buang air Nabi menjawab; mereka
yang buang udara
(kencing atau buang air besar di jalan umum) atau tempat berteduh (kencing atau buang air besar di jalan umum)
atau tempat berteduh
(istirahat) manusia (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud). (istirahat) manusia (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud).
Betapa indahnya ajaran Islam, karena Betapa indahnya ajaran Islam, karena
menganjurkan untuk hidup sehat, bersih, rapi dan indah. menganjurkan untuk hidup sehat, bersih, rapi dan indah.
Bahkan hidup Bahkan hidup
sehat dan bersih termasuk bagian dari iman seseorang. sehat dan bersih termasuk bagian dari iman seseorang.
Kebersihan Kebersihan
akan lebih menjamin kelangsungan hidup seseorang dan menyegarkan. akan lebih menjamin kelangsungan hidup
seseorang dan menyegarkan.
Kebersihan tidak sama dengan kemewahan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan.
Kebersihan adalah usaha manusia agar Kebersihan adalah usaha manusia agar
rumah tangga dan lingkungan tetap sehat, terawat dan terkontrol rumah tangga dan lingkungan tetap sehat,
terawat dan terkontrol
secara kontinu. secara kontinu.
Bila sudah terbiasa memelihara Bila sudah terbiasa memelihara
kebersihan dalam rumah tangga sebaiknya melangkah lebih jauh lagi, kebersihan dalam rumah tangga Sebaiknya
Melangkah lebih jauh lagi,
yakni kepada tetangga dan lingkungan di mana seseorang berada. yakni kepada tetangga dan lingkungan di mana
seseorang berada. Jika Jika
kita melihat kotoran perlu segera diambil langkah-langkah dan Melihat kotoran kita perlu segera diambil langkahlangkah dan
parisipatif nyata untuk segera menghilangkannya, agar lenyap dari parisipatif nyata untuk segera
menghilangkannya, agar lenyap dari
pandangan mata. pandangan mata. Bila Bila
kotoran dibiarkan tertumpuk semakin kotoran dibiarkan tertumpuk semakin
tak enak dipandang mata dan yang lebih berbahaya lagi akan tak enak dipandang mata dan yang lebih berbahaya
lagi akan
mendatangkan berbagai penyakit di sekitarnya mendatangkan berbagai penyakit di sekitarnya
Dalam hubungan ini peran masyarakat, Dalam hubungan ini Peran masyarakat,
terutama umat beragama mutlak diperlukan dalam menciptakan terutama umat Beragama mutlak diperlukan
dalam Menciptakan
lingkungan yang bersih dan sehat. lingkungan yang bersih dan sehat. Salah satu upaya adalah menyahuti Salah satu
adalah Upaya menyahuti
himbauan Jumat bersih. Himbauan Jum'at bersih. Mulai kita hidup bersih lahir-batin. Mulai kita hidup bersih lahirbatin. Mulai Mulai

sekarang dari diri sendiri, dan memberi keteladanan bagi masyarakat sekarang dari diri sendiri, dan memberi
KETELADANAN bagi masyarakat
sekitarnya. sekitarnya.
Menciptakan hidup bersih perlu Menciptakan hidup bersih perlu
diupayakan, seperti (a)Tersedianya tempat/bak sampah yang memadai diupayakan, seperti (a) Tersedianya tempat
/ bak sampah yang memadai
dan teratur; (b) Membiasakan membuang sampah pada tempat-tempat yang dan teratur; (b) Membiasakan
Membuang sampah pada tempat-tempat yang
telah disediakan; (c) Berusaha membersihkan got-got/saluran yang telah disediakan; (c) Berusaha membersihkan
got-got/saluran yang
tersumbat; (d) Memperbaiki saluran air sehingga tidak tergenang; (e) TERSUMBAT; (d) Memperbaiki saluran udara
Sehingga tidak tergenang; (e)
Menyediakan fasilitas tempat buang air besar/ WC yang memadai di Menyediakan fasilitas tempat buang air besar
/ WC yang memadai di
tempat umum; (f) Menanam tanaman hias di setiap pekarangan rumah. tempat umum; (f) Menanam tanaman hias
di setiap pekarangan rumah.
Penting direnungkan pulasalah satu Penting direnungkan pulasalah satu
hadis Rasulullah saw, yang maksudnya; Islam itu besih maka hendaklah hadis Rasulullah saw, yang maksudnya;
Islam itu besih maka hendaklah
kamu suka membersihkan diri kamu, tidak akan masuk surga kecuali kamu suka membersihkan diri kamu, tidak
akan masuk surga kecuali
orang- orang yang bersih. orang-orang yang bersih.
*) Penulis adalah Dosen Fakultas *) Penulis adalah Dosen Fakultas
Syariah lAIN Ar-Raniry. LAIN syariah Ar-Raniry.

Mata Kebersihan

"Sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang BERTAUBAT dan


Menyukai orang-orang yang mensucikan diri" (QS. Al-Baqarah: 222)

Islam adalah agama komprehensif (Kaffah). Aspek Ajarannya menyentuh segala kehidupan.
Termasuk di dalamnya tentang kebersihan. Tidak ada agama yang mengajarkan secara detil
tentang kehidupan manusia kecuali Islam.

Dalam Islam, kebersihan memiliki tempat yang sangat penting dalam ajarannya, hingga
Rasulullah saw bersabda "Ath-Thuhur syathrul Iman" (Kesucian itu adalah Sebagian dari iman).

Bahkan dalam kitab-kitab Fiqih pun, para ulama selalu menempatkan "Bab Thaharah" (Bab
tentang Kesucian) pada bab pertama dalam kitab-kitab mereka.

Kesucian dan kebersihan yang Terdapat dalam islam mempunyai dua sisi; kebersihan fisik dan
kebersihan batin. Kebersihan fisik kita dapat dilihat dari bagaimana Suatu ibadah yang
bercampur najis Dianggap tidak Sah. Dalam hal wudhu saja, kebersihan fisik menyentuh
anggota tubuh yang vital. Sebab dalam wudhu, udara akan membasuh lima panca Indera
manusia yang vital, seperti mata (Indera penglihatan), hidung (penciuman Indera), telinga
(Indera pendengaran), mulut dan lidah (Indera perasa), dan kulit (Indera peneyntuh). Demikian
juga Kewajiban mandi wajib bagi orang yang junub atau bersih dari haidh dan nifas. Belum lagi
perintah mandi sunnah pada saat-saat penting berkumpul dengan manusia, seperti shalat jum'at,
shalat id dan lain sebagainya.

Dari sisi kebersihan batin, ibadah wudhu mengisyaratkan pesan agar anggota tubuh itu penting
dijaga dari segala macam kemasksiatan. Mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit hanya boleh pada
pekerjaan yang Digunakan Mendatang keridhoan Allah SWT.
Mengapa Allah SWT mewajibkan kita bersuci? Karena Allah SWT mencintai orang yang
mensucikan diri. Firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang
BERTAUBAT dan Menyukai orang-orang yang mensucikan diri"

Jika Allah SWT selalu Menyukai manusia mensucikan dirinya, itu karena Allah Menciptakan
kita di awal kejadian, dalam keadaan suci. Sebagaimana sabda Rasulullah saw, "Setiap manusia
yang dilahirkan itu berada di atas Kesucian, maka kedua orang tuanya yang menyebabkan dia
bersikap Yahudi, Nasrani atau Majusi" (HR; Muslim). Kesucian penciptaan manusia juga dapat
dilihat dari firman Allah SWT-Nya dengan sumpah kepada tiga tempat suci. Allah SWT
berfirman yang artinya, "Demi buah Tin dan Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota
(mekkah) yang aman ini. Sesungguhnya Kami Menciptakan manusia dalam bentuk yang
Sebaik-baiknya "(QS. At-Tien: 1-4).

Pada ayat ini Allah SWT bersumpah kepada tiga tempat suci yakni: tempat tumbuhnya buah Tin
dan Zaitun di negeri Yuressalem (Baitul Maqdis), bukit Sinai, tempat nabi Musa sebagai

menerima wahyu dari Tuhannya, dan Makkah Sebagai tempat yang aman dan negeri kelahiran
Nabi melihat. Ketiganya adalah tempat yang disucikan.

Dengan demikian, pada dasarnya, Asal Muasal kejadian manusia adalah dalam keadaan suci,
Sehingga untuk menjaga Kesucian itulah, Allah dan Rasul-Nya agar kita memberi fasilitas
melalui Kesucian menjaga wudhu, mandi dan ibadah.

Terakhir Diperbaharui (Jumat, Februari 26, 2010 14:14)