Anda di halaman 1dari 8

Upaya Mengurangi Produksi Gas

Metana (CH4) Enterik


pada Ternak Ruminansia
Oleh :
Rosyid Abdul Hamid
(H0512105)

PENDAHULUAN
Pemanasan Global
Efek Gas Rumah Kaca

18% Penyumbang GRK


dari sektor peternakan
berupa NH4

Upaya mengurangi produksi


gas metana (NH4) tersebut

PEMBAHASAN
Mekanisme pembentukan gas metana (CH4)
dalam tubuh ternak ruminansia
Faktor kuantitas produksi gas metana (CH4)
Upaya untuk menurunkan produksi gas
metana (CH4)

Mekanisme pembentukan gas metana (CH4)


dalam tubuh ternak ruminansia
Pada ternak ruminansia (sapi, kerbau, domba dan
kambing), senyawa-senyawa organik bahan pakan yang
dimakan dan masuk ke rumen akan difermentasi oleh
mikroba rumen menghasilkan asam-asam lemak mudah
terbang (volatile fatty acids), karbon dioksida (CO2),
hidrogen (H2) dan massa mikroba (Haryanto, 2009).
Hasil fermentasi bahan pakan berupa CO2 dan H2 tersebut
selanjutnya akan diubah menjadi CH4. Murray et al. (1976)
dalam Haryanto (2009) menyatakan bahwa CH4 yang
terbentuk di dalam rumen karena adanya proses
metanogenesis oleh bakteri metanogenik, CO2 direduksi
dengan H2 membentuk CH4, yang keluar melalui eruktasi
(sekitar 83%), pernapasan (sekitar 16%) dan anus (sekitar
1%) .

Faktor kuantitas produksi gas metana (CH4)


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengaruh jenis ternak


Pengaruh umur ternak
Pengaruh bahan pakan
Pengaruh suplementasi pada pakan
Pengaruh suhu lingkungan
Pengaruh status fisiologis

Upaya untuk menurunkan produksi gas metana (CH4)

1. Memberikan pakan yang berkualitas tinggi


dalam artian pakan yang diberikan adalah
pakan yang memiliki nilai kecernaan yang
tinggi.
2. Memodifikasi atau mensuplementasi pakan
ternak dengan bahan-bahan tertentu

PENUTUP
Kesimpulan

Gas metana (CH4) merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan
global (global warming) dimana sumbangsih produksi terbesar dari emisi gas
sektor peternakan dimana dihasilkan dari proses pencernaan ternak ruminansia.
Proses pembentukan gas metana akibat dari adanya proses fermentasi bahan
organik pakan didalam rumen yang salah satunya menghasilkan CO2 dan H2
dimana kedua bahan tersebut merupakan bahan pembentuk CH4 melalui proses
methanogenesis oleh bakteri methanogenik.
Banyak sedikitnya produksi gas metana bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor,
diantaranya ialah pengaruh jenis ternak, pengaruh umur ternak, pengaruh bahan
pakan, pengaruh suplementasi pada pakan, pengaruh suhu lingkungan, dan
pengaruh status fisiologis.
Upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi produksi gas metana antara lain
dengan cara memberikan pakan yang berkualitas tinggi dalam artian pakan yang
diberikan adalah pakan yang memiliki nilai kecernaan yang tinggi dan
memodifikasi atau mensuplementasi pakan ternak dengan bahan-bahan tertentu.

Saran
Perlunya kegiatan penelitian-penelitian lebih
lanjut mengenai bagaimana cara mengurangi
produksi NH4 enterik pada ternak ruminansia
yang diharapkan mucul peternakanpeternakan berbasis zero wasted.