Anda di halaman 1dari 4

MATLAB (Matrix Laboratory) adalah sebuah program untuk analisis dan

komputasi numerik. Pada awalnya, program ini merupakan interface untuk


koleksi rutin-rutin numerik dari proyek LINPACK dan EISPACK, namun
sekarang merupakan produk komersial dari perusahaan Mathworks, Inc.
MATLAB telah berkembang menjadi sebuah environment pemrograman yang
canggih yang berisi fungsi-fungsi built-in untuk melakukan tugas pengolahan
sinyal, aljabar linier, dan kalkulasi matematis lainnya. MATLAB juga
berisi toolbox yang berisi fungsi-fungsi tambahan untuk aplikasi khusus.
MATLAB bersifat extensible, dalam arti bahwa seorang pengguna dapat
menulis fungsi baru untuk ditambahkan pada library ketika fungsi-fungsi builtin yang tersedia tidak dapat melakukan tugas tertentu. Kemampuan pemrograman
yang dibutuhkan tidak terlalu sulit jika telah memiliki pengalaman dalam
pemrograman bahasa lain seperti C, PASCAL, atau FORTRAN.
Matlab merupakan bahasa pemrograman level tinggi yang dikhususkan
untuk kebutuhan komputasi teknis, visualisasi dan pemrograman seperti
komputasi matematik,analisis data, pengembangan algoritma, simulasi dan
pemodelan dan grafik-grafik perhitungan. Matlab hadir dengan membawa warna
yang berbeda. Hal tersebut karena Matlab membawa keistimewaan dalam fungsifungsi matematika, fisika, statistik, dan visualisasi. Matlab dikembangkan oleh
MathWorks, yang pada awalnya dibuat untuk memberikan kemudahan mengakses
data matrik pada proyek LINPACK dan EISPACK. Saat ini matlab memiliki
ratusan fungsi yang dapat digunakan sebagai problem solver mulai dari simple
sampai masalah-masalah yang kompleks dari berbagai disiplin ilmu.
M-file merupakan sederetan perintah matlab yang dituliskan secara
berurutan sebagai sebuah file. Nama file yang tersimpan akan memiliki ekstensi
.m yang menandakan bahwa file yang dibuat adalah file matlab. M-file dapat
ditulis sebagai sebuah script atau dapat pula ditulis sebagai sebuah fungsi yang
menerima

argument

atau

masukan

yang

menghasilkan

output.

(Erry

Koriyanti,Fiber Monado 2012)


Fungsi M-File
M-File berfungsi untuk menuliskan algoritma pemrograman pada
MATLAB yang nantinya akan dieksekusi. Fungsi M-File mirip dengan script file
dimana keduanya merupakan suatu file teks dengan ekstensi .m. Sebagaimana
script M-File, fungsi M-File tidak dimasukkan ke dalam jendela command,tetapi
merupakan suatu file tersendiri yang dibuat dengan editor teks. Suatu fungsi MFile berbeda dengan script file dalam hal berkomunikasi dengan ruang kerja

MATLAB hanya melalui variabel yang diberikannya dan melalui variabel yang
dibuatnya. Variabel-variabel sementara dalam fungsi tidak tampak ata berinteraksi
dengan ruang kerja MATLAB.
Suatu fungsi M-File harus mengikuti beberapa aturan. Fungsi M-file juga
mempunyai sejumlah sifat penting.
Aturan-aturan dan sifat-sifat tersebut meliputi:
1.

Nama fungsi dan nama file harus identik. Contohnya flipud disimpan
dalam file yang bernama flipud.m.

2.

Pertama kali MATLAB mengeksekusi suatu fungsi M-file, MATLAB


membuka file fungsi tersebut dan mengkompilasi perintah-perintah di
dalamnya menjadi suatu representasi internal dalam memori yang
mempercepat eksekusi untuk semua pemanggilan berikutnya. Jika
fungsi juga melibatkan pemanggilan ke fungsi M-file yang lain, fungsi
M-file yan dipanggil itu juga akan dikompilasi ke dalam memori.

3.

Baris komentar sampai dengan baris bukan komentar yang pertama


adalah teks help yang ditampilkan. Jika anda meminta help, misalnya
>>help flipud yang menampilkan baris komentar pertama dari contoh
di atas. Baris komentar yang paling atas disebut baris H1 adalah baris
yang dicari oleh perintah lookfor.

4.

Setiap fungsi memiliki ruang kerjanya sendiri yang berbeda dengan


ruang kerja MATLAB. Satu-satunya hubungan antara ruang kerja
MATLAB dengan variabel-variabel dalam fungsi adalah variabelvariabel input dan output fungsi. Jika suatu fungsi mengubah nilai
dalam bentuk suatu variabel input, perubahan itu hanya tampak dalam
fungsi dan tidak mempengaruhi ruang kerja MATLAB.

5.

Jumlah dari argument input dan output yang digunakan jika suatu
fungsi dipanggil hanya ada dalam fungsi tersebut.

6.

Fungsi dapat berbagi variabel dengan fungsi lain, ruang kerja


MATLAB dan pemanggilan rekursi untuk dirinya sendiri jika
variabelnya dideklarasikan sebagai variabel global.

7.

Fungsi M-file berhenti dieksekusi dan kembali ke prompt jika telah


mencapai akhir dari M-file atau jika menemui perintah return.

Perintah return merupakan cara sederhana untuk menghentikan fungsi


sebelum mencapai akhir file.
8.

Fungsi M-file dapat memuat lebih dari sebuah fungsi.

Ringkasnya, fungsi M-File menyediakan cara sederhana untuk menambah


kemampuan MATLAB. Bahkan sesungguhnya, banyak fungsi standar MATLAB
yang merupakan fungsi M-File.
Berikutnya secara umum fungsi m-file didefinisikan menggunakan
command function. Sintaks standar untuk command function adalah :
function[output1,output2,]=NamaFunction(input1,input2,..). Disini output1,
output2,adalah barisan nama output yang akan dimunculkan dilayar command
window MATLAB jika NamaFunction dipanggil dengan input argumen adalah
input1,input2, Input tersebut dipanggil dan dikirim by value yaitu perubahan
nilai input di dalam function tidak akan ditampilkan diluar (perubahannya hanya
lokal. Karenanya jika ingin melakukan assignment fungsi by name, nama output
yang ingin dikirim keluar fungsi diletakkan di sebelah kiri (yang dinamakan
output1, output2,) Input dan output di atasadalah optional argumen, artinya
dimungkinkan membuat suatu function tanpa input argumen. Jika diberikan tanpa
output argumen maka yang ditampilkan adalah eksekusi dari statement/ekspresi
terakhir.
Sebagai contoh ingin dihitung rata-rata dari beberapa data. Sebagai input
adalah suatu data dan output vektor xbar, maka dapat dibentuk suatu fungsi m-file
sebagai berikut:
function [xbar]=average(x)
L=length(x);
sum=0;
for i=1:l
sum=sum+x(1);
end
xbar=sum/L; %rata-rata dari x
Selanjutnya, sintaks tersebut disimpan dengan nama file average.m. Fungsi MFile tersebut dapat dieksekusi dengan mengetikkan sintaks berikut pada command
window:

x=[1 2 3 4]
x=
1234
[xbar]=average(x)
xbar =
2.5000
Sehingga muncul 1 2 3 4 sebagai matriks dari data yang telah diinputkan dan
2.5000 merupakan nilai rata-rata yang dicari (hasil) dari fungsi M-File.