Anda di halaman 1dari 3

ANALISA PENTINGNYA KEGIATAN ORGANISASI

DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER MAHASISWA


1.1Latar Belakang
Organisasi merupakan suatu wadah berkumpulnya orang-orang dalam
struktur organisasi tersebut sehingga dapat menjalankan visi dan misi yang
telah disepakati bersama. Organisasi dapat ditemui pada setiap lembaga,
baik itu lembaga pemerintah, lembaga sosial, maupun lembaga pendidikan.
Ada banyak organisasi yang ditawarkan ketika berada dalam suatu lembaga
pendidikan, misalnya saja perguruan tinggi. BEM (Badan Eksekutif
Mahasiswa), UKM, dan organisasi lain adalah beberapa contoh organisasi
yang biasanya tedapat dalam suatu perguruan tinggi.
Mahasiswa merupakan tonggak depan pembangunan bangsa dan juga
sebagai jembatan kesuksesan masa depan negara Indonesia. Ada banyak
tantangan yang akan dihadapi oleh negara ini di kemudian hari dan hal inilah
yang pada akhirnya membuat Indonesia membutuhkan generasi penerus
bangsa yang berkarakter. Organisasi akan menjadi wadah untuk mewujudkan
pembentukan karakter ini.
Rangkaian kegiatan yang dimiliki dalam suatu organisasi merupakan salah
satu cara pembentukan karakter tersebut.
definisi karakter menurut beberapa sumber, antara lain :
a. Menurut (Ditjen Mandikdasmen - Kementerian Pendidikan Nasional), karakter
adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup
dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
b. W.B. Saunders, (1977: 126) menjelaskan bahwa karakter adalah sifat nyata dan
berbeda yang ditunjukkan oleh individu, sejumlah atribut yang dapat diamati pada
individu.
c. Gulo W, (1982: 29) menjabarkan bahwa karakter adalah kepribadian ditinjau dari
titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang, biasanya mempunyai
kaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.
Maka, dapat disimpulkan bahwa karakter adalah kepribadian yang berdasarkan nilah etis atau
moral yang ditunjukkan dari cara berpikir dan berperilaku dalam lingkungannya.
Pada pembahasan kali ini, penulis akan memfokuskan pada ruang lingkup
mahasiswa. Seorang mahasiswa yang melibatkan diri pada satu atau lebih
organisasi yang terdapat di dalam dan atau di luar perguruan tinggi akan
berbeda jika dibandingkan dengan mahasiswa yang datang ke kampus hanya
untuk masuk kelas dan memperoleh mata kuliah lalu pulang. Ditinjau dari
perkembangan kepribadian atau dalam hal ini dapat disebut sebagai karakter
jelas akan terpengaruh. Seperti yang banyak orang pernah katakan,
bagaimana dan siapa orang itu dapat ditinjau dari apa yang telah
diakukannya dan apa yang telah dibacanya. Kedua aspek tersebut jelas akan
banyak berpengaruh.
Beberapa alasan mengapa pada akhirnya organisasi memiliki peran
penting terutama bagi mahasiswa dalam pengembangan karakter, yaitu :
1. Dengan aktif bergorganisasi, mahasiswa mampu meningkatkan
memampuan komunikasi di depan publik
2. Rasa toleransi akan meningkat karena seringnya bertemu dengan
banyak orang dengan kepribadian yang masing-masing tidak sama.
3. Kemampuan memanajemen waktu dapat diasah dengan dapat
membagi waktu belajar dan berorganisasi.

4. Acara yang digarap oleh suatu organisasi dapat meningkatkan


kreativitas mahasiwa demi menyukseskan suatu acara.
5. Sifat kerja keras dapat terlatih.
Pentingya organisasi di atas akan sangat berpengaruh bagi mahasiswa
setelah masuk ke dalam dunia kerja. Mahasiswa yang menyelesaikan masa
belajar dengan tidak hanya menyelesaikan kegitatan akademik dengan luar
biasa namun juga mampu menjadi bagian dari suatu organisasi akan menjadi
sumber daya manusia yang tidak hanya produktif pada masanya namun juga
berkarakter seperti apa yang dicita-citakan bangsa ini.
Faktanya masih banyak mahasiswa yang enggap melibatkan diri masuk
dalam suatu kumpulan organisasi. Mereka adalah bagian yang kebanyakan
masih terlalu nyaman dengan aktivitas kuliah hanya datang untuk
memperoleh pelajaran kemudian pulang ke rumah. Padahal banyak sekali hal
yang dapat diperoleh dari berorganisasi terutama dalam pengembangan
karakter mahasiswa itu sendiri.
Semua pembahasan di atas merupakan alasan mengapa pada akhirnya
penulis memutuskan untuk menganalisis pentingnya organisasi dalam
penegmbangan karakter mahasiswa.
1.1Rumusan Masalah dan Ruang Lingkup Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah bagaimana pentingnya
organisasi dalam mengembangkan karakter mahasiswa? Sedangkan ruang
lingkup pembahasan yang akan dibahas adalah :
A. Bagaimana pentingnya organisasi dalam pengembangan
karakter mahasiswa di lingkungan perkuliahan ?
B. Bagaimana pentingnya organisasi dalam pengembangan
karakter mahasiswa ketika nantinya dihadapkan denga dunia
kerja ?
1.1Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini antara lain :
A. Menginformasikan pembaca akan pentingnya organisasi
dalam ruang lingkup mahasiswa
sebagai
wadah
pengembangan karakter.
B. Pembaca dapat mengetahui pentingnya organisasi dalam
pengembangan karakter mahasiswa ketika berada di
lingkungan kuliah
C.
Pembaca dapat memperoleh informasi tentang
pentingnya
organiasi
ketika
mahasiswa
telah
menyelesaikan kegiatan akademiknya dan dihadapkan
dengan dunia kerja.
1.1Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah dapat
terpenuhinya tugas mata kuliah bahasa indonesia pada semester II jurusan
teknik sipil program perancangan jalan dan jembatan. Selain itu diharapkan
setelah membaca karya ilmiah ini pembaca dapat menyadari pentingnya

kegiatan organisasi terhadap pengembangan karakter mahasiswa baik dalam


lingkungan perkuliahan ataupun ketika dihadapkan dalam lingkungan kerja.

BAB II Landasan Teori


2.1 Pengertian Organisasi
2.2 Ciri-ciri Organisasi
2.3 Teori-teori Organisasi Menurut Para Ahli
2.4 Macam-macam Organisasi
2.4.1 Organisasi Niaga
2.4.2 Koperasi
2.4.3 Organisasi Sosial
2.4.4 Organisasi Regional dan Internasional
2.5 Struktur Organisasi
BAB III Pembahasan
3.1 Manfaat Organisasi pada Mahasiswa
3.2 Hubungan Organisasi dan Mahasiswa
3.3 Unsur-unsur Organisasi
3.4 Peran Pentingnya Organisasi
3.4.1 Peran Pentingnya Organisasi dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa
pada Lingkungan Perkuliahan.
3.4.2 Peran Pentingnya Organisasi dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa
setelah Masuk Dunia Kerja.
BAB IV Penutup
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran