Anda di halaman 1dari 15

PENGARUH CAHAYA MATAHARI DALAM

PROSES PERTUMBUHAN DAN


PERKEMBANGAN
TANAMAN CABAI

Nama kelompok:
1. Epi Rahayu
2. Firly Andini
3. Marsya Dinda L
4. Putri Ika P

XII IPA 3

DASAR TEORI
Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran (massa, panjang) secara
kuantitatif yang dihasilkan dari pertambahan jumlah sel dan bersifat irreversible
( tidak dapat kembali ).
Perkembangan adalah proses menuju kedewasaaan secara kualitatif
terhadap pengembangan tubuh organisme.

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan


Perkembangan Pada Tumbuhan
Faktor Eksternal :
1.Suhu
2.Cahaya
3.Air
4.Nutrisi
5.Kelembapan udara
6.Tingkat keasaman dan basa ( pH )

Cahaya
Cahaya merupakan faktor utama sebagai sumber energi dalam fotosintesis,
Untuk menghasilkan energi. Kekurangan cahaya akan mengganggu proses fotosintesis
dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan.

Kekurangan cahaya pada saat perkecambahan berlangsung akan menimbulkan


gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan
daunya berukuran lebih kecil, tipis, dan berwarna pucat.
Pengaruh cahaya bukan hanya tergantung kepada intensitas ( kuat penyinaran ) saja,
namun ada factor lain yang terdapat pada cahaya, yaitu berkaitan dengan panjang
gelombangnya. Penelitian yang dilakukan oleh Hendricks dan Borthwick pada tahun
1984, menunjukkan bahwa cahaya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah
pada spectrum merah dengan panjang gelombang 660nm.
Percobaan dengan menggunakan spectrum infra merah dengan panjang gelombang
730nm memberikan pengaruh yang berlawanan. Substansi yang merespons terhadap
spectrum cahaya adalah fitokrom suatu protein warna pada tumbuhan yang
mengandung susunan atom khusus yang mengabsorpsi cahaya
Faktor Internal, dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Faktor Intraseluler : gen sebagai pembawa sifat atau lebih dikenal sebagai faktor
hereditas.
2. Faktor Interseluler : hormon.

Hormon Pada Tumbuhan Yang Mempengaruhi pada


Percobaan Kami

# Auksin
Jaringan penghasil pada tunas apikal, daun muda, embrio dalam
sel.
Merangsang perpanjangan sel batang dan merangsang
pertumbuhan sel akar, diferensiasi, percabangan, dominansi tunas
apikal, perkembangan bakal buah, fototropisme dan gravitropisme

Cabai atau cabe merah adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum.
Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung
bagaimana digunakannya.
Cabai merah besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis sayuran
yang memilki nilai ekonomi yanng tinggi. Cabai mengandung berbagai macam
senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Sun et al. (2007) melaporkan
cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari
serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai
hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan
sebagai zat anti kanker (Kilham 2006; Bano & Sivaramakrishnan 1980). Cabai
(Capsicum annum L) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak
dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan
memiliki beberapa manfaat kesehatan yang salah satunya adalah zat capsaicin
yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit kanker.
Dengan standar kompetensi belajar mengajar pelajaran Biologi Bab I
Perkembangan dan Pertumbuhan yaitu melakukan Analisa dan Observasi
terhadap perkembangan dan pertumbuhan tanaman ini, sehingga mempermudah
dan memperlancar proses pembelajaran kami dalam memahami materi tersebut.
Menurut uraian tersebut kami mengambil penelitian yang berjudul PENGARUH
CAHAYA MATAHARI DALAM PROSES PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
TANAMAN CABAI.

Klasifikasi tanaman Cabai Rawit


# Botani Tanaman Cabai Rawit
Cabai rawit (Capsicum annuum L.) termasuk ke dalam
famili Solanaceae. Terdapat sekitar 20-30 spesies yang
termasuk ke dalam genus Capsicum, diantaranya adalah
lima spesies yang telah dibudidayakan, yaitu : C. baccatum,
C. pubescens, C. annuum, C. chinense dan C. frutescent.
Klasifikasi tanaman cabai :
Divisio
: Spermatophyta
Sub divisio : Angioispermae
Classis
: Dicotyledone
Ordo
: Tubiflorae
Familia
: Solanaceae
Genus
: Capsicum
Species
: Capsicum annuum L.

RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimanakah pengaruh cahaya matahari terhadap
pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai
rawit?
2. Bagaimanakah perbedaan pertumbuhan tanaman
cabai rawit yang diletakkan dalam ruangan (kurang
cahaya) dan tanaman cabai rawit yang diletakkan di
luar ruangan (yang mendapatkan banyak cahaya)?

TUJUAN PENELITIAN
1. Mengamati pengaruh cahaya matahari terhadap
perkembangan dan pertumbuhan tanaman cabai.
2. Membandingkan pertumbuhan dan perkembangan
tanaman cabai di tempat yang berbeda intensitas
cahayanya.

MANFAAT PENELITIAN
1. Mengetahui kecepatan pertumbuhan tanaman cabai oleh
sinar matahari
2. Mengetahui perbedaan kekokohan batang di tiap tanaman
yang berbeda intensitas cahayanya
METODE PENELITIAN
Kami melakukan penelitian dengan cara bereksperimen
selama satu bulan dan menganalisis pengaruh intensitas cahaya
serta melakukan penelitian langsung di lapangan.Serta
melaporkan hasil dari kerja penelitian kami.

ALAT & BAHAN


ALAT : 1. 3 pot tanaman cabai
2. Buku
3. Penggaris
4. Bollpoint
5. Kamera
BAHAN :

1. Pupuk Kompos
2. Air

CARA KERJA
Letakkan ketiga pot yang berisi tanaman cabai di tempat yang
berbeda. Yaitu di tempat yang terkena cahaya secara intens, cukup
cahaya dan tidak ada cahaya.
Siram bibit cabai setiap 2 hari sekali
Catat setiap pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi selama
30 hari.

TABEL PENGAMATAN

CABAI

KEADAAN

PANJANG
AWAL

PERUBAHAN PANJANG
MINGGU 1

MINGGU 2

MINGGU 3

BANYAK
CAHAYA

27cm

29 cm

31,5 cm

30 cm

CUKUP
CAHAYA

30 cm

31 cm

32 cm

35 cm

KURANG
CAHAYA

34 cm

37 cm

40,5 cm

MATI

Gambar

CABAI YANG
DILETAKKAN DI TEMPAT
YANG BANYAK CAHAYA

CABAI YANG
DILETAKKAN DI TEMPAT
CUKUP CAHAYA

CABAI YANG DILETAKKAN


DI TEMPAT YANG
KURANG CAHAYA

ANALISA DATA
- Tanaman cabai rawit

tanpa cahaya

Mengalami pertambahan tinggi yang sangat cepat, dari hari ke


hari. Namun pertambahan daunnya lambat, warna daunnya tidak
hijau ( pucat ) dan batang kecambahnya tidak kokoh dan
melengkung. Batang kecambah melengkung karena pertambahan
tinggi yang sangat pesat, namun batangnya tidak kuat. Tanaman
di pot ini mengalami gejala etiolasi, dikarenakan kekurangan
cahaya matahari disaat perkecambahan. Gejala etiolasi ditandai
dengan pertambahan tinggi yang sangat cepat dikarenakan
hormon auksin yang berfungsi dalam perpanjangan sel sel
tumbuhan dapat bekerja secara maksimal di tempat yang tanpa
cahaya matahari. Namun kekuarangan cahaya itu menyebabkan
daun berwarna pucat, berukuran kecil, tipis dan batangnya tidak
kokoh karena tanaman tidak bisa melakukan proses fotosintesis
sehingga tanaman kekurangan nutrisi.

- Tanaman

cabai rawit dengan intensitas cahaya

banyak
Mengalami pertumbuhan yang lambat, namun jumlah
daunnya bertambah lebih cepat, berwarna hijau lebar dan tebal
dan batang kecambahnya kokoh. Pertumbuhan yang lambat ini
disebabkan oleh Fungsi hormone auksin yang dihambat oleh
cahaya matahari. Namun dengan cahaya matahari yang cukup
tanaman tersebut dapat melakukan proses fotosintesis secara
maksimal, sehingga tanaman tersebut memiliki nutrisi yang
cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Nutrisi yang cukup
itulah yang menyebabkan tanaman cabai rawit pot ini tampak
lebih gemuk, kokoh berdaun lebar, tebal dan banyak.

KESIMPULAN

1.Hasil percobaan menunjukkan bahwa:


Tanaman di dalam ruangan mengalami pertumbuhan
lebih cepat dan mempunyai batang yang lebih tinggi,
daunnya berukuran kecil, tipis, berwarna pucat, batang
melengkung dan tidak kokoh.
Tanaman di luar ruangan pertumbuhannya lebih
lambat, daunnya lebih lebar dan tebal, berwarna hijau,
batang tegak dan kokoh.
2.Cahaya merupakan faktor eksternal yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada
tumbuhan.

Miko : tumbuhan yang bergerak ke arah


matahari,karena hormon auksin atau faktor lain?
Anggi : bagaimana pertumbuhan tanaman jika
tanamannya dipindah-pindah?
Ari : Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan buah
Jeva: Mengapa tumbuhan yang di tempat gelap lebih
cepat mati?
Jhordy : bisa gak cahaya matahari diganti dengan
cahaya lampu?
Gia : bagaimana kondisi tanaman saat musim hujan
jarang terkena matahari?