Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIKUM

Disusun Oleh

Kelompok

: IX (Sembilan)

Anggota

:
1.
2.
3.
4.

Kelas

Dian Sari Mahardika (10)


Erni Astutiningsih (11)
M. Surya Gemilang (22)
Styaning Dyah Hesti H (28)

: XI IPA 2

JUDUL
Pernafasan hewan dan tumbuhan

II

TEORI

1. Pernafasan insekta
Insecta (seranngga) bernafas dengan menggunakan tabung udara yang disebut
trakea. Udara masuk ke pembuluh trakea melalui lubang-lubang kecil pada eksoskeleton
yang disebut stigma atau spirakel. Stigma dilengkapi dengan bulu-bulu untuk menyaring
debu. Stigma dapat terbuka dan tertutup karena adanya kkatup-katup. Tabung trakea
bercabang-cabang keseluruh tubuh. Jadi pada insecta, oksigen tidak diedarkan melalui
darah, tetapi melalui trakea.
Mekanisme pernafasan insecta
Pada belalang misalnya, keluar masuknya udara ditrakea diatur oleh otot perut.
Ketika otot kendur, volume perut normal dan udara masuk. Ketika otot perut berkontraksi
volume perut mengecil sehingga udara keluar.
Udara masuk melalui empat pasang stigma depan dan keluar melalui enam pasang
stigma abdomen. Dengan demikian udara yang miskin O2 tidak akan bercampur dengan
udara kaya O2 yang masuk.

III

TUJUAN

1. Untuk mempelajari pernafasan hewan dan tumbuhan.


2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan oksigen pada
hewan dan tumbuhan saat bernafas.

IV

ALAT DAN BAHAN


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Resiprometer
Necraca
3 ekor jangkrik
Kecambah
Kristal NaOH / KOH
Eosin / tinta
Plastisin / malam
Kapas
Plastik
Pipet tetes

CARA KERJA
1. Kami mempersiapkan alat dan bahan.
2. Kami menimbang berat jangkrik dan menimbang berat kecambah masing-masing
3, 6 dan 9 gram.
3. Kami memasukkan jangkrik kedalam tabung.
4. Kami membungkus kristal NaOH/KOH dengan kapas, lalu kami masukkan
kedalam tabung. Lalu kami tutup dengan pipa berskala.
5. Kami mengoleskan plastisin pada celah-celah tutup tabung.
6. Kami menutup ujung pipa berskala dengan jari kurang lebih 1 menit.
7. Kami meneteskan eosin pada ujung pipa berskala.
8. Kami mengamati dan mencatat perubahan kedudukan eosin pada pipa berskala
tiap 5 menit.
9. Kami meakukan percobaan yang sama pada jangkrik yang lain dan pada
kecambah.

VI

HASIL PENGAMATAN
Pernafasan hewan
No
Berat jangkrik
1
gram
2
gram
3
gram
Pernafasan tumbuhan
No Berat kecambah
1
3 gram
2
6 gram
3
9 gram

VII

Rata-rata

Rata-rata

JAWABAN PERTANYAAN
1. Apa fungsi kapas?
- Sebagai penyekat/penutup yang membatasi jumlah udara didalam tabung.
2. Apa fungsi eosin?
- Sebagai indikator jumlah oksigen yang berkurang didalam tabung
3. Apa fungsi NaOH/KOH?
- Sebagai penyerap gas CO2
4. Faktor apa saja yang mempengaruhi frekuensi pernafasan ?
- Aktivitas
-

VIII

KESIMPULAN

Setelah kami melakukan praktikum diatas, kami menyimpulkan bahwa