Anda di halaman 1dari 27

Pertemuan II

FARMAKOEKONOMI

COST DETERMINATION AND ANALYSIS

Key Definitions
Pharmacoeconomics
The description and analysis of the cost of drug
therapy to health care systems
Cost
The total resources consumed in producing a good
or service
Price
The amount of money required to purchase an
item

Terminologi Biaya
Biaya (cost) didefinisikan sebagai besarnya sumber
daya (resources) yang dikonsumsi
Biaya produk atau pelayanan merupakan nilai
moneter dari sumber daya yang dikonsumsi
dalam menghasilkan barang atau jasa
Sumber daya antara lain: sdm, sarana prasarana,
gedung

Terminologi Biaya
Biaya Langsung (Direct Cost)

Merupakan biaya yang melibatkan proses


pertukaran uang untuk penggunaan sumber
daya
Contoh:
Biaya obat-obatan
Biaya operasional (upah, sewa, pemakaian alat
dll)
Biaya lain-lain

Direct costs of a drug


Acquisition cost
Transportation cost
Supply management cost (storage facility cost)
Cost of equipment to administer drugs
w Syringes and needles

Personnel costs to prepare and administer


wPhysicians, pharmacists, nurses

Other direct costs


wADRs, Hospital room charges, Laboratory fees

Terminologi Biaya
Biaya Tak Langsung (Indirect Cost)

Merupakan biaya yang tidak melibatkan proses


pertukaran uang untuk penggunaan sumber
karena berdasarkan komitmen
Contoh:
Hilangnya produktivitas (tidak masuk kerja
upah)
Waktu

Terminologi Biaya
Biaya Tak Teraba (Intangible Cost)

Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk hal-hal


yang tak teraba sehingga sukar diukur
Contoh:
Rasa nyeri
Cacat
Efek samping

Terminologi Biaya
Biaya Tetap (Fixed Cost)

Merupakan biaya yang tidak dipengaruhi oleh


perubahan volume keluaran (output). Jadi tidak
berubah walaupun ada peningkatan atau
penurunan output
Contoh:
Gaji PNS
Sewa ruangan

Terminologi Biaya
Biaya Tidak Tetap (Variable Cost)

Merupakan biaya yang dipengaruhi oleh


perubahan volume keluaran (output). Jadi akan
berubah apabila ada peningkatan atau
penurunan output
Contoh:
Pembelian obat

Terminologi Biaya
Biaya rata-rata (Average Cost)
Merupakan biaya konsumsi sumber per unit output

hasil pembagian biaya total dengan


volume/kuantitas output

Biaya marjinal (Marginal Cost)


Merupakan perubahan total biaya hasil dari
bertambahnya atau berkurangnya unit dari output
Marginal cost = variable average cost
Jika suatu program secara prinsip mengikuti variable
cost, marginal cost identik dengan average cost
Jika suatu program secara prinsip mengikuti fixed
cost, maka marginal cost << average cost

Klasifikasi Biaya
BIAYA TERAPI
Semua biaya yang dikeluarkan untuk terapi
penyakit yang diderita maupun efek samping
akibat terapi
Biaya medik
Biaya non-medik
Hilangnya Produktivitas (Biaya Tak Langsung)

Klasifikasi Biaya
Yang Termasuk Biaya Medik:

Biaya perawatan di rumah sakit


Biaya pelayanan tenaga profesional
Biaya obat-obatan
Biaya suplai

Yang Termasuk Biaya Non-Medik:


Biaya transportasi ke RS
Biaya penginapan bagi anggota keluarga
Upah untuk orang yang merawat pasien

Yang Termasuk Biaya Tak Langsung (Hilangnya Produktivitas)


Hilangnya upah akibat tidak masuk kerja

Klasifikasi Biaya
Contoh Kasus: Pasien dengan penderita gagal ginjal kronik yang

memerlukan dialisis dibandingkan 2 alternatif antara di rumah


dengan di klinik

Biaya Medik

Biaya Non-Medik

Biaya Tak
Langsung

Clinic
dialysis

Peralatan, fasilitas,
tenaga medik

Biaya transportasi ke
RS

Kehilangan
produktivitas

Home
dialysis

Peralatan

Tenaga terlatih

Kehilangan
produktivitas

Kerangka Dalam Penetapan


Biaya

1.
2.
3.
4.
5.

5 langkah dalam penetapan biaya:


Spesifikasi sumber daya
Menghitung unit dari tiap sumber
Menetapkan nilai uang untuk tiap unsur
Penyesuaian karena perubahan waktu
Memperhitungkan ketidakpastian

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


Spesifikasi sumber daya
Merupakan tahapan untuk mengidentifikasi sumber daya yang
dikonsumsi atau unit-unit yang menghasilkan terapi
maupun pelayanan
Tujuan: membuat daftar konsumsi sumber daya (input) secara
komprehensif
Misalnya:

Apakah menggunakan jasa medik seperti rawat inap,


kunjungan dokter, obat dengan resep ?

Apakah ada jasa nonmedik atau biaya tak langsung ?

Apakah memerlukan peralatan dan perlengkapan khusus ?

Apakah memerlukan tenaga ahli ?


1.

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


2. Menghitung unit dari sumber daya yang digunakan
Merupakan tahapan untuk menentukan satuan (unit)
dari tiap unsur/input yang sebelumnya diidentifikasi
Tujuan: menentukan besarnya konsumsi sumber yang
diukur atau dihitung dalam unit
Misalnya:
Obat dihitung dalam dosis
Jasa dokter dihitung dalam prosedur/tindakan
Rawat inap dihitung dalam hari
Jasa farmasis dihitung dalam jam

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


3. Menetapkan nilai uang untuk tiap sumber daya
(input) yang digunakan
Merupakan tahapan untuk menentukan nilai uang tiap
unsur dalam satuan yang telah ditetapkan
sebelumnya
Tujuan: menetapkan besarnya konsumsi sumber daya
dalam nilai uang
Misalnya:
Jasa farmasis dihitung dalam jam jasa farmasis
untuk tiap pasien sebesar Rp. 100.000,-, jika
farmasis melayani rata-rata selama 4 jam/pasien,
maka jasa farmasis adalah Rp. 25.000,- tiap jam

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


4. Penyesuaian nilai uang karena perubahan waktu
Waktu sangat berpengaruh pada nilai suatu mata
uang.
Kita lebih memilih menerima uang sekarang
daripada nanti walaupun besarnya sama,
sebaliknya kita lebih memillih membayar nanti
daripada sekarang.

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


4. Penyesuaian nilai uang karena perubahan waktu
Perhitungannya menggunakan formula sebagai
berikut:
PV = FC x DF (n,r)
DF = 1/(1+r)n
Dimana:
PV: Present Value (nilai saat ini)
FC: Future Cost (biaya/harga yang akan datang)
DF: Discount Factor (faktor diskon)
n : jumlah tahun ke depan
r : discount rate

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


4. Penyesuaian nilai uang karena perubahan waktu
Contoh:
Tahun 1: biaya terapi sebesar Rp. 100.000,Tahun 2: biaya terapi sebesar Rp. 200.000,Tahun 3: biaya terapi sebesar Rp. 300.000,Apabila r = 6 %, maka:
DF tahun 1, 1:1,06
= 0,943
DF tahun 2, 1:(1,06)2
= 0,890
DF tahun 3, 1:(1,06)3
= 0,840
Jadi biaya terapi selama 3 tahun sebesar:
(Rp. 100.000,- X 0,943) + (Rp. 200.000,- X 0,890) + (Rp.
300.000,- X 0,840) = Rp. 524.300,-

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


4. Penyesuaian nilai uang karena perubahan waktu
Menggunakan 2 asumsi, yaitu:
Asumsi 1, biaya dihitung pada akhir tahun/periode
terapi
Asumsi 2, menggunakan r = 6%
Ada 2 rekomendasi untuk menentukan besarnya nilai r
yaitu:
Dari rekomendasi pemerintah, yaitu: 5%, 7%, 10%
Dari penelitian-penelitian sebelumnya

Discounting
Used in cost evaluations to account for a future cost of a

benefit from the drug (or intervention).


Controversial method to account for effects of the drug
(or intervention) over prolonged periods of time
(because of the effects of inflation)
The discount rate must be tied to the economics of the
country where the drug or intervention would be
provided - 5% in USA; treasury rate in UK
The discount rate is not known for sure in any
pharmaco-economic study and any arbitrary rate used
will have a dramatic effect on the results of the
economic study.

Kerangka Dalam Penetapan Biaya


5. Memperhitungkan ketidakpastian
Kadangkala biaya atau sumber daya yang dikonsumsi
tidak diketahui secara pasti, sehingga harus dibuat
asumsi dan gambaran estimasi ke depan harus
ditentukan
Suatu metode untuk mengkompensasikan
ketidakpastian ini adalah analisis sensitivitas
Misalnya:
Bagaimana jika diasumsikan bahwa harga suatu
produk obat meningkat atau menurun
Bagaimana jika diasumsikan bahwa ada perbedaan
dari tenaga yang diperlukan

Sensitivity Testing
Used to measure how different assumptions made in a
particular cost analysis will affect the conclusions.
Method:
Change the assumptions concerning the cost of different
variables and repeat the cost-analysis study to see if the
results supporting the original conclusion change.
Examples of variables used in a cost analysis studies
that can be varied in a sensitivity analysis
cost of physician visits; price of drugs,
cost estimate of ADRs; no. of ADRs experienced,
laboratory tests required

METODE

UNIT OUTCOME

CMA (Cost
Minimization
Analysis)
CEA (Cost
Effectiveness
Analysis)
CBA (Cost
Benefit Analysis)

Diasumsikan ekivalen pada


kelompok yang dibandingkan
Natural unit (pertambahan
usia hidup, kadar glukosa
darah, tekanan darah)
Mata uang

CUA (Cost Utility Kualitas hidup


Analysis)

TERIMA KASIH