Anda di halaman 1dari 3

November 14, 2014

Sistem Perkemihan
1.
4 fungsi sistem perkemihan
a. Menjaga keseimbangan transportasi
air dan zat terlarut
b. Eksresi zat buangan
c. Menyimpan nutrien
d. Mengatur keseimbangan asam basa
e. Membentuk urin
f. Ensekresi hormon
2.

Organ sistem perkemihan


a. Dua buah ginjal
b. Dua buah ureter
c. Kandung kencing/bladder
d. Uretra

3.

Fungsi organ organ perkemihan


a. Ginjal membuang zat zat sisa
metabolisme , membentuk urin
b. Ureter mentransport urin ke bladder
c. Bladder tempat penampungan urin
d. Uretra saluran yang mengalirkan
urin dari blader ke luar tubuh

4.

Suplai darah
Sekitar 20 -25 % cardiac output lari ke
ginjal. 1,2 liter darah lewat ke
ginjal/mnt. Kegiatan filtrasi darah yang
masuk ke ginjal dalam tubuh
60x/hariGinjal mendapatkan suplai
darah dari aorta abdominalis yang
bercabang menjadi
arteri renalis, arteri interlobaris
arteri arcuata arteri interlobularis
arteriole aferen
glomerulus arteriole eferen
kapiler juxta glomerulare peritubuler
vena interlobularis vena arcuata
vena interlobularis vena renalis

5.

Proses pembentukan urin


Tiga proses pembentukan urin :
1. Filtrasi Glomerulus terjadi di
glomerulus, proses ini terjadi karena
permukaan aferen lebih besar dari
permukaan eferen maka terjadi
penyerapan darah. Sedangkan
sebagian yang tersaring adalah
bagian cairan darah kecuali protein.
Cairan yang tersaring ditampung
oleh simpai bowman yang terdiri
dari glukosa, air, natrium, klorida,
sulfat, bikarbonat dan lain-lain,
yang diteruskan ke tubulus ginjal.

2. Reabsorpsi Tubulus merupakan


Proses ini terjadi penyerapan
kembali sebagian besar glukosa,
natrium, klorida, fosfat, dan ion
bikarbonat. Prosesnya terjadi secara
pasif yang dikenal oblogator
reabsorpsi terjadi pada tubulus atas.
Sedangkan pada tubulus ginjal
bagian bawah terjadi kembali
penyerapan natrium dan ion
bikarbonat. Bila diperlukan akan
diserap kembali ke dalam tublus
bagian bawah. Penyerapannya
terjadi secara aktif dikenal dengan
reabsorpsi fakultatif dan sisanya
dialirkan pada papilla renalis
3. Sekresi Tubulus ; Sisanya
penyerapan urine kembali yang
terjadi pada tubulus dan diteruskan
ke piala ginjal selanjutnya
diteruskan ke ureter masuk ke
vesika urinaria.
6.

Komposisi normal urin


95 % air 5 % zat terlarut berupa urea
(jumlah terbesar)
,natrium,kalium,fosfat,sulfat,kreatinin,as
am urat,kalsium,magnesium dan
bikarbonat

7.

Menjelaskan anatomi kandung kemih


Kandung kemih terletak di belakang
simpisis pubis,berfungsi menampung
urin untuk sementara waktu. Terdapat
segitiga bayangan yang terdiri dari 3
lubang yaitu 2 lubang ureter,satu lubang
uretra ysng disebut trigon / trigonum
Lapisan kandung kemih dari dalam
keluar :
1. Lapisan mukosa
2. Lapisan submukosa
3. Otot polos
4. Lapisan fibrosa
Kandung kemih dapat menampung 300
500 ml urin.
Persyarafan utama kandung kemih
adalah nervus pelvikus yang
berhubungan dengan medulla spinalis

8.

Proses berkemih
Kandung kemih penuh > rekleks miksi
(kesadaran akan keinginan berkemih)
Urin > glomerulus > duktus kollektivus
> kaliks minor > kaliks mayor > pelvic

November 14, 2014


ginjal > ureter > vesika urinaria > urin
keluar
9.

10.

Peranan ginjal dalam membantu


keseimbangan kalsium
Hormon partinoid, vitamin D dan
kalsitonin berperan dalam mengatur
keseimbangan kalsium. untuk
meningkatkan kadar kalsium darah yang
rendah dan menekan jumlah fosfat yang
tinggi tubuh selanjutnya melakukan
kompensasi dengan melakukan
pelepasan lebih banyak hormon
paratiroid (PTH).
Jika kadar kalsium scera tiba-tiba
meningkat (setelah mengkonsumsi
makanan dengan kadar kalsium tinggi)
maka kalsitonin dirangsang untuk
dilepaskan dari kelenjar tiroid yang
menyebabkan kalsium di redeposisi di
tulang.
Efek vitamin D dan paratiroid dalam
meningkatkan kadar kalisum plasma
diatur sedemikian rupa dengan sangat
hati-hati melalui umpan balik negatif
untuk mencegah kadar kalsium yang
terlalu tinggi.
Menjelaskan proses pembentukan
vitamin D sampai menjadi bentuk aktif
Diet dan 7dehydrocholesterol(reaksi
fotokimia dlam respon sinar UV)
berubah menjadi cholecalciferol masuk
ke dalam hati diubah menjdi 25
hidroxycholecalciferol lalu di konversi
di ginjal distimulasi paratiroid hormon
dihambat kalsitonin menjadi 125
dihydroxycholecalciferol

Cairan dan Elektrolit


1.
Menjelaskan proporsi cairan tubuh
60 % cairan tubuh adalah 20 %
merupakan cairan ekstraseluler, 40%
cairan intraseluler. 4 % cairan
ekstraseluler berada dalam pembuluh
darah berupa plasma darah dan 16 %
terapat di interstisial
2.

Menjelaskan pergerakan cairan tubuh


1. Tekanan hidrostatik adalah tekanan
yang mendorong air untuk keluar
dari plasma ke interstisial
2. Tekanan osmotic adalah tekanan
yang mempertahankan air tetap

dalam plasma dan menarik air dari


interstisial.
3.

Menyebutkan mekanisme terjadinya


edema
Edema diakibatkan karena ketidak
seimbangan pergerakan cairan, hal ini
terjadi karena :
a. Protein plasma keluar dari sirkulasi
saat dinding pembuluh darah rusak
b. Pada penyakit hati dimana terjadi
penurunan sintesis protein plasma
c. Peningkatan tekanan hidrostatik
kapiler
d. Obstruksi pembuluh limfatik
e. Reaksi peradangan, respon terhadap
infeksi, atau kerusakan jaringan
sehingga kapiler menjadi lebih
permeabel

4.

Menyebutkan fungsi air


a. Untuk transportasi nutriens dan zat
buangan
b. Sebagai media reaksi kimia
c. Sebagai pelarut elektrolit dan zat
terlarut lainnya
d. Membantu mempertahankan suhu
tubuh
e. Untuk transport enzim, hormon, sel
darah dan zat zat lain

5.

Menjelaskan yang dimaksud dengan


elektrolit, jenis elektrolit dan contoh
contoh elektrolit
Elektrolit adalah senyawa yang dapat
menjadi ion saat larut.
Ion yang bermuatan positif disebut
kation
Ion bermuatan negatif disebut anion.
Contoh contoh natrium,
kalium,magnesium,klorida,hidrogen,kal
sium

6.

Menyebutkan fungsi utama masing


masing elektrolit, minimal Na dan K
Natrium berfungsi untuk :
a. Membantu kontrol kontraksi otot
b. Membantu mempertahankan
iritabilitas neuromuskuler
c. Mempertahankan volume darah
d. Pengaturan volume cairan
ekstrasesuler
e. Stimulasi konduksi impuls syaraf
Kalium berfungsi untuk :

November 14, 2014


a. Mengatur keseimbangan cairan dan
elektrolit di intrasel
b. Membantu peningkatan transmisi
impuls syaraf terutama di jantung
c. Membantu transformasi karbohidrat
menjadi energi
d. Membantu keseimbangan asam basa
melalui pertukaran dengan ion
hidrogen
7.

Menyebutkan hormon yang terkait


dengan pengaturan cairan dan elekrolit
ADH,Aldesteron dan Atrial Natriuretic
Peptide

Keseimbangan Asam Basa


1.
Membedakan asam dan basa
Asam adalah molekul yang
mengandung atom hidrogen yang dapat
melepaskan ion hidrogen dalam larutan.
Contoh : HCL dan H2CO3
Basa adalah ion atau molekul yang
dapat menerima ion hidrogen seperti ion
bikarbonat dan HPO4
2.

Menjelaskan pertahanan tubuh terhadap


perubahan konsentrasi ion hidrogen
Jika terjadi perubahan konsentrasi ion
hidrogen dalam tubuh maka tubuh akan
menjadi lebih asam.
3 cara menjaga keasaman :
a. Sistem penyanggga asam basa
kimiawi dalam cairan tubuh
b. Pengaturan oleh pusat pernapasan
c. Pengaturan jangka panjang oleh
ginjal

3.

Nilai normal pH,PO2,PCO2,HCO3 dan


SO2
pH
7,35 7,45
pCO2
35 45
pO2
80 95
HCO3
22 26
SaO2
96 97 %

4.

Membedakan asidosis dengan alkalosis


Asidosis respiratori, disebabkan
oleh retensi CO2 akibat
hipoventilasi. Pembentukkan
H2CO3 meningkat, dan disosiasi
asam ini akan meningkatkan
konsentrasi ion H.

Alkalosis metabolik, disebabkan


oleh kehilangan CO2 yang
berlebihan akibat hiperventilasi.
Pembentukan H2CO3 menurun
sehingga pembentukkan ion H
menurun.
Asidosis metabolik, asidosis yang
bukan disebabkan oleh gangguan
ventilasi paru, diare akut, diabetes
melitus, olahraga yang terlalu berat
dan asidosis uremia akibat gagal
ginjal akan menyebabkan
penurunan kadar bikarbonat
sehingga kadar ion H bebas
meningkat.
Alkalosis metabolik., terjadi
penurunan kadar ion H dalam
plasma karena defiensi asam nonkarbonat. Akibatnya konsentrasi
bikarbonat meningkat. Hal ini
terjadi karena kehilangan ion H
karena muntah-muntah dan minum
obat-obat alkalis. Hilangnyaion H
akan menyebabkan berkurangnya
kemampuan untuk menetralisir
bikarbonat, sehingga kadar
bikarbonat plasma meningkat.

Anda mungkin juga menyukai