Anda di halaman 1dari 25

Persalinan Normal

Athika Rodhya
Marco Indrakusuma
Ronald Aditya

Yenni Susanty

Anatomi Rongga Panggul


Wanita

Jenis rongga panggul

Anatomi Organ Reproduksi


Wanita

Definisi
Persalina
n

Proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup


dari dalam uterus melalui vagina atau jalan lain ke dunia
luar

Persalinan
Normal
Bayi lahir melalui vagina dengan letak belakang kepala/
ubun-ubun kecil tanpa memalai alat / pertolongan
istimewa serta tidak melukai ibu maupun bayi (kecuali
episiotomi ), berlangsung dalam waktu kurang dari 24
jam

Faktor Penentu Persalinan


Power
His (kontraksi ritmis otot polos uterus), kekuatan
mengejan ibu, keadaan kardiovaskular respirasi metabolik ibu
Passage
Keadaan jalan lahir

Passanger
Keadaan janin (letak, presentasi, ukuran/berat janin, ada/
tidak kelainan anatomik)

Proses Persalinan Normal


Kala I

: Kala pematangan & pembukaan serviks.

Kala II

: Kala pengeluaran bayi

Kala III

: Kala pengeluaran plasenta (uri)

Kala IV

: Masa dua jam setelah plasenta lahir.

Kala I
Kala pembukaan dibagi atas 2 fase, yaitu:
(1) Fase laten : Pembukaan serviks berlangsung lambat
sampai mencapai pembukaan 3 cm & berlangsung
dalam 7-8 jam.
(2) Fase aktif : berlangsung selama 6 jam

Fase Aktif
Periode akselerasi :
Berlangsung 2 jam, pembukaan menjadi 4 cm.
Periode dilatasi maksimal (steady) :
Selama 2 jam pembukaan berlangsung cepat menjadi 9 cm.
Periode deselerasi :
Berlangsung lambat, dalam waktu 2 jam pembukaan jadi 10
cm atau lengkap.

Fase dalam pembukaan serviks uteri

Tanda-Tanda Kala I

Keluar lendir / darah (bloody show) :


Terlepasnya sumbat mukus (mucous plug) di kanalis
servikalis.
Terbukanya vaskular kapiler serviks,

Pergeseran antara selaput ketuban dengan dinding


dalam uterus.
Ostium uteri internum dan eksternum terbuka sehingga
serviks menipis dan mendatar.
Selaput ketuban pecah spontan

Kala II Pengeluaran
Janin
Pembukaan serviks telah lengkap.
His terjadi tiap 2-3 menit, , lamanya 60-90 detik
Selaput ketuban mungkin juga baru pecah spontan pada
awal kala 2.
Primigravida berlangsung kira-kira satu setengah jam dan
pada multigravida setengah jam.

Tanda-Tanda Kala II

Bagian terbawah janin (pada persalinan normal: kepala)


turun sampai dasar panggul
Perasaan/ refleks ingin mengejan yang makin berat
Perineum

meregang

dan

anus

membuka

(hemoroid

fisiologik)
Kepala dilahirkan lebih dulu, dengan suboksiput di bawah
simfisis (simfisis pubis sebagai sumbu putar/ hipomoklion),
selanjutnya dilahirkan badan dan anggota badan.

Gerakan Pengeluaran Janin pd Persalinan


dgn Letak Belakang Kepala :
Kepala masuk pintu atas panggul :
sumbu kepala janin dapat tegak lurus dengan pintu
atas panggul (sinklitismus) atau miring / membentuk
sudut dengan pintu atas panggul (asinklitismus
anterior / posterior).

Kepala turun ke dalam rongga panggul terjadi akibat :


tekanan langsung dari his dari daerah fundus ke
arah daerah bokong
tekanan dari cairan amnion
kontraksi otot dinding perut dan diafragma

badan janin terjadi ekstensi dan menegang

Fleksi
Kepala janin fleksi,
Dagu menempel ke toraks,
Posisi kepala berubah dari diameter oksipito-frontalis
(puncak
kepala)
menjadi
diameter
suboksipitobregmatikus (belakang kepala )

Rotasi interna (putaran paksi dalam)


Disertai turunnya kepala,
Putaran ubun-ubun kecil ke arah depan (ke bawah
simfisis pubis),
Membawa kepala melewati distansia interspinarum
dengan diameter biparietalis.

Ekstensi
Kepala mencapai vulva,
Terjadi ekstensi setelah oksiput melewati bawah
simfisis pubis bagian posterior.

Rotasi eksterna (putaran paksi luar)


Kepala berputar kembali sesuai dengan sumbu
rotasi tubuh,
Bahu masuk pintu atas panggul dengan posisi
anteroposterior sampai di bawah simfisis, kemudian
dilahirkan bahu depan dan bahu belakang.

Ekspulsi : setelah bahu lahir, bagian tubuh lainnya akan


dikeluarkan dengan mudah. Selanjutnya lahir badan
(toraks,abdomen) dan lengan, pinggul / trokanter depan
dan belakang, tungkai dan kaki.

Kala III Pengeluaran


Placenta
Dimulai pada saat bayi telah lahir
lengkap dan berakhir dengan
lahirnya plasenta
uterus teraba keras dengan fundus
uteri agak di atas perut
Plasenta lepas spontan 5-15 menit
setelah bayi lahir dan disertai
dengan pengeluaran darah

Kala IV
Adalah kala pengawasan selama 2 jam setelah bayi dan
plasenta lahir untuk mengamati keadaan ibu terutama
terhadap bahaya perdarahan postpartum.