Anda di halaman 1dari 3

ELEMEN DASAR PENAWARAN DAN PERMINTAAN

ANALISIS PENAWARAN DAN PERMINTAAN


Pembahasan seluruh bab ini ditujukan untuk menjelaskan secara sederhana bagaimana
permintaan dan penawaran atas satu jenis barang tertentu saling berinteraksi dalam pasar yang
bersaing. Kita rumuskan lebih dulu kurva permintaan, dan baru kemudian kurva penawaran. Dengan
menggunakan kedua perangkat dasar ini, pada akhirnya kita akan menyaksikan bagaimana harga pasar
ditetapkan (atau mencapai tingkat ekuilibrium) pada saat dua kurva tersebut berpotongan, yaitu pada
titik dimana perminaan dan penawaran dalam keadaan seimbang.
SKEDUL PERMINTAAN
Semakin tinggi harga suatu komoditi, hal lain tetap sama, semakin sedikit orang yang akan
membelinya. Semakin rendah harga pasarnya, semakin banyak yang akan dibeli.
Ada suatu hubungan jelas antara harga pasar suatu barang dengan jumlah yang diminta, dengan
catatan factor lain tetap tidak berubah. Hubungan antara harga dan kuantitas yang dibeli ini disebut
sebagai skedul permintaan atau kurva permintaan.
KURVA PERMINTAAN
Dalam kurva ini, jumlah dan harga mempunyai hubungan yang terbalik,Q naik apabila P turun.
Kurva ini bebentuk miring, turun dari kiri atas ke kanan bawah. Fakta penting ini disebut hukum
permintaan dengan kemiringan negative (law of downward-sloping demand). Hukum ini berlaku pada
hampir semua komoditif seperti jagung, minyak, mobil, dan sebagainya.
Hukum permintaan dengan kemiringan negative: Jika harga suatu komoditi naik, (dan hal-hal lain
dianggap tidak berubah), pembeli cenderung membeli lebih sedikit komoditi tersebut. Demikian juga
halnya jika harga barang yang dibeli akan meningkat.
Alasan penting terhadap hukum permintaan dengan kemiringan negative: semakin rendah harga,
semakin banyak pembeli baru.
Di samping itu, turunnya harga juga akan merangsang konsumen lama untuk melakukan
pembelian lebih banyak.
Pada saat harganya semakin turun, kita membeli dan dihambur-hamburkan. Sebaliknya, naiknya
harga barang menyebabkan sebagian dari kita membeli barang tersebut lebih sedikit.
Mengapa jumlah yang dibeli cenderung menurun pada saat harganya naik? Ada dua alas an.
Pertama efek subsitusi. Ketika harga suatu barang naik, saya akan menukarnya dengan barang lain
yang serupa (karena harga daging sapi naik, saya lebih banyak makan ayam). Alasan kedua adalah efek
pendapatan. Ketika harga naik, saya menjadi lebih miskin dari sebelumnya.
Namun, jika kita analisis harga dan jumlah pasar, kita akan mengacu pada permintaan pasar

yang menggambarkan penjumlahan total dari semua permintaan individu.


SKEDUL DAN KURVA PENAWARAN
Penawaran diartikan sebagai jumlah barang yang akan diproduksi dan dijual oleh perusahaan.
Lebih tepatnya, kita menghubungkan jumlah barang yang ditawarkan dengan harga pasarnya, dengan
menganggap hal-hal lain seperti, biaya produksi, harga barang yang berkaitan, dan organisasi pasar,
tetap tidak berubah.
Skedul penawaran (dan kurva penawaran) untuk suatu komoditi menunjukkan hubungan antara
harga pasar dari komoditi tersebut dengan jumlah komoditi yang akan diproduksi dan dijual, dengan
menganggap hal lain tetap tidak berubah.
Kenapa kurva penawaran untuk satu jenis komoditi umumnya bergerak keatas! Salah satu
alasannya yang terpenting terletak pada hukum diminishing return (hasil yang makin berkurang).
Sesuai dengan hukum diminishing return, setiap pekerja baru akan semakin sedikit memberikan output
tambahan; karena itu, mekanisme harga diperlukan untuk memancing output tambahan yang lebih
tinggi.
EQUILIBRIUM (KESEIMBANGAN) PENAWARAN DAN PERMINTAAN
Apa yang terjadi bila pemasok dan konsumen bertemu? Jawabannya terletak pada kekuatan
penawaran dan permintaan yang beroperasi di pasar, yang kemudian menghasilkan keseimbangan
harga dan kuantitas, atau suatu keseimbangan pasar. Keseimbangan pasar terjadi pada saat harga dan
kuantitas ketika kekuatan penawaran dan permintaan seimbang. Pada titik ini, jumlah yang akan dibeli
oleh pembeli sama dengan jumlah yang akan dijual oleh penjual. Pada titik keseimbangan, harga dan
kuantitas cenderung tetap dan tidak berubah selama factor lain tetap tidak berubah.
Keseimbangan pada kurva penawaran dan permintaan . kita dapat melihat keseimbangan pasar
secara grafis yaitu gabungan kurva penawaran dan kurva permintaan. Penggabungan kedua grafik
tersebut memungkinkan, karena keduanya mempunyai satuan yang sama pada setiap sumbunya.
Pada harga tertinggi, produsen akan menjual lebih banyak dari yang akan dibeli konsumen.
Akibatnya terjadi surplus atau kelebihan kuantitas penawaran melampaui jumlah yang diminta. Pada
harga yang lebih rendan atau kelebihan jumlah permintaan melampaui kuantitas yang ditawarkan.
Dalam keadaan kekurangan, persaingan diantara para pembeli yang memperebutkan barang yang
sangat terbatas, menyebabkan harga naik.
PENGARUH

PERGESERAN

PENAWARAN

ATAU

PERMINTAAN

TERHADAP

KESEIMBANGAN PASAR
Analisis perangkat penawaran dan permintaan dapat memberi informasi lain selain

keseimbangan kuantitas dan harga. Analisis tersebut dapat juga dipakai untuk memperkirakan dampak
perubahan kondisi ekonomi terhadap harga dan kuantitas.
Pegeseran penawaran dan permintaan diakibatkan oleh perubahan variabel-variabel yang
mendasari kurva permintaan dan penawaran. Pergeseran permintaan disebabkan oleh perubahan salah
satu factor yang mempengaruhi permintaan konsumen yaitu pendapatan, populasi, harga barabg yang
berkaitan, dan selera. Hal-hal tersebut akan menggeser pola (skedul) permintaan.
Jika factor penentu yang mendasari permintaan atau penawaran berubah, hal ini akan
menggeser permintaan atau penawaran dan akhirnya mengubah keseimbangan harga maupun kuantitas
pasar.
TIGA HAMBATAN
Pertama menyangkut anggapan yang harus ada setiap kali kita menggambar skedul permintaan dan
penawaran, yaitu bahwa factor-faktor lain tidak berubah. Kedua, perbedaan antar pergeseran (shift)
kurva dan pergerakan (movement) sepanjang kurva. Ketiga, ialah arti keseimbangan penawaran dan
permintaan.
PENGERTIAN EKUILIBRIUM (KESEIMBANGAN)
Kesulitan terakhir berhubungan dengan arti istilah keseimbangan. Ini terlihat dari pernyataan
skeptic berikut: bagaimana anda bisa mengatakan bahwa penawaran dan permintaan menentukan
kuantitas keseimbangan tertentu?
kerumitan pada istilah keseimbangan (ekuilibrium). Mungkin kita menjawab pernyataan itu sebagai
berikut: memang anda benar bahwa jumlah yang dibeli harus sama dengan jumlah yang dijual.
Keseimbangan pasar yaitu ketika penawaran dan permintaan berada dalam keadaan seimbang. Pada
harga berapa, kuantitas yang ingin dibeli konsumen tepat sama dengan jumlah yang bersedia
ditawarkan oleh produsen? Hanya pada harga tersebut pembeli dan penjual akan merasa puas dengan
keputusannya; dan hanya pada keseimbangan itulah tidak aka nada kecenderungan harga untuk naik
atau turun.
Pada tingkat harga lain (tidak dalam keseimbangan), jumlah yang dibeli memang sama dengan
jumlah yang dijual. Tetapi pada harga yang terlalu tinggi akan terjadi kelebihan (surplus) barang,
karena produsen berusaha menjual barang lebih banyak dari yang akan dibeli konsumen. Kelebihan
penawaran di atas permintaan akan menekan harga, sampai akhirnya mencapai tingkat keseimbangan,
yaitu ketika kedua kurva tersebut berpotongan.