Anda di halaman 1dari 18

Nama : Langlang Medal Fajar Alafgani

Nim

: 063 141 111 048


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan pendidikan

: SMA

Kelas / semester

: X / 2 ( Sepuluh / genap )

Mata Pelajaran

: Matematika

Topik

: Trigonometri

A. Kompetensi inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranaha abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Kompetensi dasar
Setelah mengikuti pembelajaran Trigonometri, siswa mampu:
1. Menghayati pola hidup disiplin, kritis, bertanggungjawab, konsisten dan jujur serta
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,
2. Menghayati kesadaran hak dan kewajiban serta toleransi terhadap berbagai perbedaan
di dalam masyarakat majemuk sebagai gambaran menerapkan nilai-nilai matematis,
3. Menghayati rasa percaya diri, motivasi internal dan sikap peduli lingkungan melalui
kegiatan kemanusiaan dan bisnis dan dalam kehidupan sehari-hari,
4. Memahami konsep perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku melalui
penyelidikan dan diskusi tentang hubungan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian
dalam beberapa segitiga siku-siku sebangun,
5. Menemukan sifat-sifat dan hubungan antar perbandingan trigonometri dalam segitiga
siku-siku,
6. Memahami dan menentukan hubungan perbandingan trigonometri dari sudut di setiap
kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan matematika,

C. Indikator pencapaian kompetensi


1. Menunjukan rasa ingin tahu, percaya diri pada daya dan kegunaan matematika malalui
pengalaman belajar.
2. Bekerja sama, terlibat aktif dalam kelompok dan bersikap toleran terhadap perubahan.
3. Memprediksikan nilai perbandingan trigonometri terhadap sudut istimewa.
4. Menyajikan nilai perbandingan trigonometri terhadap sudut istimewa.
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok, materi trigonometri ini di harapakan
siswa:
1. Menunjukan rasa ingin tahu, percaya diri pada daya dan kegunaan matematika
melalui pengalaman belajar.
2. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran, menyampaikan pendapat,
memberikan masukan.
3. Mampu memprediksikan nilai perbandingan trigonometri terhadap sudut istimewa.
4. Mampu menyajikan nilai perbandingan trigonometri terhadap sudut istimewa.
E. Materi Pembelajaran
1. Nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa (terlampir).
F. Pendekatan, strategi dan Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran : jigsaw, menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah
Pendekatan
: Saintifik
G. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan
Pendahuluan

Wa
ktu
Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses 5
pembelajaran dengan cara berdoa/membaca basmalah bersama-sama. Kemudian
mengecek kehadiran siswa dan menanyakan kabar siswa dengan fokus pada mereka
yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang.
Sebagai motivasi, guru memberikan gambaran tentang manfaat Trigonometri.
Contoh: untuk menghitung sudut serang, yang paling optimal dari peluncur senjata
agar mampu melontar projektil sejauh mungkin
Sebagai apersepsi utuk mendorong rasa ingin tahu dan berfikit kritis siswa diberikan
masalah yang berkaitan dengan trigonometri.
Guru menyampaikan tentang kompetisi dasar, indikator pencapaian dan tujuan
pembelajaran yang diharapkan dicapai peserta didik melalui pembelajaran hari ini.
Peserta didik dijelaskan garis besar skenario kegiatan belajar yang akan dilalui
Deskripsi Kegiatan

1.

2.

3.
4.
5.

30

Inti
1. Secara klasikal peserta didik mengamati dan mencermati
2. Siswa mengamati perbandingan sudut istimewa, karakteristik dan penerapannya pada
masalah nyata dari materi yang disajikan oleh guru dalam media power point.
3. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, 1 kelompok terdiri atas 5 orang
(sesuai dengan soal yang diberikan). Setiap kelompok diberika soal yang berbeda
namun masih berkaitan dengan perbandingan sudut istimewa. Di dalam kelompok
didiskusikan tentang perbandingan sudut sudut istimewa trigonometri.
4. Didalam diskusi kelompok siswa diharapkan berperan aktif dalam pengerjaan soal
yang diberikan oleh guru.
5. Perwakilan dari setiap kelompok siswa maju kedepan untuk memaparkan hasil
diskusi yang telah diselesaikannya.
Penutup

1. Memberi pekerjaan rumah (PR), yaitu mencari pemecahan soal dari materi 5
matriks pada buku pegangan siswa yaitu pada hal. 160.
2. Peserta didik diberi informasi tentang rencana kegiatan pertemuan berikutnya,
yaitu sudut istimewa 30o, 45o, 60o dan 90o.
3. Secara klasikal, peserta didik dan di bantu oleh guru merangkum isi
pembelajaran yaitu perbandingan trigonometri sudut istimewa.
4. Guru mengajak siswa berdoa sebelum pulang dan memberi salam.

H. Media, alat dan sumber belajar


Alat dan media
:LCD, dan laptop
Sumber Belajar
: kementrian kebudayaan dan pendidikan Republik Indonesia .
2013. Matematika SMA Kelas IX. Jakarta: Erlangga.
I. Tenik penilaian
No
1

Aspek yang diamati/dinilai

Teknik Penilaian

Waktu Penilaian

Penilaian diri

Setelah pembelajaran

Pengamatan

Kegiatan inti

Penilaian diri

Setelah pembelajaran

Kuis

Akhir pertemuan

Sikap Spiritual:
Mempertebal keyakinan terhadap Tuhan

Sikap Sosial:
a. Rasa ingin tahu
b. Ketertarikan terhadap matematika

Kemampuan menentukan pola matriks dan


bentuk bentuk matriks.

Sukabumi, 2014

Kepala sekolah

Guru Mata Pelajaran

Drs. Amah Mulyati

Widya Adawiyah, CS.pd

Lampiran 1
( lampiran materi )
A. Pengertian Matriks
Dalam kehidupan sehari hari, banyak informasi atau data yang ditampilkan dalam
bentuk tabel, seperti data rekening listrik atau telepon, klasemen akhir liga champion, data
perolehan nilai dan lain lain.
Sebagai gambar awal mengenai materi matrik, mari kita cermati hasil data penjualan tiket
penerbangan tujuan Medan dan Surabaya, dari sebuah agen tiket, selama kurung waktu 4
hari berturut turut. Di sajikan dalam tabel berikut:
Tabel 1.
Hari ke Tujuan
I
II
III IV
Medan
3
4
2
5
Surabaya
7
1
3
2
Data pada Tebel 1 kita dapat menyederhanakan dengan cara menghilangkan semua
keterangan (judul baris dan kolom) pada tabel, dan mengganti tabel dengan kurung siku
menjadi bentuk seperti berikut:
[

Berdasarkan bentuk tersebut, dapat kamu lihat bahwa data yang terbentuk terdiri atas
bilangan bilangan yang tersusun dalam baris dan kolom. Susunan bilangan inilah yang
dinamakan sebagai matriks.
Jadi matiks adalah susunan bilangan yang di atur menurut aturan baris dan kolom dalam
suatu jajaran berbentuk persegi atau persegi panjang. Susunan bilangan itu diletakan di
dalam kurung biasa atau kurung siku.
Biasanya pelabelan suatu matriks dinyatakan dengan huruf kapital, misal A,B,C,dan
seterusnya. Secara umum, diberikan matriks A.
[

Kolom ke-n
Kolom ke-2
Kolom ke- 1
aij bilangan real, menyatakan elemen matriks pada baris ke-i dan kolom ke-j, i = 1,2,3, ,m,
j = 1,2,3, , n
Amxn : m menyatakan banyak baris matriks A
n menyatakan banyak baris matriks A

notasi m x n, menyatakan ordo (ukuran) matriks A, yang menyatakan banyak baris dan
kolom matriks A. Jadi, jika diperhatikan ordo suatu matriks, dapat diketahui banyak elemen
elemen pada matriks.
Contoh 1:
Teguh siswa kelas X SMA Panca Budi, akan menyusun anggota keluarganya berdasarkan
umur dalam bentuk matriks. Dia memiliki Ayah, Ibu, beturut turut berumur 46 tahun dan
43 tahun. Selain itu dia juga memiliki kakak dan adik, secara berurut, Ningrum (22 tahun),
Sekar (19 tahun), dan Wahyu (12 tahun). Dia sendiri berumur 14 tahun.
Jawaban:
i) Alternatif susunan 1
[

Matriks T2x3 adalah matriks persegi panjang dengan berordo 2 x 3.


ii) Alternatif susunan II
[

Matriks T3x2 adalah matriks berordo 3 x 2


B. Jenis Jenis Matriks
Dari contoh 1, menyajikan beberapa variasi ordo matriks yang merepresentasikan umur
anggota keluarga teguh. Berikut akan di sajikan jenis-jenis matriks.
1. Matriks Baris
Matriks baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris saja. Biasanya, ordo
matriks seperti ini, 1 n, dengan n banyak kolom pada matriks tersebut.
T12 = [46 43], matriks baris berordo 1 2 yang merepresentasikan umur
orang tua Teguh.
T14 = [22 19 14 12], matriks baris berordo 1 4 yang merepresentasikan umur
Teguh dan saudaranya.
2.

Matriks Kolom
Matriks kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom saja. Matriks kolom
berordo m 1, dengan m banyak baris pada kolom matriks tersebut. Perhatikan matriks
kolom berikut ini!
[

], matriks kolom berordo 3 x 1, yang merepresentasikan umur wanita pada

keluarga Teguh.
3.

Matriks persegi panjang


Matriks persegi panjang adalah ,matriks yang banyak barisnya tidak sama dengan
banyak kolomnya. Matrik seperti ini memiliki ordo m x n.

], matriks persegi panjang berordo 2 x 3, yang merepresentasikan

umur anggoota keluarga Teguh.


[

], matriks pesegi panjang berordo 3 x 2, yang merepresentasikan umur

semua anggota keluarga teguh.


4.

Matriks Persegi
Matriks persegi adalah matriks yang mempunyai banyak baris dan kolom sama.
Matriks ini memiliki ordo n x n.
[

], matriks persegi berordo 2 x 2, yang mereprenatasikan umur orang tua

teguh dan kedua kakanya


Jika kita meninjau matriks persegi berordo 4 x 4 di bawah ini.

Diagonal utama suatu matriks, yaitu semua elemen matriks yang terletak pada
garis diagonal dari sudut kiri atas kesudut kanan bawah. Diagonal samping matriks,
yaitu semua elemen matriks yang terletak pada garis diagonal dari sudut kiri bawah ke
sudut kanan atas.
5.

Matriks Segitiga
Mari kita perhatikan matriks F dan G berordo 4 x 4. Jika terdapat pola susunan
pada suatu matriks persegi, misalnya:

Maka matriks persegi yang berpola seperti matriks F dan G disebut matriks
segitiga. Jadi, matriks segita merupakan suatu matriks persegi berordo n x n dengan
elemen elemen matriks di bawah atau di atas diagonal uatma semuanya nol.

6.

Matriks Diagonal
Dengan memperhatikan konsep matriks segitiga di atas, jika kita cermati
kombinasi pola tersebut pada suatu matriks persegi, seperti matriks berikut ini.

Maka matriks persegi dengan pola semua elemennya bernilai nol, kecuali elemen
diagonal utama tidak semuanya bernilai nol , disebut matriks diagonal.
7.

Matriks Identitas
Mari kita cermati kembali matriks persegi dengan pola seperti matriks berikut ini:
[

Cermati pola susunan angka 1 dan 0 pada ketiga matriks persegi di atas. Jika suatu
matriks persegi unsur diagonal utamanya adalah 1 dan unsur yang lainnya semua nol
disebut matriks identitas dinotasikan sebagai I berordo n x n.
8. Matriks Nol
Jika elemen suatu matriks semuanya bernilai nol, seperti berikut:
[

], atau

] , maka disebut matriks nol.

C. Transpons Matriks
Ruang Baca
P
e
n
g
a
n
g
k
u
t
a
n

Buku
komik

Majalah
sport

Majalah
teknik

Buku
motivasi

Buku
matematika

Buku
kimia

Novel
Petualang

Majalah
futnuture

Buku
Rohani

Buku
budaya

Koleksi
kamus

Majalah
intisari

Buku
peta

Buku
sejarah

Buku
autbiography

Buku
fisika
Bahasa
inggris
Majalah
fashion

jika direpresentasikan semua koleksi tersebut dalam matriks, dengan sudut pandang dari
ruangn baca, akan diperoleh matriks persegi panjang berordo 3 x 6. Kita sebut matriks B,
[

Selanjutnya, karena halaman rumah pak Susilo yang tidak cukup untuk ruang gerak truk
sehingga truk harus di parkir disebelah Barat ruang baca Pak susilo. Pihak pengangkutan
menyusun semua koleksi tersebut menurut barisan buku yang terdekat ke truk. Matriks B,
berubah menjadi:

Dengan memperhatikan kedua matriks B3x6 dan B6x3, dalam kajian yang sama, ternyata
memiliki relasi. Relasi yang dimaksud dalam hal ini adalah perubahan posisi elemen
matriks, atau disebut transpos matriks, yang diberi symbol Bt sebagai transpos matriks B.
namun beberapa buku menotasikan transpos matriks dengan atau Bt.
Perubahan yang dimaksud dalam hal ini adalah, setiap elemen baris ke-1 pada matriks B
menjadi elemen kolom ke-1 pada matriks Bt , setiap elemen baris ke-2 pada matriks B
menjadi elemen kolom ke-2 pada matriks Bt, demikian seterusnya sehingga semua elemen
baris pada matriks - matriks B menjadi elemen kolom pada matriks Bt. hal ini lah yang
menjadi aturan menentukan transpos matriks suatu matriks.

Lampiran II

( soal dan pembahasan )


A. Soal Latihan
1. Tentukanlah matriks 4x4 , A = [
Jawab:
Matriks A4x4 = [

] yang memenuhi kondisi aij = i j-1!

] nilai aij . tentukan dengan aij = i j-1

a11 = 11-1 = 1
a12 = 12-1 = 1
a13 = 13-1 = 1
a14 = 14-1 = 1
a21 = 21-1 = 1
a22 = 22-1 = 2
a23 = 23-1 = 4
a24 = 24-1 = 8

a31 = 31-1 = 1
a32 = 32-1 = 3
a33 = 33-1 = 9
a34 = 34-1 = 27
a41 = 41-1 = 1
a42 = 42-1 = 4
a43 = 43-1 = 16
a44 = 44-1 = 64

jadi, matriks A berordo 4x4 yang di maksud adalah:


[

2. Diberikan matriks

], maka transpos matriks S, adalah

Jawab:
[

3. Diketahui matriks M = [

] dan N =

. dari matriks M dan N,


[ ]

Tentukanlah:
a. Elemen baris ke- 1 kolom ke-3 pada matriks M!
b. Elemen kolom ke- 1 baris ke- 5 pada matiks N
c. Tentukan matriks transpos dari matiks M dan N!
Jawab:
a. 12
b. 7

c.
[

B. Soal Kuis (pedoman pensekoran ada di lampiran 3)


[

1. Diketahui matrik matriks

a. Tentukan transpos dari matriks T!


b. Jika Rt = T, tentukanlah nilai a,b,c,d,e dan f !
Jawab:
[

a.
b. Rt = [

]
]

Rt = T

]=[

Maka di peroleh:
-3a = 8

*b+c=4

a=

c=4b

a 2b = 2

c=4-[

-2b = 2 a

c=

-2b = 2 - [
-2b =

2d = 10 - c
]

2d = 10 2d =
d=

b=

e 2d = 0
e = 2d
e = 2[ ]

*2d + c = 10

* e 3f = -1
-3f = -1 -e
e=

-3f = -1 -3f =
f=

jadi nilai a,b,c,d,e dan f berturut turut adalah


2. jika elmen suatu matriks merupakan anggota bilangan kuadrat, buatlah matriks yang
terdiri dari 7 baris dan 2 kolom! Tentukan transpos matriknya!

Jawab:

maka
[

Lampiran III
(bentuk dan instrument, serta skor penilaian)
A. Prosedur Penilaian

No.

1.

2.

3.

Aspek yang Dinilai


Sikap
a. Terlibat aktif dalam setiap
pembelajaran matriks.
b. Toleran terhadap setiap proses
pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif.
Pengetahuan
a. Menjelaskan konsep matriks
b. Menentukan bentuk bentuk
matriks, dan menentukan
matriks transpos.
Keterampilan
a. Terampil
menerapkan
konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang
relevan yang berkaitan dengan
materi perpangkatan

Teknik Penilaian

Waktu Penilaian

pengamatan

Selama proses
pembelajaran
matematika

Kuis dan penugasan


dalam bentuk tes
tulis

Penagmatan proses
pelaksanaan
pembelajaran
matematika

pengamatan

Penyelesaian test
dan tugas PR

B. Bentuk dan Instrumen Penilaian, serta Pedoman Penskoran:


1. Sikap Spritual
Mempertebal Keyakinan Terhadap Tuhan
Angket Penilaian diri Sikap Mempertebal Keyakinan Terhadap Tuhan
Mata Pelajaran

: Matematika

Nama

: ..........................

Kelas/Semester

:X/2

Tahun Pelajaran

: 2013/2014

Tanggal Pengisian

: .........................

Berilah tanda pada alternatif jawaban sesuai dengan keadaanmu yang yang sebenarnya !
No
1

Pernyatan
Setelah melihat bentuk matrik dalam kehidupan sehari
sehari, saya merasa keyakinan saya terhadap Tuhan
semakin bertambah.
Setelah merasakan kebesaran kekuasaan Tuhan berupa
pengaturan alam semesta ini, saya akan selalu bersyukur

Tidak
Setuiju

Alternatif Jawaban
Kurang
Setuju
Setuju

Sangat
Setuju

kepadanya atas penciptaan langit dan bumi yang maha


sempurna ini.
Saya bersyukur atas nikmat yang di berikan Tuhan,
berupa pengaturan alam yang maha sempurna.
Sebagai wujud rasa syukur atas kebesaran dan karunia
Tuhan yang berupa pengaturan alam yang baik, dan saya
akan berusaha untuk menjaga alam ini agar tidak ada
perubahan yang signifikan.

3
4

Jumlah Skor
..................

Nilai Akhir =

Kategori: ............

Predikat Nilai Sikap


Pedoman Penskoran

Nilai (NS)
3,33 NS 4
2,66 NS < 3,33
1,66 NS < 2,66
1,00 NS < 1,66

Skor 1 jika jawaban Tidak Setuju


Skor 2 jika jawaban Kurang Setuju

Predikat
Sangat Baik/SB
Baik/B
Cukup/C
Kurang/D

Skor 2 jika jawaban Setuju


Skor 2 jika jawaban Sangat Setuju
2. Sikap Sosial
1) Sikap Rasa Ingin Tahu
Lembar Pengamatan Sikap Rasa Ingin Tahu
Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester

:X/2

Tahun Pelajaran

: 2013/2014

Waktu Pengamatan

: ..........................

Berikan nilai 1, 2, 3, 4, 5 pada kolom indikator sikap sesuai dengan hasil pengamatan!
Indikator Sikap Rasa Ingin Tahu
No

Nama

Kesungguhan
mempelajari materi
perpangkatan

Kemauan mendengarkan
dengan penuh perhatian

Melibatkan diri dalam


aktivitas di kelas

Jumlah

Nilai

1
2
3
...
30
Predikat Nilai Sikap

Nilai (NS)
3,33 NS 4

Predikat
Sangat Baik/SB

Predikat

Pedoman penskoran;
Skor 1 = sangat kurang;
Skor 2 = kurang konsisten;
Skor 3 = mulai konsisten
Skor 4 = konsisten
Nilai Akhir =
2) Sikap Ketertarikan Terhadap Matematika
Angket Penilaian diri Sikap Ketertarikan Terhadap Matematika
Mata Pelajaran

: Matematika

Nama

: ..........................

Kelas/Semester

:X/2

Tahun Pelajaran

: 2013/2014

Tanggal Pengisian

: .........................

Berilah tanda pada alternatif jawaban sesuai dengan keadaanmu yang yang sebenarnya !
No
1

2
3
4
5

Pernyatan

Tidak
Setuiju

Alternatif Jawaban
Kurang
Setuju
Setuju

Sangat
Setuju

Setelah mempelajari pengertian, bentuk bentuk matriks


dan matriks trasnpos, saya merasa lebih tertarik terhadap
matematika
Saya akan belajar matematika lebih giat dan rajin
Saya akan membaca referensi lain yang terkait dengan
matematika
Saya akan berusaha menyelesaikan soal-soal matematika,
baik soal yang diberikan oleh guru maupun yang lain
Saya tidak akan putus asa jika menemui kesulitan dalam
menyelesaikan soal matematika
Jumlah Skor
Nilai Akhir =

..................

Kategori: ............

Predikat Nilai Sikap


Pedoman Penskoran
Skor 1 jika jawaban Tidak Setuju

Nilai (NS)
3,33 NS 4
2,66 NS < 3,33
1,66 NS < 2,66
1,00 NS < 1,66

Predikat
Sangat Baik/SB
Baik/B
Cukup/C
Kurang/D

Skor 2 jika jawaban Kurang Setuju


Skor 2 jika jawaban Setuju
Skor 2 jika jawaban Sangat Setuju
4. Pengetahuan
a. Bentuk Instrumen: Soal Uraian
b. Kisi-kisi:

No.

No. Butir
Instrumen

Indikator

1.

Menentukan pembentukan matriks

Menentukan bentuk-bentuk matriks

2.

Menentukan matriks transpos

5. Pedoman Penskoran test kuis


No.

jawaban

Soal

Skor

Skor
Maksimal

a. Tentukan transpos dari matriks T!


Jawab:

Diketahui matrik matriks


[

[
Tentukan:
a.

b. jika Rt = T, tentukanlah nilai a,b,c,d,e dan


f!
jawab:
Rt = [

Rt = T

25

]=
]

Maka diperoleh a =

20

*jika menggunakan cara yang benar


skornya adalah 20

Jawab:

jika elmen suatu matriks


merupakan anggota bilangan
kuadrat, buatlah matriks yang
terdiri dari 7 baris dan 2
kolom! Tentukan transpos
matriknya!

10

15

Skor maksimal

40

Pedoman penilaian:
Nilai =

(rentang 1 - 4)

Predikat Nilai Sikap

Nilai (NS)
3,33 NS 4
2,66 NS < 3,33
1,66 NS < 2,66
1,00 NS < 1,66

Predikat
Sangat Baik/SB
Baik/B
Cukup/C
Kurang/D