Anda di halaman 1dari 36

PERENCANAAN

PEMBELAJARAN
MATEMATIKA
DOSEN: YANTI MULYANTI, M.PD.

Keterampilan Dasar Mengajar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

8.

Keterampilan bertanya
Keterampilan memberi penguatan
Keterampilan menggunakan variasi
Keterampilan menjelaskan
Keterampilan membuka dan menutup pelajaran
Keterampilan mengelola kelas
Keterampilan mengajar kelompok kecil dan
perorangan
Keterampilan membimbing diskusi kelompok
kecil

1. KETERAMPILAN BERTANYA
Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta
respon dari seseorang yang dikenai. Respons yang
diberikan dapat berupa pengetahuan sampai
dengan
hal-hal
yang
merupakan
hasil
pertimbangan.

DAMPAK POSITIF DARI PERTANYAAN


TERHADAP SISWA
Meningkatkan
partisipasi
siswa
dalam
pembelajaran
Meningkatkan kemampuan berfikir siswa
Dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa, serta
menuntun siswa untuk menentukan jawaban
Memusatkan siswa pada masalah yang sedang
dibahas.

TUJUAN
Merangsang kemampuan berpikir siswa
Membantu siswa dalam belajar
Meningkatkan kemampuan berpikir siswa dari
kemampuan berpikir tingkat rendah ke tingkat yang
lebih tinggi
Membantu siswa dalam mencapai tujuan pelajaran
yang dirumuskan.

JENIS-JENIS PERTANYAAN

a.
b.
c.

d.

Dilihat dari maksudnya:


Pertanyaan permintaan
Pertanyaan retoris
Pertanyaan mengarah atau menuntun (prompting
question)
Pertanyaan menggali (probing question)

JENIS-JENIS PERTANYAAN

Dilihat dari tingkat kesulitan jawaban yang


diharapkan, terdiri dari pertanyaan tingkat rendah
dan pertanyaan tingkat tinggi.

KOMPONEN KETERAMPILAN BERTANYA


Meliputi:

Pengungkapan pertanyaan secara jelas dan singkat

Dikerjakan dengan cara memberikan pertanyaan yang


luas (terbuka) yang kemudian mengubahnya menjadi
pertanyaan yang sempit

Pemindahan giliran menjawab/atur lalu lintas bertanya


jawab

KOMPONEN KETERAMPILAN BERTANYA (2)

Pemberian waktu berpikir


Pertanyaan secara berjenjang
Hindari pertanyaan ganda
Pertanyaan melacak

2. KETERAMPILAN MEMBERI PENGUATAN


Keterampilan memberi penguatan adalah segala
bentuk respon yang merupakan bagian dari
modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkahlaku
siswa, yang bertujuan untuk memberikan informasi
atau umpan balik bagi siswa atas perbuatan atau
responnya yang diberikan sebagai suatu dorongan
atau koreksi.

TUJUAN
Meningkatkan perhatian siswa
Melancarkan atau memudahkan proses belajar
Membangkitkan dan mempertahankan motivasi
Mengontrol
atau
mengubah
sikap
yang
mengganggu ke arah tingkahlaku belajar yang
produktif

KOMPONEN KETERAMPILAN MEMBERI


PENGUATAN
Penguatan verbal
Penguatan gestural
Penguatan dengan cara mendekati
Penguatan dengan sentuhan
Penguatan dengan memberikan kegiatan yang
menyenangkan
Penguatan berupa tanda atau benda

CARA MENGGUNAKAN KOMPONEN

Dalam menggunakan komponen (penguatan) harus


bervariasi
Pemberian penguatan dengan segera
Untuk keperluan tertentu penggunaan penguatan
secara tidak penuh dapat diberikan.
Prinsif penggunaan penguatan penuh kehangantan
dan keantusiasan.

3. KETERAMPILAN MENGGUNAKAN VARIASI


Menggunakan
variasi
diartikan
sebagai
keterampilan guru untuk menjaga agar iklim
pembelajaran tetap menarik perhatian, tidak
membosankan, sehingga siswa menunjukkan sikap
antusias dan ketekunan dan berpartisipasi aktif
dalam setiap langkah kegiatan pembelajaran.

KOMPONEN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN


VARIASI
a.

b.

c.

Variasi dalam melaksanakan proses


pembelajaran
Variasi penggunaan media/alat bantu
pembelajaran
Variasi pola interaksi.

A.

VARIASI DALAM MENGAJAR GURU

Meliputi:

Variasi suara

Pemusatan perhatian (misal:memperhatikan


gambar)

Kesenyapan

Kontak pandang

Gerakan badan dan mimik

B. VARIASI PENGGUNAAN MEDIA DAN BAHANBAHAN PENGAJARAN


Meliputi:

Media dan bahan pengajaran yang dapat


didengar (oral)

Media dan bahan pengajaran yang dapat dilihat


(visual)

Media dan bahan pengajaran yang dapat


disentuh, diraba, atau dimanipulasikan (media
taktil)

C.

VARIASI POLA INTERAKSI

Pola interaksi satu arah


Pola interaksi dua arah
Pola interaksi multi arah

4. KETERAMPILAN MEMBUKA DAN MENUTUP


PELAJARAN

Membuka pelajaran diartikan dengan perbuatan


guru untuk menciptakan prakondisi bagi siswa
agar mental maupun perhatian terpusat pada
pengalaman belajar yang disajikan sehingga akan
mudah mencapai kompetensi yang diharapkan

Menutup pelajaran adalah kegiatan guru untuk


mengakhiri pelajaran dengan maksud untuk
memberikan gambaran menyeluruh tentang apa
yang telah dipelajari siswa serta keterkaitannya
dengan
pengalaman
sebelumnya,mengetahui
tingkat keberhasilan siswa, serta keberhasilan guru
dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

TUJUAN

Menimbulkan perhatian dan motivasi siswa terhadap


tugas-tugas yang akan dihadapi
Siswa dapat mengetahui pendekatan-pendekatan yang
akan digunakan dalam mempelajari bagian-bagian
pelajaran
Memungkinkan siswa mengetahui hubungan antara
pengalaman yang dikuasai dengan hal-hal baru yang
akan dipelajari
Memungkinkan siswa dapat mengetahui tingkat
keberhasilan dalam pelajaran

KOMPONEN KETERAMPILAN MEMBUKA DAN


MENUTUP PELAJARAN

Membuka pelajaran

Menutup pelajaran

MEMBUKA PELAJARAN
Meliputi:
Menarik perhatian siswa
Menimbulkan motivasi
Memberikan acuan
Membuat kaitan

MENUTUP PELAJARAN
Meliputi:
Meninjau kembali dengan cara merangkum
Mengevaluasi

5. KETERAMPILAN MENJELASKAN
Menjelaskan berarti menyajikan informasi lisan
yang diorganisasikan secara sistematis dengan
tujuan menunjukkan hubungan yang satu dengan
yang lainnya.

PRINSIP-PRINSIP YANG PERLU DIJELASKAN


Penjelasan dapat diberikan diawal, ditengah, atau
diakhir jam pertemuan, tergantung kepada
keperluan
Penjelasan dapat diselingi tanya jawab
Penjelasan
harus
relevan
dengan
tujuan
pembelajaran
Penjelasan dapat diberikan bila ada pertanyaan
dari siswa atau direncanakan oleh guru
Materi penjelasan harus bermakna bagi siswa
Penjelasan harus sesuai dengan latar belakang
dan kemampuan siswa

KOMPONEN KETERAMPILAN
a.
b.

Merencanakan penjelasan
Menyajikan penjelasan

A.

MERENCANAKAN

PENJELASAN

Perlu diperhatikan isi pesan yang akan


disampaikan dan penerima pesan (siswa dengan
segala kesiapannya)

B.

MENYAJIKAN PENJELASAN

Meliputi:
Kejelasan: kejelasan tujuan, bahasa
Penggunaan contoh dan ilustrasi
Memberikan penekanan
Pengorganisasian
Balikan

6. KETERAMPILAN MENGELOLA KELAS


Keterampilan
mengelola
kelas
merupakan
keterampilan guru untuk menciptakan dan
memelihara kondisi belajar yang optimal dan
mengembalikannya manakala terjadi hal-hal yang
dapat mengganggu suasana pembelajaran.

KOMPONEN MENGELOLA KELAS


Penciptaan kondisi belajar yang optimal
Menunjukkan sikap tanggap
Memusatkan perhatian
Memberikan petunjuk dan tujuan yang jelas
Memberi teguran dan penguatan

7.

KETERAMPILAN

MENGAJAR
KECIL DAN PERORANGAN

KELOMPOK

Mengajar kelompok kecil dan perorangan diartikan


sebagai perbuatan guru dalam konteks belajarmengajar yang hanya melayani 3 8 siswa untuk
kelompok kecil dan hanya seorang untuk
perorangan

KOMPONEN KETERAMPILAN
Meliputi:
Keterampilan mengadakan pendekatan secara
pribadi
Keterampilan
membimbing dan memudahkan
belajar
Keterampilan merencanakan dan melaksanakan
kegiatan belajar-mengajar

8. KETERAMPILAN MEMBIMBING DISKUSI


KELOMPOK KECIL

Diskusi kelompok kecil adalah suatu proses yang


teratur dengan melibatkan sekelompok siswa
dalam interaksi tatap muka kooperatif yang optimal
dengan
tujuan
berbagai
informasi
atau
pengalaman,
mengambil
keputusan
atau
memecahkan suatu masalah.

KOMPONEN MEMBIMBING DISKUSI KELOMPOK


KECIL
Meliputi:
Pemusatan perhatian
Memperjelas permasalahan
Menganalisa pandangan siswa
Menyebarkan kesempatan berpartisipasi
Menutup diskusi.

DAFTAR PUSTAKA
Hasibuan, J.J. Dip. Ed & Moedjiono. Proses
Mengajar Belajar. Bandung : PT. Remaja
Rosdakarya. 2004. Cetakan ke X.
Sanjaya Wina. Pembelajaran dalam Implementasi
Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung:
Prenada Media.

Terima kasih