Anda di halaman 1dari 6

SAMBUTAN KETUA DPR RI

PADA ACARA
PENGUCAPAN SUMPAH ANGGOTA DPR RI
PENGGANTI ANTAR WAKTU

Rabu, 13 Januari 2010

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT


REPUBLIK INDONESIA
2010
SAMBUTAN KETUA DPR RI
PADA ACARA
PENGUCAPAN SUMPAH ANGGOTA DPR RI
PENGGANTI ANTAR WAKTU
Rabu, 13 Januari 2010

Yang kami hormati,


 Saudara Wakil Ketua DPR RI;

 Saudara Dewan Pimpinan Pusat Partai

 Saudara-saudara Pimpinan Fraksi DPR RI;

 Saudara Anggota DPR RI, yang baru saja mengucapkan sumpah;

 Saudara Sekjen beserta jajarannya;

 Para undangan dan hadirin sekalian;

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Mengawali sambutan saya ini, marilah terlebih dahulu, kita
mempersembahkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas
Ridho dan Hidayah-Nya, kita dikaruniai kesehatan yang baik, berada di tempat ini
untuk menghadiri acara pengucapan sumpah Anggota DPR Pengganti Antar
Waktu yang telah berlangsung dengan tertib, lancar dan hidmat.

Hadirin yang saya hormati,


Sesuai dengan Keputusan Presiden RI sebagaimana yang telah dibacakan tadi,
sedianya akan diambil sumpahnya delapan (8) Anggota Dewan Pengganti Antar
Waktu. Namun, satu Calon anggota yaitu Sdr. Paula Sinjal, S.H., mewakili Partai
Demokrat dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara yang menggantikan Sdr. E.E.
Mangindaan, S.Ip., berhalangan hadir, dan akan diagendakan tersendiri.
Oleh karena itu, kita telah menyaksikan pengucapan sumpah tujuh (7) Anggota
DPR Pengganti Antar Waktu, sebagai berikut:

1
Partai Kebangkitan Bangsa
1. Sdr. H. Imam Nahrawi, S.Ag, dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I, menggantikan
Sdr. Drs. H.A. Muhaimin Iskandar, M.Si.;
Partai Keadilan Sejahtera
2. Sdr. Drs. Muhammad Idris Luthfi, M.Sc, dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I,
menggantikan Sdr. Ir. H. Tifatul Sembiring;
3. Sdr. Rohmani, SP., dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX, menggantikan Sdr. Ir. H.
Suswono, M.M.A;
Partai Demokrat
4. Sdr. Supomo, dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III, menggantikan Sdr. Dr. H.
Syarifuddin Hasan, S.E. M.M., M.B.A.;
5. Sdr. H. Zulkifli Anwar, dari Daerah Pemilihan Lampung I, menggantikan Sdr. Dr.
Darwin Z. Saleh, S.E. M.M;
6. Sdr. Gede Pasek Suardika S.H., dari Daerah Pemilihan Bali, menggantikan Ir. Jero
Wacik, S.E;
Partai Persatuan Pembangunan
7. Sdr. Drs. H. Amin Suparmin, dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III, menggantikan
Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si.

Atas dilantiknya Saudara-saudara pada hari ini, Saya atas nama Pimpinan dan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, mengucapkan ”Selamat Bertugas di DPR RI”.
Saudara diambil sumpahnya sebagai Anggota Dewan Pengganti Antar Waktu
ketika Dewan memasuki Masa Persidangan II Tahun Sidang 2009-2010.

Hadirin yang saya hormati,


Masa Sidang II dimulai pada tanggal 4 Januari 2010 dan direncanakan ditutup
pada tanggal 5 Maret 2010. Masa Sidang ini berlangsung selama empatpuluh
empat (44) hari kerja dari enampuluh (60) hari kalender. Masa Sidang ini memiliki
karakteristik sebagaimana yang telah diputuskan pada rapat-rapat Badan
Musyawarah DPR yaitu:

2
1. Dewan akan fokus membahas RUU yang telah ditetapkan menjadi prioritas
pada Program Legislasi Nasional. Kegiatan ini akan ditangani oleh Komisi atau
Panitia Khusus.
2. Di bidang anggaran, diserahkan kepada Badan Anggaran DPR yang akan fokus
membahas RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran
2008, sesuai surat Presiden yang baru saja diterima oleh Pimpinan Dewan. Di
bidang anggaran, Komisi-komisi juga akan melakukan evaluasi terhadap
pelaksanaan APBN tahun 2009.
3. Di Bidang pengawasan, akan menindaklanjuti hasil kunjungan kerja Komisi-
komisi pada masa reses yang lalu, hasil pemeriksaan semester pertama (I) BPK-
RI Tahun 2009.
Sebagai anggota Dewan yang baru, saudara akan ditempatkan olah Fraksi-
fraksi saudara kepada Alat Kelengkapan DPR. Oleh karena itu, Saudara perlu
segera menyesuaikan diri, mempelajari Tata-Tertib DPR-RI berikut Kode Etiknya,
yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai Anggota Dewan.
Saudara juga diharuskan mendalami Undang-Undang MD3 (MPR, DPR, DPD dan
DPRD), yang telah dibahas secara intens menjelang DPR mengakhiri masa
tugasnya pada bulan Agustus 2009 yang lalu.
Disamping itu, saudara juga perlu mempelajari berbagai Perundang-
undangan yang lain, yang terkait dengan penempatan saudara di dalam Komisi-
komisi DPR.

Hadirin yang terhormat,


Sebagai Calon Anggota DPR, Saudara tentunya mengamati dengan cermat
situasi politik nasional yang sekarang ini berkembang sangat dinamis. Besarnya
porsi pemberitaan media massa akhir-akhir ini juga tertuju kepada DPR-RI yang
sekarang ini sedang melakukan kegiatan melalui Panitia Angket DPR-RI terhadap
pengusutan Kasus Bank Century. Panitia ini telah bekerja sejak 4 Desember yang
lalu, dan terus bekerja dalam masa reses, karena masa kerja Panitia Angket hanya
berlangsung selama 60 hari kerja sesuai ketentuan Undang-undang. Meskipun

3
demikian, bisa saja Panitia Angket ini diperpanjang masa kerjanya apabila
memang dianggap perlu berhubung banyaknya agenda yang harus diselesaikan.
Pimpinan Dewan, tentunya sangat mengharapkan bahwa Panitia Angket ini
nantinya menghasilkan rekomendasi yang obyektif, memberikan hasil maksimal
sebagaimana maksud dibentuknya Panitia Angket tersebut. Oleh karenanya,
Pimpinan Dewan dan Pimpinan Fraksi-fraksi senantiasa memonitor
perkembangan Pansus yang juga dimonitor oleh masyarakat luas.
Di DPR Kasus Century adalah proses politik, namun demikian Pimpinan
Dewan juga mendorong agar proses hukum juga harus berjalan secara bersamaan
dilakukan oleh Aparat penegak Hukum. Nampaknya, Komisi Pemberantasan
Korupsi telah melaksanakan penyelidikan terhadap kasus Bank Century. Oleh
karenanya maka semua pihak, baik DPR maupun penegak hukum perlu
melakukan langkah cepat, tepat dan cerdas serta bertanggungjawab.
Hasil kerja Panitia Angket akan menjadi ujian bagi Dewan, apakah Dewan
mampu menjawab tantangan masyarakat yang meragukan terhadap kinerja
Panitia Angket.

Saudara-saudara sekalian,
Berkaitan dengan penegakan hukum, kita baru saja dikejutkan oleh berita
yang tidak menyenangkan berkaitan dengan diberikannya fasilitas terhadap
orang-orang tertentu yang telah menjadi terpidana atas kasus
korupsi/penyuapan. Keistimewaan yang diberikan kepada orang-orang tertentu
pada saat ia harus dibui, merupakan tamparan bagi kita, terutama pejabat yang
bertanggungjawab. Kita mensinyalir bahwa hal ini telah berlangsung cukup lama,
hanya sayang tidak diketahui, karena kurangnya pengawasan. Berkaitan dengan
itu, Dewan perlu mengundang Menteri Hukum dan HAM dan pejabat lain yang
terkait untuk meminta keterangan masalah ini demi rasa keadilan masyarakat.
Dalam masalah hukum, Dewan sangat mengharapkan agar penanganannya
sungguh-sungguh dilakukan secara konsisten dari hulu sampai hilir. Bahwa
hukuman yang diberikan kepada terpidana, harus dapat memberikan pelajaran

4
pada yang bersangkutan agar tidak melakukannya lagi di kemudian hari. Hukuman
harus dipatuhi agar ada efek jera.
Hal lain, saya selaku Pimpinan Dewan mengharapkan agar Komisi-komisi
Dewan dalam masa sidang ini dapat melakukan rapat-rapat kerja secara intens
dengan pasangan kerja masing-masing untuk melakukan monitoring terhadap
Program 100 Hari Kabinet Indonesia Bersatu II. Banyak masalah yang perlu
dicermati, antara lain masalah pasokan listrik, perdagangan bebas ASEAN-China
yang menimbulkan kekhawatiran bagi dunia usaha kita.

Saudara-saudara sekalian,
Demikianlah, beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama. Saya
berharap sebagai anggota baru, Saudara dapat memperkuat kinerja Dewan agar
dapat menghilangkan persepsi kurang positif dari masyarakat terhadap lembaga
kita ini.
Sekali lagi kami ucapkan ”Selamat Bekerja” dan tunjukkan aktivitas saudara
dengan sebaik-baiknya dengan berperan aktif di dalam berbagai sidang-sidang
Dewan, baik dalam forum Sidang Komisi, Pansus, maupun Sidang Paripurna
Dewan. Sekian dan terima kasih.

Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq

Wassalamu’alaikum Warahmatullahiwabarakatuh
Jakarta, 13 Januari 2010
KETUA
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA

H. MARZUKI ALIE

Anda mungkin juga menyukai