Anda di halaman 1dari 14

Upaya kesehatan gigi dapat ditinjau dari aspek lingkungan,

pengetahuan, pendidikan, kesadaran masyarakat dan


penanganan kesehatan gigi termasuk pencegahan dan perawatan.
Namun sebagian besar orang masih mengabaikan kondisi
kesehatan gigi secara keseluruhan. Perawatan gigi dianggap tidak
terlalu penting, padahal manfaatnya sangat vital dalam
menunjang kesehatan dan penampilan (Pratiwi, 2007).

Karang gigi merupakan salah satu dari banyaknya penyakitpenyakit gigi dan mulut, karang gigi merupakan kumpulan plak
yang termineralisasi yang sangat lengket di atas email gigi atau
keadaan dimana terdapatnya sisa-sisa makanan yang terdapat di
permukaan gigi yang lama kelamaan menumpuk dan mengendap
hingga mengeras dan banyak mengakibatkan kondisi gigi dan
mulut menjadi tidak sehat.

TUJUAN UMUM :

Setelah mengikuti
kegiatan tentang
pembelajaran karang gigi
diharapkan sasaran
mengerti dan memahami
penjelasan tentang karang
gigi dengan baik.

TUJUAN KHUSUS :

Setelah diberikan penyuluhan,


sasaran diharapkan mampu
menyebutkan :

C. Metode
Ceramah

D. Media

Diskusi

POWER POINT

E. Sumber Materi :
1. SPRG SURABAYA 1991
2. ILMU PENECEGAHAN PENYAKIT GIGI DAN
MULUT 1996
3. AKG SURABAYA 1990

No

Kegiatan Penyuluhan

Metode

Media

Waktu

1.

Pembukaan
Memperkenalkan diri
Menjelaskan maksud dan
tujuan
Apersepi

Ceramah

2.

Penjelasan Materi

Diskusi

3.

Evaluasi

Tanya
Jawab

15 menit

Menjawab
pertanyaan

4.

Penutup
Menyampaikan kesimpulan
Menyampaikan pesan dan
harapan

Ceramah

5 menit

Mendengarkan
Memperhatikan
Merangkum isi
dari materi

5 menit

Power
Point

Kegiatan Sasaran
Mendengarkan
Menyampaikan
apersepsi

20 menit Mendengarkan
Memperhatikan
Memahami isi
materi

Pengertian
karang gigi

Penyebab
terbentuknya
karang gigi

Endapan keras mengandung bakteri


yang melekat erat pada permukaan
gigi dimulai dari warna kekuningan
hingga kehitaman

1. Sisa makanan
2. Menyikat gigi dengan cara yang
tidak benar
3. Sisi rahang mulut yang jarang
dilakukan proses pengunyahan
4. Garam nikotin rokok

1. Permukaan gigi jelek


(estetika buruk)
2. Bau mulut tidak sedap
3. Ginggivitis (gusi berdarah)
4. Gusi bengkak dan
bernanah
5. Permukaan gigi kasar

Kesimpulan

Karang gigi adalah endapan yang mengandung


bakteri melekat pada permukaan gigi terbentuk karena
sisa makanan yang tidak dapat dibersihkan akibat
jarang menggosok gigi ataupun cara menggosok gigi
yang salah. Akibatnya mulut berbau tak sedap,
permukaan gigi berwarna kuning hingga kehitaman,
gusi berdarah dan sampai bernanah.
Adapun untuk mencegah terbentuknya karang
gigi yaitu : menggosok gigi minimal 2x sehari,
mengkonsumsi makanan berserat dan cek kesehatan
gigi dan mulut 6 bulan 1x.

Saran
Agar terhindar dari penyakit yang
disebabkan oleh karang gigi, selain
melakukan cek kesehatan gigi dan
mulut 1x6bulan, sebaiknya juga
memperhatikan bagaimana cara
memilih sikat gigi yang baik dan cara
menggosok gigi yang benar supaya
kesehatan gigi dan mulut terjaga.