Anda di halaman 1dari 7

DISUSUN OLEH:

Nama

: Robby.M.Alfian

Nim

: 1101130

Kls

: s1 tp reg B 2011

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERMINYAKAN


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MINYAK DAN GAS BUMI
BALIKPAPAN
2014

Manifold
Definisi Valve, Jenis dan Fungsinya

Valve atau yang biasa disebut katup adalah sebuah perangkat yang mengatur,
mengarahkan atau mengontrol aliran dari suatu cairan (gas, cairan, padatan
terfluidisasi) dengan membuka, menutup, atau menutup sebagian dari jalan
alirannya..

Valve/katup dalam kehidupan sehari-hari, paling nyata adalah pada pipa air, seperti
keran untuk air. Contoh akrab lainnya termasuk katup kontrol gas di kompor, katup
kecil yang dipasang di kamar mandi dan masih banyak lagi.

Katup memainkan peran penting dalam aplikasi industri mulai dari transportasi air
minum juga untuk mengontrol pengapian di mesin roket.

Valve/Katup dapat dioperasikan secara manual, baik oleh pegangan , tuas pedal dan
lain-lain. Selain dapat dioperasikan secara manual katup juga dapat dioperasikan
secara otomatis dengan menggunakan prinsip perubahan aliran tekanan, suhu dll.
Perubahan2 ini dapat mempengaruhi diafragma, pegas atau piston yang pada
gilirannya mengaktifkan katup secara otomatis.

Suatu hal yang penting dalam pemakaian katup adalah memilih material katup yang
sesuai dengan perencanaan.
Bahan yang dipakai untuk pembuatan katup adalah :
1. Kuningan (brass), katup dengan bahan ini digunakan untuk temperatur di
bawah 450 oF, bila temperaturnya lebih besar dari 550 oF maka digunakan
material perunggu (bronze) yang biasanya mempunyai diameter
minimum 3 inch, dan tekanan dapat lebih besar dari 330 psi.
2. Besi (iron), macam-macamnya adalah mulai dari cast iron yang biasa
digunakan untuk katup kecil sampai kepada high strength metal alloy cast
yang digunakan untuk katup besar. Cast iron tidak boleh digunakan untuk
temperatur lebih besar dari 450 oF.
3. Baja (Steel), material ini dipakai untuk katup yang memerlukan tekanan
dan temperatur tinggi.
4. Stainless steel, material ini dipakai untuk katup yang memerlukan
temperatur rendah atau aliran korisif.

Salah satu valve yang digunakan yaitu:


-

Gate valve

Gate valve adalah jenis katup yang digunakan untuk membuka aliran dengan cara
mengangkat gerbang penutup nya yang berbentuk bulat atau persegi panjang.
Gate valve adalah salah satu valve yang sering dipakai dalam sistem perpipaan yang
fungsinya untuk membuka dan menutup aliran.

Gate valve tidak untuk mengatur besar atau kecil suatu aliran fluida dengan cara
membuka setengah atau seperempat posisinya, jadi posisinya gate valve ini harus
betul-betul terbuka (fully open) atau benar benar tertutup (fully close). Jika posisi
gate valve setengah terbuka maka akan terjadi turbulensi pada aliran tersebut dan
turbulensi ini akan menyebabkan :
- Akan terjadi pengikisan pada sudut-sudut gate.
Laju aliran fluida yang turbulensi ini akan mengikis sudut-sudut gate yang
dapat menyebabkan erosi dan pada akhirnya gate valve tidak dapat bekerja
dengan sempurna
- Terjadi perubahan pada posisi dudukan gerbang penutupnya.
Gerbang penutup akan terjadi pengayunan terhadap poisi dudukan,
sehingga lama kelamaan posisinya akan berubah terhadap dudukan
sehingga apabila valve menutup maka gerbang penutupnya tidak akan
berada pada posisi yang tepat sehingga akan menyebabakan passing.

Ada 3 jenis gate valve:


1. Rising Stem Gate Valve, jika dioperasikan handwheel naik dan stem juga naik
2. Non Rising Stem Gate Valve, jika di opersikan handwheel tetap dan stem juga
tetap.
3. Outside Screw & Yoke Gate Valve, jika di operasikan handwheel tetap tapi
stemnya naik.

Rising Stem & Non Rising Stem digunakan untuk tekanan yang tidak terlalu tinggi,
dan tidak cocok untuk getaran. Outside Screw & Yoke Gate Valve amat cocok
digunakan untuk high pressure. Biasanya OS & Y banyak di gunakan di lapangan
minyak, medan yang tinggi, temperature tinggi. Karena pada OS & Y stem naik atau
turun bisa dijadikan sebagai penanda. Contoh, apabila stem tinggi itu menandakan
posisi valve sedang buka penuh. Pada dasarnya body & bonet pada gate terbuat dari
bahan yang sama.

Keuntungan menggunakan Gate Valve :

Low pressure drop waktu buka penuh


Amat ketat dan cukup bagus waktu penutupan penuh
Bebas kontaminasi
Sebagai Gerbang penutupan penuh, sehingga tidak ada tekanan lagi. Cocok
apabila akan melakukan service / perbaikan pada pipa

Kerugian menggunakan Gate Valve :

Tidak cocok di pakai untuk separuh buka, karena akan menimbulkan


turbulensi sehingga bisa mengakibatkan erosi dan perubahan posisi gate pada
dudukan
Untuk membuka dan menutup valve perlu waktu yang panjang dan
memerlukan torsi / torque yang tinggi
Untuk ukuran 10 keatas tidak cocok dipakai untuk steam.