Anda di halaman 1dari 2

RSCM

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional


Dr. Cipto Mangunkusumo

PENYAPIHAN VENTILATOR
Nomor Dokumen :

No. Revisi :

Halaman :

00

1/2

ANS.ICU.SPO.018
No.Dokumen Unit:

ANS.ICU.IK.019
Nama
Jabatan

Ditetapkan Oleh :
Direktur Medik dan Keperawatan

Disiapkan oleh :

Disetujui Oleh :

Dr. Rudyanto S,Sp.An KIC

Dr.Susilo, Sp.An.FRCA

Kepala Intensive Care Unit

Kepala Dept. Anestesiologi


dan Intensif Care

Tanda
Tangan

INSTRUKSI KERJA

Tanggal Terbit :
1 Januari 2012

DR.dr.C.H.Soedjono, SpPD(K)Ger
NIP.196006121985121001
Unit Kerja :
Intensive Care Unit

Tujuan :
Membantu menyapih pasien dari support ventilator untuk persiapan menuju napas spontan
Ruang Lingkup :
Dilakukan pada pasien ICU yang menggunakan bantuan nafas dengan ventilator untuk proses penyapihan
dan di kerjakan oleh dokter / perawat yang sudah tersertifikasi
Prosedur/Teknis Pelaksanaan :
A. Persiapan Alat
1. Sarung tangan
2. T-piece dan flowmeter oksigen
3. Peralatan ekstubasi
B. Persiapan Pasien
1. Komunikasikan dengan pasien dan keluarga tentang proses weaning
2. Weaning dilakukan bila kondisi hemodinamik sudah stabil
C. Pelaksanaan
Metode Weaning IMV dan SIMV
1. Turunkan bantuan IMV atau SIMV secara bertahap dan progressif
2. Kaji tanda tanda vital, gejala kelelahan, pertukaran gas yang inadekuat, dan kegagalan pola
napas pada setiap pemberian support IMV/SIMV
Metode Weaning Pressure Support
1. Mulai dengan pemberian support maksimum dan turunkan bantuan support secara perlahan sesuai
dengan protocol atau indikasi pasien secara klinis
2. Monitor respon pasien pada saat weaning. Kembalikan pasien pada pola napas support ventilator
secara penuh jika pasien menunjukan gejala intoleransi atau jika waktu yang ditentukan untuk
percobaan telah tercapai.
3. Ketika tujuan tercapai untuk weaning pressure support/PSV, rencana ekstubasi dapat
dipertimbangkan dengan seluruh tim.

RSCM
Rumah Sakit Umum Pusat Nasional
Dr. Cipto Mangunkusumo

PENYAPIHAN VENTILATOR
Nomor Dokumen :

No. Revisi :

Halaman :

00

2/2

ANS.ICU.SPO.018
No.Dokumen Unit:

ANS.ICU.IK.019
Metode Weaning CPAP
1. Setting modus ventilator dengan CPAP. Anjurkan pasien untuk bernapas secara normal. Monitor
tanda dan gejala adanya intoleransi terhadap percobaan CPAP.
2. Setelah tercapainya interval waktu yang ditentukan untuk percobaan CPAP atau jika ditemukan
adanya gejala intoleransi pada saat weaning, kembalikan pasien kepada modus yang sesuai untuk
istirahat.
3. Beritahukan dokter, perawat ahli dan tim tentang hasil percobaan tindakan. Jika hasilnya sesuai
dengan protocol dan tujuan tercapai bisa dipertimbangkan untuk ekstubasi.
Metode Weaning T-Piece
1. Cuci tangan, gunakan sarung tangan.
2. Sambungkan T-piece ke pasien dengan humidifier yang berfungsi sebagai aerosol hangat.
Instruksikan pasien untuk bernapas secara normal, monitor frekuensi, pola napas, heart rate,
gambaran ritme jantung, SaO2, dan penampilan umum pasien.
3. Setelah tercapainya interval waktu yang ditentukan untuk dicoba T-piece atau jika ditemukan
adanya tanda kegawatan yang menunjukan adanya intoleransi terhadap proses weaning,
kembalikan pasien pada ventilasi mekanis.
4. Jika pasien menunjukan keberhasilan dalam penggunaan T-piece, beritahukan dokter, perawat ahli
dan seluruh team untuk dipertimbangkan ekstubasi.
D. Monitoring pasien :
1. Evaluasi stabilitas pasien secara keseluruhan (fisiologis, psikologis, dan mekanik)
2. Selama proses weaning, beri perhatian terhadap tanda dan gejala intoleransi dan kelelahan otot
pernafasan.jika hal ini terjadi, kembalikan ke pola ventilasi sebelumnya.
Tanda intoleransi weaning :
Takipnea, dispnea, ketidaksesuaian pengembangan dada dan abdominal
Agitasi
Perubahan status mental
Penurunan SaO2 yang signifikan (SaO2 kurang dari 90% atau penurunan 10%)
Perubahan pada denyut dan ritme nadi
Penurunan atau peningkatan tekanan darah
3. Jika tidak ada tanda intoleransi muncul selama masa percobaan, ulangi sampai pasien mencapai
kriteria percobaan, dan laporkan kepada tim sehingga rencana selanjutnya dapat berjalan.
Unit terkait
1. ICU Dewasa
2. ICU Kencana
3. ICU IGD

Anda mungkin juga menyukai