Anda di halaman 1dari 1

Diverticular Disease

Diverticula adalah kantong kecul yang menonjol keluar dari kolon atau usus
besar. Jika terdapat kantong kecil ini yang dinamakan diverticulosis. Penyakit ini
umumnya berpengaruh pada umur manusia. Setengah dari umur di atas 60
tahun menderita penyakit ini.
Penyebabnya adalah makan-makanan rendah serat. Kebanyakan orang dengan
diverticulosis tidak mempunyai gejala. Kadang-kadang menyebabkan kram pada
perut, perut menjadi kembung, atau konstipasi. Jika kantongnya terjadi inflamasi
atau infeksi, itu dinamakan diverticulitis. Umumnya mempunyai gejala hampir
sama yaitu nyeri perut dibagian kiri, demam, mual, muntah, meriang, kram pada
perut, dan konstipasi. Pada beberapa kasus, diverticulitis dapat menyebabkan
perdarahan dan robek.
www.nlm.nih.gov/medlineplus/diverticulosisanddiverticulitis.html
sekitar 10% orang amerika di atas umur 40 tahun mempunyai diverticulosis. 10
dari 25% orang diverticulosis menderita divericulitis. Diverticulosis dan
diverticulitis termasuk dalam penyakit diverticular.
Diverticulosis
Kebanyakan orang dengan diverticulosis tidak mempunyai gejala. Beberapa
mengeluh kram pada perut atau tidak enak di perut bagian bawah, perut
kembung, konstipasi. Kondisi lainnya seperti inflammatory bowel syndrome dan
luka pada perut.
Diverticulitis
Kebanyakan mempunyai gejala seperti nyeri pada perut. Bisa dilihat dari
pemeriksaan terdapat ketegangan di perut bagian bawah kiri. Biasanya nyeri
sangat berat dan bertahan dalam beberapa hari. Bisa juga terjadi kram perut,
mual, muntah, demam, dan meriang.
Etiologi
Kebanyakan teori mengatakan diet rendah serat yang menyebabkan diverticular
disease. Penyakit ini pertama kali ditemukan dinegara amerika serikat tahun
1900an. Dan kebanyakan terdapat di Negara maju seperti Amerika Serikat,
Inggris, dan Australia dimana orang dinegara terserbut mengkonsumsi makanan
yang mengandung rendah serat. Penyakit ini jarang terjadi di Negara-negara asia
maupun Africa, dimana kebanyakan orang-orangnya mengkonsumsi makanan
tinggi serat.
Serat itu terdiri dari buah-buahan, sayur mayor, dan gandum. Dan serat ada yang
soluble artinya tidak bisa larut dalam air dengan mudah.
Konstipasinya mungkin disebabkan karena ketegangan ketika kotoran melewati
usus. Dan ketegangan tersebut mungkin disebabkan karena meningkatnya
tekanan di kolon yang terdapat tonjolan.
Digestive.niddk.nih.gov/ddiseases/pubs/diverticulosis/diverticulosis.pdf