Anda di halaman 1dari 6

TUGAS KEPERAWATAN KLINIK VI

(KEPERAWATAN MEDIKAL MEDAH)

GAMBARAN KASUS LEUKIMIA

Disusun oleh kelompok II (program A 2010)


Dede Renovaldi
Etra Fianus Hendri
Fadila Dinantia
Fanni Satria Yuwiguna
Fitria Indah Sari
Miftah Andini
Shafrina Agustia
Sherly Fandri
Sri Rahayu
Tri Puspa Rini
Tri Sumaryani
Wan Shurna Alaihimi

Dosen Pembimbing: Yessi Hasneli, MNS

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2012

A. Gambaran Kasus Leukimia


Tn. J 35 tahun datang ke RS dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari yang lalu disertai
nyeri kepala dengan skala 6. Hasil pengkajian didapatkan bahwa klien sering berkeringat
pada malam hari, lemas, mual dan kadang-kadang muntah, mudah sakit terutama pilek,
pernah mimisan dan mudah perdarahan terutama di gusi. Dari pemeriksaan fisik teraba massa
pada kuadran kanan atas, RR 20x/menit, suhu 38,7C, Nadi 82x/menit, TD 120/90 mmHg,
leukosit 35.000 sel/tetes darah. Klien tampak lemas dan pucat, bibir kering dan sianosis, akral
dingin dan sianosis, CRT 3 detik.
B. Analisa Data
No.
1.

Data
Data subjektif:
-

Klien

mengeluh

Etiologi

Masalah Keperawatan

Akumulasi sel darah putih

Gangguan rasa nyaman:

disumsum tulang

nyeri

nyeri kepala
-

Skala nyeri 6

Eritrosit menurun

Data objektif:
-

Klien

tampak

menahan

Anemia

nyeri

kepala.

Suplai darah menurun di


perifer

Nyeri kepala
2.

Data subjektif:

Anemia

jaringan

Data objektif:
-

Klien

Suplai darah menurun di


tampak

perifer

lemas, pucat
-

Gangguan

Bibir kering dan


sianosis,

akral

dingin

Akral dan bibir sianosis

dan

sianosis
-

CRT 3 detik.

RR 20x/menit

Gangguan perfusi jaringan

perfusi

3.

Data subjektif:
-

Faktor predisposisi

Klien mengatakan
merasa lemas dan
mudah sakit

Peningkatan suhu tubuh:


Demam

Pertumbuhan sel kanker


(proliferasi)

terutama flu
Data objektif:
-

Sel kanker mendapatkan

Suhu 38,7C

nutrisi dari sel normal

Agresi aktivitas sel kanker

Sekresi mediator inflamasi

Stimulasi set poin

Peningkatan suhu tubuh


4.

Data subjektif:

Infiltrasi ekstra medullar

Gangguan
nutrisi:

Data objektif:

Pembesaran hati

Lemas

Mual dan kadang-

pemenuhan
kurang

dari

kebutuhan tubuh

(hepatomegali)

kadang muntah

Penekanan terhadap
lambung

Anoreksia, mual muntah

Gangguan pemenuhan
nutrisi
5.

Data subjektif:
-

Akumulasi sel darah putih

Klien mengatakan
pernah

disumsum tulang

mimisan

dan
mengalami

mudah

Trombosit menurun

Penurunan
cairan

volume

perdarahan

Trombositopenia

terutama di gusi.
Data objektif:
-

Leukosit

Mudah perdarahan
35.000

sel/tetes darah.
6.

Data subjektif:
-

Penurunan volume cairan


Akumulasi sel darah putih

Klien mengatakan

Intoleransi aktivitas

disumsum tulang

nyeri kepala
-

Skala nyeri 6
Eritrosit menurun

Data objektif:
-

Klien

tampak

Anemia

lemas
Sel kekurangan 02 dan
nutrisi

Kelemahan

Intoleransi aktivitas

7.

Data subjektif:
-

Hipermetabolik

Klien mengatakan
nyeri

dan tidur

kepala

dengan skala 6.

BMR meningkat

Klien mengatakan
sering berkeringat

Keringat pada malam hari

pada malam hari


Gangguan pola istirahat
Data objektif:
-

RR 20x/menit

Suhu 38,7C

Gangguan pola istirahat

dan tidur

Klien

tampak

lemas dan pucat

C. Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus Tn. J


1. Gangguan rasa nyaman: nyeri berhubungan dengan anemia cerebral;
2. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan suplai darah tidak adekuat;
3. Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan proses inflamasi;
4. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual
muntah;
5. Penurunan volume cairan berhubungan dengan perdarahan;
6. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan anemia;
7. Gangguan pola istirahat dan tidur berhubungan dengan hipermetabolik.

D. WOC Kasus
Faktor predisposisi: Kelainan kromosom,
radiasi ionik, terpajan bahan-bahan kimia,
penggunaan obat-obat imunosupresif

Pertumbuhan sel kanker (proliferasi)


Peningkatan Suhu
Tubuh

Sel kanker mendapatkan nutrisi dari sel normal


Sekresi mediator
inflamasi

Agresi aktivitas sel kanker

Hipermetabolik
BMR meningkat
Keringat pada malam
hari

Akumulasi sel darah putih


disumsum tulang

Trombosit menurun

trombositopenia

Mudah perdarahan

Gangguan pola
istirahat dan tidur
Penurunan
volume cairan

Stimulasi set poin

Infiltrasi ekstra
medullar

Eritrosit
menurun

Pembesaran hati
(hepatomegali)

anemia

Penekanan terhadap
lambung

Sel kekurangan 02
dan nutrisi

Anoreksia, mual
muntah

kelemahan

Gangguan pemenuhan
kebutuhan nutrisi kurang
dari kebutuhan tubuh

Intoleransi
aktivitas

Suplai darah menurun di


perifer

Nyeri kepala

Gangguan rasa
nyaman: Nyeri

Akral dan bibir


sianosis

Gangguan perfusi
jaringan