Anda di halaman 1dari 18

>Makkah Sebagai Pusat Bumi

19 01 2011

>

Penemuan ilmiah membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari planet bumi. Fakta ini
memperkuat kebenaran ilmiah dan ruhiah Islam, sekaligus menjadi dasar kuat penerapan jam
Makkah sebagai acuan waktu dunia, menggantikan Greenwich yang penuh kontroversi.
Jamaah haji mulai kembali ke negaranya masing-masing. Sekian lama mereka harus
meninggalkan negeri masing-masing. Kini telah tuntas mereka mengusaikan manasik, atau
ritual-ritual ibadah haji di berbagai tempat yang ada di Makkah dan sekitarnya. Dalam beberapa
hari di bulan Dzulhijjah itu, mereka diberi kemuliaan oleh Allah untuk menjadi tamu-Nya,
mengunjungi rumah-Nya, kiblat kaum muslimin di seluruh dunia.
Allah telah menjadikan Makkah sebagai tanah suci, bahkan dipilih-Nya sebagai tempat bagi
baitullah (rumah Allah), sekaligus sebagai tempat diutusnya nabi dan rasul terakhir Nabi
Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Keistimewaan ini memunculkan pertanyaan, mengapa
Makkah?
Tentu, hal itu adalah rahasia Allah. Namun, dari kajian yang dilakukan ilmuwan muslim,
terungkap fakta mengejutkan tentang keistimewaan kota Makkah, bila ditilik dari sudut ilmu
geografi (ilmu bumi) dan geologi (ilmu tanah). Sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Dr
Husain Kamaluddin, seorang dosen ilmu ukur bumi, telah membuktikan bahwa Makkah adalah
pusat bumi.
Pada mulanya, penelitian itu bertujuan untuk menemukan suatu cara yang bisa membantu
seorang muslim untuk memastikan lokasi kiblat, dari tempat manapun di dunia. Kami katakan
di dalam bumi, bukan di atas bumi, karena atmosfer mengikuti planet bumi. Dengan demikian
manusia selalu berada di dalam bumi, kecuali bila ia terbang ke luar angkasa, tutur Dr Husain
mengawali penjelasan ilmiahnya.
Namun di tengah risetnya, pria ini seperti menemukan durian runtuh. Betapa tidak, ia berhasil
mengungkap fakta yang seharusnya dapat memecahkan polemik ratusan tahun tentang pusat
planet bumi. Bersama timnya, ilmuwan Mesir ini mendapati Makkah sebagai pusat bagi seluruh
benua yang ada di bumi.

Pada mulanya ia menggambar peta bumi untuk memastikan arah kiblat dari berbagai tempat.
Setelah menggambar benua-benua berdasarkan jarak setiap tempat yang ada di keenam benua
serta lokasinya dari Kota Makkah al-Mukarramah, ia memulai menggambar garis-garis sejajar
hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang. Pada penelitian pertama ini, ia
sudah menemukan fakta bahwa Makkah adalah pusat bumi, karena kota suci tersebut menjadi
titik pusat garis-garis itu!
Dr Husain yang saat itu menjadi Kepala Bagian Ilmu Ukur Bumi di Universitas Riyadh Saudi
Arabia, kemudian membuat garis-garis benua dan segala perinciannya untuk kepentingan
risetnya. Pekerjaannya terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak
valid dan variasi-variasi berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum terhadap apa yang ia
temukan, bahwa Makkah memang benar-benar pusat bumi.
Ia berhasil membuat lingkaran detail dengan Makkah sebagai pusatnya. Garis-garis luar
lingkaran itu berada di luar benua-benua, sedangkan keliling garisnya berputar bersama garis
luar benua-benua itu. Dalam riset ini, Dr Husain bersama timnya berhasil menemukan salah satu
hikmah ilahiah: mengapa Makkah al-Mukarramah dipilih sebagai tempat bagi baitullah!
(Majalah al-Arabi, edisi 237, Agustus, 1978).
Foto-foto satelit, studi-studi topografi dan kajian lapisan bumi serta geografi yang muncul
kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama dengan penemuan tim Dr Husain di
tahun 70-an itu.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk
selama usia geologi yang panjang bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab.
Lempengan-lempengan ini terus- menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke
Makkah.
Studi ilmiah yang menghasilkan teori itu memang dilaksanakan untuk tujuan berbeda, bukan
dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Namun studi yang
diterbitkan di dalam banyak majalah sains di Barat itu, dengan sendirinya turut menegaskan
bahwa pusat planet bumi adalah kota suci umat Islam, Makkah al-Mukarramah. Subhanallah!
Kebenaran ilmiah itu menjadi pembuktian firman Allah berikut ini:

Dan ini (al-Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan
kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada
(penduduk) Ummul Qura (Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) di sekelilingnya. (QS. AlAnam: 92)
Dalam ayat lain, yakni pada Surat asy-Syura ayat 7, Allah juga menyebut Makkah dengan
Ummul Qura, dan negeri-negeri lain dengan negeri-negeri di sekelilingnya.

Mengapa Allah menyebut Makkah sebagai Ummul Qura (induk kota-kota)? Mengapa Allah
menyebut daerah selain Makkah dengan kalimat negeri-negeri di sekelilingnya?
Dipastikan melalui berbagai penemuan mutakhir di abad ini bahwa hal itu terkait dengan pusat
bumi dan hal-hal yang mengelilinginya. Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota-kota lain,
dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, sementara
yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang
penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu yang menjadi sumber keturunan, maka Makkah juga merupakan
sumber dari semua negeri lain. Selain itu, kata ibu memberi Makkah keunggulan di atas semua
kota lain. Karena Makkah juga disebut Bakkah, tempat di mana umat Islam melaksanakan haji
itu, terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan.
Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air
(samudera yang sangat luas). Kemudian gunung api di dasar samudera meletus dengan keras dan
mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar dan membentuk bukit. Bukit inilah yang
kemudian menjadi tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Kabah
(kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di
bumi.
Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran ini. Adakah hadits
nabi yang menunjukkan fakta mengejutkan ini? Jawabannya adalah ya! Nabi bersabda,
Kabah itu seperti tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.
Menjadi tempat yang pertama diciptakan menambah sisi spiritual tempat tersebut. Allah telah
memuliakan Makkah saat Dia menjadikannya sebagai pusat ibadah umat Islam, terutama ibadah
haji. Allah juga berkehendak menjadikan rumah yang digunakan untuk menyembah-Nya terletak
di Makkah, sebagai kota tujuan umat muslim dalam haji dan umrah. Makkah berada di tengah
bumi, sejalan dengan makna firman Allah dalam Surat al-Baqarah:
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil. (dari QS
al-Baqarah: 143).
Kata adil pada ayat di atas diterjemahkan dari kata wasath, yang dalam bahasa Arab berarti
tengah-tengah. Bagi yang mempercayai mukjizat angka dalam al-Quran akan menemukan
fakta, bahwa ayat yang menegaskan tentang tengah-tengahnya umat Islam ini terdapat pada ayat
143, dan itu adalah tengah-tengahnya Surat al-Baqarah yang memiliki 286 ayat. Maha Besar
Allah!
Dari Greenwich ke Makkah
Sejumlah pakar Islam di bidang geologi dan ilmu syariah mulai mengkampanyekan persamaan
waktu dunia dengan merujuk waktu Makkah al-Mukarramah. Hal tersebut dimaksudkan untuk
mengganti persamaan waktu Greenwich (GMT) yang selama ini digunakan banyak penduduk
dunia. Menurut sejumlah kajian ilmiah, Makkahlah yang seharusnya menjadi pusat bumi.

Persoalan tersebut muncul dalam Konferensi Ilmiah bertajuk Makkah Sebagai Pusat Bumi,
antara Teori dan Praktek. Konferensi yang diselenggarakan di ibukota Qatar, Dhoha pada tahun
ini (2009) menyimpulkan tentang acuan waktu Islam berdasarkan kajian ilmiah yakni Makkah.
Konferensi juga menyeru pada umat Islam agar mengganti acuan waktu dunia yang selama ini
merujuk pada Greenwich. Konferensi juga dihadiri oleh Syaikh Dr Yusuf al-Qaradhawi, dan juga
sejumlah pakar geologi Mesir seperti Dr Zaghlul Najjar, dosen ilmu bumi di Wales University di
Inggris, serta Ir Yaseen Shaok, seorang saintis yang mempelopori jam Makkah.
Dr Qaradhawi dalam kesempatan itu menyampaikan dukungannya agar umat Islam dan juga
dunia menggunakan acuan waktu Makkah sebagai acuan waktu yang sejati, karena Makkah
adalah pusat bumi. Kami menyambut kajian ilmiah dengan hasil yang menegaskan kemuliaan
kiblat umat Islam. Meneguhkan lagi teori bahwa Makkah merupakan pusat bumi adalah sama
dengan penegasan jati diri keislaman dan menopang kemuliaan umat Islam atas agama, umat dan
peradabannya, jelas Qaradhawi yang juga ketua Asosiasi Ulama Islam Internasional itu.
Terkait Makkah sebagai pusat bumi, Dr Zaghlul Najjar mengamini penelitian saintifik yang
dilakukan oleh Dr Husain Kamaluddin di atas, bahwa ternyata Makkah Mukarramah memang
menjadi titik pusat bumi. Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh The Egyptian Scholars of
The Sun and Space Research Center yang berpusat di Kairo itu, melukiskan peta dunia baru,
yang dapat menunjukkan arah Makkah dari kota-kota lain di dunia. Dengan menggunakan
perkiraan matematik dan kaidah yang disebut spherical triangle Dr Husain menyimpulkan
kedudukan Makkah betul-betul berada di tengah-tengah daratan bumi. Sekaligus membuktikan
bahwa bumi ini berkembang dari Makkah.
Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol
bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT
dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika
waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat,
sekaligus akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade lalu tentang rujukan
waktu dunia. Kini menjadi keharusan bagi umat dan media Islam untuk terus mengkampanyekan
kebenaran ini.
Sumber: http://cahayanabawiyonline.com/

Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar


Kategori : KAJI ALAM, KAWERUH

>Tips Sholat Khusyu dan Kiblat 4


31 12 2010

>Apa yang akan kami sampaikan di sini bukanlah untuk menambah-nambahi tata cara ibadah
yang telah ada, atau mengada-adakan suatu hal yang baru dan menjurus ke arah bidah. Namun
hal ini adalah semata-mata sebuah upaya untuk lebih menghayati apa yang telah kita laksanakan.

Ketika kita hadapkan wajah kita menghadap kiblat yaitu Kabah. Sadarilah bahwa hakikatnya
Kabah adalah pusat dari magnetisme alam semesta. Pusat daripada cakra bumi dan alam
semesta di dalam struktur energinya. Dan ketika kita menghadap kabah sertailah dengan
hadirnya kesadaran akan energi semesta ini, maka dengan demikian engkau telah merasakan
hakikat daripada sholat berjamaah.
Setelah itu visualisasikan seakan jarak antaramu dengan Kabah semakin lama semakin dekat
sehingga seakan-akan engkau berdiri di hadapan Kabah. Lalu visualisasikan pula seakan Kabah
itu semakin mengecil dan kemudian masuk ke dalam Qalbumu. Pandanglah terus Kabah yang
sekarang telah berada di dalam qalbumu, dan lihatlah dibalih wajah Kabah lambat laun terlihat
wajah Guru Ruhanimu.
Pandangilah terus wajah gurumu itu, sehingga lambat laun akan muncul wajah guru-guru ruhani
yang lain hingga akhirnya tampillah wajah Rasulullah. Pandangilah terus wajah Rasulullah itu,
yang sesungguhnya di wajah Rasulullah tercermin wajah Allah. Yang terekam ketika beliau
bermikraj dan berhadapan dengan Wajah Allah SWT. Pandangilah Wajah Rasulullah itu terus
menerus hingga akhirnya engkau dibukakan tabir untuk melihat Wajah Allah.
Di dalam aplikasi prakteknya, semua itu dilakukan secara mental yang melibatkan Cipta Rasa
Karsa serta kepekaan rasa terhadap Energi Ilahi. Dan semua itu masih dalam tahap imajinasi atau
seakan-akan melihat Allah.
Sekian tips kali ini, semoga bermanfaat

Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar


Kategori : Arsip NAQS Methode, KAJI ALAM

>SHAKTI Tanpa Tirakat


14 11 2010

>Assalamualaikum warohmatullahi Wabarokatuh


Bismillahirrohmanirrohim..
Siswa Majelis NAQS dan sudara/ri sekalian yang saya hormati. Dalam kesempatan ini kami
mempersembahkan sebuah konsep energi dari REIKI QRAK. Semoga dapat menambah
wawasan dan memperkaya ilmu pengetahuan yang telah di peroleh selama ini. Dan khusus untuk
siswa majelis NAQS, saya berpesan. Bahwa apa yang telah kalian peroleh itu adalah inti
keilmuan dan induk dari ilmu metafisik apapun di dunia. Sehingga secara otomatis anda juga
dapat melakukan dan mengaplikasikan konsep energi dari aliran manapun yang ada di dunia ini,
sejauh keilmuan tersebut selaras dengan spirit ke ilmuan yang ada di Majelis NAQS.

Metode di Majelis NAQS adalah pendekatan revolusioner dalam spiritualitas. Setiap siswa
Majelis NAQS diberi kesempatan untuk melakukan ekplorasi dan dituntut untuk mandiri dan
mampu menghadapi masalah yang dihadapi. Peran pengasuh pasca aktivasi dan attunement
adalah untuk memberikan arahan (jika perlu) serta layanan konsultasi agar siswa mampu
memecahkan masalah yang mereka hadapi. Pengasuh bukanlah pihak yang bertanggung jawab
atas permasalahan yang dihadapi siswa, melainkan siswa sendirilah yang bertanggung jawab atas
permasalahan kehidupan yang mereka hadapi. Kemandirian hanya bisa dicapai jika para siswa
mendapat bantuan yang seminim mungkin dalam menyelesaikan masalah mereka sendiri.
Sekedar sebagai panduan, ilmu-ilmu yang selaras dengan ilmu NAQS di antaranya adalah :
1. Konsep Aplikasi Energi Reiki, namun sebatas aplikasinya saja. Sedangkan untuk meditasinya
gunakanlah meditasi kita sendiri (MEDITASI TAFAKKUR, MEDITASI TAWAJJUH, &
UZLAH BATINIAH)
2. Tenaga Dalam Dasar, sebatas pemanfaatan tenaga prana, ilmu pernafasan, pemanfaatan energi
pribadi CIPTA RASA KARSA.
3. Ilmu Psikologi Modern, Hipnotherapy dan NLP.
4. Ilmu metafisika modern, dll. Sebaiknya konsultasi dulu dengan pengasuh.
Intinya adalah, untuk mempunyai daya linuwih itu tidak perlu mengorbankan kehidupan kita di
akhirat. tekhnik NLP juga tekhnik tenaga dalam dasar itu adalah tekhnik ilmu psikologi biasa.
yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan diri sendiri dan umat manusia. sedangkan tekhniktekhnik ilmu hikmah dan kesaktian itu sdh mengandung unsur bahaya. karena kalau salah
langkah, maka jiwa kita akan tergadaikan ke alam jin. Efeknya sama dg orang yg punya ilmu
pesugihan. Yaitu RUH kita akan menjadi budak mereka di alam JIN.

Energi Natural dan Energi Kultivasi Reiki QRAK


Energi Natural adalah energi alam semesta biasa yang terdapat di manapun di alam semesta ini.
Contoh energi natural adalah:
- energi batu kristal
- energi prana
- energi reiki
- seluruh energi alam
- energi tumbuhan
- energi orgonite
- dll
Karena energi natural adalah energi biasa yang terdapat dialam semesta, maka energi natural bisa
diakses oleh siapapun orang yang mengetahui cara mengaksesnya.
Energi Kultivasi adalah energi natural yang berevolusi menjadi energi pemurnian. Energi
kultivasi hanya dapat dihasilkan melalui hukum-hukum kultivasi energi. Tidak sembarang orang

dapat mengakses energi kultivasi kecuali orang tersebut berhasil menguasai hukum-hukum
kultivasi energi sehingga dia mampu mengevolusikan energi natural menjadi energi kultivasi.
Hukum-hukum kultivasi energi itu sangat rumit dan kompleks, mencakup hukum penciptaan
alam semesta.
Didunia ini sangat jarang ada orang yang mampu menemukan system kultivasi sendiri,
kebanyakan manusia menjalankan system kultivasi yang telah ditemukan oleh Kultivator Sejati
yang pernah turun ke muka bumi ini. Energi kultivasi memiliki fungsi untuk memurnikan
tubuh, apakah itu tubuh fisik, jiwa, roh, dan lain sebagainya tergantung dari jenis energi
kultivasi yang dibangkitkan.
Avatar, Dewa, Budha, Tao, Ascended Master, Chohan, Insal Kamil, Manusia Sempurna adalah
contoh dari tubuh kultivasi yang telah mencapai kesempurnaan.
Untuk sistem energi natural sangat mudah dipelajari, semua mahkluk termasuk jin mudah
mengaksesnya sehingga sistem energi natural rawan terinfeksi jin hingga tingkat kerawanan
mencapai 99,99 %. Dan sebaliknya sistem energi kultivasi sangat sulit dilakukan karena
mencakup sistem pemurnian diri, termasuk sistem pemurnian diri dari infeksi jin, tidak
sembarang orang dapat melakukannya dan jin pun tidak dapat mengaksesnya karena akan
termusnahkan oleh sistem kultivasi itu sendiri. Sehingga tingkat keamanan sistem kultivasi dari
infeksi jin mencapai 99,99 %.
Berkenaan dg hal tersebut bagaimana halnya jika sistem energi natural diajarkan dan diberikan
oleh sembarang master/pengajar, bukankah sangat berbahaya. Untuk itu silahkan cek sang
master pengajar energi natural apakah terbebas dari tempelan jin?
Menciptakan sistem kultivasi tanpa tahu hukum kuktivasi adalah mustahil.
Seringkali orang tergiur menciptakan sistem kuktivasi tetapi tidak tahu caranya. Akhirnya
mereka mengambil jalan pintas, mengundang mahkluk suci untuk mengajarkan mereka sistem
kultivasi. Dalam kondisi kotor bagaimana mungkin memastikan bahwa yang datang mahkluk
suci. Seringkali yang datang adalah jin/iblis. Dalam kondisi penuh hawa nafsu & keterikatan hati
seringkali jin datang menggoda menyamar menjadi mahkluk suci memberikan inisiasi, bahkan
seringkali inisiasi illegal lewat mimpi dan lewat meditasi. Sungguh sulit lari dari kejaran tipu
muslihat iblis sampai keujung lubang jari sekalipun.
Menciptakan sistem kultivasi hanya bisa dilakukan oleh sedikit orang bahkan seringkali dalam
beberapa masa kehidupan hanya ada 1 orang saja.
Untuk itu belajar sistem energi tidak mudah, penuh jebakan bahkan banyak pengajar yg tidak
bertanggung jawab menggunakan kesempatan thdp murid dan calon murid. Untuk itu gunakan
selalu hatinurani dan mata ketiga untuk mendeteksi kebenarannya.
Sistem energi natural jika telah terinfeksi jin maka pasti bertentangan dengan sistem QRAK.
Sistem energi kultivasi jika diberikan oleh jin yg menyamar menjadi mahkluk suci maka sistem
tersebut merupakan sistem kultivasi iblis dan sudah pasti bertentangan dengan QRAK.
(sumber : http://qrak.multiply.com/reviews/item/20 )

Demikianlah sedikit tambahan wawasan tentang konsep energi dari Reiki QRAK, semoga
bermanfaat adanya.
Wabillahi Taufik Wal Hidayah
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wa Barokatuh.
MAJELIS CAHAYA QALBU SIRRULLAH

Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar


Kategori : Arsip NAQS Methode, KAJI ALAM

>REIKI dan TASAWUF


11 11 2010

>Assalamualaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh.


Bismillahirrohmanirrohim.
Energi dari Nur Sirrullah adalah energi yang bersumber dari khasanah ilmu tasawuf, oleh karena
itu untuk memperoleh manfaat dan hasil yang maksimal dari ilmu NAQS maka harus memahami
betul spirit dan cara kerja pengolaham energi di dalam tradisi ilmu Tasawuf. Dan kali ini saya
tampilkan ulasan tentang REIKI yag mempunya spirit dan cara kerja yang hampir sama dengan
ilmu NAQS. Sekedar sebagai gambaran tentang Ilmu NAQS.
TASAWUF DAN REIKI
Tasawuf dan Reiki merupakan olah spritual yang keduanya mempunyai implikasi positif bagi
kualitas hidup manusia, baik secara fisik, psikis, maupun spiritual. Energi Reiki disediakan
Allah di alam semesta. Ia bisa diakses oleh siapa saja untuk membersihkan dan menyelaraskan
tujuh lapis tubuh manusia ; tubuh fisik, psikis, atau emosi, mental, intuisi, atma, cahaya
(monade) maupun tubuh spiritual. Hal yang sama juga menjadi perhatian dalam Tasawuf dengan
upaya Tazkiyyah Al Nafs (penyucian jiwa) melalui jalan takhalli (pembersihan diri dari energi
negatif) dan tahalli (pemurnian diri dengan energi positif).
Reiki dan Tasawuf merupakan dua tradisi, yang di samping memiliki perbedaan-perbedaan
historis dan keterikatannya dengan tradisi agama tertentu juga memiliki persamaan-persamaan .
Perbedaan itu terletak pada pengembangan Reiki yang tidak dikaitkan dengan praktik agama
tertentu, sedangkan Tasawuf terlahir dari rahim Islam dan menjadi bagian integral dari
manifestasi Islam. Tasawuf adalah spiritualisme Islam yang juga sering disebut sufisme (paham
orang-orang sufi). Praktisi Tasawuf disebut SUFI.
Adapun persamaan kerangka epistemologis antara praktik spiritual Tasawuf dan Reiki dapat
dijelaskan sebagai berikut :

Pertama, baik di dalam Tasawuf maupun Reiki, keduanya mengenal ritual awal yang disebut
inisiasi (attunement, ijazah). Seorang calon murid baru akan menjadi murid dan praktis dapat
menjalankan pola olah psiko-spiritual setelah mendapat attunement (penyelarasan) oleh master
Reiki. Begitu juga di dalam Tasawuf, identitas sebagai murid Thariqah baru dimiliki setelah
melakukan baiat (sumpah setia) yang kemudian oleh master sufi (syaikh, mursyid atau khalifah)
seorang murid diberi wewenang dalam bentuk ijazah untuk mengikuti laku-laku spiritual. Inisiasi
(attunement, ijazah) ini merupakan ritual universal dalam seluruh lembaga tarekat dan reiki.
Inisiasi dimaksudkan untuk menyelaraskan organ-organ ruhani calon murid agar dapat
melakukan aktifitas dalam tradisi spiritual yang akan dijalani.
Dengan demikian, jelas bahwa secara epistemologis, ilmu dasar spiritual dalam Tasawuf dan
Reiki diperoleh melalui Transfer Energi Langit yang hanya dapat dilakukan oleh seorang
master Reiki (dalam tradisi reiki) dan master sufi atau mursyid (dalam tradisi tasawuf) atas izin
Allah SWT. Selanjutnya, pengembangan teori spiritual di dapat melalui pelajaran dan
pengalaman individual.
Kedua, persamaan yang dimiliki Tasawuf dan Reiki adalah sikap no mind atau tawakkal sebagai
sikap baku. Hanya dengan sikap no mind (pasrah kepada prakarsa ilahi, tanpa menggunakan
kekuatan pikiran) praktik Reiki dan Tasawuf dapat dilakukan. Energi Reiki akan bekerja dengan
kecerdasannya secara otomatis sesuai niat praktisi tanpa perlu diatur oleh praktisi.
Ketiga, konsep-konsep spiritualitas yang tinggi yang ditekankan dalam Tasawuf dan Reiki
adalah menuju kesadaran ruhaniyyah, yaitu kesadaran bahwa manusia tidak sekedar makhluk
fisik-jasmaniah. Kesadaran ini begitu penting untuk peningkatan kualitas spiritual manusia.
Karena itulah maka keduanya memiliki pola-pola ritual khusus seperti dzikir dan meditasi
(muraqobah) untuk meningkatkan kesehatan, keselarasan dan keseimbangan dalam arti luas.
Keduanya memiliki paradigma dasar bahwa penting bagi manusia untuk menarik energi ilahi
untuk membersihkan diri (self healing) dengan cara pembersihan tubuh dari segala bentuk energi
negatif (takhalli) dan menghias diri dengan energi positif (tahalli). Tasawuf dan Reiki memiliki
basis psikologis yang sama, yaitu upaya untuk mengakses energi Allah SWT, yang disebut
energi ilahi (reiki) atau di dalam Tasawuf disebut Nur Muhammad dan menyalurkannya untuk
penempaan bathin. Hal ini dimaksudkan untuk perluasan kesadaran menuju kesadaran yang lebih
tinggi dari sekedar kesadaran sebagai makhluk fisik.
Keduanya memiliki tujuan eksistensial yang sama, yaitu meneguhkan manusia sebagai makhluk
dwi tunggal. Tasawuf merupakan olah spiritual untuk pembersihan diri menuju kesucian sebagai
prasyarat pendekatan kepada Allah SWT. Hal yang sama juga merupakan tradisi baku Reiki
yang ditujukan untuk pembersihan diri dari berbagai bentuk energi negatif (penyakit fisik, psikis,
dan energi negatif yang menghambat spiritualitas) . Pembersihan diri dari energi negatif dalam
bentuk apa pun dan peningkatan spiritualis adalah tujuan dari Tasawuf dan Reiki. Munculnya
kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh sebagian praktisi Tasawuf maupun Reiki juga menjadi
persoalan inheren dalam tradisi keduanya.
Pencerahan Ruhaniyyah hanya didapatkan dengan evolusi spiritual, yaitu peningkatan
spiritualitas dari maqom kehidupan yang berorientasi jasmaniah menuju kehidupan yang
berorientasi Ruhaniyah Ilahiah.

(Disarikan oleh Jokotry dari Buku Mukjizat Tasawuf Reiki, karya Syamsul Bakri)
sumber: http://www.everythingispossible.co.cc/2010/08/tasawuf-dan-reiki.html

Tinjauan Khusus dari Pengasuh Majelis NAQS


Ulasan di atas memang ada benarnya, namun tidak 100% benar. Mungkin pendapat saya ini
dikatakan fanatik, itu tidak apa-apa. Kita semua bebas berpendapat sesuai dengan keyakinan
masing-masing. Dan apa yang saya sampaikan ini sekedar wacana saja. tanpa bermaksud
merendahkam suatu aliran Kepercayaan dan agama tertentu.
Coba mari kita kaji satu persatu :
1. SUMBER ILMU
Ilmu reiki bersumber dari praktik spiritualisme Hindu Tibet, yang kemudian dikembangkan oleh
Dr. Mikao Usui di jepang. Ilmu Tasawuf bersumber dari spiritualisme agama Islam, yang di
kembangkan oleh para Syaikh Mursyid Tharekat. Jadi keduanya bersumber dari suatu pelajaran
agama. Sehingga walaupun reiki tidak lagi membawa atribut agama, tetapi metode meditasi yang
digunakan adalah tetap bersumber dari agama tempat Reiki berasal. Dan metode itu juga sampai
sekarang masih menjadi metode utama dalam olah spiritualisme di tempat asal Reiki.
2. Silsilah Keilmuan.
Baik Reiki maupun Tasawuf mempunyai tradisi untuk menjaga silsilah keilmuan. Yang
merupakan garis riwayat penurunan ilmu. Tradisi ini sangat penting dikarenakan untuk menjaga
kemurnian energi keruhanian yang dibawa oleh seorang MASTER REIKI, jadi bukan sekedar
riwayat sekolah saja.
Contoh :
1. Silsilah Reiki Master YAYASAN PRANA INDONESIA :

Dr. Mikao Usui (Penemu Reiki Modern).


Dr. Chujiro Hayashi (1941).
Hawayo Takata (1900 1980).
Phyllis lei Furomoto.
John Lacks.
Annie Singing Star.
Cynthia Rose Young Schlosser.
Adrianne N. Cobb.
Lori George
Ismail I. Ishaq, Ph.D.

(sumber : Buku Mengenal Usui Reiki I & II by Ismail Iskandar Ishaq, Ph.D.)
2. Sanad kemursyidan KH.Abdul Wahhab Mahfudhi mursyid Thariqah Qodiriyah wan
Naqsyabandiyah yang juga pengasuh pondok pesantren Asy-Syarifah , Brumbung,
Mranggen, Demak, Jawa Tengah.
KH.Abdul Wahhab Mahfudhi dari Syaikh Ihsan dari Syaikh Muhammad Ibrahim dari Syaikh
Abdul Karim Banten dari Syaikh Ahmad Khotib Sambas dari Syaikh Syamsudin dari Syaikh

Muhammad Murodi dari Syaikh Abdul Fath dari Syaikh Utsman dari Syaikh Abdurrahim dari
Syaikh Abu Bakar dari SyaikhYahya dari Syaikh Hisamudin dari Syaikh Waliuddin dari Syaikh
Nurrudin dari Syaikh Sarofudin dari Syaikh Samsudin dari Syaikh Muhammad Al-Hatak dari
Syaikh Abdul Aziz dari Sulthonul Auliya Sayyidisy Syaikh Abdul Qodir Al-Jilaniy dari Syaikh
Abi Said Al-Mubarak bin Mahzumi dari Syaikh Abul Hasan Ali Al-Makari dari Syaikh Abu
Farh At-Thurtusiy dari Syaikh Abdul Wahid At-Taimi dari Syaikh Siir As-Saqthi dari
SyaikhAbu Bakar As-Syibli dari Syaikh Sayyidi Thoifah Ash- Shufiyah Abul Qasim Al-Junaid
Al-Baghdadi dari Syaikh Maruf Al-Kurkhi dari Syaikh Abu Hasan Ali Ar-Ridlo bin Musa ArRofi dari Syaikh Musa Al-Kadhim dari Syaikh Sayyidina Al-Imam Jafar Ash-Shadiq dari
sayyidina Muhammad Al-Baqir dari sayyidina Al-Imam Ali Zainal Abidin dari sayyidina AsySyahid Husein bin Sayyidatina Fatimah Az-Zahro dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib dari
Sayyidil Mursalin wa Habibi Rabbil-Alamin wa Rasulillah ila Kaffatil- Khola-iq Ajmain
Muhammad Saw dari sayyidina Jibril AS dari Rabbul-Arbab wa Mutiqur Riqab Allah Swt.
sumber : Thoriqoh Indonesia
POKOK PERMASALAHAN
Yang menjadi pokok permasalahan sebenarnya adalah hakikat energy keruhanian yang dibawa
oleh Reiki, benarkah ini Energi Ketuhanan ataukah sekedar Energi Metafisika dari Alam
Semesta?? Benarkah Energi Ilahiah dari reiki itu sama dengan energi Nur Muhammad???
Benarkah Energi Alam Semesta itu identik dengan Energi Nur Muhammad?? Dan bisakah
Energi Nur Muhammad itu di akses oleh sembarang orang tanpa memperhatikan kualitas
spiritualnya?? Bisakah Energi Nur Muhammad ini di akses oleh MASTER selain Islam..?
Sebagaimana kita umat Islam meyakini bahwa Islam adalah agama terakhir, Islam bukan sebagai
agama baru. Namun sebagai penyempurna dari semua agama di era sebelum Nabi Muhammad
SAW. Perjalanan spiritual dari Nabi Muhammad SAW adalah Puncak pencapaian spiritual dari
umat manusia sejak Nabi Adam diciptakan. Dan dengan datangnya Agama Islam yang dibawa
oleh Nabi Muhammad, maka seharusnyalah berakhir pula era kenabian yang lain berikut dengan
segala ajarannya.
Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepada
kamu nikmat-Ku, dan telah aku ridhai Islam sebagai agama bagi kamu.
(QS Al Maidah [5]:3)
sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu
Hurairah radliyallahu anhu:
((

,
))

Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku salah satu
dari umat ini, baik ia Yahudi dan Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman
dengan apa yang diturunkan kepadaku, melainkan ia menjadi penghuni neraka.

Nabi Muhammad SAW tidak hanya diturunkan untuk sekedar membawa sebuah kitab saja,
namun hakikat dari itu semua adalah beliau turun membawa Cahaya Petunjuk, Nur Islam, Nur
Iman, Nur Ilmu, Nur Allah, Nur Muhammad.
Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan.
(Al-Maaidah, ayat 15)
Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia
kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu. (QS. An Nuur, ayat 35)
Pertanyaannya adalah, seandainya agama-agama yang dahulu itu masih ada NUR-nya, lalu untuk
apakah Nur Islam diturunkan oleh Allah?
Ataukah memang agama-agama sebelum Islam hakikatnya tinggal kitabnya saja, sedangkan
hakikat Nur Ilahiahnya sudah tiada lagi..??
Ataukah hanya sekedar dikarenakan isi kitab yang sudah tidak otentik lagi??
Masih sambungkah secara TAHQIQ (Tegak lurus tanpa terputus) sanad keilmuan Reiki, hingga
sampai kepada Tokoh spiritual yang mencetuskan Sumber keruhanian dari spiritualisme
(Agama) yang dijadikan sumber ilmu Reiki?
Wallahu alam
Ingatlah akan hadis Sabda Nabi tentang bagaimana cara Allah mencabut sebuah Ilmu dari muka
bumi.
Sesungguh Allah tdk mencabut ilmu dgn sekali pencabutan begitu saja dari para hamba,
akan tetapi Allah mencabut ilmu dgn mematikan para ulama, sehingga tatkala tdk ada lagi
orang alim, manusia akan mengangkat orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka
ditanya (tentang ilmu) kemudian mereka pun memberi fatwa tanpa berdasarkan ilmu, sehingga
(akibatnya) mereka sesat dan menyesatkan.
[Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab Shahihnya, kitab Al-Iman 100]
Jadi semuanya ini kembali pada konsep keTuhanan yang dibawa oleh masing-masing Agama.
Karena definisi Hakikat Tuhan tidak sama diantara semua agama dan aliran kepercayaan. Dan
bila konsep KeTuhanan sebagai pokok awal dari Tujuan beragama sudah beda, maka inti konsep
peribadatannyapun tidak akan sama pula.
Benar. bahwa Tuhan itu hanya satu, benar pula. pendapat yang mengatakan bahwa hakikat
semua agama adalah menuju Tuhan yang sama. Tetapi samakah Konsep Ketuhanan yang ada di
kepala setiap orang.???
Demikianlah sekedar wacana kita tentang Energy Ketuhanan yang dibawa Reiki, semuanya kami
kembalikan kepada kebijaksanaan masing-masing. Semoga bermanfaat adanya..
Wabillahi Taufik wal hidayah.
Wassalamu alaikum warohmatullahi Wa Barokatuh
LAMPIRAN :
1. Firman Allah dan hadits Nabi :

Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan.
(QS. Al-Maaidah, ayat 15)
Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia
kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu. (QS. An Nuur, ayat 35)

Dan sungguh Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah
Allah saja dan jauhilah thaghut itu(An Nahl 36)

Katakan (hai orang-orang mukmin): Kami beriman kepada Allah dengan apa yang diturunkan
kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub dan anak cucunya,
dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada Nabi-Nabi dari
Tuhannya. Kami tidak membedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk
(muslimin) patuh kepada-Nya (Al Baqarah 136)
sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu
Hurairah radliyallahu anhu:
((

,
))

Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku salah satu
dari umat ini, baik ia Yahudi dan Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman
dengan apa yang diturunkan kepadaku, melainkan ia menjadi penghuni neraka.
Firman Allah Taala:

Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima
(agama itu) daripadanya dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi (Ali Imran 85)

Dan Ibrahim telah mewasiatkan kepada anak-anaknya,demikian pula Yaqub. (Ibrahim


berkata): Wahai anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu. Maka janganlah
kamu mati kecuali dalam keadaan sebagai muslim (Al Baqarah 132)
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia menciptakan manusia dari
segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajari (manusia)

dengan perantaraan kalam. Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya. (QS Al Alaq
[96]:1-5)
Katakanlah Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta. Dia tidak beranak dan tidak
(pula) diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya. (QS Al Ikhlash
[112]:1-4)
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang,
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.
(QS Ali Imran [3]: 190)
Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepada
kamu nikmat-Ku, dan telah aku ridhai Islam sebagai agama bagi kamu.
(QS Al Maidah [5]:3)
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan terhadap apa yang kami turunkan (Al Quran) kepada
hamba Kami (Muhammad), maka datangkanlah suatu surat (saja) yang semisalnya; dan ajaklah
pembantu-pembantu kamu selain dari allah, jika kamu memang orang-orang yang benar. (QS Al
Baqarah [2]:23)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri
mengubah apa yang ada pada diri mereka. (QS Ar Rad [13]: 11)
Tidak ada paksaan dalam agama (Islam) (karena) sungguh telah jelas jalan yang benar dari jalan
yang salah. (QS Al Baqarah [2]: 256)
2. SEKILAS TENTANG REIKI
A. PENGANTAR
Reiki berasal dari bahasa jepang, Rei berarti alam semesta, dan Ki berarti energi vital. Jadi Reiki
berarti energi vital dari alam semesta. Kundalini berasal dari bahasa sansekerta, yaitu : gulungan
(bentuk kundalini berupa gulungan ular yang tidur melingkar). Kundalini sesungguhnya adalah
energi spiritualitas berupa gulungan energi yang tertidur yang terletak di tulang sacrum, dasar
tulang belakang manusia. Sedang cakra Ilahi adalah energi dari cakra-cakra diatas kepala
manusia. Getarannya lebih tinggi daripada reiki. Jadi Reiki/cakra ilahi dan kundalini adalah
sebuah tehnik yang mempelajari penggunaan dua energi. Pertama energi alam semesta adalah
energi yang sangat bagus untuk kesehatan dan penyembuhan. Energi ini bagus untuk
pembersihan tubuh. Pembersihannya dimulai dari atas ke bawah, sedangkan pembersihan
kundalini dari bawah ke atas. Untuk dapat menyalurkan energi, seseorang harus diattunement
oleh master. Attunement adalah proses penyelarasan pola dan getaran energi seseorang dengan
pola dan getaran energi alam semesta. Setelah diattunement, seseorang dapat menyalurkan energi
untuk diri sendiri dan orang lain selama seumur hidup. Reiki tidak bertentangan dengan agama
manapun. Pengobatan dengan Reiki/chakra Ilahi dilakukan dengan cara meletakkan tangan pada
tubuh atau di atas tubuh. Selama pengobatan kita hanya bersikap pasrah, santai dan relaks.
Dengan pasrah dan santai, energi semakin lancar mengalir masuk ke tubuh. Selebihnya serahkan
kepada Tuhan karena Dia yang mengerjakannya.

B. SEJARAH REIKI
Reiki ditemukan kembali oleh Mikao Usui pada tahun 1922. Ia suka melakukan meditasi secara
rutin. Untuk memperdalam meditasi dia tinggal di biara San Mon di gunung Kurawa,
Kyoto, Jepang. Lalu ia melakukan puasa dan meditasi selama 21 hari. Pada hari terakhir
meditasi, ia merasakan suatu energi yang sangat dahsyat menembus memasuki tubuh dari atas
kepalanya.Itulah attunement yang pertama dan penemuan kembali teknik penyembuhan kuno
yang dahsyat.
C. MANFAAT DEO REIKI
1. Mendekatkan diri dengan Tuhan
2. Menjaga kesehatan
3. Menyembuhkan fisik, emosi dan mental
4. Melindungi dari unsur negatif
5. Mencegah stress
6. Membantu meditasi
7. Menghaluskan kulit
8. Meningkatkan kecerdasan
D. KELEBIHAN DEO REIKI
1. Mudah dilatih dan dipelajari
2. Tidak ada pantangan
3. Energi mengalir secara cerdas dan otomatis
4. Tidak menular
5. Tidah menguras energi
E. TINGKATAN DEO REIKI
1. Reiki level 1:
- pengobatan diri sendiri dan orang lain
2. Reiki level 2:
- pengobatan jarak jauh
- pembangkitan/shaktivat kundalini
- penggunaan simbol
3. Reiki level 3:
- pengobatan massal
- pembuatan program
4. Cakra ilahi level 1 15:
- getaran energi cakra Ilahi lebih tinggi dari pada Reiki karena butiran energinya lebih halus
- pintu masuknya cakra Ilahi adalah cakra tinggi, yaitu: cakra di atas cakra mahkota

F. CARA TERIMA ATTUNEMENT JARAK JAUH


1. Anda sebaiknya mempunyai buku Reiki, Kundalini, dan Cakra Ilahi
2. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan anda dan pandang sesaat
3. Duduk dikursi / posisi bersila, punggung lurus
4. Tangan nempel dipaha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau terbuka
5. Pasrah, santai, relax. Berdoa mohon bimbingan Tuhan
6. Ucapkan affirmasi dengan mulut secara perlahan-lahan:
a) Reiki level 1, 2, 3
Affirmasi: Saya niat menerima attunement (baca:ecunmen) Reiki level ..(level: 1,2, atau 3)
dari Master Eko Heru. Terima kasih (3x)
b) Cakra Ilahi level 1 15 (harus reiki 3 dan kundalini sudah bangkit)
Affirmasi: Saya niat menerima attunement (baca:ecunmen) cakra ilahi level.(level:
1,2,3,atau 15) dari Master Eko Heru. Terima kasih (3X)
7. Pejamkan mata dan diam selama min 15 menit
8. Bersyukur
G. CARA TERIMA PENGOBATAN JARAK JAUH GRATIS
1. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan Anda dan pandang sesaat
2. Duduk di kursi atau posisi bersila, punggung lurus
3. Tangan nempel di paha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau terbuka
4. Berdoa, pasrah, santai
5. Ucapkan affirmasi:
Dengan ijin Tuhan, saya niat menerima energi penyembuhan ilahi melalui Master Eko Heru.
Terima kasih
6. Pejamkan mata dan diam secukupnya
7. Bersyukur
(Bisa dilakukan dan diulang selama 24 jam)
H. JARAK ANTAR LEVEL
1. Jarak dari Reiki level 1 ke Reiki level 2 adalah minimal 1 minggu setelah melakukan latihan.
2. Jarak dari Reiki level 2 ke Reiki level 3 adalah minimal 21 hari setelah melakukan latihan R1.
3. Jarak antar level dari Cakra Ilahi bisa diterima sesuai jadwal.
I. KETERANGAN
1. Energi Cakra Ilahi level 1 = Cakra ke 8, Energi Cakra Ilahi level 2 = cakra ke 9,
.s/d..,Energi Cakra Ilahi level 15 = cakra ke 22.
2. Rumus : Energi Cakra Ilahi + 7 Cakra Utama = Cakra ke
3. Attunement Reiki level 2 sekaligus pembangkitan/shaktivat kundalini. Energi kundalini
langsung ke cakra mahkota.
MATERI LATIHAN
(Singkat)
1. REIKI LEVEL 1

a. Self Healing
Affirmasi: Saya niat menyalurkan reiki ke cakra.secara terus menerus.(min 5 menit) Cakra:
mahkota, ajna, tenggorokan, jantung, pusar, sex, dasar.
b. Grounding Affirmasi: Saya niat menyalurkan reiki ke cakra dasar dengan energi reiki yang
telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
2. REIKI LEVEL 2
a. Menaikkan Kundalini
Affirmasi : Saya niat menyalurkan reiki ke pusat kundalini dengan energi reiki yang telah
diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
b. Pemograman diri dengan reiki
Affirmasi : Saya niat menyalurkan reiki ke cakra ajna agar ..(silahkan isi sendiri; contoh:
sukses,rejeki lancar)
c. Penggunaan Simbol Reiki
Simbol-simbol yang di gunakan :
Cho-Ku-Rei, Sei-Hei-Ki, Hon-Sha-Se-Sho-Nen (penggunaan sama dengan buku reiki)
3. Reiki Level 3
a. Pengembangan cakra
Affirmasi : Saya niat menyalurkan reiki ke simpul cakra .. dengan energi reiki yang telah
diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
b. Teknik Kundalini Lanjutan
# Teknik membuka gulungan kundalini lanjutan
Affirmasi : Saya niat membuka lebih banyak gulungan kundalini. Gulungan kundalini akan
membuka secara otomatis per satu detik satu gulungan secara terus menerus dan untuk
selamanya.
# Teknik menaikkan energi kundalini
Affirmasi : Saya niat menaikkan energi kundalini dari pusat kundalini di perinium, energi
kundalini naik melalui jalur sushumna melewati 7 cakra utama dan energi kundalini menyembur
dengan derasnya melalui cakra mahkota secara terus menerus dan untuk selamanya.
# Teknik menyemburkan energi kundalini
Affirmasi : Saya niat memutar cakra mahkota berlawanan arah dengan arah putaran jarum jam
secara terus menerus dengan kecepatan putaran yang telah dipercapat hingga tidak terhingga kali
lipat.
# Teknik menyalurkan energi kundalini
Affirmasi : Saya niat menyalurkan energi kundalini ke cakra dasar, sex, pusar, jantung,
tenggorokan, ajna, mahkota dengan energi kundalini yang telah diperkuat hingga tidak terhingga
kali lipat.

c. Proteksi diri dengan sinar


Affirmasi : Saya niat membuat selubung tubuh berbentuk elips dengan cahaya berwarna biru
muda terang benderang secara terus menerus dengan kekuatan pancaran cahaya biru muda terang
benderang yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
4. CAKRA ILAHI
a. Penyatuan cakra Ilahi dengan cakra jantung
Affirmasi : Saya niat memanggil pribadi tinggi untuk bersemayam di cakra jantung.
cara : Bukalah kedua tangan disamping kanan dan kiri tubuh kita dengan telapak tangan
menghadap ke atas. Telapak tangan dinaikkan perlahan-lahan dan disatukan diatas kepala.
Lalu kedua telapak tangan diturunkan perlahan-lahan sampai ke cakra jantung dan berhenti
beberapa saat. Lalu tangan dilepaskan.
b. Self Healing (penyembuhan diri sendiri)
Affirmasi : Saya niat menyalurkan energi cakra Ilahi ke . dengan energi cakra Ilahi yang telah
diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
cakra : mahkota, ajna, tenggorokan, jantung, pusar, sex, dasar.
c. Penyembuhan untuk pasien
Affirmasi : Saya niat menyalurkan energi cakra Ilahi untuk . (nama pasien) dengan energi
cakra Ilahi yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.
d. Meditasi Bintang
Manfaat : untuk membuka cakra jantung selebar mungkin
Durasi : 5 menit
Cara : berdiri dengan kaki rapat, rentangkan kedua tangan ke kanan dan ke kiri, posisi telapak
tangan terbuka ke atas. (Energi cakra Ilahi tidak menggunakan simbol karena vibrasinya cukup
tinggi)
SELAMAT BERLATIH
sumber : LEMBAGA DEO REIKI PELATIHAN REIKI KUNDALINI DAN CAKRA ILAHI

Komentar : 3 Komentar
Kategori : KAJI ALAM