Anda di halaman 1dari 45

ASUHAN KEBIDANAN PADA NEONATUS BAYI DAN

BALITA DENGAN MASLAH YANG LAZIM TERJADI

Kelompok 7:
Rantika musti
Fitri yeni
Sri wahyuni

Bercak mongol
adalah bercak berwarna biru yang biasanya
terlihat di bagian sacral,walaupun kadang
terlihat dibagian tubuh lain
Atau daerah pigmentasi biru kehitaman yang
dapat terlihat pada semua permukaan tubuh
termasuk pada ekstremitas.

Etiologi
Bercak mongol adalah bawaan
sejak lahir,warna khas dari
bercak mongol yang
ditimbulkan oleh adanya
melanosit yang mengandung
melaninbpada dermis yang
terhambat selama proses
migrasi dari Krista neuralis ke
epidermis

Tanda dan gejala


Luka seperti
pewarnaan

Tidak ada
komplikasi yang
ditimbulkan

Bercak yang
biasanya akan
menghilang dalam
hitungan bulan
atau tahun

Daerah pigmentasi
dengan tekstur
kulit yang normal

Area datar dengan


bentuk yang tidak
teratur

Penatalaksanaan
Dengan memberikan konseling kepada orang
tua bayi,
bidan menjelaskan bahwa bintik mongol ini
akan menghilang dalam hitungan bulan atau
tahun dan tidak berbahaya

serta tidak memerlukan penanganan khusus


sehingga ortua bayi tidak merasa cemas.

2.HEMANGIOMA

Suatu tumor jaringan lunak akibat


dari proliferasi(pertumbuhan yang
berlebih) dari pembuluh darah yang
tidak normal dan dapat terjadi pada
setiap jaringan pembuluh darah.

Pembagian
Nevus flammeus
Daerah kapiler yang tidak menonjol,berbatas
tegas,ukurannya tidak bertambah,berwarna
merah ungu,dan akan hilang dengan sendirinya
tanpa pengobatan
Nevus vaskulosus
Kapiler yang baru terbentuk dan membesar
pada kulit (lapisan derms dan subdermis) yang
tumbuh beberapa bulan setelah lahir kemudian
mengerut dan menghilang dengan asendrinya

Penatalaksanaan

Berikan konseling kepda orang


tua bahwa tanda lahir itu normal
dan sering terjadi pada bayi baru
lahir,sehingga orang tua tidak
perlu khawatir dalam
mengadapi kejadiaan ini

3.IKTERUS
Salah satu keadaan menyerupai penyakit hati
yang terdapat pada bayi baru lahir akibat
terjadinya hiperbilirubinemia.
ikterus merupakan salah satu kegawatan yang
sering terjadi pada bayi baru lahir,sebanyak
25-50% pada bayi cukup bulan dan 80% pada
bayi berat lahir rendah

Etiologi
Prahepatik (ikterus hemolitik)
Pascahepatik (obstruktif)

Hepatoseluler

PRAHEPATIK
Disebabkan karena produksi bilirubin yang
meningkat pada proses hemolisis sel darah
merah.
peningkatan bilirubin dapat disesbabkan
karena infrksi,kelainan sel darah merah dan
toksin dari luar tubauh serta dari tubuh itu
sendiri

PASCAHEPATIK
Adanya obstruktif pada saluran
empedu yang mengakibatkan bilirubin
konjugasi akan kembali lagi ke dalam sel hati
dan masuk ke dalam aliran darah,kemudian
sebagian msauk dalam ginjal sehingga kulit
dan skelera berwarna kuning kehijauan serta
gatal.

HEPATOSELULER

Konjugasi bilirubin terjadi pada sel hati,apabila


sel hati mengalami kerusakan maka secara
otomatis akan mengganggu proses konjugasi
bilirubin sehingga bilirubin direct meningkat
dalam aliran darah.

Penataksanaan
ikterius fisiologis
Lakukan perawatan seperti bayi baru lahir
normal lainnya
Lakukan perawatan bayi sehari-hari
memberikan asi eklusif
menanjurkan ibu dan pasangan untuk ber KB
sesegera mungkin

hiperbilirubinemia sedang
Berian ASI
secara
adekuat

Anjurka ibu
dan keluarga
untuk
merujuk jika
keadaan
memburuk

Lakukan
pemeriksaan
ulang selama
2 hari
kemudian

Lakukan
pencegahan
hipotermi

Letakkan bayi
di tempat
yang cukup
sinar
matahari

hiperbilirubinemia berat

Berikan informed
consent pada
keluarga untuk
segera merujuk
bayinya

Selam persiapan
merujuk,berikan
ASI secara adekuat

Lakukan
pencegahan
hipotermi

MUNTAH

Keluarnya sebagian besar atau seluruh isi


lambung yang terjadi setelah makanan msuk
lambung agak lama,disertai kontraksi lambung
dan abdomen. Dalam beberapa jam pertama
setelah lahir,bayi mungkin mengalami munth
lender,bahkan disertai sedikit darah.

Etiologi

Kelainan congenital
Infeksi saluran pencernaan
Cara pemberian makan yang salah
Keracunan

Sifat muntah
Keluar cairan terus menerus,hal ini kemungkinan
disebabkan oleh obstruksi esophagus
Muntah proyektil,hal ini disebabkan oleh stenosis
pylorus (suatu kelemahan pada katup di ujung
bawah lambung yang menghubungkn lambung
denagn usus 12 jari yang tidak mau membuka)
Muntah segera setelah lahir dan
menetap,kemungkinan adanya tekanan
intracranial yang tinggi atau obstruksi pada usus

Penatalaksanaan
Berikan pengobatan yang bergantung pda factor
penyebab
Ciptakan suasana tenang
Perilakukan bayi dengan baik dan hati-hati
Beriakn diet yang sesuai dan tidak merangsang
muntah
Berikan antiemetic jika terjadi reaksi simptomatis
Rujuk segera

Gumoh

Keluarnya kembali sebagian kecil isi lambung


setelah beberapa saat setelah makanan masuk
ke dalam lambung.gumoh terjadi karena bayi
menelan udara pada saat menyusui

Etiologi

Bayi sudah merasa kenyang


Posisi salah saat menyusui
Posisi botol yang salah
Tergesa gesa saat pemberian susu
Kegagalan dalam mengeluarka uadara yang
tertelan

penatalaksanaan

Perbaiki teknik menyusui


Perhatiakn posisi botol saat pembarian susu
Sendawakan bayi setelah disusui
Lakukan teknik menyusui yang benar,yaitu
bibir mencakup rapat seluruh putting susu ibu

Oral trush
Terinfeksinya membrane mukosa mulut
bayi oleh jamur candidaasis yang ditandai
dengan munculnya bercak-bercak keputihan
dan membentuk plak-plak berkeping di
mulut,terjadi ulkus dangkal

Etiologi

Terjadi karena adanya infeksi jamur


(candida albican) yang merupakan organism
penghuni kulit dan mukosa mulut,vagina,dan
saluran cerna

Tanda dan gejala

Adanya lesi pada mulut yang berwarna


putih dan membentuk plak-plak yang
berkeping menutupi seluruh atau sebagian
lidah,kedua bibir,gusi dan mukosa pipi

penatalaksanaan
Bedakan oral trush dengan endapan susu pada mulut bayi
Apabila sumber infeksi berasal dari ibu,maka ibu harus
segera di obati dengan pemberian antibiotic berspektrum
luas
Jaga kebersihan dengan baik,terutama kebersihan mulut
Bersihkan daerah mulut bayi setelah makn ataupun minum
susu dengan air matang dan juga bersih
Pada bayi yang minum susu dengan menggunakan
boto,gunakan teknik steril dalm membersihkn botol susu
Berikan terapi pada bayi

DIAPER RASH

Kemerahan pada kulit bayi akibat adanya


kontak yang terus menerus dengan lingkungan
yang tidak baik

Etiologi
Tidak terjaganya kebersish kulit dan pakaian bayi
Jarangnya mengganti popok setelah bayi BAB
dan BAK
Terlalu panas atau lembabnya udara /suhu
lingkungan
Tingginya frekuensi BAB (diare)
Adanya reaksi kontak terhadap karet,plastic dan
deterjen

Tanda dan gejala


Iritasi pada kulit yang kontak langsung dengan
allergen,sehingga muncul eritema
Erupsi pada daerah kontak yang
menonjol,seperti bokong,alat genital,perut
bawah atau paha atas
Pada keadaan yang lebih parah dapat terjadi
papilla eritematosa,vesikula,dan ulsertasi

penatalaksanaan
Daerah yang terkena ruam popok,tidk boleh terkena air dan harus
dibiarkan terbuka dan tetap kering
Gunakan kapas halus yang mengandung minyak untuk
membersihkan kulit yang iritasi
Atur posisi tidur anak agar tidak menekan kulit/daerah yang iritasi
Usahakan pemberian makanan tinggi kalori tinggi protein (TKTP)
dengan porsi cukup
Perhatiak kebersihan kulit dan tubuh secara keseluruhan
Jagalah kebersihan pakaian dan alat-alat untuk bayi
Rendamlah pakaian atau celana yang terkena urinedalam air yang
dicampur acidum borium,setelah itu bersihkan tetapi jangan
menggunakan sabun cuci,segera bilas dan keringkan

Sebhorrea

Adalah radang berupa sisik yang berlemak


dan eritema pada daerah yang memiliki
banyank kelenjer sebaseanya,biasnay di
daerah kepala.

Etiologi
Factor hereditas yaitu bisa disebabkan karena
factor keturunan dari orang tua
Intake makanan yang tinggi lemak dan kalori
Asupan minuman beraakohol
Adanya gangguan emosi

Penanganan
Walaupun secara kausal masih belum
diketahui,tapi pengobatannya bisa di lakukan
dngan obat-obat tropical,seperti sampo yang
tidak berbusa dank rim selenium sulfide/Hgpresipitatus albus 2%.

Furunkel
Peradangan pada folikel rambut,kulit dan
ringn sekitarnya yang sering terjadi pada
daerah bokonhg,kuduk,aksila,badan dan
tungkai.furunkel dapat terbentuk pada lebih
dari satu tempat yang biasa disebut sebagai
furunkulosis.

Etiologi

Iritasi pada kulit


Kebersihan kulit yang kurang terjaga
Daya tahan tubuh yang rendah
Infeksi oleh staphylococcus aureus

Tanda dan gejala


Nyeri pada daerah ruam
Ruam pada daerah kulit berupa nodus eritematosa
yang berbentuk kerucut dan memiliki pustule
Nodul dapat melunak menjadi abses yang berisi pus
dan jaringan nekrotik yang dapat pecah membentuk
fistel lalu keluar meleui lobus minoris resistensiae
Setelah seminggu,umumnya furunkel akan pecah
sendiri dan sebagian dapat menghilang dengan
sendirinya.

Milliariasis
adalah Derinatosis yang disebabkan oleh
retensi keringat akibat tersumbatnya pori
kelenjar keringat
Etiologi
Penyebab teradinya milliariasis ini adalah
udara ang panas dan lembab serta adanya
infeksi bakteri

Penatalaksanaan
Prinsip asuhan adalah mengurangi penymbatan keringat dan
menghilangkan subatan yang mudah timbul
Jaga kebersihan tubuh bayi
Upayakn menciptakan lingkungan dengan kelembapan yang cukup
serta suhu yang seuk dan kering,misalnya pasien tinggal diruangan
ber AC
Gunakan pakaian yang menyerap keringat dan tidk terlalu panas
Segera ganti pakaian yang basah dan kotor
Pada milliaria rubra dapat diberikan bedak selisil 2% dengan
menambahkan mentol 0,5-2% yang bersifat mendinginkan ruam

Diare
Pengeluaran feses yang tidak normal dan
cair. Atau buang air besar yang tidak normal
dan berbentuk cair dengan frekuensi lebih
banyak dari biasanya.bayi dikatakan diare jika
sudah lebih dari 3 kali buang air
besar,sedangkan neonates dikatakan diare bila
sudah lebih dari 4 kali buang air besar.

Tanda dan gejala

Cengeng,rewel
Gelisah
Suhu meningkat
Nafsu makan menurun
Feses cair dan berlendir
Anus lecet
Dehidrasi

SINDROM KEMATIAN BAYI MENDADAK ( SUDDEN


INFANT DEATH SYNDROME _ SIDS)

Terjadi pada bayi yang sehat,saat


ditidurkan tiba tiba ditemukan meninggal
beberapa jam kemudian. SIDS terjadi kurang
lebih 4 dari 1000 kelahiran hidup, insiden
puncak dari SIDS pada bayi usia 2 minggu dan
1 tahun

Etiologi
Ibu yang masih remaja
Bayi dengan jarak kehamilan yang dekat
Bayi laki-laki dengan berat badan di bawah
normal
Bayi yang mengalami dysplasia bronkopulmoner
Bayi prematur
Gemelli (bayi kembar)
Bayi denagn sibling

Penatalaksanaan
Bantu orang tua mengatur jadwal untuk melakukan konseling
Berikan dukungan dan dorongan kepada orang tua,ajak oaring tua untuk
mengungkapkan rasa dukanya.
Berikan penjelasan mengenai SIDS,berikan kesempatan pada orang tua
untuk mengajukan pertanyaan
Beri pengertian pada orang tua bahwa perasaan yang mereka rasakan
adalah hal yang wajar
Beri keyakinan pada sibling (jika ada) bahwa mereka tida bersalah
terhadap kematian bayi tsb,bahkan jika mereka sebenarnya juga
mengharapkan kematian dari bayi tersebut
Jika kemudian ibu melahirkan bayi kembali,beri dukungan pada orang tua
selama beberapa bulan pertama,paling tidak sampai melewati usia bayi
yang meninggal sebelumnya.

Terima kasih