Anda di halaman 1dari 21

FILSAFAT RENAISANS

(1300-1600 MASEHI)

AULIA ARIFBILLAH ANWAR


JUMAT, 22 NOVEMBER 2013

DEFINISI ZAMAN REINAISANS


Zaman renaisans adalah disebut juga zama lahir kembali.
Zaman ini merupakan era baru yang terjadi akibat perlawanan
terhadap filsafat skolastik yang dianggap sangat mengungkung pada
abad pertengahan.
Menurut Tafsir : pada zaman pertengahan, kebebasan
pemikiran dikungkung, perkembangan sains sulit terjadi, juga
perkembangan filsafat, bahkan dikatakan manusia kehilangan dirinya
sendiri. Alasan-alasan itu mendengungkan kembali romantisme
yunani kuno, zaman dimana peradaban begitu bebas, pemikiran tidak
dikungkung dan sains begitu maju.
Russel : zaman reinassance adalah era runtuhnya otoritas
gereja dan menguatnya otoritas sains.
Setyaningsih : zaman kebebasan untuk melepaskan diri dari
ikatan agama (sekularisme) sehingga menemukan dirinya sendiri dan
menjadi fokus kemajuan. Antroposentrisme menjadi pandangan
hidup dengan humanism menjadi pegangan sehari-hari. Selain itu
adanya dukungan dari keluarga saudagar kaya semakin
menggelorakan semangat renaissance sehingga menyebar ke
seluruh italia dan eropa.

PEMBAHASAN
1. KARAKTERISTIK ZAMAN REINAISANS
2. DORONGAN MUNCULNYA REINAISANS
3. JENIS-JENIS PEMIKIRAN DAN
TOKOHNYA
4. DAMPAK REINAISANS
5. KESIMPULAN

KARAKTERISTIK ZAMAN RENAISANS


1. PEMIKIRAN YANG MUNCUL BERSIFAT
KONKRET, REALISTIS DAN NYATA.
2. MEMUJA MANUSIA SENDIRI SEBAGAI
PENCIPTA.
3.FOKUS PADA DUNIA, KEBENDAAN.
4.NILAI-NILAI FILOSOFIS YANG DIANUT
DIPENGARUHI OLEH KEBENDAAN.

5. PELOPOR KEBEBASAN DALAM SAINS,


DAN SENI

DORONGAN MUNCULNYA REINAISANS

1. Sebagai gerakan kultural, pada awalnya

merupakan pembaharuan di bidang kejiwaan,


kemasyarakatan, dan kegerejaan di italia pada
pertengahan abad XIV.

2. Berakar pada cita-cita keksatriaan abad


pertengahan yang menginginkan kemewahan,
kemegahan, keperkasaan dan kemasyuran.
3. Mereka mensintesakan gagasan kristiani
dengan pemikiran klasik (yunani-romawi)

REFORMASI POLITIK

Machiavelli (1469-1527)

The prince dan the discources. Dalam buku the


prince, dia berpendapat bahwa dunia ini rusak dan

membutuhkan pemerintahan yang kuat. Hal ini


mungkin untuk mengambil hati para madici yang
memerintah florence pada waktu itu tetapi mereka
tidak memberinya pekerjaan sehingga dia hanya terus
menulis. Machivealli melakukan pemikiran yang
panjang dan menyimpulkan bahwa politik adalah
sarana untuk mencapai sesuatu adalah rusak juga.

Semua sarana mencapai tujuan yang jelas dapat


diterima sejauh itu efektif.

Humanisme Baru
Erasmus (1438-1546)
Menerbitkan karya praise of Folly yang
mengkritik penyakit korup di masyarakat,
kristian knight dan the complaint peace
mengkritik untuk membangun mental katolik
dan Annotations on the New Testament dan
The Prince of the Christian Humanists,
mengkritik penerjemahan Perjanjian baru.
Thomas Moore (1509-1564)
Menerbitkan karya Utopia membela
subordinasi kehendak dari setiap individu
untuk menuju kemakmuran, komunitas yang
memiliki kebaikan, pendidikan nasional dan
pekerjaan bagi semua rakyat

John Calvin
Karya terbesar Calvin adalah membuat
negara kota Protestan di dasarkan pada
institutes of Christian Religion. Sesuai
dengan mottonya ecclesia reformata,
ecclesia semper reformanda, yang berarti
Gereja yang telah direformasi adalah
Gereja yang (harus) terus-menerus
diperbarui. Calvin juga mengambil
kebijakan kontroversial dengan
menghalalkan riba, hal itu terlihat dalam
sebuah suratnya kepada seorang
teman, Oecolampadius. Dalam surat ini,
ia mengecam penggunaan ayat-ayat
Alkitab tertentu oleh orang-orang yang
menentang pemberlakuan bunga uang.

REFORMASI GEREJA

Martin Luther

Karya Luther yang diberi judul yang


dalam bahasa Inggris The

Disputation of Doctor Martin Luther


on the Power and Efficacy of
Indulgences, mengkritik dalamnya
ajaran Gereja barat. Ia mencaci
maki para imam, dan seluruh
pernak pernik ajaran mengenai api
pencucian, misa, pakaian dan
menyingkirkan indulgensi Paus. Ide
besarnya terhadap pemurnian
agama tergambar dalam kalimat
berikut Di mana hatimu

bergantung, disitulah Allahmu yang


sebenarnya.

SKEPTISISME

Montaigne

Montaigne adalah seorang filsuf


Prancis yang essaynya menjadi
rujukan . Montaigne adalah
mempelajari kodrat manusia . Dia
berusaha untuk menimbang atau
menguji kodrat, kebiasaan , pendapat
sendiri dan orang lain .
Berikut adalah beberapa kutipan
perkataan Montaigne yang terkenal:
" Saya belum pernah melihat sebuah
monster atau keajaiban daripada
diriku sendiri . " Esai
Manusia sungguh gila, ia tidak tahu
bagaimana menciptakan larva, tapi
toh menciptakan sekian banyak
Allah.

Kontra Reformasi

Saint Ignatius Loyola

Kutipan Terkenal dari Ignatius Loyola: Bahwa

semoga kita selalu sama pemikirannya dan


selaras dengan Gereja, bila Gereja
menetapkan sesuatu itu berwarna hitam yang
walaupun di mata kita berwarna putih, kita
harus menyatakannya berwarna hitam
sepenuh hati. Karena kita harus percaya
sepenuhnya bahwa Roh Tuhan Kita, Yesus
Kristus dan Roh Mempelainya Sang Gereja
Yang Tradisional, yaitu Roh yang membimbing
dan mengarahkan kita ke Keselamatan,
adalah sama;..."
Pandangan Kontra-Reformasi bertujuan
menghambat Protestanisme, tetapi tidak
berpengaruh banyak pada perkembangan
filsafat.

EMPIRISME AWAL

Francis Bacon

Advencement of Learning (1605), ia


mengusulkan sejarah alam, metode
sains, dan penggunaan pengetahuan
untuk meningkatkan taraf hidup
manusia. Ia juga mencoba untuk
mengembangkan filsafat yang lebih
matrealistik yang mengacu pada
Demokritos dan bertujuan untuk
mengganti dominasi tradisi
Aristoteles dan Plato.
Beberapa semboyannya yang terkenal
antara lain: Knowledge Is Power.
Yang lainnya seperti Bila manusia
mulai dengan kepastian dia akan
berakhir dengan keraguan, tetapi bila
ia puas untuk mulai dengan keraguan,
ia akan berakhir dengan kepastian.

Thomas Hobbes

Seorang
filsuf
inggris
yang
beraliran empirisme. Pandangannya
yang terkenal adalah konsep manusia
dari
sudut
pandang
empirismematerialisme,
serta
pandangan
tentang hubungan manusia dengan
sistem
negara.
Hobbes
memiliki
pengaruh terhadap seluruh bidang
kajian moral di Inggris serta filsafat
politik, khususnya melalui bukunya
yang
amat
terkenal
Leviathan".Hobbes
tidak
hanya
terkenal di Inggris tetapi juga di Eropa
Daratan. Selain dikenal sebagai filsuf,
Hobbes juga terkenal sebagai ahli
matematika dan sarjana klasik

William Harvey (1578-1657)


WilliamHarvey ialah dokter yang
mendeskripsikan sistem peredaran
darah yang dipompakan sekeliling
tubuh manusia oleh jantung. Ini
mengembangkan gagasan ilmu
kedokteran umum khususnya
karya Ibnu Nafis, yang telah
menyusun asas dan arteri dan vena
besar di abad ke-13.

RASIONALISME AWAL
Copernicus (1473-1543)
Pemikirannya tentang matahari sebagai
pusat tata surya bertentangan dengan
ajaran Aristoteles maupun keyakinan
gereja bahwa bumi adalah pusat alam
semesta
Galileo Galilei (1564 1642)

Penemu Teleskop
William Gilbert (1544-1603)
Bapak Magnet
Johannes Kepler (1571-1630)
Gerak Rotasi Planet-planet

Sir Isaac Newton (1643-1727)

Penemu hukum newton, menyirnakan


keraguan para ilmuwan akan heliosentris dan
memajukan revolusi ilmiah

Robert Boyle (1625-1691)

Penemu hukum boyle

Robert Hooke (1635-1703)

Penemu Diafragma Kamera

Antony Van Leeuwenhook (1632-1723)

bapak biologi

Ren Descartes (1556-1650)


aku berpikir maka aku ada
Penemu Diagram Cartesius

Sedikitnya ada lima ide Descartes yang


punya pengaruh penting terhadap jalan
pikiran Eropa: (a) pandangan mekanisnya
mengenai alam semesta; (b) sikapnya
yang positif terhadap penjajakan ilmiah;
(c) tekanan yang, diletakkannya pada
penggunaan matematika dalam ilmu
pengetahuan; (d) pembelaannya terhadap
dasar awal sikap skeptis; dan (e)
penitikpusatan perhatian terhadap
epistemologi.

DAMPAK REINASANS
1. Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan, dan kemandirian
individu.
2. Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan
budaya.
3. Runtuhnya dominasi gereja.
4. Menguatnya kedudukan kaum bourgeois sehingga
5. mereka tumbuh menjadi kelas penguasa. Mendorong
pencarian daerah baru sehingga berkobarlah era
penjelajahan samudera.

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan beberapa hal sebagai


berikut:
Renaissance berasal dari bahasa Prancis renaisance yang berarti
kelahiran kembali. Sejarah Renaissance munculnya karena
berbagai faktor antara lain adalah sebagai gerakan kultural, pada
awalnya merupakan pembaharuan di bidang kejiwaan,
kemasyarakatan, dan kegerejaan di Italia pada pertengahan abad
XIV, berakar pada cita-cita keksatriaan abad pertengahan yang
menginginkan kemewahan, kemegahan, keperkasaan dan
kemasyuran, mereka mensintesakan gagasan Kristiani dengan
pemikiran klasik (Yunani-Romawi). Tujuan utama gerakan ini
adalah mempersatukan kembali gereja yang terpecah-belah
akibat skisma (perang agama). Timbulnya kota-kota dagang yang
makmur akibat perdagangan mengubah
perasaan pesimistis(zaman Abad Pertengahan)
menjadi optimistis. Dukungan dari keluarga saudagar kaya
semakin menggelorakan semangat Renaissance sehingga
menyebar ke seluruh Italia dan Eropa.
Dalam Rainassance terdapat berbagai macam aliran pemikiran
mulai dari reformasi agama yang menolak otoritas penuh gereja
Katolik Roma, humanisme yang menekankan akal budi.
Skeptisisme yang menekan kodrat manusia dan pentingnya
manusia sebagai individu. Raisonalisme yang lebih menekankan
pada akal. Terakhir Empirisme yang menekankan pada
pengalaman dan observasi.

Walaupun ada golongan Kontra Reformis yang didirikan


gereja Katolik Roma itu tidak menjadi penghambat arus
perlawan reformis Protestan.
Dengan runtuhnya dominasi gereja, agama tidak lagi
menjadi tolak ukur dalam perkembangan ilmu
pengetahuan dan tidak membatasi pemikiran manusia
untuk berfikir logis.
Kehadiran filsafat abad modern yang diawali oleh gerakan
renaissance berusaha mengembalikan eksistensi
kemanusia yang hilang oleh tidur pajang 1000 tahun lebih.
Abad modern ditandai oleh penemuan-penemuan besar
dalam bidang ilmu pengetahun sehingga abad modern
menjadi abad kembalinya subjektivitas dengan
memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada
peranan akal. Munculnya aliran-aliran berbeda
menunjukkan bahwa abad modern telah memperbaharui
sudut pandang dogmatis manusia kepada pemahaman
pluralis yang didukung oleh data dan fakta rasional dan
empiris.

TERIMA KASIH

Ada pertanyaan?