Anda di halaman 1dari 6

http://flowriki.blogspot.com/2013/09/pengendalian-arduino-uno-digital-input.

html
Pengendalian Arduino Uno Digital Input - Output Menggunakan Konfigurasi
Register
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara
kerja arduino menggunakan register. sebelum mengenal jauh tentang cara kerja
register pada arduino maka kita harus mengetahui :
==> ada berapa banyak POTR Input/Output pada arduino..???
==> apa saja PORT ya..???
==> ada berapa pula PORT untuk pin digital Input/Output dan untuk pin analog
Input/Output..?? Nah, sekarang kita akan menjawab semua pertanyaan yang ada
diatas. Dalam pasaran yang sering kita jumpai adalah Arduino Uno dimana
didalamnya terdapat tiga PORT yaitu PORTB, PORTC, dan PORTD. Diantara ketiga
PORT tersebut te rdapat dua PORT yang terdiri atas 14 pin digital Input/Output yaitu
PORTB dan PORTD sedangkan 7 pin analog Input/Output yaitu POTRC.

dalam pengunaan kofigurasi register pengenalan tentang pin-pin yang ada pada
arduino sangatlah penting karna dalanm konfigurasi register kita menggunakan

bilangan hexa (0x) atau bliangan binner (0b) yang menentukan letak pin mana yang
sebagai Input dan Output baik itu analog maupun digital. Selain itu dalam
penggunakan konfigurasi register kita akan mengenal apa itu DDR dan PORT.
DDR merupakan singkatan dari Data Direction Register dimana ini berfungsi sebagai
set input dalam fungsi konfigurasi register sedangkan PORT merupakan parameter
yang berfungsi sebagai set nilai pin pada fungsi konfigurasi register. baik lah
langsung saja sebagai contoh kita akan membandingkan antara fungsi arduino dan
fungsi konfigurasi register.
Pertama-tama buatlah program fungsi arduino di bawah ini :

kemudian verifykasi (klik centang) setelah done compiling seperti di materi


sebelumnya copy baris dua terakhir dan paste ke proteus. dengan rangkaian
sebagai berikut :

kemudian running proteus maka led yang akan hidup adalah led yang terhubung
oleh pin 8, 9, dan 10.

hal ini dikarnakan pada saat penginisialisasikan pin 8 sampai pin13 di set sebagai
output namun pada pemberian nilai high hanya pada pin 8, 9, dan 10.sehingga yang
nyala hanya led 8, 9, dan 10. nah untuk fungsi konfigurasi register buatlah program
dibawah ini :

hasil output yang dihasilkan adalah sama dengan program dengan fungsi arduino
yaitu led 8, 9, dan 10 yang hidup. hal ini sesuai dengan komen yang terdapat pada
dalam program diatas.
berikutnya sebagai tambahan kita akan mencoba membuat program led yang
berkedip menggunakan fungsi delay() yang pertama kali buat lah program di bawah
ini

fungsi delay() disini digunakan sebagai jeda dalam suatu program dengan satuan
milisekon atau milidetik. hasil dari output program diatas adalah led akan berkedip
dengan jeda waktu 1000 milidetik atau sama dengan 1 detik. pada percobaan kali ini
masih menggunakan simulasi proteus maka setelah program dibuat langsung saja
verifykasi dan lakukan langkah seperti biasa yaitu mengcopy dua baris data terakhir
yang ada didalam kolom hitam lalu masukkan kedalam proteus.

sekian dan terima kasih,,,