Anda di halaman 1dari 3

Teori teori Fase Dewasa

By Muhammad Baitul Alim + February 16th, 2010


Teori-teori fase dewasa amat banyak, akan tetapi ada tiga teori fase terkemuka yaitu
pandangan siklus kehidupan dari Erik Erikson, transformasi dari Roger Gould dan
musim-musim kehidupan manusia dari Daniel Lavinson. Teori-teori tersebut
menghasilkan pandangan bahwa paruh kehidupan adalah suatu krisis dalam
perkembangan. Fase Generativitas VS Stagnasi dari Erikson Erikson (1968) percaya
bahwa orang dewasa tengah [...]

Teori-teori fase dewasa amat banyak, akan tetapi ada tiga teori
fase terkemuka yaitu pandangan siklus kehidupan dari Erik Erikson, transformasi dari
Roger Gould dan musim-musim kehidupan manusia dari Daniel Lavinson. Teori-teori
tersebut menghasilkan pandangan bahwa paruh kehidupan adalah suatu krisis dalam
perkembangan.
Fase Generativitas VS Stagnasi dari Erikson
Erikson (1968) percaya bahwa orang dewasa tengah baya menghadapi persoalan
hidup yang signifikan-generativitas vs stagnasi, adalah nama yang diberikan Erikson
pada fase ketujuh dalam teori masa hidupnya. Generativitas mencangkup rencanarencana orang dewasa yang mereka harap dapat dikerjakan guna meninggalkan
warisan dirinya sendiri pada generasi selanjutnya.
Sebaliknya, stagnasi (disebut juga penyerapan-diri) berkembang ketika individu
merasa bahwa mereka tidak melakukan apa-apa bagi generasi berikutnya. Orang
dewasa tengah baya mengembangkan generativitas dengan beberapa cara yang
berbeda (Kotre, 1984).
Melalui generativitas biologis, orang dewasa hamil dan melahirkan anak. Melalui
generativitas parental (orang tua), orang dewasa memberikan asuhan dan bimbingan
kepada anak-anak. Melalui generativitas kultural, orang dewasa menciptakan,
merenovasi atau memelihara kebudayaan yang akhirnya bertahan. Dalam hal ini objek
generatif adalah kebudayaan itu sendiri.
Melalui generativitas kerja, orang dewasa mengembangkan keahlian yang diturunkan
kepada orang lain. Dalam hal ini, individu generaf adalah seseorang yang
mempelajari keahlian.

Melalui generativitas, orang dewasa mempromosikan dan membimbing generasi


berikutnya melalui aspek-aspek penting kehidupan seperti menjadi orang tua
(parenting), memimpin, mengajar dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi
masyarakat (Mc Adams, 1990). Orang dewasa generatif mengembangkan warissan
diri yang posif dan kemudian memberikannya sebagai hadiah pada generasi
berikutnya.
Teori Transformasi dari Gould
Roger Gould (1975, 1978, 1980, 1994) menghubungkan fase dan krisis dalam
pandangannya tentang transformasi perkembangan. Menurutnya, paruh kehidupan
adalah sama bergejolaknya dengan masa remaja, dengan penegecualian bahwa selama
masa dewasa tengah usaha untuk menangani krisis mungkin akan menghasilkan
kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat.
Dia percaya bahwa dalam usia 20-an, kita menerima peran-peran baru; dalam usia 30an kita mulai merasa terjepit dengan tanggung jawab kita, dalam usia 40-an kita mulai
merasakan perasaan urgensi bahwa hidup kita cepat berlalu.
Menurutnya, menangani krisis paruh kehidupan dan menyadari bahwa perasaan
urgensi merupakan reaksi alami terhadap fase ini membantu kita menuju jalan
kematangan yang dewasa.
Teori Musim-Musim Kehidupan dari Levinson
Daniel Levinson (1978, 1980) dalam The Season of Mans Life (Musim-Musim
Kehidupan Manusia) menekankan bahwa tugas-tugas perkembangan harus dikuasai
pada masing-masing fase. Pada masa dewasa awal, dua tugas utama yang harus
dikuasai adalah mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan bagi kehidupan dewasa
dan mengembangkan struktur kehidupan yang stabil.
Menurutnya, usia 20-an sebagai novice phase (fase orang baru) dari perkembangan
orang dewasa. Novice phase adalah waktu untuk eksperimentasi yang bebas dan
waktu untuk menguji impian di dunia nyata. Kira-kira pada usia 28 sampai 33 tahun,
individu mengalami periode transisi dimana ia harus menghadapi persoalan penentuan
tujuan yang lebih serius.
Pada usia 30-an, individu biasanya berfokus pada keluarga dan perkembangan karir.
Pada tahu-tahun berikutnya pada periode ini, individu memasuki fase Becaming
Ones Own man (atau BOOM, Menjadi diri Sendiri).
Pada usia 40, individu telah mencapai tempat yang stabil dalam karirnya dan sekarang
harus melihat ke depan pada jenis kehidupan yang akan dijalaninya sebagai orang
dewasa usia tengah baya.
Menurutnya, perubahan ke masa dewasa tengah berlangsung kira-kira 5 tahun dan
mengharuskan orang dewasa untuk berusaha mengatasi empat konflik utama yang
telah ada dalam kehidupannya sejak masa remaja: (1) menjadi muda vs. menjadi tua,
(2) menjadi destruktif vs. menjadi konstruktif, (3) menjadi maskulin vs. menjadi
feminism, dan (4) terikat pada otang lain vs. terlepas dari mereka.

Menurutnya, keberhasilan transisi paruh baya kehidupan terletak pada seberapa


efektif individu mengurangi sifat-sifat barlawanan dan menerima masing masing dari
mereka sebagai integral dari keberadaanya.
Daftar Pustaka:
Santrok, John W. 2002. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5
Jilid 2. Jakarta: Erlangga
34Share

Artikel menarik lainnya

Motivasi dalam Pendidikan


Cara Mengendalikan Rasa Marah
Menyusun Laporan Klinis
Cara Merubah Budaya Organisasi
Pengertian Organization Design

Pencarian terkait
psikologi orang dewasa,dewasa awal,fase dewasa,teori-teori
psikologi,PERKEMBANGAN DEWASA AWAL,perkembangan dewasa,tugas
perkembangan dewasa,tugas perkembangan dewasa awal,tahap tahap roger
gould,pengertian orang dewasa,tugas perkembangan orang dewasa,teori dewasa
awal,tahap perkembangan dewasa,tahap perkembangan manusia berdasarkan
usia,fase-fase dewasa,psikologi dewasa,pengertian fase perkembangan,DEWASA
TENGAH,masa dewasa tengah,perkembangan anak dewasa,perkembangan orang
dewasa,pengertian fase-fase perkembangan,artikel dewasa,psikologi dewasa
tengah,teori dewasa,psikologi dewasa awal,TEORI MENGENAI TUGAS-TUGAS
PERKEMBANGAN,masa dewasa awal,psikologi perkembangan dewasa
awal,psikologi perkembangan dewasa,teori kedewasaan,dewasa dalam ilmu
pisikologi,fase kehidupan manusia,usia dewasa awal,periode perkembangan
manusia,PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ORANG DEWASA,teori teori psikologi
sosial,fase dewasa awal,perkembangan dewasa tengah,teori psikologi perkembangan
dewasa,teori-teori perkembangan psikologi,teori menjadi tua,usia dewasa
tengah,siklus kehidupan dewasa,Teori Roger,perkembangan masa dewasa
tengah,Tugas perkembangan pada fase dewasa awal,tugas perkembangan masa
dewasa awal,perkembangan sifat dewasa,perkembangan pada masa dewasa tengah