Anda di halaman 1dari 27

BAB 1

Pendahuluan
1.1 LATAR BELAKANG
Usaha-usaha menetapkan lokasi perusahaan yang strategis dan produktivitas tenaga kerja
karyawan dalam perusahaan yaitu kita menetapkan lokasi yang nyaman dan berkualitas
sehingga pembeli dapat berkujung ke perusahaan kita dan mengajak lebih banyak lagi para
konsumen.
Penentuan lokasi perusahaan adalah salah satu keputusan utama yang harus diambil oleh
perusahaan terpusat pada pemilihan tempat yang tepat untuk menbangun fasilitas produksi
yang berkualitas. Misalnya sebuah perusahaan yang ingin membangun lokasi perusahaan di
perumahan penduduk sering harus mengadakan studi dampak lingkungan (environmental
impact study) untuk menganalisis bagaimana pengaruh pabrik terhadap kualitas kehidupan di
area sekitarnya ada juga pemilik perusahaan menempatkan perusahaannya dan bahkan
membuat nama perusahaannya berdasarkan fakta sejarah, atau juga ada perusahaan yang
membuat nama produknya menggambarkan nama daerah atau lokasi perusahaan,namun hal
ini tidak dapat disandarkan alasan secara ekonomis.
Lokasi

perusahaan

sebaiknya

di

tempatkan

dimana

bahan

baku

berada

atau

berorientasikepada bahan baku dan juga ditempatkan di daerah konsumen atau berorintasi
kepada pasar. Menurut suhardi sigit menentukan lokasi perusahaan yaitu tempatkanlah
perusahaan itu pada titik geografis atau strategis yang paling banyak memberikan kesempatan
kepada perusahaan di dalam usaha mencapai tujuannya atau mendapatkan laba
maksimum.,maksudnya tempat yang akan paling rendahpengeluaran biayanya dari segala

aspek untuk perusaan mendapatkan laba yang maksimal,karena biaya atau pengeluaran
rendah.
Pelaksanaan diperlukan untuk merinci secara lebih tepat dan jelas,bagaimana realisasi
sesungguhnya pilihan strategis yang diambil ,mekanisme struktur dan administrasi yang
sesuai dan dapat di jalankan perlu di tetapkan untuk mengukuhkan arah strategis yang telah
di pilih dan memberikan pedoman dalam mengambil tindakan. sebab, strategi yang baik
tanpa pelaksanaa yanga efektif tidak akan mungkin berhasil . mengatasi kesenjangan antara
hasil yang di inginkan (ideal) dengan hasil yang di perkirakan tidak hanya mengharuskan
pemilihan strategis. Jadi, Strategis adalah serangkaian tindakan logis yang ditunjukkan untuk
mendapatkan keunggulan bersaing yang dapat di pertahankan memperkuat posisi terhadap
konsumen.
Menurut Chandler (2000 :4) Strategis adalah sebagai tujuan jangka panjang dari suatu
perusahaan ,serta pendayagunaan dan alokasi semua sumber daya yang penting untuk
mencapai tujuan tersebut.dalam strategis harus mampu memiliki prioritas dan langkahlangkah tindakan yang di perlukan untuk mencapai strategis yang di inginkan. Beberapa dari
perubahan strategis dalam perusahaan

dapat menimbulkan dampak positif dan

negatifnya.misalnya penghentian kekhasan dari perusahaan dapat melenyapkan unit anda.


Maka dari itu untuk menentukan lokasi perusahaan haruslah seimbang dengan keadaan dan
strategis lokasi tersebut karena kita sebagai pengusaha haruslah pintar dan bisa mengatur
untuk menetapkan lokasi yang strategis sehingga pengunjung yang kita dapatkan senang
dengan kondisi perusahan kita yang berkualitas,nyaman dan strategis tersebut lalu
pengunjung yang datang akan lebih bnyak lagi mendatangkan konsumen karna tempat lokasi
perusahaa

kita tersebut mudah di jangkau oleh para konsumen serta perusahhan kita

memiliki banyak produtivitas tenaga kerja karyawan yang baik dan rama dalam melayani
2

pembeli dan produk-produk yang ada di perusahaan kita layak di perjual belikan dan tidak
merugikan konsumen. Berdasarkan alasan tersebut maka kami tertarik untuk mebuat judul
yang menyangkut tentang

usaha-usaha menetapkan lokasi perusahaan yang strategis

dan produktivitas tenaga kerja karyawan perusahaan tersebut.

1.2 RUMUSAN MASALAH


Dari latar belakang permasalahan di atas maka kami mencoba mengemukan rumusan
masalah dari usaha-usaha menetapkan lokasi perusahaan yang strategis dan
produktivitas tenaga kerja karyawan perusahaan adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana cara menentukan lokasi-lokasi perusahaan yang strategis sehingga banyak
pengunjung yang datang untuk membeli produk yang kita hasilkan ?
2. Masalah apa yang harus kita lakukan ketika kita harus menentukan lokasi perusahaan
yang kita inginkan ?

1.3 RUANG LINGKUP PEMBAHASAN


Di dalam penulisan makalah yang telah kami buat ini, kami membatasi permasalahan yang di
hadapi agar pembahasan yang kami bahas dalam laporan ini tidak menyimpang dari
permaslahan yang kami bahas khususnya mengenai penetapan lokasi perusahaan yang
strategis serta produktivitas tenaga kerja karyawan perusahaan yang di inginkan.

1.4 TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini yang mengenai usaha-usaha menetapkan lokasi perusahaan
yang strategis dan produktivitas tenaga kerja karyawan perusahaan yaitu :
1. Untuk mengetahui bagaimana cara yang baik untuk menetapkan lokasi perusahaan yang
strategis dan prodktivitas tenaga kerja karyawan yang baik serta berkualitas bagi
perushaan tersebut.
2. Untuk mengetahui kelebihan yang kita dapatkan ketika kita telah menetepkan lokasi
perusahaan yang strategis dengan tepat dan mudah di jangkau.

1.5 MANFAAT
Manfaat yang dapat di ambil dari makalah ini :
1. Bagi perusahaan

Sebagai motivasi para pengusaha untuk mencari lokasi perusahaan yang tepat
dan banyak mendapatkan keuntungan

Dapat mengetahui letak yang strategis yang menarik perhatian dan bnyak
mendatangkan konsumen.

Dan mendapatkan cara produktivitas tenaga kerja karyawan yang berkualitas


bagi perusahaan dan tidak mengecewakan para konsumen

2. Bagi penulis

Dapat

mengetahui

cara

menetukan

lokasi

berkualitas,bermanfaat dan tentunya tidak mengecewakan.

perusahaan

yang

Memberitahukan tentang materi yang di bahas mengenai usaha-usaha


menetapkan lokasi perusahaan yang strategis dan produktivitas tenaga kerja
karyawan.

Mendapatkan contoh-contoh yang baik untuk menentukan lokasi perusahaan


untuk kedepannya.

3. Bagi pihak lain

Sebagai bahan pengetahuan sedikit tentang penetapan lokasi perusahaan yang


di inginkan.

Sebagai refrensi dan study pustaka jika ingin mengambil topic tentang usahausaha menetapkan lokasi perusahaan yang strategis dan produktivitas tenaga
kerja karyawan perusahaan tersebut.

1.6 METODELOGI
1.6.1 Library research
Library research adalah metode pengumpulan data dengan cara mempelajari lireturliretur yang berhubungan dengan judul yang telah di ajukan serta bahan dari berbaagai
informasi dari buku dan internet yang berkaitan dengan masalah yang di bahas dan di jadikan
landasan dalam teori ini.
1.6.2 Descriotive
Descriptive adalah metode yang di gunakan untuk menggambarkan atau menganalisis
sesuatu penelitian namun tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.

1.7 SISTEMATIKA PENULISAN


Sistematika penulisan makalah ini bermaksud untuk meberikan gambbarn serta contoh
mengenai isi dari makalah secara jelas dan ringkas,sehingga dapat mengetahui keterkaitan
antara bab-bab yang ada. Secara rinci telah dijelaskan sebagai berikut :
Bab 1

Pendahuluan menbahas mengenai latar belakang,rumusan

masalah,tujuan

manfaat,metodologi,dan sistematika penulisan.


Bab 2

Landasan

Teori

membahas

mengenai

pengertian

lokasi

perusahaan,pengertian strategis beserta jenis-jenis strategis dan yang terakhir


yaitu pengertian produktivitas
Bab 3

Pembahasan mengenai Bagaimana menentukan lokasi-lokasi perusahaan yang


strategis sehingga banyak pengunjung yang datang untuk membeli produk yang
kita hasilkan ? dan Masalah apa yag harus kita lakukan ketika kita harus
menentukan lokasi perusahaan yang kita inginkan?

Bab 4

Kesimpulan dan Saran pembahasan tentang kesimpulan dari analisis yang di


lakukan oleh penulis dan saran yang di berikan penulis bagin para perusahaan
yang akan menetap lokasi perusahaanya tersebut.

BAB II

LANDASAN TEORI
2.1. Pengertian lokasi perusahaan ,strategis dan produktivitas

2.1.1

Lokasi perusahaan
Menurut buku pengantar bisnis jilid 1 Lokasi perusahaan adalah salah satu
keputusan utama yang harus

diambil oleh perusahaan terpusat pada

pemilihan tempat yang tepat untuk menbangun fasilitas produksi yang


berkualitas.

2.1.2

Prinsip menentukan lokasi perusahaan


a. Lokasi usaha sebaikanya ditempatkan di daerah yang tidak mudah
berorientasi ke pada pasar. Maksudnya, para calon pembeli berada tentu
saja diarahkan pada calon pembeli yang potensial
b. Lokasi usaha sebaiknya ditempatkan dimana bahan baku berada atau
berorientasi kepada bahan baku.maksudnya, ketersediaan bahan baku
akan sangat mempengaruhi perusahaan baik dari segi kualitas bahan baku
maupun kegiatan untuk mengambil atau memindahkan bahan baku
ketempat pembuatan baran oleh perusahaan.

2.1.3

faktor-faktor penentuan lokasi perusahaan

pasar

bahan baku

tenaga kerja

sarana transportasi

factor-faktor pendukung secara teknis

inducement setempat

sifat-sifat khusus perusahaan

2.1.4 Lokasi PerusahaaN ada 3 yaitu ;

Lokasi Perusahaan Dagang


Disebutkan disini bahwa perusahaan dagang atau possession utility adalah perusahaan
yang idak merubah bentuk barang atau perusahaan yang kegiatannya membeli dan
menjual kembali barang-barang tertentu , terutama untuk perdagangan yang berskala
besar (grossir).
Lokasi perusahaan ini sangat ditentukan oleh market contact atau bila ada hubungan
antar pasar posisinya adalah tempat-tempat yang mudah di jangkau dan mudah di
kunjungi oleh masyarakat, seperti halnya jalan raya,jalan utama,pelabuhan laut,dan
lain sebagainya. Keutamaan lokasi ini untuk memudahkan hubungan antara produsen
dan konsumen.

Lokasi perusahaan retailer


menurut modul perusahaan retailer adalah perusahaan yang melayani konsumen akhir
atau perusahaan pengecer . penentuan lokasi perusahaan ini sangat di pengaruhi oleh
jenis barng yang di perjual belikan, dan sangat penting untuk mempengaruhii
konsumen.
8

Jenis barag yang di perjual belikan pada perusahaan ini sebagai perusahaan retil dapt
dikelompokan aebagai berikut barang-barang kompinien,barang shopping dan barangbarang special.

Lokasi Perusahaan berdasarkan sejarah


ada juga pemilik perusahaan menempatkan perusahaanya dan bahkan membuat nama
perusahaan berdasarkan fakta sejarah,atau juga ada perusahaan yang mebuat nama
produknya menggambarkan nama daerah atau lokasi perusahaan meskipun hal ini
kadang kla tidak dapat di sandarkan alasan secara ekonomis atau tiada lain mengakat
nama daerahnya.
Dalam catatan sejarah pendirian perusahaan ini sekaligus nama perusahaan
menggambarkan nama daerah dengan bahasa yang di pakai kdan kala memakai
bahasa daerah di mana asal kegiatan
Contohnya ;
1. perusahaan batik kebnyakan di jawa tengah, karena sejarah awal kegiatanya
berasal dari daerah tersebut.
2. Dalam kawasan taman impian jaya ancol. Ada restoran sea food segar dengan live
music yang cukup besr dan bonafit, restoran itu bernama Bandar Jakarta.

2.1.5

teori-teori penentuan lokasi perusahaan

William m. booth

Jucius dan terry

Alfred weber

a. Menurut William m. boothada sepuluh factor yang Harus di pertibangkan untuk


menentukan lokasi perusahaan berdasarkan nilai yang tertinggi atas dasar nilaai
dari kesepuluh item yang ada yaitu
No

Factors

Lokasi

Lokasi

Lokasi

ideal

A%

B%

C%

Market

25

12

18

18

Raw materials

15

12

14

13

Labor

25

15

23

24

Transfortation

Fuel and fower

Climate nead healt

Water supply and sewage disposal

Banking and finance

Civic standar and education

10

Taxes and insurance

Total nilai

100

58

81

89

Nilai yang tertiggi pada lokasi alternatif yang di pilih sebagai tempat posisi lokasi
perusahaan . pada tabel di atas,dapat di lihat pada nilai yang tinggi pada lokasi c,
dengan demikian lokasi c yang dipilih sebagai lokasi perusahaan .
b. Menurut Yucius dan terry yaitu mengukur biaya dan penghasilan yang akan di
peroleh , dengan membandingkan kemungkinan besarnya penjualan dan biayabiaya yang mungkin terjadi pada masing masing lokasi alternative sehingga akan
dapat di ketahui laba bersih untuk setiap unit penjualan. Tentu saja harga yang
ditetapkan sama untuk semua lokasi alternative.
10

c. Menurut Alfred weber mengemukakan dasar perrtimbangan penetuan lokasi


perusahaan tertupu pada material atau bahan baku dan konsumen,kemudian
tenaga kerja ,semua hal ini di perhitungkan dengan biaya angkut menggunakan
tiga asumsi yaitu ;

Hanya tersedia satu alat transportasi utama

Lokasi produksi hanaya satu tempat

Jika ada beberpa bahan mentah pembantu,bahan ini dapat di peroleh dari
beberapa tempat.

11

Kata "strategi" adalah turunan dari kata dalam bahasa yunani, strategos. Adapun
strategos dapat diterjemahkan sebagai 'komandan militer' pada zaman demokrasi Athena.
Strategi adalah
pelaksanaan gagasan,

pendekatan

secara

perencanaan,

dan

keseluruhan
eksekusi

yang

berkaitan

dengan

sebuah

aktivitas

dalam

kurun waktu tertentu.


Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema,
mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan
secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara
efektif.
Strategi dibedakan dengan taktik yang memiliki ruang lingkup yang lebih sempit
dan waktu yang

lebih

singkat,

walaupun

pada

umumnya

orang

sering

kali

mencampuradukkan ke dua kata tersebut.


Contoh berikut menggambarkan perbedaannya, "Strategi untuk memenangkan
keseluruhan kejuaraan dengan taktik untuk memenangkan satu pertandingan".
Pada awalnya kata ini dipergunakan untuk kepentingan militer saja tetapi kemudian
berkembang

ke

berbagai

bidang

yang

berbeda

seperti strategi

bisnis, olahraga (misalnya sepak


bola dan tenis), catur, ekonomi, pemasaran, perdagangan, manajemen strategi, dll.

12

2.2.1Ciri-CiriKelompokStrategi
Kelompok Strategi adalah kelompok perusahaan dalam suatu lingkungan industri
yang mengikuti strategi yang sama atau yang sepadan dngan dimensi-dimensi strategi. juga
sebagai alat analisis yang dirancang umtuk membantu analisis struktural. Kelompok ini
merupakan

kerangka

acuan

prantara

menuju

industri

secara

keseluruhan

dan

mempertimbangkan masing-masing perusahaan secara terpisah. Kelompok-kelompok


strategis dalam suatu lingkungan industri.

2.2.2

STRATEGI BISNIS
Mestrategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di

dalam strategi tingkat ini yamh ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya. Pendekatan
yang berguna di dalam merumuskan strategi bisnis sebainya didasarkan atas analisis
persaingan yang dicetuskan oleh Michael Porter:
Pendekatan Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan. Tekanan
persaingan mencakup:
1. Ancaman Pendatang Baru, perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas
baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang baik dan laba, akan tetapi semua itu sangat
tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya.
2. Daya Tawar Menawar Pemasok, pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu
industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang dijual atau mengurangi kualitas
produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga naik sehingga
akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum
permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula jika pemasok menurunkan
13

kualitas produk, maka kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi
kepuasan konsumen.
3. Daya Tawar Menawar Pembeli, pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan
kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap pembeli semacam ini berlaku universal
dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika suatu produk dinilai
harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya)
maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.
4. Daya Tawar Produk Pengganti, produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat
yang serupa dengan produk utama (asli), namun memiliki kualitas produk dan harga yang
lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang berpenghasilan
rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya.
5. Persaingan Antar Pesaing, persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin
untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain. Konsumen merupakan objek persaingan dari
perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat memikat hati konsumen
maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat konsumen
maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus, pemberian kredit
dengan syarat ringan, harga murah atau diskon.

14

2.2.3

Strategi di Bidang Keuangan


Dimuka telah ditekankan bahwa pada umumnya strategi pada tingkat operasional

menuntun implementasi strategi pada tingkat perusahaan dan pada tingkat satuan bisnis di
masa depann yang dekat. Tidak selalu demikian halnya untuk strategi bidang keuangan
karena kerangka waktu bagi strategi bidang keungan bisa berbeda-beda tergantung antara lain
padahal apa yang menjadi sorotan perhatian utama dalam strategi tersebut. Dengan perkataan
lain strategi keuangan harus mampu menentukan arah penggunaan dana yang tesedia untuk
mendukung strategi perusahaan, baik untuk kepentingan jangka panjang misalanya dalam
waktu lima tahun maupun untuk kepentingan pencapaian sasaran tahunan

2.2.4

Strategi di Bidang Pemasaran


Peranan fungsi strategi dibidang pemasaran ialah agar secara menguntungan terjadi

penjualan prroduk perusahaan baik dalam bentuk barang maupun jasa. Dipasaran yang sudah
dimasuki sedemikian rupa sehingga tujuan perusahaan tercapai. Strategi fungsional dibidang
pemasaran menjadi penuntun dalam melakukan berbagai aktivitas pemasaran sehingga
konsisten bukan hanya dengan strategi dasar yang telah ditentukan, akan tetapi juga dengan
strategi berbagai bidang fungsional lainnya. Teori pemasaran yang sangat sederhana pun
selalu menekankan bahwa salam kegiatan pemasaran harus jelas siapa yang menjual apa,
dimana,

bilamana,

bagaimana

dan

dalam

jumlah

apa

dan

kepada

siapa.

Dengan perkataan lain, terdapat serangkain pertanyaan yang harus terjawab secara
meyakinkan yang ditunjukan pada empat komponen pokok. Pertama: Komponen produk,
dalam arti barang atau jasa, Pertanyaan-pertanyaan yang harus terjawab ialah: (a) Produk apa
yang mendapat penekanan perhatian, (b) Produk mana yang memberikan kontribusi yang

15

paling besar kepada tingkat keuntungan yang diraih, (c) Citra produk yang bagaimana yang
hendak dipenuhi, (e) Perubahan-perubahan apa yang diperkirakan akan terjadi yang dapat
merubah selara, orientasi dan preferensi para pengguna produk dimaksud.
2.2.5

Strategi di Bidang Produksi


Suatu perusahaan didirikan dan dikelola untuk menghasilkan produk tertentu, baik

berupa barang atau jasa, untuk kemudian dipasarkan dan dijual kepada pengguna yang
memerlukannya. Dalam strategi induk perusahaan atau dalam strategi dasar berbagai satuan
bisnis yang terdapat didalamnya telah dinyatakn secara umum landasan berpikr dan bekerja
dalan bidang produksi yang secara operasional dirinci oleh para menajer produksi. Seperti
diketahui perusahan meluncurkan suatu produk tertentu karena dianggap dapat memuaskan
sebagian kebutuhan para pengguna produk dimaksud. Berarti suatu produk dapat merupakan
meraih keuntungan tergantung. jika suatu perusahaan mengandalkan suatu produk unggulan
tertentu, pemilihan produk tersebut perludilakukan sangat hati hati dan dipertimbangkan
secara matang. Faktor-faktor yang biasanya turut dipertimbangkan menyangkut: (a) manfaat
produk tersebut, (b) situasi persaingan yang harus dihadapi, (c) ada tidaknya produk subtitusi,
(d) pasaran yang akan menjadi target, (e) kemudahan bagi konsumen memperoleh produk
dimaksud.

16

2.3

Poduktivitas Tenaga Kerja


Apabila strategi dan sasaran jangka panjang suatu perusahaan disimak

akanterlihatb bahwa produktivitas merupakan satu wilayah organisasi yang selalu tampat
dalam suatu sasaran jangka panjang artinya suatu perusahaan yang ingin bertumbuh dan
berkembang selalu berupaya meningkatkan produktivitas kerja berfungsi sistem dalam
organisasi

tersebut.termasuk

sistem

manajemen,

sistem

fungsional

dan

sistem

operasional,bukan merupakan hal yang baru apabila dikatakan bahwa yang di maksud
dengan produktivitas ialah terdapatnya korelasi (terbalik) antara masukan dan luaran .artinya
suatu sistem dapat dikatakan produktif apabila masukan yang di proses semangkin sedikit
untuk m,enghasilkan luaran,yang semangkin besar.sudah banyak cara yang digunakan untuk
engukur tinggi dan rendahnya produktivitas suatu sistem salah satu cara yaitu dengan
mengaitkan suiatu barang atau jasa jadi produktivitas dijadikan sasaran jangka panjang
perusahaan untuk mencapai strategi perusahaanya tersebut.

2.3.1

Definisi Produktivitas Tenaga Kerja


Produktivitas tenaga kerja adalah salah satu ukuran perusahaan dalam

mencapai tujuannya. Sumber daya manusia merupakan elemen yang paling strategik dalam
organisasi, harus diakui dan diterima oleh manajemen. Peningkatan produktivitas kerja
hanya mungkin dilakukan oleh manusia (Siagian, 2002, p.2). Oleh karena itu tenaga kerja
merupakan faktor penting dalam mengukur produktivitas. Hal ini disebabkan oleh dua hal,
antara lain; pertama, karena besarnya biaya yang dikorbankan untuk tenaga kerja sebagai
bagian dari biaya yang terbesar untuk pengadaan produk atau jasa kedua, karena masukan
pada faktor-faktor lain seperti modal (Kussriyanto, 1993, p.1).

17

2.3.2

Definisi Tenaga Kerja


Tenaga kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan

pekerjaan, antara lain mereka yang sudah bekerja, mereka yang sedang mencari pekerjaan,
mereka yang bersekolah, dan mereka yang mengurus rumah tangga. (MT Rionga & Yoga
Firdaus, 2007:2).
Sedangkan menurut pendapat Sumitro Djojohadikusumo (1987) mengenai arti tenaga
kerja adalah semua orang yang bersedia dan sanggup bekerja, termasuk mereka yang
menganggur meskipun bersedia dan sanggup bekerja dan mereka yang menganggur terpaksa
akibat tidak ada kesempatan kerja.

2.3.3

Definisi Produktivitas
Produktivitas mengandung arti sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai

(output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan (input). Dengan kata lain bahwa
produktivitas memliliki dua dimensi. Dimensi pertama adalah efektivitas yang mengarah
kepada pencapaian target berkaitan dengan kuaitas, kuantitas dan waktu. Yang kedua yaitu
efisiensi

yang

berkaitan

dengan

upaya

membandingkan

penggunaannya atau bagaimana pekerjaan tersebut dilaksanakan

18

input

dengan

realisasi

Bab III

Pembahasan
3.1

Cara menetapkan lokasi perusahaan yang strategis dan produktivitas tenaga


kerja karyawan perusahaan
Kita dapat melihat cara yang akan kita lakukan ketika kita ingin menetapkan lokasi

perusahaan kita harus benar-benar teliti dan bisa mencari dengan tepat tempat dan lokasi
yang kita ingin kan misalnya kita ambil contoh kita inging menjual berbagai alat tulis serta
jasa fotocopy dan lain sebagainya seharusnya kita dapatkan lokasi perusahaan kita tersebut
dengan cara kita mengetahui dimana letak konsumen yang ramai jika kita buka usaha tersebut
tentu saja kita buka usahanya di sekitar lingkungangan belajar bukan,dan disana kita akan
mendapatkan keuntungan yang cukup banyak.

Karena banyak nya mahasiswa yang menginkan jasa kita apa lagi jika tempat yang
kita miliki mudah dijangkau oleh masyarat yang membutuhkan disini juga kita harus memilih
dan meneliti karyawan karyan yang kita punya supaya mereka bisa melayani apa yang di
inginkan para konsumen merka harus bisa melayai konsumen dengan baik tentunya mereka
tidak akan mengecewakan konsumen disisi lain karyan juga harus mempunyai produktivitas
yang baik dan ber kinerja yang berkualitas untuk perusahaannya sehinggah semua yang
dilakukan oleh karyan akan memuaikan hasil kinerja yag benar-benar di inginkan oleh
perusahaannya.

19

Dalam menentukan lokasi perusahaan ini banyak sekali dampak positif dan
negatifnya dan disisi lain kita akan dapatkan kerugian jika kita menetapkan lokasi yang salah
dan kita kemungkinan besar akan menutup perusahaan kita maka dari itu kita harus bisa
mencari iformasi dari jejaring sosil,dan orang yang disekitar kita dengan adanya informasi
tersebut kita akan mengetahui dimana tempat yang akan kita jadikan lokasi perusahaan kita
yang tentunya akan sangat menguntungkan perusahaan.

Mungkin dengan cara kita berjualan only kita dapat menghasilkan laba yang cukup
banyak dan lokasi yang kita inginkan itu tidak perlu tempat yang nyaman tapi kita harus bisa
menarik simpati orang untuk bisa memebeli produk kita dengan lokasi kita yaitu only/dunia
maya pasti banyak konsumen yan menginkan produk kita jika kualitasnya baik dan
pelayanannya cepat dan epat tentunya tidak akan merugikan konsumen tersebut dengan cara
kita mengantarkan produk kita langsung kepada kon sumen dan konsumen memesannya dari
bisni only yang kita punya semampu kita bisa mengkreasikan foto-foto bisnis only kita
semakin banyak pila minat konsumen untuk membelinya.

Intinya jika lokasi perusahaan yang kita miliki di bisnis only jangan terlalu menipulasi
foto-foto bisnis only kita karna iu sangat merugikan konsumen dan jika konsumen sdh meras
di rugikan pasti konsumen tersebut tidak akan pernah lagi membeli bisnis only kita tersebut.

Dengan cara menentukan lokasi yang strategis misalnya lagi kita berjualan di pinggir
jalan raya yang ramai orang melalu lintasi jalan tersebut tempat lokasi kita sangat strategis
dan mudah di jangkau bukan jika kita bebisnis di pinggir jalan raya juga kita harud
mempunyai tempat yang bersih dan nyaman supaya konsumen tidak kecewa dengan

20

lokasiusaha yang kita milik tesebut mungkin memang lokasinya cukup terbuka namun jika
lokasinya menguntungkan akan mendatangkan banyak konsumen kenapa tidak berawal kita
berjualan dipinggir jalan insyaallah jika memang jualan yang kita jual tidak banyak
mengecewakan konsumen pasti lambat laun kita akan mempunyai lokasi yang benar-benar
kita inginkan tersebut.

Dengan cara mengumpulkan banyak kinsmen terlebih dahulu dan waktu demi waktu
tempat usaha kita akan menjadi besar sehingga konsumen yang datang sangat nyaman dan
merasa lokasi yang kita miliki cukup strategis dan mudah dijangkau oleh para konsumen dan
juga pelayan karyawannya yang sangat ber produtivitas yang baik dan memberikan kinerja
yang sangat menguntungkan perusahaan itu sendiri.
3.2 Kenyataannya masih banyak perusahaan yang tidak menyerahkan hak penuh yang
seharusnya dimilliki karyawan ?
Motivasi merupakan suatu proses psikologi yang mencerminkan antara sikap, kebutuhan,
persepsi dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang dan motivasi merupakan sebuah
proses psikologi yang timbul karena diakibatkan oleh faktor-faktor dari dalam maupun dari
luar, hal ini timbul karena rangsangan atau insentif.
Menurut Ranupandojo dan Husnan, mengemukakan 5 prinsip yang harus dilakukan oleh
pimpinan dalam memberikan motivasi kepada para bawahannya berupa :
1. Upah atau Gaji yang layak
Pimpinan wajib memberikan upah dan gaji yang sesuai dengan apa yang sudah di
tetapkan atau disetujui oleh kedua belah pihak. Dengan menggunkan prinsip
manusiawi.

21

2. Pemberian insentif
Penghasilan tambahan yang akan diberikan kepada para karyawan yang dapat prestasi
sesuai dengan yang ditetapkan.
3. Memperhatikan rasa harga diri
Tidak menjatuhkan mental para pekerjannya, terlebih harus memotivasi.
4. Memenuhi kebutuhan rohani
Pimpinan tidak hanya memenuhi kebutuhan jasmani saja melainkan kebutuhan rohani
juga seperti memperhatikan karyawannya bila sedang sakit.
5. Menempatkan pegawai pada tempat yang tepat
Memperkerjakan karyawannya sesuai dengan bidang keahlian mereka.
Untuk itu motivasi dapat dikatakan sebagai suatu pemberian pengarahan, dorongan atau
semangat kepada para karyawan agar mampu bekerja sesuai dengan tujuan yang diharapkan,
demi tercapainya tujuan organisasi dalam suatu perusahaan dengan efektif dan efisien.

Kedisiplinan adalah fungsi operatif keenam dari Manajemen Sumber Daya Manusia.
Kedisiplinan ini merupakan fungsi operatif MSDM yang terpenting, karena semakin baik
disiplin karyawan, maka akan semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapainya. Tanpa
disiplin karyawan yang baik, sulit bagi organisasi perusahaan untuk mencapai hasil yang
optimal. Nyatanya, masih banyak pengusaha yang tidak mementingkan lokasi yang strategis.
Jika pasar (customer dan supplier) serta karakter bisnis yang spesifik sudahditentukan,
langkah selanjutnya menentukan lokasi berbisnis yang tepat. Berikut adalahlokasi berbisnis
yang tepat :

22

1.Lokasi Padat
Penduduk Indikator besar kesuksesan pada suatu usaha yaitu terletak di besarnya potensi
pasar yang akan dituju. Makin padat suatu lokasi, makin banyak populasi manusia yang
bisamenjadi customer produk tersebut. Ada beberapa usaha yang ramai meski bertempat
dilokasi penduduk kurang padat.Tetapi, jika usaha tersebut masih dalam tahap
merintis,sebaiknya pilih lokasi usaha di daerah ramai.
2.Masyarakat dengan Daya Beli Tinggi
Ada beberapa daerah yang berpenduduk padat namun mayoritas berpenghasilan di bawah
rata-rata. Jadi, sebaiknya memilih lokasi bisnis di daerah yang padat penduduk dandidukung
dengan daya beli masyarakatnya yang tinggi.
3.Mudah Diakses
Lokasi usaha yang baik adalah yang mudah dikenali dan mudah diakses. Agar customer
mudah mengenali lokasi usaha tersebut, sebaiknya memasang sebuah tanda(plang atau
spanduk) yang mencolok dan mudah dibaca serta mmberikan informasi dalammenjangkau
akses mencapai lokasi usaha Anda. Sebaiknya memilih lokasi usaha yangmudah diakses
seperti di pusat perbelanjaan, mal atau di pinggir jalan besar.
4.Pusat Keramaian
Pusat perbelanjaan atau mall bukan satu-satunya lokasi usaha yang menjanjikankeuntungan
tinggi. Tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian seperti kawasan perkantoran, rumah
sakit, atau kampus adalah lokasi berbisnis yang strategis.

23

5.Kompetisi
Dalam

dunia

usaha,

tentunya

berkompetisi.Sebaiknya

memperhatikan

seberapa

besar kompetisi usaha sejenis di lokasi yang jadikan tempat berbisnis. Jika di lokasi
tersebut banyak pesaing yang menawarkan produk sejenis, itu bukanlah merupakan lokasi
yangstrategis. Pasalnya, customer sudah jenuh. Kecuali, jika mempunyai sesuatu yang
spesialdan beda dari yang lain.
Contohnya seperti gambar berikut:

Digambar tersebut di jelaskan bahwa lokasi usaha tersebut berdekatan dengan


Princess Cake yang lumayan banyak diminati oleh masyarakat. Berdekatan dengan Princess
Cake itu dapat membawa keuntungan bagi kita, misalnya ketika ada konsumen yang datang
ke Princess Cake maka mereka otomatis akan melihat atau pun datang ke toko kita.
Tetapi sebaiknya kita tidak membuka

usaha yang sejenis dengan Princess Cake yaitu

bakery. Bisa jadi kita membuka usaha jual makanan ringan seperti pempek, risol dan
makanan kecil lainnya.
Selain itu juga bila anda membuka toko makanan ringan/cemilan juga sangat
menguntungkan karena berdekatan dengan sekolahan. Dimana yang seperti kita ketahui
siswa-siswi sekolahan sangat gemar dengan makanan ringan/cemilan, itu dapat menghasilkan
laba yang cukup besar.Di sebelah kanan sekolah juga terdapat kantor pos yang merupakan
24

salah satu tempat yang sering dikunjungi. Di depan kantor pos tersebut terdapat juga pasar,
yang merupakan pusat jual beli masyarakat. Yang terakhir terdapat taman di bagian belakang
pasar, taman yang akan selalu ramai oleh masyarakat khususnya weekend. Gambar tersebut
sudah dapat menggambarkan lokasi perusahaan yang strategis.

Mungkin jika ada orang yang salah dalam menetapkan lokasi perusahhaannya dia
merasa rugi namun disisi lain usaha itu dapat di kembangkan kembali dengan cara kita
mengajak konsumen untuk datang ketempat usaha kita tersebut sebaiknya di aadakan seminar
atau games supaya menarik simpati orang untuk datang ke toko kita dengan cara yang
sederhana tersebut orang akan mengetahui jika kita mempunyai produk yang tidak kalah
dengan perusahaan lainya dengan begitu tokoh ysng duluny mendapatkan kerugian karna
tidak adanya konsumen akan begitu banyak mendapatkan keuntungan jika memang tmpat
yang telah dipilih tidak salah lagi, ada kemungkinan usaha kita akan lancer dalam jangka
waktu pendek jika kita tidak bisa memancing konsumen datang lagi ke tempat kita selain itu
juga mungkin perusahaan tersebut dapat mempunyai karyawan yang kreatif dalam bidang
penawaranya dan selalu sabar walaupun terkadang konsumenya tidak bnyak dengan adanya
ke kreatifan karyawan tersebut dapat menambah keramaian di lokasi perusahaan kita
mungkin perusahaan dapat menyewa badut untuk mengambil daya tarik anak-anak dengan
adanya usaha rugi yang kita dapat tentunya tidk akan trlalu besar jika ita mampu
mengatasinya dengan ke kreatifan atau kita tidak saalah dalam menetapkan lokasi perusahaan
itu.

25

BAB IV
Kesimpulan dan Saran
4.1 Kesimpulan
1. Kesimpulan yang dapat di ambil dari makalah ini yaitu, jika kita ingin mempunyai
suatu perusahaan kita harus bisa menetapkan lokasi perusahaan tersebut dengan tepat dan
tidak mengecewakan dan lokasi tersebut haruslah strategis dan berkualitas selain itu juga
karywan perusahaan harus mempunyai produktivitas kinerja yang handal dan tentutunya
karyawan itu harus bisa melayani konsumen dengan baik dan tidak mengecewakan konsumen
itu sendiri
2. dengan adanya motivasi akan memproses lagi psikologi yang menimbulkan faktofaktor dalam maupun luar, dan dapat juga dengan cara memberi insetifnya lalu karyawan
harus memiliki kedisplinan yang mana harus tertanam dalam diri karyawan tersebut.
Karyawan pun harus bisa mengambil daya tari pembeli agar mereka datang ke perusahaan
kita denan membawa para konsumen lainnya.

4.2 Saran
Saran yang dapat diberikan dari makalah ini adalah agar kita dapat menentukan lokasi
perusahaan yang strategis dan intinya lokasi tersebut mudah dijangkau oleh konsumen dan
banyak mendapatkan keuntungan , dan tidak ceroboh dalam dunia bisnis terutama pada
penetapan lokasinya dan seorang pemilik perusahaan harus lebih cermat lagi dalam memilih
karyawan yang mempunyai produktivitas yang dapat dihandalkan dalam dunia kerja .

26

Daftar Pustaka
Jauch R. Lawraence, 1958, Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan,
Pt.Galera Aksara Pratama.
Bonne E Louis, 1988, Penghantar Bisnis, Erlangga.
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/produktivitas-kerja-definisi-dan.html
http://muawanahcius.blogspot.com/2013/04/pengertian-tenaga-kerja-angkatankerja.html
http://tesisdisertasi.blogspot.com/2010/11/pengertian-produktivitas.html

27