Anda di halaman 1dari 4

1.

Jelaskan peran glikolisis dalam pembentukan energi dalam tubuh manusia


1. glikolisis mempunyai dua peran; pemecahan monosakarida untuk menghasilkan energi
dan menyediakan satuan pembentuk untuk sintesa senyawa yang diperlukan sel seperti
gliserol untuk sintesa trigliserida atau lemak.
2. glikolisis juga menguraian karbohidrat (glukosa ) menjadi piruvat. asam piruvat in bila ada
oksigeb akan dioksidasi lebih lanjut menjadi CO2dan air, misalnya pada hewan, tanaman dan
banyak sel mikroba . Bila tanpa oksigen, asam piruvat akan dirubah menjadi etano
l(fermentasi alcohol) pada ragi atau menjadi asam laktat pada otot manusia yang
berkontraksi.

2. Jelaskan secara ringkas jalur metabolisme karbohidrat, protein,dan lemak (lengkapi dengan
bagan)

1. Glukosa sebagai bahan bakar utama metabolisme akan mengalami glikolisis (dipecah)
menjadi 2 piruvat jika tersedia oksigen. Dalam tahap ini dihasilkan energi berupa ATP.
2. Selanjutnya masing-masing piruvat dioksidasi menjadi asetil KoA. Dalam tahap ini
dihasilkan energi berupa ATP.

3. Asetil KoA akan masuk ke jalur persimpangan yaitu siklus asam sitrat. Dalam tahap ini
dihasilkan energi berupa ATP.
4. Jika sumber glukosa berlebihan, melebihi kebutuhan energi kita maka glukosa tidak
dipecah, melainkan akan dirangkai menjadi polimer glukosa (disebut glikogen). Glikogen ini
disimpan di hati dan otot sebagai cadangan energi jangka pendek. Jika kapasitas
penyimpanan glikogen sudah penuh, maka karbohidrat harus dikonversi menjadi jaringan
lipid sebagai cadangan energi jangka panjang.
5. Jika terjadi kekurangan glukosa dari diet sebagai sumber energi, maka glikogen dipecah
menjadi glukosa. Selanjutnya glukosa mengalami glikolisis, diikuti dengan oksidasi piruvat
sampai dengan siklus asam sitrat.
6. Jika glukosa dari diet tak tersedia dan cadangan glikogenpun juga habis, maka sumber
energi non karbohidrat yaitu lipid dan protein harus digunakan. Jalur ini dinamakan
glukoneogenesis (pembentukan glukosa baru) karena dianggap lipid dan protein harus
diubah menjadi glukosa baru yang selanjutnya mengalami katabolisme untuk memperoleh
energi.
PENGGUNAAN PROTEIN UNTUK ENERGI
Jika jumlah protein terus meningkat protein sel dipecah jadi asam amino untuk
dijadikan energi atau disimpan dalam bentuk lemak
Pemecahan protein jadi asam amino terjadi di hati dengan proses: deaminasi atau
transaminasi
Deaminasi: proses pembuangan gugus amino dari asam amino
Transaminasi: proses perubahan asam amino menjadi asam keto
PEMECAHAN PROTEIN
1. Transaminasi:
~ alanin + alfa-ketoglutarat piruvat + glutamat2. Diaminasi:
~ asam amino + NAD+ asam keto + NH3
~ NH3 merupakan racun bagi tubuh,
tetapi tidak dapat dibuang oleh ginjal harus diubah dahulu jadi urea (di hati) agar
dapat dibuang oleh ginjal
EKSKRESI NH3
NH3 tidak dapat diekskresi oleh ginjal
NH3 harus dirubah dulu menjadi urea oleh hati
Jika hati ada kelainan (sakit) proses perubahan NH3 urea terganggu penumpukan
NH3 dalam darah uremia
NH3 bersifat racun meracuni otak coma
Karena hati yang rusak disebut Koma hepatikum
PEMECAHAN PROTEIN
Deaminasi maupun transaminasi merupakan proses perubahan protein zat yang dapat
masuk kedalam siklus Krebs
Zat hasil deaminasi/transaminasi yang dapat masuk siklus Krebs adalah: alfa ketoglutarat,
suksinil ko-A, fumarat, oksaloasetat, sitrat
SIKLUS KREBS
Proses perubahan asetil ko-A H + CO2
Proses ini terjadi didalam mitokondria

Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat proses pengambilan
ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis
Oksaloasetat berasal dari asam piruvat
Jika asupan nutrisi kekurangan KH kurang as. Piruvat kurang oxaloasetat
3. Jelaskan istilah berikut
a. Lipid :
adalah zat organik hidrofobik yang bersifat sukar larut dalam
air.Namun lemak dapat larut dalam pelarut organik seperti kloroform,eter dan
benzen.
b. Lipoprotein
:
Lipoprotein adalah partikel yang terdiri dari lipid dan protein
yang memungkinkan pengangkutan lipid melalui aliran darah
c. Kolestrol
:
Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol
(bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan
dalam plasma darah.
d. asam lemak
:
Asam lemak (bahasa Inggris: fatty acid, fatty acyls) adalah
adalah senyawa alifatik dengan gugus karboksil
4. fungsi kolesterol
:
a.
Komponen membran
b. Sintesis steroid
c. Prekursor garam/asam empedu
d. Prekursor vitamin D
Bahaya kolesterol
5. a.

:
dapat menimbulkan sklerosis,jantung koroner,
stenos arteri,oklusi arteri,iskemia(penglihatan buram)

.Jelaskan salah satu penyakit akibat gangguan metabolisme karbohidrat


Gangguan Metabolisme Karbohidrat: Diabetes Mellitus
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang berkaitan dengan gangguan metabolisme
karbohidrat jenis glukosa. Penyakit ini disebabkan kekurangan hormon insulin.
Hormon insulin dihasilkan oleh sel beta di dalam pulau Langerhans pada kelenjar
pankreas yang mengatur metabolisme glukosa. Kekurangan hormon insulin terjadi
karena sintesa yang kurang. Bisa juga sintesa cukup, tetapi sensitivitas sel target
terhadap hormon menurun.
Insulin bekerja mengubah glukosa menjadi glikogen di dalam sel-sel hati maupun
otot, ini terjadi jika glukosa di dalam darah meningkat. Sebaliknya jika glukosa darah
menurun, glikogen hati dimobilisasikan sehingga menaikkan kembali glukosa di
dalam darah. Seseorang yang kekurangan insulin, glukosa yang ada tidak dapat
masuk ke dalam sel, sehingga glukosa di luar sel dan di dalam cairan darah
meningkat.
Namun, timbunan glukosa tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan
energi. Glukosa yang bertumpuk tersebut kemudian dibuang melalui ginjal ke dalam
urin sehingga urin mengandung glukosa (glukosuria), itulah sebabnya mengapa
penyakit diabetes mellitus sering disebut penyakit kencing manis oleh orang awam.

b.
jelaskan kaitan antara uric Acid dengan gangguan kesehatan (berikan contoh
gangguan kesehatannya)
Asam urat terjadi jika kadar uric acid di dalam ginjal tubuh terlalu berlebihan. Ginjal yang
semestinya memfilter uric acid dan melepaskannya ke luar dari tubuh, gagal untuk bekerja
secara normal.
Kadar uric acid yang tinggi di dalam darah akan menyebabkan kristal padat mengumpul di
berbagai persendian. Ini menyebabkan rasa sakit pada si penderita. Jika hal ini dibiarkan
begitu saja, kristal-kristal uric acid akan menyebabkan pula kerusakan pada batu ginjal.